YOU ARE DOWNLOADING DOCUMENT

Please tick the box to continue:

Transcript
Page 1: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

DEVIDEN PAYOUT RATIO PADA PERUSAHAAN YANG

TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII)

TAHUN 2003-2007

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat

Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Program Strata Satu (S1)

Dalam Ilmu Ekonomi Islam

Disusun Oleh:

Lutfiyati Latifah ` 2105153

FAKULTAS SYARI’AH

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO

SEMARANG

2009

Page 2: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Dra. Hj. Siti Mujibatun, M.Ag Jl. Tanjungsari No. 31 Tambakaji Ngaliyan Semarang Rahman el Junusi, S.E. MM. Jl. Nusa Indah III/106 Ngaliyan Semarang

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Lamp : 4 (eksemplar) Hal : Naskah Skripsi A.n. Sdr. Lutfiyati Latifah

Kepada Yth. Dekan Fakultas Syari’ah IAIN Walisongo Semarang di Semarang

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Setelah kami meneliti dan mengadakan perbaikan seperlunya, bersama

ini kami kirim naskah skripsi saudari:

Nama : Lutfiyati Latifah

NIM : 052411153

Judul Skripsi : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Deviden

Payout Rasio Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di

Jakarta Islamic Index (JII)

Selanjutkan kami mohon agar skripsi saudari tersebut dapat segera

dimunaqosyahkan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Semarang, November 2009

Pembimbing I, Pembimbing II,

Dra. Hj. Siti Mujibatun, M.Ag Rahman el Junusi, S.E. MM. NIP. 19590413 198703 2 001 NIP. 19691118 2003 1 001

Page 3: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

DEPARTEMEN AGAMA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG

FAKULTAS SYARI'AH Jl. Prof. Dr. Hamka K.M. 02 Ngaliyan Telp. (024) 7601291 Semarang

NOTA PEMBIMBING

Lamp : 4 (eksemplar) Hal : Naskah Skripsi A.n. Sdr. Lutfiyati Latifah

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Setelah kami meneliti dan mengadakan perbaikan seperlunya, bersama

ini kami kirim naskah skripsi saudari:

Nama : Lutfiyati Latifah

NIM : 052411153

Judul Skripsi : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Deviden

Payout Rasio Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di

Jakarta Islamic Index (JII)

Selanjutkan kami mohon agar skripsi saudari tersebut dapat segera

dimunaqosyahkan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Semarang, November 2009

Pembimbing I, Pembimbing II,

Dra. Hj. Siti Mujibatun, M.Ag Rahman el Junusi, S.E. MM. NIP. 19590413 198703 2 001 NIP. 19691118 2003 1 001

Page 4: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

DEPARTEMEN AGAMA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG

FAKULTAS SYARI’AH Jl. Prof. Dr. Hamka KM 02 Ngaliyan Telp. (024) 7601291 Semarang

PENGESAHAN

Atas Nama : LUTFIYATI LATIFAH

NIM : 2105153 / 052411153

Prodi : Ekonomi Islam

Judul : ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN

PAYOUT RATIO PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI

JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) TAHUN 2003-2007

Telah dimunaqosahkan oleh Dewan Penguji Fakultas Syari'ah IAIN Walisongo

Semarangdinyatakan lulus pada tanggal:

8 Desember 2009

Dan dapat diterima sebagai pelengkap ujian akhir Program Sarjana Strata satu (1) guna

memperoleh Gelar Sarjana dalam Ilmu Syari'ah.

Semarang, Desember 2009

Mengetahui

Mengetahui

Ketua Sidang Sekretaris Sidang Drs. H. Muhyiddin, M.Ag. Rahman el Junusi, S.E. M.M. NIP. 19550228 198303 1 003 NIP. 19691118 20003 1 001 Penguji I Penguji II Drs. H. Hasyim Syarbani, M.M. Muhammad Fauzi, S.E. M.M. NIP. 19570913 198203 1 002 NIP. 19730217 200604 1 001 Pembimbing I Pembimbing II Dra. Hj. Siti Mujibatun, M.Ag. Rahman el Junusi, S.E. M.M. NIP. 19590413 198703 2 001 NIP. 19691118 20003 1 001

Page 5: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

DEKLARASI

Dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab, penulis menyatakan bahwa skripsi ini tidak

berisi materi yang pernah ditulis oleh orang lain atau diterbitkan. Demikian juga skripsi

ini tidfak berisi satu pun pikiran-pikiran orang lain, kecuali informasi yang terdapat

dalam referensi yang dijadikan bahan rujukan.

Semarang, November 2009

Deklarator

Lutfiyati Latifah

Page 6: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

“Sesungguhnya dimana ada kesulitan disitu ada kemudahan karena itu bila engkau

telah selesai dengan pekerjaan maka kerjakanlah urusan lain dengan tekun. Dan

hanya Allah-lah hendaknya kamu berharap.”

“Setiap masalah pasti ada jalan pemecahannya, maka jangan cepat putus asa dalam

menghadapinya.”

“Mencapai sebuah kesuksesan membutuhkan kerja keras .........tidak ada sebuah

kesuksesan yang datang dari langit tanpa kita berusaha untuk menggapai

kesuksesan tersebut.”

Kupersembahkan kepada:

Bapak dan ibu tercinta

Para dosen yang telah membimbing hingga

selesainya skripsi ini

Semua pihak yang turut membantu tercapainya

skripsi ini

Page 7: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadiran Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayah-

Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi yang berjudul “Analisis Faktor-

Faktor Yang Mempengaruhi Deviden Payout Rasio Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di

Jakarta Islamic Index”.

Penyusunan Skripsi ini dimaksudkan untuk melengkapi salah satu syarat-syarat

guna menyelesaikan studi akhir Sarjana Ekonomi Islam Strata Satu pada Universitas

IAIN Walisongo Semarang.

Penyusun menyadari bahwa skripsi ini tidak akan selesai tanpa adanya bantuan

dari pihak-pihak yang bersangkutan. Oleh karena itu pada kesempatan ini penyusun

mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Prof. DR. H. Abdul Djamil, MA selaku Rektor IAIN Walisongo Semarang.

2. Bapak Drs. H. Muhyiddin, M.Ag selaku Dekan Fakultas syariah.

3. Bapak Muhammad Saifullah, M.Ag selaku Kepala Program Studi Ekonomi Islam.

4. Ibu Dra. Hj. Siti Mujibatun, M.Ag selaku pembimbing 1 yang telah memberikan

bimbingan, pengarahan dan nasehat sejak awal sampai akhir penyusunan skripsi ini.

5. Bapak Rahman el-Junusi SE, MM selaku pembimbing 11, yang telah memberikan

bimbingan, masukan, dan nasehat sehingga terselesaikan skripsi ini.

6. Bapak Ratno Agrianto, M.Si yang telah meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan

kesabaran dalam memberikan saran dan petunjuk penyusunan skripsi ini.

7. Bapak ibu tercinta yang senantiasa memberikan semangat, kasih sayang dan doa yang

tidak henti untuk ananda hingga terselesaikan skripsi ini.

8. Pihak-pihak lain yang secara langsung maupun tidak langsung turut membantu

penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa Skripsi ini masih jauh dari sempurna. Hal

ini disebabkan oleh terbatasnya kemampuan dan pengetahuan yang ada pada diri penulis.

Oleh karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari

semua pihak.

Page 8: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Akhirnya penulis berharap semoga Skripsi ini dapat memberikan manfaat kepada

semua pihak.

Semarang, November 2009

Penulis

(Lutfiyati Latifah)

Page 9: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

ABSTAK

Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi deviden payout rasio (DPR) pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII). SPSS merupakan model analisis yang digunakan untuk menguji seluruh variabel secara parsial maupun silmutan yang diduga mempengaruhi deviden payout rasio, yaitu profitabilitas, cash position, financial leverage, growth potential, earning pershare dan deviden payout rasio.

Sampel dalam studi ini menggunakan 14 perusahaan yang merupakan perusahaan

yang terdaftar di Jakarta Islamic Index selama periode 2003-2007.Hasil analisis menunjukkan hanya profitabilitas dan growth potential yang memiliki pengaruh signifikan terhadap deviden payout rasio, Sedangkan earning (merupakan proksi dari klasifikasi dari rugi laba) memiliki pengaruh yang kurang signifikan. Kata Kunci :SPSS, Deviden Payout Rasio, Profitabilitas, Cash Position, Financialve Lerage, Growth Potential, Earning Pershare.

Page 10: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.......................................................................................... i

HALAMAN PERSETUJUAN........................................................................... ii

HALAMAN PENGESAHAN........................................................................... iii

PERNYATAAN................................................................................................ iv

MOTTO DAN PERSEMBAHAN..................................................................... v

KATA PENGANTAR....................................................................................... vi

HALAMAN ABSTRAK.................................................................................. viii

HALAMAN DAFTAR ISI.................................................................................. ix

HALAMAN DAFTAR TABEL.......................................................................... x

HALAMAN DAFTAR GAMBAR..................................................................... xi

HALAMAN LAMPIRAN................................................................................. xii

BAB 1 : PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang Masalah............................................................... 1

1.2 Rumusan Masalah....................................................................... 6

1.3 Tujuan Penelitian......................................................................... 7

1.4 Manfaat Penelitian...................................................................... 8

1.5 Sistematika Penulisan................................................................. 8

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pasar Modal...................................................................................... 11

2.1.1 Pengertian Pasar Modal............................................................ 11

2.1.2 Pasar Modal Syariah................................................................ 12

2.1.2.1 Fungsi Pasar Modal Syariah........................ 13

2.1.2.2 Strategi Pengembangan Pasar Modal Syariah......... 15

2.2 Teori Kebijakan Deviden............................................. 15

2.3 Deviden Payout Rasio.................................. ................................... 18

2.4 Alternatif Pembayaran Deviden...................................................... 19

2.5 Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Deviden.................................. 21

2.6 Kerangka Berfikir Teoritis.............................................................. 25

2.7 Hipotesis......................................................................................... 26

Page 11: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

BAB III : METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Populasi dan sample……………………………………………. 27

3.2 Jenis dan sumber data................................................................... 28

3.3 Metode Pengumpulan Data.......................................................... 29

3.4 Identifikasi Masalah..................................................................... 30

3.5 Definisi Operasional..................................................................... 31

3.6 Teknis Analisis ........................................................................... 34

3.6.1 Pengujian Asumsi Klasik................................................... 34

3.6.2 Koefisien Determinasi........................................................ 38

3.6.3 Pengujian Hipotesis........................................................... 38

BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Deskrifsi Objek Penelitian……………………………………… 42

4.1.1 Gambaran Umum Pasar Modal Syariah…………………. 42

4.1.2 Profil Objek Penelitian…………………………………... 46

4.2 Uji Asumsi Klasik…………………………………………….. 47

4.3 Uji Hipotesis…………………………………………………… 51

4.4 Pembahasan…………………………………………………….. 58

BAB V : PENUTUP

5.1 Kesimpulan................................................................................... 62

5.2 Keterbatasan................................................................................. 6 3

5.3 Saran.............................................................................................

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Page 12: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Perkembangan Deviden Pershare.................. ........... ....................... 3

Tabel 2.1 Prinsip Pasar Modal Syariah........................................................... 14

Tabel 3.1 Kriteria pemilihan Sampel........................ ...................................... 28

Tabel 3.2 Vareabel Penelitian dan Skala Ukur............. ................................. 30

Tabel 4.1 Objek Penelitian............................................................................. .47

Tabel 4.2 Hasil Uji Normalitas Data...................................... ........................ 48

Tabel 4.3 Uji Multikolieritas .......................................................................... 49

Tabel 4.4 Pengujian Autokolerasi................................................................... 51

Tabel 4.5 Hasil Analisis Regresi Berganda........................ ............................ 52

Tabel 4.6 Hasil analisis Uji t .......................................................................... 54

Tabel 4.7 Hasil analisis Uji f........................................................................... 57

Tabel 4.8 Uji Koefisien Determinasi................................. ............................. 58

Page 13: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Kerangka Pemikiran Teoritis................................................. 25

Gambar 5.1 Grafik Scatterplot.................................................................. 50

Page 14: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

DAFTAR LAMFIRAN

1) List Jakarta Islamic Index ............................................................................... i

2) Input Data ...................................................................................................... ii

3) Hasil Output SPSS ........................................................................................ iii

4) Surat Pernyataan Penelitian .......................................................................... iv

5) Piagam-Piagam .............................................................................................. v

Page 15: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Hadirnya pasar modal syariah akan menjadi tonggak sejarah baru,

seperti saat Bank Muamalat Indonesia pertama kali dibuka satu dasawarsa

lalu. Tepat tanggal 14 maret 2003, pasar modal syariah diresmikan oleh

Menkeu Boediono. Bapepam dan MUI secara resmi meluncurkan pasar

modal syariah. Sebelumnya pada tahun 2000 PT Bursa Efek Jakarta (BEJ)

bekerjasama dengan PT Danareksa Investment Management (DIM) telah

meluncurkan Jakarta Islamic Index (JII). Sementara itu Reksadana syariah

pertama sudah ada pada tahun 1997, serta diterbitkannya obligasi syariah

Mudharabah Indosat pada tahun 2002.

