Top Banner
29

Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Jan 29, 2018

Download

Spiritual

Johan Setiawan
Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.
Transcript
Page 1: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar
Page 2: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Kisah Para Rasul 10

Petrus & Kornelius

Page 3: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Dan keselamatan tidak ada di dalamsiapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit initidak ada nama lain yang diberikan kepada manusiayang olehnya kita dapat diselamatkan.

Page 4: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

“ J a d i

kepada bangsa-bangsa lain juga

Allah mengaruniakan pertobatan

yang memimpin kepada hidup.”

Page 5: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Karena begitu besar kasih Allah akandunia ini, sehingga Ia telahmengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasamelainkan beroleh hidup yang kekal.

Page 6: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percayadalam nama Anak Tunggal Allah.

Page 7: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

40% Dapat Mengenal

Yesus

10% Orang Percaya

25% Kristen Nominal

25% Tidak Dapat

Mengenal

Yesus

Page 8: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Mengingkari

Mengabaikan

Memenangkan

Page 9: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Universalisme: Tidak ada manusia yang terhilang (manusia baik) atau semuamanusia pada akhirnya akan selamat(Tuhan baik).

Universalisme Baru: Manusia terhilang danperlu diselamatkan dan Kristus telah/akanmenyelamatkan semua orang.

Page 10: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

“Harapan yang Lebih Besar”: Manusia terhilang dantidak semua orang akan diselamatkan. Banyak orangyang tulus mencari kebenaran akan selamat.

“Harapan yang Lebih Besar” Baru: Manusia yang mengikuti terang yang mereka miliki akandiselamatkan, karena penebusan Kristus, melaluiwahyu umum. Setidaknya mereka akan diberikesempatan sesudah mereka meninggal dunia. Orang akan terhilang jika mereka menolak Injil(wahyu khusus).

Page 11: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akandihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada dibawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam namaAnak Tunggal Allah. YOHANES 3:18

Ada yang terhukum dan ada yang selamat. “Percaya kepada-Nya (Kristus)” dan

“menyelamatkannya oleh Dia (Kristus)” bukan pada wahyu umum, pada Tuhan Pencipta, dll.

Keselamatan melalaui Kristus. Bisa melalui sarana lain?

Page 12: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Yoh 14:6: Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dankebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Kis 4:12: Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawahkolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapatdiselamatkan.”

Yesus Kristus satu-satunya jalan.

Page 13: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Pluralisme: Tidak ada suatu sistem berpikirtertentu yang dapat menjadi kebenaranmutlak. Ada banyak jalan menuju keselamatan.

Universalisme dan pluralisme menghinasalib Kristus. Jika semua orang diselamatkan

tanpa mendengar dan menanggapiKristus, mengapa Kristus harus mati?

Page 14: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

• Berdasarkan kisah Kornelius, Tuhan memberi terang yang lebih besar bagi siapa pun yang menanggapi secara positifthd terang yg telah diberikan kepada mereka.

• Tidak mungkin membuktikan bahwa orang tidak dapatdiselamatkan dengan mengikuti semua terang yang telahmereka peroleh. Juga tidak mungkin membuktikanseseorang dapat diselamatkan di luar Kristus.

Kalaupun ada alternatif, Tuhan tidak menyatakannya kepada kita. Selama kebenaran yang dinyatakan kepadakita menunjukkan hanya ada satu jalan keluar, maka inilahyang harus kita hidupi dan beritakan.

Page 15: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Dan aku mendengar mezbah itu berkata:

“Ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa,

benar dan adil segala penghakiman-Mu.”

Page 16: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Orang yang mengetahui bahwa manusiaterhilang dan akan mendapat penghukumankekal, dan Kristus adalah satu-satunya jalankeselamatan,

tetapi pemahaman dan keyakinan ini hanyasedikit atau tidak sama sekali mengubahgaya hidup, sikap, dan prioritasnya.

Page 17: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Orang yang terlibat aktif dalam usaha

memenangkan jiwa melalui

doa, kehidupan, dan perkataannya karena

memahami signifikansi dan urgensi Injil.

Page 18: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Hudson Taylor (misionaris ke Cina, pendiri CIM/OMF): “Saya tidak akan pernah berpikir untuk pergi keCina jika saya tidak meyakini bahwa orang Cinaterhilang dan perlu Kristus.”

William Booth (pendiri Bala Keselamatan): ”Kalau sajaada kesempatan berada ‘satu malam di neraka’ maka kita akan melihat urgensi tugas penginjilan.”

Paulus (Rom 9:1-3): “Aku sangat berdukacita danselalu bersedih hati. Bahkan, aku mau terkutuk danterpisah dari Kristus demi saudara-saudaraku, kaumsebangsaku secara jasmani.”

