Top Banner
Staff pengajar Staff pengajar akademi kebidanan Cipto Medan akademi kebidanan Cipto Medan Jln Perjuangan no 159 pancing Jln Perjuangan no 159 pancing medan medan Mahasiswa Program Studi D-IV Mahasiswa Program Studi D-IV Bidan pendidik Fakultas Bidan pendidik Fakultas Kedokteran Kedokteran Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara TA 2007/2008 TA 2007/2008 Fransisca Fransisca sihaloho sihaloho
18

DAUR HIDUP WANITA

Dec 22, 2015

Download

Documents

Black~Cat

Daur hidup Wanita, Kebinanan, kesehatan wanita di sepanjang siklus kehidupanya.
Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.
Transcript
Page 1: DAUR HIDUP WANITA

Staff pengajar Staff pengajar akademi kebidanan Cipto Medanakademi kebidanan Cipto MedanJln Perjuangan no 159 pancing Jln Perjuangan no 159 pancing medanmedan

Mahasiswa Program Studi D-IV Mahasiswa Program Studi D-IV Bidan pendidik Fakultas Bidan pendidik Fakultas Kedokteran Kedokteran

Universitas Sumatera UtaraUniversitas Sumatera Utara

TA 2007/2008TA 2007/2008

Fransisca sihalohoFransisca sihaloho

Page 2: DAUR HIDUP WANITA

KESEHATAN WANITA KESEHATAN WANITA SEPANJANG SIKLUS SEPANJANG SIKLUS

HIDUPNYA HIDUPNYA ( Life Cycle Approach )( Life Cycle Approach )

Page 3: DAUR HIDUP WANITA

PengertianPengertian

Pendekatan/asuhan yang Pendekatan/asuhan yang dilakukan pada setiap fase dilakukan pada setiap fase kehidupan dimulai dari kehidupan dimulai dari konsepsi, bayi dan anak, konsepsi, bayi dan anak, remaja, usia subur, sampai remaja, usia subur, sampai usia lanjut.usia lanjut.

Page 4: DAUR HIDUP WANITA

TujuanTujuan

Memperhatikan kekhususan Memperhatikan kekhususan kebutuhan dan kebutuhan dan kesinambungan setiap fase kesinambungan setiap fase kehidupan.kehidupan.

Page 5: DAUR HIDUP WANITA

Kodrat perempuanKodrat perempuan

Haid

Hamil

Melahirkan

Menyusui

Menopause

Page 6: DAUR HIDUP WANITA

Pendekatan siklus hidupPendekatan siklus hidup(Life Cycle Approach)(Life Cycle Approach)

Usia Lanjut Remaja

Usia Subur

Bayi & anakKonsepsi

Page 7: DAUR HIDUP WANITA

1. KONSEPSI1. KONSEPSI

Dari kehamilan sampai bayi baru lahir mempunyai proporsi pelayanan

yang sama

Page 8: DAUR HIDUP WANITA

2. BAYI & ANAK2. BAYI & ANAK

Asi eksklusif dan Asi eksklusif dan Penyapihan yang Penyapihan yang layaklayakTumbuh kembang Tumbuh kembang anak, pemberian anak, pemberian gizi seimbanggizi seimbang

Page 9: DAUR HIDUP WANITA

Bayi & Anak Bayi & Anak (Lanjutan)(Lanjutan)

Imunisasi dan Manajemen Imunisasi dan Manajemen terpadu balita sakit (MTBS)terpadu balita sakit (MTBS)

Pencegahan dan Pencegahan dan penanggulangan kekerasanpenanggulangan kekerasan

Pendidikan dan kesempatan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada laki-laki yang sama pada laki-laki dan perempuandan perempuan

Page 10: DAUR HIDUP WANITA

3. REMAJA3. REMAJA

Gizi seimbangGizi seimbangInformasi tentang Informasi tentang kesehatan reproduksi kesehatan reproduksi (kespro)(kespro)Pencegahan terhadap Pencegahan terhadap ketergantungan NAPZAketergantungan NAPZAPerkawinan pada usia Perkawinan pada usia yang wajaryang wajar

Hati-hati Narkoba

Page 11: DAUR HIDUP WANITA

Remaja Remaja (Lanjutan)(Lanjutan)

Pendidikan dan peningkatan Pendidikan dan peningkatan keterampilanketerampilanPeningkatan penghargaan diriPeningkatan penghargaan diriPeningkatan pertahananPeningkatan pertahanan terhadap godaan dan terhadap godaan dan ancamanancaman

Page 12: DAUR HIDUP WANITA

4. USIA SUBUR4. USIA SUBUR

Kehamilan dan Kehamilan dan

persalinan yang amanpersalinan yang aman

Pencegahan kecacatan akibat Pencegahan kecacatan akibat kehamilan pada ibu dan bayikehamilan pada ibu dan bayi

Menjaga jarak kelahiran dan jumlah Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan denganpenggunaan alat kehamilan denganpenggunaan alat kontrasepsikontrasepsi

Page 13: DAUR HIDUP WANITA

Usia suburUsia subur (Lanjutan)(Lanjutan)

Pelayanan kespro berkualitasPelayanan kespro berkualitas

Pencegahan dan Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi penanggulangan masalah aborsi secara rasionalsecara rasional

Deteksi dini Ca Mammae dan Ca Deteksi dini Ca Mammae dan Ca CervikCervik

Pencegahan dan manajemen Pencegahan dan manajemen infertilitasinfertilitas

Page 14: DAUR HIDUP WANITA

5.USIA LANJUT5.USIA LANJUT

Perhatian pada masalah Perhatian pada masalah Meno/Andro-pauseMeno/Andro-pause

Perhatian pada penyakit utama Perhatian pada penyakit utama degeneratif ; Rabun, degeneratif ; Rabun, Gangguan mobilitas & Gangguan mobilitas & osteoporosisosteoporosis

Deteksi dini kanker rahim dan Deteksi dini kanker rahim dan kanker prostatkanker prostat

Page 15: DAUR HIDUP WANITA
Page 16: DAUR HIDUP WANITA

SIKLUS HIDUPSIKLUS HIDUP

KONSEPSIKONSEPSI : Amenorea - >37 : Amenorea - >37 minggu / 40 mingguminggu / 40 minggu

BAYI & ANAKBAYI & ANAK

Perinatal Perinatal : kehamilan 28 : kehamilan 28 minggu – 7 hariminggu – 7 hari

Neonatal dini Neonatal dini : 0 – 7 hari: 0 – 7 hari

Neonatal Neonatal : 0 – 28 hari: 0 – 28 hari

Page 17: DAUR HIDUP WANITA

BayiBayi : 0 – 1 tahun: 0 – 1 tahun

BalitaBalita : < 5 tahun: < 5 tahun

AnakAnak : 1 – 13 tahun: 1 – 13 tahun

REMAJAREMAJA

Pra pubertasPra pubertas : 6 - 10 tahun : 6 - 10 tahun

Pubertas prekok : 10 tahunPubertas prekok : 10 tahun

PubertasPubertas : 13 – 20 tahun : 13 – 20 tahun

Page 18: DAUR HIDUP WANITA

Usia suburUsia subur : 21 – 30 tahun : 21 – 30 tahun

Pra menopause : 40 – 45 tahunPra menopause : 40 – 45 tahun

MenopauseMenopause : 45 - 55 tahun : 45 - 55 tahun

Pasca menopause : 50 – 60 tahunPasca menopause : 50 – 60 tahun

Usia lanjutUsia lanjut : > 60 tahun : > 60 tahun