Jakarta Islamic Index merupakan salah satu cara yang dilakukan

oleh Bursa Efek Indonesia untuk merespon kebutuhan informasi yang

berkaitan dengan investasi syariah. Langkah ini diambil berkaitan dengan

semakin merebaknya pengembangan ekonomi Islam terutama ditanah air

yang dikelola berdasarkan prinsip-prinsip Syari’ah

Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang

sangat penting, sebab melibatkan dua pihak yaitu pemegang saham dan

manajemen perusahaan yang dapat mempunyai kepentingan yang berbeda.

Kebijakan deviden adalah kebijakan yang berkaitan dengan pembayaran

deviden dan besarnya laba yang ditahan untuk kepentingan perusahaan.

1

Page 16: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

2

Tujuan investor menanamkan modalnya dalam bentuk saham adalah untuk

memaksimumkan kekayaan yang diperoleh baik melalui deviden yang

akan dibagikan maupun melalui capital again pada saat saham tersebut

dijual. Deviden adalah bagian laba yang diberikan perusahaan kepada para

pemegang saham atas laba yang diperolehnya. Sedangkan capital gain

adalah keuntungan yang didapatkan oleh Investor dari selisih antara harga

beli dengan harga jual suatu saham. Tingkat keuntungan yang diharapkan

haruslah lebih besar daripada apabila investor menanamkan dananya pada

obligasi pemerintah ataupun tingkat bunga deposito.1

Suatu perusahaan harus terus tumbuh agar dapat memberikan

kemakmuran yang lebih tinggi bagi pemilik saham. Untuk tumbuh,

perusahaan memerlukan dana lebih besar untuk mendanai perluasan

investasinya. Dana tersebut dapat diperoleh dari berbagai sumber, baik

dari sumber internal maupun sumber eksternal. Sumber internal berasal

dari laba ditahan. Sumber dana eksternal dapat berupa pinjaman dari bank

atau lembaga keuangan lainnya, menjual obligasi atau menjual saham

baru. Apabila perusahaan membiayai investasinya dari sumber internal

maka konsekuensinya deviden yang dibayarkan berkurang, bagi investor

yang mempunyai tujuan semata-mata membeli saham untuk investasi,

maka para pemegang saham menginginkan deviden yang besar. Berbeda

apabila investor tersebut tidak mempunyai tujuan investasi maka akan

cenderung meraih keuntungan dari capital gain. Sebaliknya bila

1 Prihantoro, Estimasi Pengaruh Deviden Payout Rasio Pada Perusahaan Publik

Indonesia, Jurnal Ekonomi Dan Bisnis No. 1 Jilid 3 2003

Page 17: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

3

perusahaan menggunakan sumber dana eksternal maka ada cenderung

membagikan deviden dalam jumlah yang lebih besar. Oleh karena itu

diperlukan kebijakan deviden yang memenuhi harapan investor akan

deviden dan yang tidak menghambat pertumbuhan perusahaan.

Brigham dan Gapenski (1998) menyatakan bahwa setiap

perusahaan dalam kebijakan pembayaran deviden akan memiliki dua

dampak yang berlawanan. Apabila deviden akan dibayarkan semua,

kepentingan cadangan akan terabaikan. Sebaliknya jika laba ditahan ,

maka kepentingan pemegang saham akan uang kas juga terabaikan. Untuk

menjaga kedua kepentingan tersebut, maka perusahaan harus menempuh

kebijakan deviden yang optimal. Menurut Suad Husnan (1998) kebijakan

deviden yang optimal (optimal deviden policy) diartikan sebagai rasio

pembayaran deviden yang ditetapkan dengan memperhatikan kesempatan

untuk menginvestasikan dana serta berbagai preferensi yang dimiliki para

investor mengenai deviden dan capital gain. Kebijakan deviden tersebut

juga dipandang untuk menciptakan keseimbangan antara pembayaran

deviden saat ini dan pertumbuhan dimasa yang akan datang sehingga dapat

memaksimumkan harga saham perusahaan. Bagi para pemegang saham

yang tidak menyukai resiko akan mensyaratkan bahwa semakin tinggi

resiko suatu perusahaan semakin tinggi tingkat keuntungan yang

diharapkan sebagai imbalan. Deviden yang ada saat ini mempunyai nilai

lebih tinggi daripada capital gain yang akan diterima dimasa mendatang.

Dengan demikian pemegang saham yang takut resiko akan lebih menyukai

Page 18: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

4

deviden daripada capital gain. Perkembangan deviden perusahaan yang

terdaftar di Jakarta Islamic index pada tahun 2003-2007 dapat dilihat pada

tabel

1.1 Table 1.1 Perkembangan deviden pershare tahun 2003-2007

Deviden No Nama Perusahaan 2003 2004 2005 2006 2007

Jumlah

1 Asra Agro Lestari 90 150 325 230 n.a 795 2 Aneka Tambang 39 128 150 326 n.a 643 3 Bumi Reseorces n.a n.a 10 33 n.a 43 4 Gajah Tunggal n.a n.a 5 n.a 5 10 5 Indocoment Tunggal n.a n.a 50 30 40 120 6 Indosat 145 154 n.a 130 n.a 429 7 Kalbe Farma n.a 3 n.a 10 n.a 13 8 Perusahaan Gas Negara 60 2 101 208 n.a 371 9 Tambang Batu Bara 58 86 102 105 n.a 351

10 Semen Cibinong n.a n.a n.a n.a n.a 0 11 Telkom 331 7 n.a n.a 309 647 12 United Tractor n.a 35 110 85 150 380 13 Unilever 80 80 120 125 167 572 14 Timah 68 162 101 2007 1773 4111 15 PP London Sumatra 36 128 75 n.a 239 16 Medro Energi International 0,05 0,1 110,21 5,16 n.a 115,52 17 Indofood Sukses Makmur 28 18 5 25 n.a 76 18 Semen Gresik n.a 268 n.a n.a 150 418

Sumber: Buku ICMD tahun 2008

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa dari 18 perusahaan yang

terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) hanya 17 perusahaan yang dapat

membagikan deviden. Besar kecilnya deviden yang telah dibayarkan oleh

perusahaan tergantung pada kebijakan deviden dari masing-masing

perusahaan, sehingga pertimbangan manajemen sangat diperlukan.

Dengan demikian perlu bagi pihak manajemen maupun investor untuk

mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan deviden

yang ditetapkan oleh perusahaan.

Menurut Michell Suherlly faktor-faktor yang mempengaruhi

Page 19: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

5

kebijakan deviden antara lain:

1. Faktor peraturan yang membatasi besarnya deviden yang

dibayarkan (legal restriction)

2. Posisi kas setara kas perusahan, terkait dengan likuiditas

perusahaan (liquidity position)

3. Perusahaan yang baru tumbuh disebabkan kebutuhan dana untuk

aktivitas intern lebih besar dari pada untuk aktivitas pendanaan

lain (absence or lock of other source of financing)

4. Ketidakstabilan perusahaan, akan menyebabkan sulitnya

memprediksi laba dimasa yang akan datang, sehingga manajemen

tidak berani menetapkan deviden yang besar (earning

predictability)

5. Pengawasan pemilik sebagai variabel penentu kebijakan

pembayaran deviden (ownership control)

6. Faktor inflasi.2

Bambang Riyanto mengemukakan faktor-faktor yang

mempengaruhi kebijakan deviden yaitu posisi likuiditas, kebutuhan dana

untuk membayar hutang, tingkat pertumbuhan perusahaan, dan

pengawasan terhadap perusahaan.3 Sedangkan Husain dan Puji Astuti,

faktor operating cash flow, tingkat laba, kesempatan investasi, biaya

2 Michell Suherly, Study Empiris Terhadap Faktor Penentu Kebijakan Jumlah Deviden,

Media Riset Akuntansi, Auditing dan Informasi, Volume 4 No. 3 Tahun 2004. 3 Bambang Riyanto, Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan, (Yogyakarta: BPFE,

1997), hal. 267.

Page 20: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

6

transaksi dan pajak perorangan. Beberapa faktor tersebut bisa

menyebabkan pembayaran deviden menjadi lebih tinggi dan beberapa

faktor berpengaruh sebaliknya.

Prihantoro (2003) melakukan penelitian melalui estimasi pengaruh

deviden payout ratio pada perusahaan publik di Indonesia dengan

menggunakan sampel berjumlah 148 perusahan yang merupakan

perusahaan umum di Bursa Efek Jakarta (BEJ) selama periode 1991-1996.

Variabel yang di identifikasi dan di ukur adalah posisi kas, potensi

pertumbuhan, ukuran perusahaan, rasio utang dan modal, profitabilitas,

kepemilikan, dan deviden payout ratio.

Belajar dari penelitian yang dilakukan oleh Helen Sulistio

mengenai pengaruh informasi akuntansi dan non akuntansi terhadap initial

return (studi pada perusahaan yang melakukan initial public offering di

Bursa Efek Jakarta) dengan variabel EPS, PER, dan tingkat Leverage

menunjukkan bahwa variabel-variabel tersebut mempunyai pengaruh

positif dan signifikan terhadap initial return.

Dari berbagai penelitian yang telah ada, penelitian ini mengambil

judul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Deviden Payout Rasio

Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Jakarta Islamic Index” Dengan

menetapkan profitabilitas (PR), cash position (CP), financing leverage

(FL), growth potential (GP), dan earning per share (EPS) sebagai variabel

yang mempengaruhi deviden payout ratio (DPR).

Page 21: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

7

1.2 Rumusan Masalah

Dalam penelitian yang menjadi permasalahan adalah variabel apa

saja yang mempengaruhi kebijakan pembayaran deviden perusahaan-

perusahaan yang tercatat di Jakarta Islamic Index (JII). Berdasarkan uraian

dari latar belakang diatas, maka penelitian ini dapat dirumuskan sebagai

berikut:

1. Bagaimana pengaruh profitabilitas (PR) perusahaan terhadap

deviden payout ratio (DPR)

2. Bagaimana pengaruh cash position (CP) perusahaan terhadap

deviden payout ratio (DPR)

3. Bagaimana pengaruh financing leverage (FL) perusahaan terhadap

deviden payout ratio (DPR)

4. Bagaimana pengaruh growth potential (GP) perusahaan terhadap

deviden payout ratio (DPR)

5. Bagaimana pengaruh earning per share (EPS) perusahaan terhadap

deviden payout ratio (DPR)

6. Bagaimana pengaruh profitabilitas (PR), cash position (CP),

financing leverage (FL), growth potential (GP), dan earning per

share (EPS) secara bersama-sama terhadap deviden payout ratio

(DPR)

1.3 Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah diatas, tujuan penelitian ini adalah:

Page 22: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

8

1. Untuk mengetahui pengaruh profitabilitas (PR) terhadap deviden

payout ratio (DPR)

2. Untuk mengetahui pengaruh cash position (CP) terhadap deviden

payout ratio (DPR)

3. Untuk mengetahui pengaruh financing leverage (FL) terhadap

deviden payout ratio (DPR)

4. Untuk mengetahui pengaruh growth potential (GP) terhadap deviden

payout ratio (DPR)

5. Untuk mengetahui pengaruh earning per share (EPS) terhadap

deviden payout ratio (DPR)

6. Untuk mengetahui pengaruh profitability (PR), cash position (CP),

financing leverage (FL), growth potential (GP), dan earning per share

(EPS) terhadap deviden payout ratio (DPR).

1.4 Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai

berikut:

1. Bagi para investor dan calon investor, hasil penelitian ini dapat

dijadikan sebagai masukan dalam mengambil keputusan untuk

membeli atau menjual saham sehubungan harapannya terhadap

deviden kas yang dibayarkan.

2. Bagi perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) hasil

penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam

Page 23: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

9

pengambilan keputusan terhadap kebijakan deviden agar dapat

memaksimumkan nilai perusahaan.

3. Menambah referensi penelitian pasar modal khususnya mengenai

faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan deviden.

4. Menjadikan wahana untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di

bangku kuliah.

1.5 Sistematika Penulisan

1. Bagian awal

Terdiri dari halaman judul, halaman nota persetujuan pembimbing,

halaman pengesahan, halaman motto, halaman persembahan, halaman

kata pengantar, abstrak dan halaman daftar isi, halaman daftar tabel,

halaman daftar gambar.

2. Bagian Isi

Terdiri dari beberapa bab antara lain :

BAB I PENDAHULUAN

Berisikan gambaran jelas guna memahami dari penelitian

sehingga pembaca/penulis nantinya dapat dengan mudah

dan jelas terhadap arah pembahasan. Pada bab pendahuluan

ini akan dikemukakan hal-hal mengenai latar belakang

masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, dan

sistematika penulisan skripsi.