Page 19: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Di dunia di mana 9 dari 10 orang di duniaterhilang, 1 dari 4 sama sekali tidak dapat

mendengar, Gereja tertidur pulas. Mengapa?

Apakah karena kita berpikirbarangkali ada cara lain?

Atau mungkin karena kitatidak sungguh-sungguh peduli.

Page 20: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Seorang satpam yang bertugas menjaga bangsalrumah sakit di lantai 10.

Jika terjadikebakaran, tanggungjawabnya adalahmenuntun pasien menujutangga darurat, mengikutidenah ruangan yang sudahditandai dengan jelas.

Page 21: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Ketika terjadi kebakaranapakah tepat baginya untuk:a. Mendiskusikan dengan pasien

atau rekannya kemungkinanadanya jalan aman selainmelalui tangga darurat tsb.

b. Membicarakan tayanganberita tentang seseorangyang terjun dari lantai 10 dan tetap hidup.

c. Membawa pasien secepatmungkin menuju tanggadarurat yang sudah jelasditunjukkan di denahnya

Page 22: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar
Page 23: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

• Dalam mimpi saya berada di Pulau Domba. Domba-domba tersebar di seluruh pulau dan terhilang.

• Ada kebakaran hutan yang sedang mendekat. Apasaja yang dilalui api habis terbakar.

• Saya mempunyai peta pulau yang menunjukkan adajalan keluar berupa jembatan yang menghubungkanke pulau besar. Jembatan ini sempit, dibangun olehpemilik domba dengan harga yang teramat sangatmahal.

• Saya ditugaskan untuk menyelamatkan domba-domba dengan menuntun dan menyeberangkanmereka melalui jembatan itu.

Page 24: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

• Saya melihat banyak gembalamenggembalakan domba-domba yang mudah ditemukan di dekat jembatan. Namun kebanyakan domba berada di tempat yang jauh dan hanya sedikit gembala yang mencarinya.

• Domba yang berada di dekat api sangatketakutan, yang jauh dari api merumputdengan tenang seperti tidak terjadi apa-apa.

Page 25: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

• Saya melihat ada dua gembala yang sedang bercakap-cakapsambil tertawa-tawa di dekat jembatan.

A: Mungkin ada sisi di mana celah antara kedua pulau tidakterlalu jauh, jadi setidaknya domba yang kuat punyakemungkinan menyelamatkan dirinya sendiri.

B: Mungkin juga airnya dangkal dan arusnya tidakderas, jadi setidaknya domba yang berani bisa jalansendiri menyeberangi air.

A: Kemungkinan pemilik domba punya rute alternatif, danbanyak domba sebenarnya sudah aman.

B: Atau jangan-jangan Pulau Domba sebetulnya tidak benar-benar terpisah dari pulau besar. Jadi tidak perlu risau.

• Kemudian mereka bersantai-santai dan menyibukkandiri dengan urusan masing-masing.

Page 26: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

• Saya memikirkan teori mereka: – Mengapa sang pemilik domba perlu membangun

satu jembatan dengan harga teramat sangatmahal, apalagi jembatan sempit dan bahkanbanyak domba yang sudah melihat jembatan itupun tidak mau menyeberang?

– Kalau ada cara yang lebih baik, lebih mudah, danlebih memungkinkan banyak domba bisadiselamatkan, maka membangun jembatan sepertiitu semahal itu adalah hal yang sangat mubazir.

• Saya mendengar ada suara lembut di belakang sayamengatakan: “Ada alasan-alasan yang lebih baikdari sekadar logika. Lihatlah petamu.”

Page 27: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

• Di peta, dekat jembatan, saya melihat kutipan daripembantu Gembala yang pertama, bernama Petrus: “Keselamatan tidak ada di dalam apa pun jugaselain melalui jembatan itu, sebab di bawah kolonglangit tidak ada jalan lain menuju pulau besar yang olehnya domba dapat diselamatkan.”

• Ketika saya memperhatikan, pada kayu jembatanitu terdapat tulisan: “Akulah jembatan. Tidak adadomba yang dapat menyeberang ke tempataman, kalau tidak melalui Aku.”

Page 28: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar

Misteri besar yang ada bukanlah mengenai karakterTuhan ataupun nasib dari orang-orang yang terhilang.

Misteri besarnya adalah mengapa orang-orang yang diberi tugas untuk menyelamatkan yang terhilangtelah melewatkan 2000 tahun melakukan hal-hal

lain, hal-hal yang baik, mungkin, namun telah gagalmengutus atau diutus sampai semua orangmendengar firman kehidupan dalam Kristus

yang memerdekakan.

Page 29: Bagaimana dengan Mereka yang Belum Mendengar