Modul Bphtb Bogor 20juni2013

Post on 28-Dec-2015

34 Views

Category:

Documents

0 Downloads

Preview:

Click to see full reader

DESCRIPTION

a

Transcript

SOSIALISASI SOSIALISASI BPHTBBPHTB

BOGOR, BOGOR, 2020 JUNI JUNI

20132013

UU NO.21 TH 1997 stdd.UU NO. 20 TH 2000TENTANG BPHTB

tetap berlaku paling lama 1 (satu) tahun sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2009

UU NOMOR 28 TAHUN 2009 TENTANG

PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH

mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2010Efektif berlaku 1 Januari 2011

Apa ituBPHTB ???

Berdasarkan Undang-undangNo.28 Tahun 2009 tentang PDRDPasal 1 angka 41 :BPHTB adalah pajak atas perolehanhak atas tanah dan/atau bangunan.

PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN / ATAU BANGUNAN

( Pasal 1 angka 42 UU PDRD)

adalah perbuatan atau peristiwa hukum yang mengakibatkan diperolehnya hak atas tanah dan/atau bangunan oleh orang pribadi atau Badan.

OBJEK PAJAK( Pasal 85 UU PDRD )

PEROLEHAN HAK ATS TANAH

DAN / ATAU BANGUNAN

YANG MELIPUTI :

PEMINDAHAN HAK PEMBERIAN HAK BARU

JENIS PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN / ATAU BANGUNAN

• PEMINDAHAN HAK KARENA :1) jual beli;2) tukar menukar;3) hibah;4) hibah wasiat;5) waris;6) pemasukan dalam perseroan atau badan hukum lain;7) pemisahan hak yang mengakibatkan peralihan;8) penunjukan pembeli dalam lelang;9) pelaksanaan putusan hakim yang mempunyai kekuatan hukum tetap;10) penggabungan usaha;11) peleburan usaha;12) pemekaran usaha; atau13) hadiah.

• PEMBERIAN HAK BARU : 1) kelanjutan pelepasan hak; atau2) di luar pelepasan hak

OBJEK YANG TIDAK KENA BPHTB

( Pasal 85 ayat (4) UU PDRD )

• Perwakilan Diplomatik/Konsulat berdasar azas timbal balik

• Negara untuk Penyelenggaraan Pemerintahan / Kepentingan Umum

• Badan/Perwakilan Organisasi Internasional• Konversi hak /perbuatan Hak lain tanpa

perubahan nama• Karena Wakaf• Digunakan untuk kepentingan Ibadah

Hak-Hak Atas Tanah

1. Hak Milik2. Hak Guna Usaha

3. Hak Guna Bangunan4. Hak Pakai

( diatur dlm UUPA )

Hak milik atas satuan Rumah Susun

Hak Pengelolaan

SUBJEK PAJAK( Pasal 86 UU PDRD )

Orang Pribadi/ Badan yang memperoleh Hak atas Tanah dan atau Bangunan

Dikenakan kewajiban membayar pajak

TARIF DAN DASAR PENGENAAN( Pasal 87 dan Pasal 88 UU PDRD )

TARIF5 %

DasarPE NGENAAN

Jual beli : Harga Transaksi

Tukar menukar Hibah/H.WasiatWarisPemasukan dl PerseroanPemisahan HakPeralihan Hak (Put.Haklim)Pemberian Hak BaruPenggabungan UsahaPeleburan UsahaPemekaran UsahaHadiah

Nilai Pasar

Lelang : yg tercantum dl Risalah Lelang

Eh! Kalo tidak salah ada batas tdk kena Pajaknya Yaa?!Yaitu : NPOPTKP, tapi berapa ???

Nah!!Ini dia

Batas tdk kena pajak (NPOPTKP)Ada 2 macam :1. Paling rendah : Rp60 juta2. Waris/hibahwasiat : paling rendah Sebesar Rp300 juta

ditetapkan dengan Perda

Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak( Pasal 87 ayat (3) UU PDRD )

Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 10 Tahun 2010 Tentang Pajak Daerah, bersarnya NPOPTKPDitetapkan :

1.Untuk setiap WP : Rp60 juta2.Waris/hibah wasiat : Rp 300 juta

CARA MENGHITUNG PAJAK

BPHTB = TARIF x ( NPOP – NPOPTKP)

bila NJOP sebagai Dasar Pengenaan maka:

BPHTB = TARIF x ( NJOP – NPOPTKP)

Pasal 87 ayat (3) UU PDRD dan Pasal 81 ayat (6)/(7) Perda 10 Tahun 2010 :

“Jika Nilai Perolehan Objek Pajak tidak diketahui atau lebih rendah daripada NJOP maka dasar pengenaan yang dipakai adalah NJOP Pajak Bumi dan Bangunan”

Ini bangunanUdeh gue beliBerapa BPHTBnya ???