Page 24: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

10

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Hal yang dikemukakan dalam tinjauan pustaka adalah

mengenai beberapa hal tentang pasar modal, teori kebijakan

deviden, deviden payout ratio, alternatif pembayaran

deviden, faktor yang mempengaruhi deviden, kerangka

pemikiran dan hipotesis.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Dalam bab ini berisikan tentang jenis dan sumber data,

populasi dan sampel, metode pengumpulan data, dan

metode analisis data.

BAB IV PEMBAHASAN DAN HASIL RISET

Gambaran umum tentang obyek penelitian, deskripsi data

penelitian (populasi dan sample perusahaan), Analisis Data

Pembahasan hasil penelitian.

BAB V PENUTUP

Berisi tentang kesimpulan, keterbatasan penelitian, saran-

saran dan kata penutup.

3. Bagian Akhir

Dalam bagian ini terdiri dari daftar kepustakaan dan daftar

lampiran-lampiran.

Page 25: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pasar Modal

2.1.1 Pengertian Pasar Modal

Pasar modal merupakan pasar dimana kegiatannya

bersangkutan dengan Penawaran Umum dan Peradangan Efek,

Perusahaan Publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya,

serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek.

Pasar modal adalah pasar dalam artian abstrak sebagaimana

yang dikemukakan oleh Bambang Riyanto,dalam majalah Prisma

No.7 tahun 1984 mengemukakan yang mempertemukan pihak yang

mempunyai kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan dana

jangka menengah dan jangka panjang.

Di Indonesia penentuan pasar modal sebagian tertuang

dalam keputusan presiden (Kepres) No. 52 tahun 1976 tentang pasar

modal Bab 1 pasal 1 disetujui bahwa pasar modal adalah bursa efek

supaya yang terkandung dalam UU No. 15 H 1954 (lembaran negara

tahun 1950 No. 67). Jadi pasar modal adalah bursa-bursa

perdagangan di Indonesia yang didirikan untuk perdagangan uang

dan efek1

Perbedaan mendasar antara pasar modal konvensional

1 Panji Anoragan dan Puji Pakarti, Pengantar Pasar Modal, Jakarta: Rineka Cipta, 2008,

hal. 9. 11

Page 26: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

12

dengan pasar modal syariah dapat dilihat pada instrumen dan

mekanisme transaksinya, sedangkan perbedaan nilai indeks saham

syariah dengan saham konvensional terletak pada kriteria saham

emiten yang harus memenuhi prinsip-prisip syariah. Secara umum

konsep pasar modal syariah dengan pasar modal konvensional tidak

jauh berbeda meskipun dalam konsep pasar modal syariah

disebutkan bahwa saham yang diperdagangkan harus berasal dari

perusahaan yang bergerak dalam sektor yang memenuhi kriteria

syariah dan terbebas dari unsur ribawi, serta transaksi saham

dilakukan dengan menghindari berbagai praktek spekulasi. Pasar

modal syariah dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan umat

islam diindonesia yang ingin melakukan investasi diproduk-produk

pasar modal yang sesuai dengan dasar syariah.2

2.1.2 Pasar modal syari’ah

Perkembangan ekonomi suatu negara tidak lepas dari

perkembangan pasar modal. Pasar modal berdasarkan prinsip syariah

telah dikembangkan di berbagai negara. Umat Islam di Indonesia

memerlukan pasar modal yang aktivitasnya sejalan dengan prinsip

syari’ah. Oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhan tersebut DSN

MUI memandang perlu menetapkan fatwa tentang pasar modal dan

pedoman umum penerapan prinsip syari’ah di bidang pasar modal.

Firman Allah SWT dalam surat al baqoroh ayat 275

2 Ngapon (Staf Bagian Riset Bapepam), Semarak Pasar Modal Syariah, Jakarta, 19

April 2005

Page 27: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

13

⎥⎪ Ï%©!$# tβθè= à2 ù'tƒ (#4θ t/Ìh9$# Ÿω tβθãΒθ à)tƒ ω Î) $ yϑ x. ãΠθ à)tƒ ” Ï%©!$# çµäܬ6 y‚ tFtƒ ß⎯≈ sÜø‹¤±9$# z⎯ÏΒ

Äb§yϑ ø9$# 4 y7 Ï9≡sŒ öΝßγ ¯Ρr'Î/ (#þθ ä9$ s% $ yϑ ¯ΡÎ) ßìø‹t7ø9$# ã≅ ÷WÏΒ (#4θ t/Ìh9$# 3 ¨≅ ym r&uρ ª!$# yìø‹t7ø9$# tΠ§ym uρ (#4θ t/Ìh9$# 4

⎯yϑ sù …çν u™!% y` ×π sàÏã öθ tΒ ⎯ÏiΒ ⎯ϵ În/§‘ 4‘yγ tFΡ$$ sù …ã& s#sù $ tΒ y#n= y™ ÿ…çν ãøΒ r&uρ ’ n< Î) «!$# ( ï∅ tΒ uρ yŠ$ tã

y7 Íׯ≈ s9'ρ é'sù Ü=≈ ys ô¹ r& Í‘$ ¨Ζ9$# ( öΝèδ $ pκ Ïù šχρ à$ Î#≈ yz

Artinya: Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka Berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah Telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang Telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang Telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

2.1.2.1 Fungsi Pasar Modal Syari'ah

Fungsi dari pasar modal syari'ah antara lain:

1. Memungkinkan bagi masyarakat berpartisipasi dalam

kegiatan bisnis dengan memperoleh bagian dari

keuntungan dan resikonya.

2. Memungkinkan bagi para pemegang saham menjual

sahamnya guna mendapatkan likuiditas.

3. Memungkinkan perusahaan meningkatkan modal dari

luar untuk membangun dan mengembangkan lini

produksinya.

4. Memisahkan operasi kegiatan bisnis dari fluktuasi jangka

Page 28: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

14

pendek pada harga saham - yang merupakan ciri umum

pada pasar modal konvensional, dan;

5. Memungkinkan investasi pada ekonomi itu ditentukan

oleh kinerja kegiatan bisnis sebagaimana tercermin pada

harga saham.

Tabel 2.1 Prinsip Pasar Modal Syari'ah3

Penyebab Haramnya

Transaksi Implikasi Pasar Modal

Li Dzatihi Efek yang diperjual belikan harus merupakan representasi dari barang dan jasa yang mahal

Tadlis 1.keterbukaan/transparan informasi 2. larangan terhadap informasi yang menyesatkan

Taqrir Larangan terhadap transaksi yang mengandung ketidak jelasan objek yang ditransaksikan, baik dari sis pembeli maupun penjual

Riba Fadhl Larangan atas pertukaran efek sejenis dengan nominal yang berbeda

Riba Nasiah Larngan atas perdagangan efek fiscal income yang bukan merupakan respresentasi 'ayn

Riba Jahiliah larangan atas short selling yang menetapkan bunga atas pinjaman

Li Ghairi (karena selain dzatny)

Bai' Najasy Larangan melakukan rekayasa penawaran untuk mendapatkan keuntungan diatas laba normal, dengan cara mengurangi supply agar harga jual naik

Rukun dan Syarat

Larngan atas semua investasi yang tidak dilakukan secara spot

Ta'alluq Transaksi yang settlement-nya dikaitkan dengan transaksi lainnya (menjual saham dengan syarat)

Tidak sah Akad

2 in 1 Dua transaksi dalam satu akad, dengan syarat: 1. objek sama 2. pelaku sama 3. periode sama

3 Sholahuddin, Ekonomi Islam, Surakarta: Muhammadiyah Univercity Press, 2006, hal.

168-169.

Page 29: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

15

2.1.2.2 Strategi pengembangan pasar modal syari’ah

Strategi yang diperlukan untuk mengembangkan pasar

modal syariah meliputi:

1. Keluarnya undang-undang pasar modal untuk mendukung

pembentukan pasar modal syari’ah

2. Perlu di aktifkan dari pelaku bisnis (pengusaha) muslim

untuk membentuk kehidupan ekonomi yang Islami

3. Diperlukan rencana jangka pendek maupun jangka

panjang oleh BAPEPAM untuk mengakomodir

perkembangan instrumen-instrumen syari’ah dalam pasar

modal

4. Perlu kajian-kajian ilmiah mengenai pasar modal syari’ah

2.2 Teori Kebijakan Deviden

Kebijakan deviden masih merupakan hal yang kontroversial yang

ditandai dengan adanya teori mengenai kebijakan deviden yang lebih dari

satu, yakni setidaknya ada 3 pandangan dasar.4

1. Teori ketidak relevanan deviden

Teori ketidak relevanan deviden adalah teori yang menyatakan

bahwa kebijakan deviden perusahaan tidak mempunyai pengaruh baik

terhadap nilai perusahaan maupun biaya modalnya. Penganjur utama

teori ini adalah Marton Miller dan Frangko Mordogliani. Teori ini

4 Artur J. Kown, et. al., Dasar-Dasar Manajemen Keuangan, (Jakata: Salemba Empat,

2000), hal. 607.

Page 30: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

16

menyatakan bahwa nilai suatu perusahaan hanya ditentukan oleh

kemampuan dasarnya untuk menghasilkan laba serta resiko bisnisnya.

Dengan kata lain, nilai perusahaan tergantung semata-mata pada

pendapatan yang dihasilkan oleh aktiva, bukan bagaimana pendapatan

tersebut dibagi diantara deviden dan laba yang ditahan (atau

pertumbuhan). Asumsi-asumsi yang digunakan adalah:

a. Tidak terdapat pajak pendapatan perseorangan atau perusahaan.

b. Tidak terdapat biaya emisi atas jual beli saham.

c. Tingkat leverage keuangan tidak mempunyai pengaruh terhadap

biaya modal (masa depan) perusahaan.

d. Distribusi pendapatan mempunyai pengaruh terhadap biaya ekuitas

perusahaan.

2. Teori bird in the hand

Kepercayaan bahwa kebijakan deviden perusahaan merupakan

hal yang tidak penting, secara tidak langsung membuat para investor

berasumsi bahwa pendapatan yang mereka harapkan melalui

perolehan modal akan berbeda besarnya dengan pendapatan yang

berasal dari deviden. Hal ini disebabkan karena deviden lebih bisa

diramalkan dari pada pendapatan modal. Manajemen dapat mengontrol

deviden tetapi tidak dapat mendikte harga saham. Investor kurang

yakin akan menerima pendapatan dari perolehan modal dari pada

deviden. Dengan mendapatkan deviden (a bird in the hand) adalah

lebih baik dari saldo laba (a bird in the bush) karena pada akhirnya

Page 31: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

17

saldo laba tersebut mungkin tidak akan terwujud sebagai deviden

dimasa yang akan datang (it can fly away). Pandangan yang

mengatakan deviden lebih pasti dari pada perolehan modal disebut bird

in the hand theory (teori burung di tangan).

3. Deviden rendah meningkatkan nilai saham

Pandangan ketiga adalah deviden yang rendah mempengaruhi

harga saham, sehingga deviden dapat merugikan investor. Pendapat ini

didasarkan pada perbedaan perlakuan pajak antara pendapatan deviden

dengan perolehan modal.

Setiap investor harus membayar pajak pendapatan untuk

memaksimumkan pengembalian setelah pajak atas investasi, investor

berusaha meminimumkan tingkat pajak atas pendapatan atau menunda

pembayaran pajak jika memungkinkan.5

Saham yang memungkinkan penundaan pajak (deviden rendah

perolehan modal tinggi) mungkin akan dijual dengan harga premi yang

relatif sama terhadap saham yang dikenakan pajak. Oleh karena itu,

deviden yang rendah akan membantu investor menunda pembayaran

pajaknya sehingga memaksimumkan return setelah pajak atas

investasinya, sedangkan deviden yang tinggi akan meningkatkan

pembayaran pajak pendapatan investor, sehingga return setelah pajak

yang diperolehnya berkurang. Berdasarkan logika pemikiran tersebut,

kebijakan deviden rendah akan meningkatkan harga saham perusahaan.

5 Dr. Mamduh M. Hanafi, M.B.A., Manajemen Keuangan, (Yogyakarta: BPFE, 2004),

hal. 368.

Page 32: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

18

2.3 Deviden Payout Ratio

Deviden merupakan penilaian pendapatan bersih setelah pajak

dikurangi dengan laba ditahan sebagai cadangan bagi perusahaan.6

Pendapatan bersih setelah pajak disebut dengan earning after tax (EAT).

Deviden dibagikan kepada para pemegang saham sebagai keuntungan dari

laba perusahaan.

Deviden dihitung berdasarkan periode satu tahun buku yang umumnya

mempunyai hubungan nilai dengan pendapatan bersih perusahaan.

Berdasarkan atas hubungan dengan tahun buku maka deviden dapat dibagi

menjadi 2 jenis, yaitu:7

1. Deviden interim

Merupakan deviden yang dibayarkan oleh perusahaan antara satu

tahun buku dengan tahun buku berikutnya atau antara deviden final dengan

deviden final berikutnya.

2. Deviden final

Merupakan deviden hasil pertimbangan setelah penutupan buku

perusahaan pada tahun sebelumnya yang dibayarkan pada tahun

berikutnya. Deviden final juga memperhatikan dan mempertimbangkan

hubungan dengan deviden interim yang tetap dibayarkan untuk tahun buku

tersebut.

Berdasarkan bentuknya, deviden yang dibayarkan dapat dibedakan

6 Robert Ang, Buku Pintar Pasar Modal Indonesia, (Jakarta: Media Soft Indonesia,

1997), hal. 6.9 7 Ibid, hal. 6.10

Page 33: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

19

menjadi dua jenis, yaitu:8

1. Deviden tunai

Merupakan deviden yang dibayarkan oleh perusahaan dalam

bentuk tunai.

2. Deviden saham

Merupakan deviden yang dibayarkan dalam bentuk saham

dengan proporsi tertentu. Pada umumnya deviden yang dibayarkan

oleh perusahaan kepada pemegang saham adalah dalam bentuk

tunai. Prosentase dari pendapatan yang hendak dibayarkan kepada

pemegang saham sebagai deviden tunai disebut deviden payout

ratio (DPR). DPR merupakan perbandingan antara deviden per

share dengan earning per share.9 Dengan demikian, dapatlah

ditetapkan bahwa semakin tinggi DPR yang ditetapkan oleh

perusahaan, maka semakin besar jumlah laba perusahaan yang akan

dibayarkan sebagai deviden kepada para pemegang saham.

2.4 Alternatif Pembayaran Deviden

Perusahaan harus memutuskan berapa besarnya keuntungan yang

ditahan dan berapa besarnya deviden yang akan dibagikan kepada pemegang

saham. Keputusan ini penting karena menyangkut tanggung jawab terhadap

pemegang saham yang telah menanamkan dananya untuk pertumbuhan

8 Ibid, hal. 6.11 9 Ibid, hal. 6.23

Page 34: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

20

perusahaan. Ada empat macam alternatif pembayaran deviden, yaitu:10

1. Deviden payout yang konstan

Dengan deviden payout yang konstan maka perusahaan

menetapkan rasio yang tetap terhadap keuntungan. Beberapa keuntungan

yang dapat diperoleh prosentase keuntungannya selalu sama sebagai

akibat maka jumlah uang yang dibayarkan akan berbeda, tergantung

pada keuntungan yang diperoleh.

2. Jumlah yang stabil

Kebijakan ini akan menyebabkan perusahaan membayar jumlah

yang tetap untuk beberapa periode. Pembayaran ini akan tetap

dipertahankan untuk periode selanjutnya. Perusahaan juga tidak akan

melakukan penurunan sampai benar-benar terbukti bahwa perusahaan

sudah tidak sanggup lagi untuk membayarkan.

3. Jumlah yang kecil ditambah deviden ekstra

Perusahaan membayarkan deviden dalam jumlah yang kecil dan

apabila ada keuntungan yang melonjak maka pada akhir periode

perusahaan menambahkan deviden ekstra. Tujuan manajemen

melakukan hal ini adalah untuk menghindari konotasi deviden ekstra.

4. Kebijakan deviden fleksibel

Besarnya deviden setiap tahunnya disesuaikan dengan posisi

finansial dan kebutuhan finansial suatu perusahaan yang bersangkutan.

10 Artur J. Kown, dkk., Op. Cit., hal. 624

Page 35: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

21

2.5 Faktor- faktor yang Mempengaruhi Deviden

Faktor-faktor yang mempengaruhi deviden yang akan dibayarkan oleh

perusahaan kepada pemegang saham antara lain adalah:11

1. Posisi Solvabilitas Perusahaan

Apabila perusahaan dalam kondisi insolvensi atau

solvabilitasnya kurang menguntungkan, biasanya perusahaan tidak

membagikan laba. Hal ini disebabkan laba yang diperoleh lebih

banyak digunakan untuk memperbaiki posisi struktur modal

perusahaan.

2. Posisi Likuiditas perusahaan

cash devidend merupakan arus kas keluar bagi perusahaan,

oleh karena itu bila perusahaan membayarkan deviden berarti harus

bisa menyediakan uang kas yang cukup banyak dan ini akan

menurunkan tingkat likuiditas perusahaan. Bagi perusahaan yang

kondisi likuiditasnya kurang baik, biasanya devidend payout rationya

kecil, sebab sebagian laba digunakan untuk menembah likuiditas yang

baik cenderung memberikan deviden lebih besar.

3. Kebutuhan untuk Melunasi Hutang

Salah satu sumber dana perusahaan adalah dari kreditor berupa

hutang, yaitu hutang jangka pendek maupun jangka panjang. Hutang-

hutang ini harus segera dibayar pada saat jatuh tempo, dan untuk

membayar hutang-hutang tersebut harus disediakan dana. Semakin banyak

11 Sutrisno, Mamajemen Keuangan Teori Konsep Dan Aplikasi, Jakarta: Ekonisia, hlm.

304.

Page 36: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

22

hutang yang harus dibayar, semakin besar dana yang harus disediakan

sehingga akan mengurangi jumlah deviden yang akan dibayarkan kepada

pemegang saham. Disamping itu dengan jatuh temponya hutang, berarti

dana hutang tersebut harus diganti. Alternatif mengganti dana hutang bisa

dengan mencari hutang baru atau merroll-over hutang, dan juga bisa

dengan sumber dana intern dengan cara memperbesar laba ditahan. Hal ini

tentunya akan memperkecil deviden payout ratio.

4. Rencana Perluasan

Perusahaan yang berkembang ditandai dengan semakin pesatnya

pertumbuhan perusahaan, dan hal ini bisa dilihat dari perluasan yang

dilakukan oleh perusahaan. Semakin pesat pertumbuhan perusahaan,

semakin pesat perluasan yang dilakukan. Konsekuensinya semakin besar

kebutuhan dana untuk membiayai perluasan tersebut. Kebutuhan dana

dalam rangka ekspansi tersebut bisa dipenuhi baik dari hutang , menambah

modal sendiri, yang berasal dari pemilik, dan juga bisa diperoleh dari

internal resources berupa memperbesar laba yang ditahan. Dengan

demikian, semakin pesat perluasan yang dilakukan perusahaan, semakin

kecil deviden payout nya

5. Kesempatan Investasi

Kesempatan investasi juga merupakan faktor yang mempengaruhi

besar kecilnya deviden yang akan dibagi. Semakin terbuka kesempatan

investasi, semakin kecil deviden yang dibayarkan sebab dananya

digunakan untuk memperoleh kesempatan investasi. Namun bila

Page 37: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

23

kesempatan investasi kurang baik, maka dananya lebih banyak digunakan

untuk membayar deviden.

6. Stabilitas Pendapatan

Bagi perusahaan yang pendapatannya stabil, deviden yang akan

dibayarkan kepada pemegang saham lebih besar dibanding dengan

perusahaan yang pendapatannya tidak stabil. Perusahaan yang

pendapatannya stabil tidak perlu menyediakan kas yang banyak untuk

berjaga-jaga, sedangkan perusahaan yang pendapatannya tidak stabil harus

menyediakan uang kas yang cukup besar untuk berjaga-jaga.

7. Pengawasan Terhadap Perusahaan

Kadang-kadang pemilik tidak mau kehilangan kendali terhadap

perusahaan. Apabila perusahaan mencari sumber dana dari modal sendiri,

kemungkinan akan masuk investor baru dan ini tentunya akan mengurangi

kekuasaan besar

Penelitian mengenai deviden payout ratio telah banyak dilakukan oleh

peneliti yang terdahulu seperti halnya penelitian yang dilakukan oleh Sri Darsi

(1997) dalam penelitiannya yang berjudul “Faktor-Faktor Yang

Mempengaruhi Deviden Payout Ratio Pada Industri Perbankan Yang Listed

Di Bursa Efek Jakarta (BEJ)” dari lima variabel independen yang diduga

mempengaruhi deviden yaitu posisi kas, profitabilitas, potensi pertumbuhan,

firm size, dan debt to equity ratio (DER), Sri Darsi menemukan bahwa hanya

ada tiga variabel independen yang memenuhi asumsi klasik multikolinieritas

yaitu posisi kas, profitabilitas, dan potensi pertumbuhan. Ketiga variabel

Page 38: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

24

tersebut secara simultan maupun secara parsial tidak berpengaruh secara

signifikan terhadap deviden payout ratio. Tetapi secara teoritis kelima

variabel yang diajukan berpengaruh terhadap deviden payout ratio.

Prihartono (2003) yang melakukan penelitian mengenai estimasi

pengaruh deviden payout ratio pada perusahaan publik di Indonesia dengan

menggunakan sampel berjumlah 148 perusahaan yang merupakan perusahaan

umum di Bursa Efek Jakarta (BEJ) selama periode 1991-1996 hasil analisis

menunjukkan hanya posisi kas dan rasio hutang dengan modal (yang terletak

dalam klasifikasi neraca) yang memiliki pengaruh signifikan terhadap deviden

payout ratio, sedangkan earning (merupakan klasifikasi dari rugi/laba)

memiliki pengaruh yang kurang signifikan terhadap deviden payout ratio.

Amik Widaryati (2004) melakukan penelitian mengenai faktor-faktor

yang mempengaruhi deviden payout ratio pada perusahaan go public yang

listed di bursa efek jakarta (BEJ) dengan sampel 365 perusahaan, variabel

independen yang diajukan dalam penelitian tersebut meliputi profitabilitas,

financial leverage, posisi likuiditas, modal kerja, dan tingkat pertumbuhan

perusahaan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa secara simultan kelima

variabel independen yang digunakan dalam penelitian tersebut berpengaruh

secara signifikan terhadap deviden payout ratio (DPR). Sedangkan secara

parsial hanya financial leverage yang berpengaruh secara signifikan terhadap

deviden payout ratio.

Penelitian yang berjudul Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi

Deviden Payout Ratio Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Jakarta Islamic

Page 39: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

25

Index ini merupakan replikasi dari penelitian sebelumnya yaitu penelitian

yang dilakukan oleh Amik Widaryati. Adapun perbedaannya hanya pada

periode waktu dan variabel independen yang digunakan dalam penelitian.

Dalam penelitian ini variabel independen yang digunakan adalah profitabilitas

(PR), cash position (CP), financing leverage (FL), growth potential (GP), dan

earning per share (EPS).

2.6 Kerangka Berfikir Teoritis

Berdasarkan tinjauan pustaka maka, model konseptual yang diajukan

adalah sebagai diilustrasikan dalam gambar 1.1

Gambar 1.1

Kerangka pemikiran teoritik

H1

H2

H3

H4

H5

H6

Sumber: Dikembangkan dari penelitian Prihantoro (2003), Sri Darsi (1997) Anik Widiati (2004) dan Sutrisno (2003)

Profitabilitas ( 1x )

Deviden Payout Ratio (Y)

Earning Per Share ( 5x )

Growth Potential ( 4x )

Financial Leverage ( 3x )

Cash Position ( 2x )

Page 40: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

26

2.7 Hipotesis

Berdasarkan kajian pustaka dan penelitian terdahulu, maka hipotesis

yang disajikan dalam penelitian ini adalah:

1H = Profitabilitas berpengaruh positif terhadap deviden payout ratio

2H = Cash position berpengaruh positif terhadap deviden payout ratio

3H = Financing leverage berpengaruh negatif terhadap deviden payout

ratio

4H = Grow potential berpengaruh negatif terhadap deviden payout ratio

5H = Earning per share berpengaruh negatif terhadap deviden payout

ratio

6H = Profitabilitas, cash position, financing leverage, growth potential,

dan earning per share diduga secara bersama-sama berpengaruh

terhadap deviden payout ra

Page 41: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Populasi Dan Sampel

Populasi adalah keseluruhan kumpulan elemen yang menjadi

pengamatan dalam satu atau seluruh kumpulan elemen penelitian yang dapat

digunakan dalam membuat beberapa kesimpulan.1 Populasi dari penelitian

adalah perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII). Penelitian ini

menggunakan data dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Jakarta

Islamic Indeks (JII) dari tahun 2003 hingga tahun 2007 obyek penelitian yang

diambil adalah profitability, cash position, financial leverage, growth

potensial, earning per share, dan deviden payout ratio.

Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive

sampling, yang artinya populasi yang akan dijadikan sample penelitian adalah

populasi yang memenuhi kriteria tertentu sesuai dengan yang dikehendaki,

yaitu yang memiliki komponen laporan keuangan yang meliputi profitability,

cash position, financial leverage, growth potensial, dan earning per share.