BPHTB = Tarif x ( NPOP – NPOPTKP )atau

BPHTB = Tarif x ( NJOP – NPOPTKP )

Ini gue beli dg hargaRp500 juta, tapi di SPPT PBB, NJOPnyaRp600 juta, jadiD.P. utk BPHTB = Rp600 jutaApa nggak salah???

CONTOH PERHITUNGAN

Ini gue Jual ame luRp800 jt aje!

Nih! SPPT PBBnya,NJOP = Rp900 jt

Weleh,weleh! kalo NPOPTKPnyaRp60 juta, gue musti bayar :5% x (900 jt – 60 jt)=Rp42 jt, gede banget ?!?!

SPPTPBB

Uhu, uhu, uhu Mat! babe gue udeh wafat. Uhu! gue dpt warisan tanah nih!NJOPnya= Rp500 juta

Kalo lu sgra daftar Ke Ktr Pertanahan, lu kena BPHTB5% x (500 jt – 300 jt)=Rp10 jt aje, krn NPOPTKPdi daerah kite seb:300 jt

Gue dpt hibah wasiat tanah dr EngkongGue, kalo gue daftar skrg nilai pasarnyaRp1,5 M, gue cuman dapet NPOPTKPsebesar Rp300 juta, berarti gue hrs bayarBPHTB = 5%x (1,5 M – 300 jt)Emmm, berarti = Rp60.000.000,-Ihh! Lumayan gede !!

SAAT TERUTANG PAJAK( Pasal 90 UU PDRD )

Jual Beli,Tukar Menukar,HibahPemasukan dl Perseroan

Pemisahan Hak, Penggabungan/Peleburan Usaha

Pemekaran Usaha, Hadiah

Sejak tanggal dibuat dan ditandatanganinya AKTA

Waris dan Hibah WasiatSejak tgl ybs mendaftarkan peralihan Hak ke Kantor Pertanahan

Putusan Hakim Sejak Putusan Pengadilan

Pemberian Hak Baru Sejak Tgl ditandatangani dan diterbitkanSK Pemberian Hak Baru

L e l a n g Sejak Tgl Penunjukan Pemenang Lelang

Pasal 91 UU PDRD

TATA CARA PEMBAYARAN( Pasal 9 Peraturan Bupati Tangerang Nomor 13 Tahun 2011)

Wajib Pajak

SSPD BPHTB

Kas Daerah/ Bank yang ditunjuk

TATA CARA PENETAPAN(Pasal 11 Peraturan Bupati Tangerang Nomor 13 Tahun 2011 )

SKPDKB

Wajib Pajak

Dlm jk.waktu 5 thn, setelah terbit SKPDKB,dr hasil pemeriksaan

terdapat NOVUM

SKPDKBT + sanksiadm 100%

Dalam waktu 5 tahun setalah saat terutang pajak, berdasarkan pemerikasaan atau keterangan lain pajak terutang tidak/kurang dibayar

ditambah sanksi denda administratif 2% sebulan maksimal 24 bulan

CONTOH PERHITUNGAN

• Transaksi tgl. 10-3-12 = 400 jutaNPOPTKP = 60 jutaBPHTB = 5% x (400 jt – 60 jt) = 17 jt

• Pemeriksaan tgl. 5-5-12: NJOP = 500 jtBPHTB = 5% x (500 jt – 60 jt) = 22 jtBPHTB telah dibayar = 17 jtBPHTB kurang bayar = 5 jtDenda : 2bl x 2% x 5 jt = 200 rb

SKBKB ( 5-5-12 ) = 5,2 jt

CONTOH PERHITUNGAN

• Tgl. 10-7-12 : data baru : NPOP = 600 jt

BPHTB = 5% x (600 jt – 60 jt) = 27 jt

BPHTB telah dibayar = 22 jt

BPHTB kurang bayar = 5 jt

Sanksi Adm. 100% = 5 jt

SKBKBT ( 10-7-12 ) = 10 jt

RESTITUSI BPHTB

• Sebab-sebab Restitusi :

1. Pajak dibayar > pajak terutang :

a. Permohonan pengurangan dikabulkan

b. Permohonan keberatan dikabulkan

c. Permohonan banding dikabulkan

d. Perubahan peraturan

2. Pajak dibayar yg seharusnya tdk terutang

MEKANISME RESTITUSI BPHTB

WPBupati/Pejabat Ditunjuk

permohonan

Penelitian & pemeriksaan

Keputusan

1. SKPDLB

2. SKPDKB

3. SKPDN

12 bln

top related