Selain itu perusahaan juga harus membagikan deviden selama 5 tahun

berturut-turut dari tahun 2003-2007.

1 Indrianto dan Supomo, Metodologi Penelitian Bisnis, (Yogyakarta: BPFE UGM,

2002),hlm.47

27

Page 42: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

28

Tabel 3.1

Kriteria Pemilihan Sampel

Kriteria Jumlah

Total Perusahaan yang terdaftar di JII dari tahun 2003-

2007

300

Perusahaan yang tidak selalu eksis di JII dari tahun 2003-

2007

(282)

Perusahaan yang selalu eksis di JII dari tahun 2003-2007 18

Perusahaan yang selalu eksis di JII, tetapi tidak

membagikan deviden, dan tidak menerbitkan laporan yang

lengkap dari tahun 2003-2007

(4)

Perusahaan yang masuk kriteria sampel penelitian 14

3.2 Jenis Dan Sumber Data

Jenis data yang diperlukan dan dikumpulkan dalam penelitian ini

adalah data kuantitatif. Data kuantitatif adalah data yang diukur dalam skala

angka. Data kuantitatif yang diperoleh meliputi laporan keuangan perusahaan

dari tahun 2003-2007.

Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data

sekunder, yaitu data yang diperoleh oleh peneliti secara tidak langsung,

melainkan melalui media perantara (diperoleh dan di catat dari pihak lain).2

Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data perusahaan

yang terdaftar di Jakarta Islamic Index yang diperoleh dari Indonesian Capital

Market Directory (ICMD) dan Jakarta Stok Exchange (JSX).

Data mengenai perusahaan yang membagikan deviden selama 5 tahun

2 Drs. Husain Umar, SE, MM, M.B.A, Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis,

(Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2005), hal. 41.

Page 43: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

29

berturut-turut dari tahun 2003 sampai tahun 2007 yang dapat diperoleh dari

JSX tahunan. Sedangkan variabel profitability, cash position, financial

leverage, growth potensial, dan earning per share diperoleh dari laporan

keuangan yang tercantum di ICMD dan diperoleh dari pojok BEJ Universitas

Diponegoro Semarang.

3.3 Metode Pengumpulan Data

Metode yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan data

dokumentasi atas data sekunder. Metode dokumentasi adalah mencari data

mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkrip, buku, surat

kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, agenda dan lain sebagainya.3 Data-data

yang dipergunakan yaitu profitability, cash position, financial leverage,

growth potensial, earning per share dan deviden payout ratio yang merupakan

komponen laporan keuangan yang diperoleh dari Indonesian Capital Market

Directory (ICMD) dari pojok BEJ Universitas Diponegoro Semarang.

3.4 Identifikasi Variabel

Variabel dibedakan menjadi dua yaitu variabel bebas (variabel

independen) dan variabel (dependen)4. Variabel yang akan diteliti dalam

penelitian ini menggunakan variabel penelitian sebagai berikut:

3 Suharsini Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta: Rineka

Cipta, 1998,hlm 236 4 Algifari, Analisis Regresi Teori, Kasus dan Solusi, (Yogyakarta: BEPF, 2000),hlm 2

Page 44: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

30

a. Variabel independen, yaitu profitabilitas, cash position, financial

leverage, growth potensial, dan earning per share.

b. Variabel dependen, yaitu deviden payout ratio

Tabel variabel dan skala ukur yang digunakan dalam penelitian ini.

Tabel 3.2

Variabel Penelitian dan Skala Pengukuran

Variabel

Independen

Definisi Indikator Skala

Pengukur

profitabilitas Menunjukkan kemampuan

perusahaan dalam

menghasilkan laba dalam

hubungannya dengan

penjualan

TAEATPRatauROA =

Rasio

cash position merupakan rasio kas akhir

tahun dengan earning after

tax dihitung berdasarkan

perbandingan antara saldo

akhir tahun dengan earning

after tax.

EATTahunAkhirKasCP=

Rasio

financial

leverage

menunjukkan proporsi

penggunaan hutang oleh

perusahaan sebagai

modalnya atau

menunjukkan seberapa

besar aktiva perusahaan

dibiayai dengan hutang.

AktivaTotalgHuTotalRatioDebt tan

= Rasio

growth

potensial

Kemapuan untnk

meningkatkan nilai 1

1

−−=

t

tt

TATATA

GP Rasio

Page 45: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

31

perusahaan

earning per

share

merupakan perbandingan

antara laba bersih setelah

pajak pada satu tahun

dengan jumlah saham yang

diterbitkan

SSDPEATEPS −

=

Rasio Definisi Indikator Skala

Pengukur

deviden

payout ratio

(DPR

Pendapatan yang akan

dibayarkan kepada

pemegang saham sebagai

keuntungan tunai

sahamperlembarEarningsahamperlembarDevidenDPR =

Rasio

3.5 Definisi Operasional

Variabel dependen dalam penelitian ini adalah deviden payout ratio

(DPR) ditentukan perusahaan untuk membayar deviden kepada para

pemegang saham setiap tahunnya yang dilakukan berdasarkan besar kecilnya

earning after tax (EAT). Deviden payout ratio dihitung berdasarkan deviden

per lembar saham dibagi earning per lembar saham pada akhir tahun.

(Robert Ang,1997)sahamperlembarEarningsahamperlembarDevidenDPR =

Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini

meliputi:

1. Profitabilitas

Profitabilitas adalah tingkat keuntungan bersih yang mampu diraih

oleh perusahaan dalam menjalankan operasional. Profitabilitas yaitu ukuran

Page 46: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

32

return on asset (ROA) yang merupakan perbandingan antara earning after

tax dengan total asset. Rasio ini diukur dengan rumus sebagai berikut:5

(Munawir,2002)TA

EATPRatauROA =

Keterangan:

PR = Profitabilitas

ROA = Return On Asset

EAT = Earning After Tax

TA = Total Asset

2. Cash Position

Cash position merupakan rasio kas akhir tahun dengan earning after

tax dihitung berdasarkan perbandingan antara saldo akhir tahun dengan

earning after tax. Rasio ini dihitung dengan rumus sebagai berikut:

(Harahap,1994)EAT

TahunAkhirKasCP=

Keterangan:

CP = Cash Position

EAT = Earning After Tax

3. Financial Leverage

Variabel ini menggunakan debt ratio yang menunjukkan proporsi

penggunaan hutang oleh perusahaan sebagai modalnya atau menunjukkan

seberapa besar aktiva perusahaan dibiayai dengan hutang. Rasio ini

dihitung dengan rumus (Brigham dan Houston,2001) sebagai berikut:

5 Drs. Lukman Syamsuddin, MA., Manajemen Keuangan Perusahaan, (Jakarta: PT Raja

Grafindo Persada, 2001), hal. 74.

Page 47: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

33

AktivaTotalgHuTotalRatioDebt tan

=

4. Growth Potensial

Growth Potensial adalah potensi pertumbuhan perusahaan yang

diukur dengan selisih rasio, selisih total asset pada tahun t dengan total

asset pada tahun t-1 terhadap total asset tahun t-1. rasio ini dapat diukur

dengan rumus (Lukman Syamsudin,2001)sebagai berikut:

1

1

−−=

t

tt

TATATA

GP

Dimana: GP = Growth Potensial

tTA = Total Asset Tahun t

1−tTA = Total Asset Earning Per Share

5. Earning Per Share

Earning Per Share atau EPS merupakan perbandingan antara laba

bersih setelah pajak pada satu tahun dengan jumlah saham yang diterbitkan.

Rasio ini diukur dengan rumus (Robert Ang,1997)sebagai berikut:6

SSDPEATEPS −

=

Keterangan:

EPS = Earning Per Share

EAT = Earning After Tax

DP = Deviden saham preferen

SS = Total saham yang diterbitkan

6 Ibid, hal. 75

Page 48: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

34

3.6 Teknis Analisis

Untuk menguji hipotesis penelitian ini digunakan model analisis linier

berganda dengan menggunakan SPSS versi 15 Alasan digunakannya analisis

ini adalah dikarenakan penelitian ini menggunakan lebih dari satu variabel

bebas. Rumus yang digunskan adalah diadopsi dari Gujarati (1995)

Y = a+b1x1+ b2x2+ b3x3+ b4x4+ b5x5 + e

Keterangan:

Y = variabel dependen deviden payout ratio

a = konstanta

b1-b5 = koefisien regresi dari setiap variabel independen

b1 PR = variabel independen profitability

b2 CP = variabel independen cash position

b3 FL = variabel independen financial leverage

b4 GP = variabel growth potential

b5 EPS = variabel independen earning per share

e = error

3.6.1 Pengujian Asumsi Klasik

Sebelum persamaan regresi linier dilakukan, data yang ada

harus lebih dahulu di uji kelayakan dengan menggunakan uji asumsi

klasik supaya persamaan regresi yang diperoleh dapat digunakan untuk

menjawab permasalahan yang ada.

1. Uji Multi Kolinier

Bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan

adanya korelasi antara variabel bebas. Model regresi yang baik

Page 49: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

35

seharusnya tidak terjadi korelasi antar variabel bebas. Jika terjadi

korelasi maka dinamakan problem multi kolinier. Untuk mendeteksi

ada atau tidaknya multi kolinier adalah dengan menganalisis matrik

kolerasi variabel-variabel bebas, jika diantara variabel bebas ada

korelasi yang cukup tinggi (umumnya diatas 0,09) maka hal itu

merupakan indikasi adanya multi kolinier.

2. Uji Auto Korelasi

Autokorelasi adalah keadaan dimana variabel gangguan

pada periode tertentu berkorelasi dengan variabel yang lain, atau

dengan kata lain variabel gangguan tidak random, akibatnya

variabel sampel tidak dapat menggambarkan variasi populasi. Uji

autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah dalam suatu model

regresi linier ada korelasi kesalahan pengganggu pada periode t

dengan kesalahan pada periode sebelumnya t (t-1), jika terjadi

korelasi maka dinamakan ada problem autokorelasi. Model regresi

yang baik adalah regresi yang bebas dari autokorelasi.7

Untuk mendeteksi terjadi autokorelasi atau tidak dalam

suatu model regresi dilakukan dengan melihat dari statistik Durbin

Watson (D-W) test.8 Berikut kriteria pengujian autokorelasi :

• Jika d lebih kecil daripada d1 atau lebih besar dari (4-d1),maka

hipotesis nol ditolak, yang berarti terdapat autokorelasi.

7 Singgih Santoso, Buku Latihan SPSS Statistik Parametrik, Jakarta : PT.Elex Media

Komputindo, 2000,hlm.67. 8 Algifari, Analisis Regresi Teori , Kasus dan Solusi, (Yogyakarta: BPFE, 2000), hlm.89

Page 50: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

36

• Jika d terletak diantara d1 dan (4-du) maka Ho diterima yang

berarti tidak ada autokorelasi.

• Jika d terletak diantara d1 dan du atau diantara (4-du) dan (4-d1)

maka uji Durbin Watson tidak menghasilkan kesimpulan yang

pasti (inconclusive) untuk nilai-nilai ini, tidak dapat

disimpulkan ada tidaknya autokorelasi diantara factor-faktor

gangguan.

Untuk mengetahui ada tidaknya autokorelasi dalam suatu

model regresi dilakukan pengujian terhadap uji durbin Watson (uji

DW) dengan ketentuan sebagai berikut:9

Kurang dari 1,10 = berarti adanya auto korelasi

1,10 - 1,54 = berarti tanpa kesimpulan

1,55 – 2,46 = berarti tidak ada korelasi

2,46 – 2,90 = berarti tanpa kesimpulan

Lebih dari 2,91 = berarti ada auto korelasi.

3. Uji Heterokedastisitas

Bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi

ketidaksamaan variance dari residual satu pengamat dengan

pengamatan yang lain. Jika satu residual pengamat ke pengamat

yang lain tetap, maka disebut homoskedastisitas dan jika berbeda

disebut heterokodastisitas. Model regresi yang baik adalah yang

tidak terjadi Heteroskedastisitas karena data cross section

9 Muhammad Firdaus, Ekonometrika Suatu Pendekatan Aplikatif, (Jakarta:Bumi Aksara, 2004),hlm.101

Page 51: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

37

mengandung berbagai ukuran (kecil, sedang dan besar)10

Adapun cara mendeteksi ada tidaknya heteroskodastisitas

dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode grafik dan

uji Gletjer. Metode grafik dengan menggunakan grafik

Scatterplot,apabila dari grafik Scatterplot menunjukkan titik-titik

menyebar secara acak serta tersebar, baik diatas maupun dibawah

angka 0 pada sumbu Y, hal ini menunjukkan bahwa tidak terjadi

heteroskedastisitas pada model regresi. Sedangkan metode Gletjer

cara pengujiannya adalah dengan menguji nilai signifikasi dari hasil

regresi residual, apabila nilai yang diperoleh signifikan pada 5 %

maka terjadi heteroskedastisitas sedangkan apabila hasil

menunjukkan tidak signifikan pada 5 % maka data yang digunakan

tidak terjadi heteroskedastisitas .

4. Uji Normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model

regresi, variabel terikat dan variabel bebas keduanya mempunyai

distribusi normal ataukah tidak. Model regresi yang baik adalah

distribusi normal atau mendekati normal. Untuk menguji apakah

distribusi normal atau tidak,menggunakan metode kolmogorov

smirnov. Alasannya hasil penelitian mudah dianalisis yaitu dengan

membandingkan nilai signifikasi yang diperoleh dengan level of

signifikasi

10 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, (Semarang:

BPFE UNDIP, 2001) hlm.105

Page 52: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

38

3.6.2 Koefisien Determinasi

Analisis ini digunakan untuk mengetahui perubahan variabel

dependen yang disebabkan adanya perubahan variabel independen dan

dinyatakan dalam persentase. Koefisien ini juga digunakan untuk

mengetahui apakah suatu garis regresi sudah tepat untuk digunakan

sebagai pendekatan atas suatu hubungan linier antar variabel.

Rumus koefisien determinasi (Iman Ghozali,2001).

TSSSSRR =2

SSETSSSSR −=

Keterangan:

TSS = Tot Sun of Square (tot jumlah kuadrat)

SSE = Sun of Square Error (variasi kesalahan)

SSR = Sun of Square Due to Regression (variasi regresi)

Nilai koefisien determinan adalah diantara nol dan satu.

Apabila akar koefisien determinan menunjukkan angka mendekati

1 berarti variabel bebas memiliki pengaruh yang besar terhadap

variabel terikat. Demikian juga sebaliknya apabila koefisien

determinasi mendekati 0 berarti bahwa perubahan variabel terikat

banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar variabel yang diteliti.

3.6.3 Pengujian Hipotesis

Uji signifikansi (pengaruh nyata) variabel dependen

(deviden payout ratio) terhadap variabel independen (profitability,

cash position, financial leverage, growth potensial, dan earning per

share) baik secara simultan maupun secara parsial akan dilakukan

Page 53: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

39

dengan uji statistik t (t-test) dan uji f (f-test).

1. Uji t (uji secara parsial)

Digunakan untuk menguji pengaruh masing-masing

variabel bebas (profitability, cash position, financial leverage,

growth potensial, dan earning per share) terhadap variabel

terikat (deviden payout ratio) secara parsial atau sendiri-sendiri.

Dalam penelitian ini cara melakukan uji t adalah dengan

cara perumusan hipotesis menjadi:

0==biHo

Artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara

variabel bebas dengan variabel terikat secara parsial.

Perumusan hipotesis menjadi:

0≠= biHa

Artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara

variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial

a. apabila hitungt > tabelt , atau signifikasi < 0,05 maka Ho

ditolak dan Ha diterima

b. apabila hitungt < tabelt , atau signifikasi > 0,05 maka Ho

diterima dan Ha ditolak

Langkah-langkah dalam pengujian hipotesis secara parsial

adalah sebagai berikut:11

11 J. Supranto, Statistik Teori dan Aplikasi edisi ke 6, (Jakarta: Erlangga, 2001), hal. 247

Page 54: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

40

1. Hipotesis statistik

0H : ib = 0

0: ≠ia bH

2. Tingkat signifikansi 0.05 dengan derajat kebebasan d (n-k)

3. Kriteria penerimaan hipotesis

a. apabila hitungt > tabelt , atau signifikansi < 0,05 maka

0H ditolak, aH diterima.

b. apabila hitungt < tabelt , atau signifikansi > 0,05 maka 0H

diterima ak, aH ditolak.

2. Uji f (uji secara simultan)

Uji f digunakan untuk menguji pengaruh variabel bebas

(profitability, cash position, financial leverage, growth

potensial, dan earning per share) terhadap variabel terikat

(deviden payout ratio) secara simultan atau bersama-sama.

Cara melakukan uji f adalah dengan cara

membandingkan nilai hitungf dengan tabelf . Perumusan dari

hipotesis 0==biHo artinya tidak ada pengaruh secara bersama-

sama antara variabel bebas dengan variabel terikat.

a. apabila hitungf > tabelf , atau signifikasi < 0,05 maka Ho

ditolak dan Ha diterima

b. apabila hitungf > tabelf , atau signifikasi > 0,05 maka Ho

diterima dan Ha ditolak

Page 55: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

41

Adapun langkah-langkah dalam pengujian hipotesis

secara simultan adalah sebagai berikut:

1. Hipotesis statistik

0H : ib = 0

0: ≠ia bH

2. Tingkat signifikansi 0.05 dengan derajat kebebasan

df (k-1) dan d (n-k)

3. Kriteria penerimaan hipotesis

a. apabila hitungf > tabelf , atau signifikansi <

0,05 maka 0H ditolak, aH diterima.

b. apabila hitungf > tabelf , atau signifikansi >

0,05 maka 0H diterima ak, aH di

Page 56: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

BAB 1V

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1.Deskripsi Objek Penelitian

4.1.1 Gambaran Umum Pasar Modal Syari’ah

Pasar Modal Syari’ah secara resmi diluncurkan pada

tanggal 14 Maret 2003 bersamaan dengan penandatanganan MOU

antara BAPEPAM-LK dengan Dewan Syari’ah Nasional – Majelis

Ulama Indonesia ( DSN-MUI).1

Walaupun secara resmi diluncurkan pada tahun 2003,

namun instrument pasar modal Syari’ah telah hadir di Indonesia pada

tahun 1997. hal ini ditandai dengan kemunculan dana reksa syari’ah

pada 3 juli 1997 oleh PT. Danareksa Investment Manajement.

Selanjutnya Bursa Efek Indonesia bekerja sama dengan PT.

Danareksa Investment Management meluncurkan Jakarta Islamic

Index pada tanggal 3 Juli 2000 yang bertujuan memandu investor

yang ingin menanamkan dananya secara Syari’ah. Dengan hadirnya

indeks tersebut maka para pemodal telah disediakan saham-saham

yang dapat dijadikan sarana berinvestasi dengan penerapan prinsip

syari’ah.

Perkembangan selanjutnya, instrumen investasi Syari’ah di

pasar modal terus bertambah dengan kehadiran obligasi Syari’ah PT.

1 M. Sholahudin, Lembaga Ekonomi dan Keuangan Islam, Surakarta; Muhamadiyah

Univesity Press, 2006, hlm 155

42

Page 57: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

43

Indosat Tbk pada awal September 2002. Instrumen ini merupakan

obligasi Syari’ah pertama dan dilanjutkan dengan penerbitan obligasi

syari’ah lainya. Pada tahun 2004, terbit untuk pertama kali obligasi

Syari’ah dengan akad sewa atau dikenal dengan obligasi syari’ah

ijaroh. Selanjutnya pada tahun 2006 muncul instrumen baru yaitu

reksa dana indeks dimana indeks yang dijadikan sebagai underlying

adalah Indeks JII.

Ada beberapa alasan yang mendasari pentingnya

keberadaan pasar modal yang berbasis Islami, yakni:

1. Harta yang melimpah jika tidak diinvestasikan pada tempat yang

tepat akan menjadi sia-sia.

2. Fuqoha dan pakar ekonomi Islam telah mampu membuat surat-

surat berharga yang berlandaskan Islam sebagai alternatif bagi

surat-surat berharga yang beredar dan tidak sesuai dengan hukum

Islam.

3. Melindungi para pengusaha dan pebisnis muslim dari ulah para

spekulan ketika melakukan investasi atau pembiayaan pada surat-

surat berharga.

4. Memberikan tempat bagi lembaga keuangan Islam dan ilmu-ilmu

yang berkaitan dengan teknik perdagangan.

. Untuk memenuhi kepentingan pemodal yang ingin

mendasarkan kegiatan investasinya berdasarkan kepada prinsip-

prinsip syari’ah, maka di sejumlah bursa Efek dunia telah disusun

indeks yang secara khusus terdiri dari komponen saham-saham yang

Page 58: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

44

tergolong kegiatan usahanya tidak bertentangan dengan prinsip

syari’ah.2

Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pada

tanggal 4 Oktober 2003 Dewan Syari’ah Nasional (DSN), MUI telah

mengeluarkan Fatwa Nomor: 40/DSN-MUI/X/2003 tentang pasar

modal dan pedoman umum penerapan prinsip Syari’ah dibidang

pasar modal. Fatwa ini dikeluarkan mengingat pasar modal di

Indonesia telah lama berlangsung dan perlu mendapat kajian dan

perspektif hukum Islam. Dasar hukum atas pelaksanaan pasar modal

ini sebagai mana Firman Allah SWT dalam surat an-Nisa’ ayat 29:

يها الذين آمنوا لا تأكلوا أموالكم بينكم بالباطل إلا أن تكون تجارة يا أ

عن تراض منكم ولا تقتلوا أنفسكم إن الله كان بكم رحيما

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesama mu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu”.3

Jakarta Islamic Index Dimaksudkan untuk digunakan

sebagai tolok ukur untuk mengukur kinerja suatu investasi pada

saham dengan basis Syari’ah. Melalui indeks ini diharapkan dapat

meningkatkan kinerja dan kepercayaan investor untuk

mengembangkan investasi dalam ekuiti secara Syari’ah. Jakarta

Islamic Indeks terdiri dari 30 jenis saham yang dipilih dari saham-

2 Nurul Huda dan Mustafa Edwin Nasution, Investasi pada Pasar Modal Syari’ah,

(Jakarta: Kencana, 2007), hlm. 45 3 Depag RI,Op.Cit., hlm.122

Page 59: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

45

saham yang sesuai dengan Syari’at Islam. Penentuan kriteria

pemilihan saham dalam Jakarta Islamic Index melibatkan pihak

Dewan Pengawas Syari’ah, PT. Dana Reksa Investment

Management. Saham-saham yang masuk dalam indeks Syari’ah

adalah emiten yang kegiatan usahanya tidak bertentangan dengan

Syari’ah seperti:

1. Usaha emiten bukan usaha perjudian dan permainan yang

tergolong judi atau perdagangan yang dilarang.

2. Bukan Usaha lembaga keuangan konvensional (ribawi) termasuk

perbankan dan asuransi konvensional.

3. Bukan termasuk Usaha yang memproduksi, mendistribusi serta

memperdagangkan makanan dan minuman yang tergolong

haram.

4. Bukan termasuk Usaha yang memproduksi, mendistribusi, dan

menyediakan barang-barang ataupun jasa yang merusak moral

dan bersifat mudarat.

Selain kriteria diatas, dalam proses pemilihan saham yang

masuk JII, Bursa efek Indonesia melakukan tahap-tahap pemilihan

yang juga mempertimbangkan aspek likuiditas dan kondisi keuangan

emiten, yaitu:

a. Memilih kumpulan saham dengan jenis usaha utama yang tidak

bertentangan dengan prinsip Syari’ah dan sudah tercatat lebih

dari tiga bulan (termasuk dalam sepuluh kapitalisasi besar).

Page 60: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

46

b. Memilih saham berdasarkan laporan keuangan atau tengah tahun

berakhir yang memiliki rasio kewajiban terhadap aktiva

maksimal sebesar 90%.

c. Memilih 60 saham diatas berdasarkan urutan rata- rata

kapitalisasi pasar (market capitalization) terbesar selama satu

tahun terakhir.

d. Memilih 30 saham dengan urutan berdasarkan likuiditas rata-rata

nilai perdagangan regular selama satu tahun terakhir.4

Setiap enam bulan sekali yaitu awal januari dan juli diadakan

pengkajian ulang untuk mengevaluasi saham-saham yang masuk

sebagai komponen indeks. Saham-saham yang tidak memenuhi kriteria

seleksi akan dikeluarkan dari komponen indeks dan digunakan dengan

saham-saham lain yang memenuhi kriteria.

4.1.2 Profil Obyek Penelitian

Obyek dalam penelitian ini adalah perusahaan yang secara konsisten

menjadi komponen Jakarta Islamic Index (JII) dan menerbitkan

laporan keuangan tahunan selama periode 2003-2007. Berdasarkan

kriteria purposive sampling hanya ada 14 perusahaan yang menjadi

sampel dalam penelitian ini. Berikut perusahaan- perusahaan yang

menjadi sampel penelitian :

4 Shofiniyah Ghofron, Sistem Keuangan dan Investasi syariah , Jakarta; Renaisia,

2005, hlm. 30

Page 61: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

47

Tabel : 4.1

Objek Penelitian

NO NAMA PERUSAHAAN BIDANG USAHA

JENIS INDRUSTRI

1 PT. Astra Argo Lestari Tbk Perkebunan Real estate and property

2 PT. Aneka Tambang Tbk Pertambangan Real estate and property

3 PT. Gajah Tunggal Tbk Industri Real estate and property

4 PT Indocement Tunggal Tbk Produksi Semen Real estate and property

5 PT. Indosat Tbk Telekomunikasi Real estate and property

6 PT. Kalbe farma Tbk Industri Real estate and property

7 PT. Tambang BatubaraTbk Pertambangan Real estate and property

8 PT. Telekomunikasi IndonesiaTbk Telekomunikasi Real estate and property

9 PT. United Tractor Tbk Pertambangan Real estate and property

10 PT. Unilever Indonesia Tbk Industri Real estate and property

11 PT. TimahTbk Pertambangan Real estate and property

12 PT. Medro Energi Internasional Tbk Pertambangan Real estate and property

13 PT. Indofood Sukses MakmurTbk Industri Real estate and property

14 PT. Semen Gresik Tbk Produksi Semen Real estate and property

4.2 Uji Asumsi Klasik

a. Uji Normalitas Data

Uji normalitas data digunakan untuk mengetahui apakah dalam

model regresi variabel dependen dan independen keduanya

mempunyai distribusi normal atau tidak, dapat dilakukan dengan uji

normalitas. Model regresi yang baik adalah yang memiliki distribusi

Page 62: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

48

normal/mendekati normal.

Tabel 4.2. Hasil Uji Normalitas Data

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

49.0000000

18.44044547.081.070

-.081.566.906

NMeanStd. Deviation

Normal Parametersa,b

AbsolutePositiveNegative

Most ExtremeDifferences

Kolmogorov-Smirnov ZAsymp. Sig. (2-tailed)

Unstandardized Residual

Test distribution is Normal.a.

Calculated from data.b.

Berdasarkan hasil uji normalitas data diperoleh nilai z untuk variabel

sebesar 0,566 dengan probabilitas 0,906, karena nilai profitabilitas

dengan signifikansi lebih dari 0,05 maka data berdistribusi normal dan

dilanjutkan uji hipotesis dengan multiple regression

b. Uji Multikolinieritas

Uji multikolinieritas ini bertujuan untuk mengetahui apakah

tiap–tiap variabel bebas yaitu profitability (X1), Cash Position (X2),

Financial Leverage (X3), Growth Potential (X4) dan Earning Pershare

(X5) saling berhubungan secara linier. Jika ada kecenderungan adanya

kecenderungan adanya multikolinier maka salah satu variabel memiliki

gejala multikolinier. Pengujian adanya multikolinier ini dapat

dilakukan dengan melihat nilai VIF pada masing – masing variabel

bebasnya. Jika nilai VIFnya lebih kecil dari 10 tidak ada

kecenderungan terjadi gejala multikolinier.

Page 63: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

49

Tabel 4.3 Uji Multikolieritas Data Penelitian

.650 1.538

.727 1.376

.740 1.352

.930 1.076

.857 1.167

x1x2x3x4x5

Model1

Tolerance VIFCollinearity Statistics

Dari hasil pengujian diperoleh nilai VIF untuk variabel profitability,

cash position, financial leverage, growth potential, dan earning

pershare jauh dari 10. Dengan demikian dapat disimpulkan tidak ada

multikolinier dalam regresi.

c. Uji Heteroskedastisitas

Uji heteroskedastisitas dimaksudkan untuk mendeteksi

gangguan yang diakibatkan faktor faktor dalam model tidak memiliki

varians yang sama. Jika varians berbeda disebut homoskedastisitas

model regresi yang baik jika tidak terjadi heteroskedastisitas.

Pengujian heteroskedasisitas dilakukan dengan menggunakan scatter

plot. Jika tidak terdapat pola tertentu menunjukkan bahwa model

regresi tersebut bebas dari masalah heteroskedastisitas. Contoh hasil

perhitungan dengan SPSS untuk variabel deviden payout sebagai

berikut :

Page 64: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

50

Regression Standardized Predicted Value210-1-2-3

Reg

ress

ion

Stud

entiz

ed

Res

idua

l

3

2

1

0

-1

-2

-3

Scatterplot

Dependent Variable: Y

Gambar 7. Grafik Scatterplot uji Hekteroskedastisitas

Gambar tersebut menunjukkan bahwa titik tidak membentuk pola

tertentu. Dengan demikian maka dapat dinyatakan bahwa model

regresi tersebut bebas dari gejala heteroskedastisitas

d. Uji Autokorelasi

Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah dalam suatu

model linier terdapat korelasi antara kesalahan pengganggu pada

periode t dengan periode t-1. Pendeteksian ada tidaknya autokorelasi

pada penelitian ini menggunakan uji statistik d dari Durbin Watson.

Untuk menguji autokorelasi di pakai uji D-W atau Durbin Watson.

Berdasarkan hasil perhitungan analisis data dengan menggunakan

SPPS diperoleh hasil Uji autokorelasi sebagai berikut:

Page 65: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

51

Tabel 4.4

Pengujian Autokorelasi

Model Summaryb

.510a .260 .174 19.48309 .020 1.851Model1

R R SquareAdjustedR Square

Std. Error ofthe Estimate Sig. F Change

ChangeStatistics Durbin-

Watson

Predictors: (Constant), x5, x4, x2, x3, x1a.

Dependent Variable: Yb.

Sumber : Data sekunder yang diolah

Dari tabel diatas diperoleh nilai DW sebesar 1.851. oleh karena

nilai DW sebesar 1.851 lebih besar dari batas atas (du) 1,440 dan kurang

dari 4-du (4-1,44= 2,56), maka dapat disimpulkan bahwa kita bisa

menolak Ho yang menyatakan tidak ada autokorelasi positif atau negatif

atau dapat disimpulkan tidak terdapat autokorelasi

4.3 Uji Hipotesis

a. Analisis Regresi Linier Berganda

Suatu model persamaan regresi linier berganda digunakan untuk

menjelaskan hubungan antara satu variabel dependen dengan lebih

dari satu variabel lain. Dalam penelitian ini model persamaan regresi

linier ganda yang disusun untuk mengetahui pengaruh antara

profabilitas, cash position, financial leverage, growth potential, dan

earning pershare (sebagai variabel independen) terhadap deviden

payout (sebagai variabel dependen) secara bersama-sama adalah

Y=a+b1x1+ b2x2+ b3x3+ b4x4+ b5x5. Dalam melakukan analisis

Page 66: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

52

profitabilitas (X1), Cash Position (X2), Financial Leverage (X3),

Growth Potential (X4) dan Earning Pershare (X5) terhadap deviden

payout (Y) digunakan analisis regresi berganda.

Tabel 4.5 Hasil Analisis Regresi Berganda

35.883 13.388.717 .315 .370.042 .021 .307

-.426 .216 -.301.333 .163 .278

-.007 .005 -.196

(Constant)x1x2x3x4x5

Model1

B Std. Error

UnstandardizedCoefficients

Beta

StandardizedCoefficients

Berdasarkan hasil analisis regresi berganda pada table diatas

diperoleh koefisien untuk variabel bebas profitabilitas (X1) = 0,717,

Cash Position (X2) = 0,042, Financial Leverage (X3) = -0,426, Growth

Potential (X4)= 0,333, Earning Pershare (X5) = -0,007 dengan

konstanta sebesar 35,883, sehingga model persamaan regresi yang

diperoleh adalah:

^Y = 35,883 + 0,717X1 + 0,042X2 - 0,426 X3 + 0,333 X4 – 0,007

X5

Dimana : Y = Variabel terikat (deviden payout)

X1= Variabel bebas (profabilitas) X2= Variabel bebas (cash position) X3= Variabel bebas (financial leverage) X4= Variabel bebas (growth potential) X5= Variabel bebas (earning pershare)

Page 67: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

53

a) Nilai konstan deviden payout (Y) sebesar 35,883

b) Koefisien regresi X1 (profitabilitas) dari perhitungan linier

berganda didapat nilai coefficients (b1) = 0,717. Hal ini berarti

setiap ada peningkatan profitabilitas (X1 ) maka deviden payout

ratio (Y) juga akan meningkat dengan anggapan variabel cash

position (X2) Financial Leverage (X3), Growth Potential (X4) dan

Earning Pershare (X5) adalah konstan.

c) Koefisien regresi X2 (cash position) dari perhitungan linier

berganda didapat nilai coefficients (b2) = 0,042. Hal ini berarti

setiap ada peningkatan cash position (X2) maka deviden payout

ratio (Y) juga akan meningkat dengan anggapan variabel

profitabilitas (X1), Financial Leverage (X3), Growth Potential (X4)

dan Earning Pershare (X5) adalah konstan.

d) Koefisien regresi X3 (financial leverage) dari perhitungan linier

berganda didapat nilai coefficients (b3) = -0,426. Hal ini berarti

setiap ada peningkatan financial leverage (X3 ) maka deviden

payout ratio (Y) akan mengalami penurunan dengan anggapan

variabel profitabilitas (X1), cash position (X2), Growth Potential

(X4) dan Earning Pershare (X5) adalah konstan.

e) Koefisien regresi X4 (Growth Potential) dari perhitungan linier

berganda didapat nilai coefficients (b5) = 0,33. Hal ini berarti

setiap ada peningkatan growth potential (X4) maka deviden payout

ratio (Y) juga akan meningkat dengan anggapan variabel

Page 68: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

54

profitabilitas (X1), cash position (X2) Financial Leverage (X3), dan

Earning Pershare (X5) adalah konstan.

f) Koefisien regresi X5 (earning pershare) dari perhitungan linier

berganda didapat nilai coefficients (b5) = -0,007. Hal ini berarti

setiap ada peningkatan earning pershare (X5 ) maka deviden

payout ratio (Y) akan mengalami penurunan dengan anggapan

variabel profitabilitas (x1), cash position (X2) Financial Leverage

(X3), dan Growth Potential (X4) adalah konstan.

b. Uji hipotesis secara parsial (uji t)

Uji hipotesis dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh

variabel bebas dengan variabel terikat baik secara parsial. Hasil

analisis uji hipotesis antara variabel bebas profitabilitas (X1), Cash

Position (X2), Financial Leverage (X3), Growth Potential (X4) dan

Earning Pershare (X5) terhadap deviden payout rasio (Y) diperoleh

hasil sebagai berikut.

Tabel 4.6 Hasil analis Uji t (Uji Parsial)

2.680 .0102.274 .028 .3281.994 .052 .291

-1.975 .055 -.2882.040 .048 .297

-1.386 .173 -.207

(Constant)x1x2x3x4x5

Model1

t Sig. PartialCorrelations

Dari hasil perhitungan dengan menggunakan progam SPSS ver.

Page 69: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

55

15,00 dapat diketahui bahwa :

Hasil uji hipotesis yang ke-1, diperoleh hasil hasil uji t untuk

variabel probabilitas (X1) diperoleh hasil t hitung sebesar 2,274

dengan tingkat signifikansi sebesar 0,028. Nilai signifikansi lebih

kecil dari 0,05 (0,028 < 0,05) maka dengan demikian Ho ditolak dan

menerima Ha. Jadi dapat dikatakan bahwa ada pengaruh positif dan

signifikan antara probabilitas terhadap deviden payout rasio pada

perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index tahun 2003 - 2007.

Hasil uji hipotesis yang ke-2, diperoleh hasil uji t untuk

variabel uji t untuk variabel cash position (X2) diperoleh hasil t hitung

sebesar 1,994 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,052. Nilai

signifikansi lebih besar dari 0,05 (0,052 > 0,05) maka dengan

demikian Ho diterima dan Ha ditolak. Jadi dapat dikatakan bahwa

tidak ada pengaruh positif dan signifikan antara cash position terhadap

deviden payout rasio pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic

Index tahun 2003 - 2007.

Hasil uji hipotesis yang ke-3, diperoleh hasil uji t untuk

variabel uji t untuk variabel financial leverage (X3) diperoleh hasil t

hitung sebesar -1,975 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,055. Nilai

signifikansi lebih besar dari 0,05 (0,055 > 0,05) maka dengan

demikian Ho diterima dan menolak Ha. Jadi dapat dikatakan bahwa

tidak ada pengaruh positif dan signifikan antara financial leverage

terhadap deviden payout rasio pada perusahaan yang terdaftar di

Page 70: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

56

Jakarta Islamic Index tahun 2003 - 2007.

Hasil uji hipotesis yang ke-4, diperoleh hasil uji t untuk

variabel growth potencial (X4) diperoleh hasil t hitung sebesar 2.040

dengan tingkat signifikansi sebesar 0,048. Nilai signifikansi lebih

kecil dari 0,05 (0,048 < 0,05) maka dengan demikian Ho ditolak dan

menerima Ha. Jadi dapat dikatakan bahwa ada pengaruh positif dan

signifikan antara growth potencial terhadap deviden payout rasio pada

perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index tahun 2003 – 2007.

Hasil uji hipotesis yang ke-5, diperoleh hasil uji t untuk variabel

earning pershare (X5) diperoleh hasil t hitung sebesar -1,386 dengan

tingkat signifikansi sebesar 0,173. Nilai signifikansi lebih besar dari

0,05 (0,173 > 0,05) maka dengan demikian Ho diterima dan menolak

Ha. Jadi dapat dikatakan bahwa tidak ada pengaruh positif dan

signifikan antara earning pershare terhadap deviden payout rasio pada

perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index tahun 2003 – 2007.

c. Uji hipotesis secara simultan ( Uji F )

Uji hipotesis secara serentak ( Uji F ) antara variabel bebas

dalam hal ini faktor profitabilitas (X1), Cash Position (X2), Financial

Leverage (X3), Growth Potential (X4) dan Earning Pershare (X5)

terhadap deviden payout rasio (Y) pada perusahaan yang terdaftar di

Jakarta Islamic Index tahun 2003 – 2007. Hasil analisis uji F dapat

dilihat dalam tabel berikut ini.

Page 71: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

57

Tabel 4.7. Hasil analisis Uji F (Secara Silmultan)

5742.634 5 1148.527 3.026 .020a

16322.401 43 379.59122065.035 48

RegressionResidualTotal

Model1

Sum ofSquares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Constant), x5, x4, x2, x3, x1a.

Hasil perhitungan dengan menggunakan progam SPSS ver 15.0

for windows dapat diketahui bahwa F hitung 3,025 dengan nilai

tingkat signifikansi sebesar 0,020, karena nilai signifikansi lebih kecil

dari 0,05 maka Ho ditolak dan menerima Ha. Jadi dapat dikatakan

bahwa secara bersama-sama ada pengaruh positif dan signifikan

antara profitabilitas (X1), Cash Position (X2), Financial Leverage

(X3), Growth Potential (X4) dan Earning Pershare (X5) terhadap

deviden payout rasio (Y) pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta

Islamic Index tahun 2003 – 2007.

.

d. Koefisien Determinasi

Analisis koefisien determinasi dilakukan untuk mengetahui

seberapa besar nilai prosentase kontribusi antara profitabilitas (X1),

Cash Position (X2), Financial Leverage (X3), Growth Potential (X4)

dan Earning Pershare (X5) terhadap deviden payout rasio (Y) pada

perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index tahun 2003 – 2007.

Dari hasil perhitungan didapatkan nilai koefisien determinasi sebagai

berikut.

Page 72: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

58

Tabel 4.8 Uji Koef. Determinasi

.510a .260 .174 19.48309 .020Model1

R R SquareAdjustedR Square

Std. Error ofthe Estimate Sig. F Change

ChangeStatistics

Predictors: (Constant), x5, x4, x2, x3, x1a.

Nilai koefisien determinasi adalah sebesar 0,260, hal itu berarti

bahwa variasi perubahan Y dipengaruhi oleh perubahan profitabilitas

(X1), Cash Position (X2), Financial Leverage (X3), Growth Potential

(X4) dan Earning Pershare (X5)sebesar 26,00%. Jadi besarnya

pengaruh profitabilitas (X1), Cash Position (X2), Financial Leverage

(X3), Growth Potential (X4) dan Earning Pershare (X5) terhadap

deviden payout rasio (Y) pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta

Islamic Index tahun 2003 – 2007ebesar 26,00%, sedangkan sisanya

sebesar 74,00% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.

4.4 Pembahasan

Berdasarkan hasil analisis regresi yang dilakukan dalam

penelitian ini, maka dapat dijelaskan hal-hal sebagai berikut :

1) Variabel profitabilitas mempunyai pengaruh positif dan signifikan

terhadap deviden payout rasio. Hal ini ditunjukan dengan nilai

signifikan lebih kecil dari level of signifikan 5 % yaitu (0,028 <

0,05). Profitabilitas adalah tingkat keuntungan bersih yang mampu

diraih perusahaan selama menjalankan operasinya. Deviden

merupakan sebagian dari laba bersih yang diperoleh perusahaan,oleh

Page 73: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

59

karena itu deviden dibagikan perusahaan apabila memperoleh

keuntungan. Profitabilitas yaitu ukuran return on assets (ROA) yang

merupakan perbandingan antara earning after tax dengan total asset.

Keuntungan yang layak dibagikan kepada pemegang saham adalah

keuntungan setelah perusahaan memenuhi kewajiban-kewajiban

tetapnya yaitu bunga dan pajak. Oleh karena itu deviden yang diambil

dari keuntungan bersih akan mempengaruhi deviden payout rasio.

Hasil ini sesuai dengan teori , Perusahaan yang semakin besar

keuntungannya akan membayar porsi pendapatan yang semakin besar

sebagai deviden dan menunjukkan kinerja perusahaan yang semakin

baik .

2) Variabel Cash position tidak ada pengaruh positif dan signifikan

terhadap deviden payout rasio. Hal ini ditunjukkan dengan nilai

signifikan lebih besar dari level of signifikan 5 % yaitu (0,52 > 0,05).

Hasil ini tidak konsisten dengan hasil penelitian prihantoro tahun 2003

yang menyatakan bahwa variabel posisi kas secara parsial mempunyai

pengaruh positif dan signifikan terhadap deviden payout rasio.

3) Variabel financial leverage / Rasio utang dan modal (DER), secara

parsial memiliki hubungan yang negatif signifikan terhadap deviden

payout rasio (DPR). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi

tingkat DER yang berarti komposisi hutang juga semakin tinggi, maka

akan mengakibatkan semakin rendahnya kemampuan perusahaan

untuk membayarkan deviden. Setiap kenaikan DER akan menurunkan

Page 74: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

60

kemampuan perusahaan dalam membayarkan deviden kepada

pemegang saham , sehingga rasio pembayaran deviden akan semakin

rendah. Hasil ini juga mendukung teori, kajian dan penelitian yang

telah dilakukan sebelumnya.

4) Variabel growth potential mempunyai pengaruh positif dan signifikan

terhadap deviden payout rasio.hal ini ditunjukkan dengan nilai

signifikansi lebih kecil dari 5 % yaitu (0,048 < 0,05).Hasil penelitian

ini tidak konsisten dengan hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan

oleh Endang dan Minaya (2003) yang menemukan bahwa, tingkat

pertumbuhan terkait secara negatif dan signifikan terhadap deviden

payout rasio. Untuk meningkatkan nilai perusahaan disamping

membuat kebijakan deviden maka perusahaan dituntut untuk tumbuh.

Oleh karena itu potensi pertumbuhan perusahaan menjadi faktor

penting dalam kebijakan deviden.

5) Variabel erning per share tidak ada pengaruh positif dan signifikan

terhadap deviden payout rasio pada perusahaan yang terdaftar di

Jakarta Islamic Index tahun 20003-2007. hal ini ditunjukkan dengan

nilai signifikasi lebih besar dari level of signifikan 5 % (0,173 > 0,05).

Semakin besar deviden yang dibagikan oleh perusahaan maka earning

per share (EPS) akan semakin kecil atau semakin kecil earning after

tax (EAT) maka, akan semakin kecil pula earning pershare (EPS).

Meskipun perusahaan mengalami kerugian, perusahaan tetap bisa

membagikan deviden maka earning after tax (EAT) bernilai negative,

Page 75: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

61

jadi deviden payout rasio dapat bernilai negative jika earning after tax

(EAT) lebih kecil dari deviden.

Sedangkan secara silmutan dapat diketaui bahwa secara

bersama-sama ada pengaruh positif dan signifikan antara

profitabilitas, cash position, financial leverage, growth potential, dan

earning pershare terhadap deviden payout rasio pada perusahan yang

terdaftar di Jakarta Islamic Index tahun 2003-2007. Hal ini

ditunjukkan dengan nilai signifikan lebih kecil dari level of signifikan

5 % (0,020<0,05).

Dari uraian diatas dapat diketahui bahwa variabel bebas terhadap

deviden payout rasio menunjukkan tidak semua variabel mempunyai

hubungan yang signifikan . Dari kelima Analisa hubungan variabel

bebas terhadap deviden payout rasio menunjukkan tidak semua

variabel mempunyai hubungan yang signifikan . variabel bebas secara

parsial yang mempunyai pengaruh terhadap deviden payout rasio

hanya profabilitas dan growth potential saja. Sedangkan secara

simultan kelima variabel independen yang digunakan dalam penelitian

ini berpengaruh secara signifikan terhadap deviden payout rasio.

Page 76: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat

pengaruh antara profitabilitas, cash position, finansial leverage, growth

potential, dan earning pershare terhadap deviden payout rasio pada

perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index dengan penelitian 2003-

2007. Sampel penelitian dipilih berdasarkan karakteristik penyampelan

tertentu dengan populasi 14 perusahaan, dengan nama perusahaan yang

tercantum pada lampiran. Data diolah dengan persamaan regresi berganda

menggunakan SPSS versi 15.0, dan sebelumnya dilakukan uji asumsi klasik.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab

sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1) Ada pengaruh yang signifikan antara profitabilitas terhadap deviden

payout rasio, hal ini ditunjukkan dengan tingkat signifikasi < level of

signifikan, yaitu sebesar 0,028 < 0,05 ( 5 % ) yang berarti H1 diterima.

2) Tidak ada pengaruh yang signifikan antara cash position terhadap

deviden payout rasio, hal ini ditunjukkan dengan tingkat signifikasi >

level of signifikan, yaitu sebesar 0,052 > 0,05 ( 5 % ) yang berarti H2

ditolak.

3) Tidak ada pengaruh yang signifikan antara financial leverage terhadap

deviden payout rasio, hal ini ditunjukkan dengan tingkat signifikasi >

62

Page 77: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

63

level of signifikan, yaitu sebesar 0,055 > 0,05 ( 5 % ) yang berarti H3

ditolak.

4) Ada pengaruh yang signifikan antara growth potential terhadap deviden

payout rasio, hal ini ditunjukkan dengan tingkat signifikasi < level of

signifikan, yaitu sebesar 0,048 < 0,05 ( 5 % ) yang berarti H4 diterima.

5) Tidak ada pengaruh yang signifikan antara earning pershare terhadap

deviden payout rasio, hal ini ditunjukkan dengan tingkat signifikasi >

level of signifikan, yaitu sebesar 0,175 > 0,05 ( 5 % ) yang berarti H5

ditolak.

6) Berdasarkan hasil pengujian simultan bahwa kelima variabel yaitu

profitabilitas, cash position, finansial leverage, growth potential, dan

earning pershare mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap

deviden payout rasio. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat signifikasi <

level of signifikan, yaitu sebesar 0,020 < 0,05 ( 5 % ) H6 diterima.

5.2 Keterbatasan

Dalam suatu penelitian baik secara kuantitatif maupun kualitatif

selalu melekat beberapa keterbatasan. Keterbatasan yang terdapat dalam

penelitian ini antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut :

1. Penelitian ini hanya menganalisis pengaruh profitabilitas, cash position,

finansial leverage, growth potential, dan earning pershare terhadap

deviden payout rasio, sedangkan variabel lain yang berperan dalam

mempengaruhi kebijakan deviden masih cukup banyak misalnya variabel

Page 78: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

64

resiko, inflasi dan sebagainya.

2. Sampel perusahaan terbatas pada perusahaan yang terdaftar di

Jakarta Islamic Index saja.

5.3 Saran

1. Bagi investor khususnya investor syariah yang memilih berinvestasi pada

saham komponen Jakarta Islamic Index hendaknya dalam mengambil

keputusan investasi mempertimbangkan rasio-rasio keuangan lain maupun

faktor-faktor lain diluar penelitian ini.

2. Bagi semua pihak dan akademis, hasil penelitian ini dapat digunakan

sebagai bahan acuan atau referensi untuk penelitian-penelitian lainnya.

3. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan sampel penelitian yang

digunakan lebih luas, dan variabel yang digunakan harus lebih

dikembangkan. Pengembangan ini perlu dilakukan mengingat banyak

variabel lain yang berperan dalam mempengaruhi kebijakan deviden.

Page 79: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

DAFTAR PUSTAKA

Ang, Robert, Buku Pintar Pasar Modal Indonesia, Jakarta: Media Soft Indonesia,

1997.

A. Sari, Synthia, Analisis Hubungan Struktur Modal Berdasarkan Statistic Trade

Off Theory Dan Pecking Order Theory Pada Perusahaan Publik Di BEJ

Periode Tahun 2002-2004, Business & Management Journal Bunda Mulia,

Vol: 2, No. 1 September 2006.

Ediningsih, Sri Isworo, Rasio Keuangan Dan Predikasi Pertumbuhan Laba: Study

Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Di BEJ, Wahana Vol. 7 No. 1

September 2002.

Gujararti, Damodar N., Ekonomika Dasar, Edisi Terjemah, Jakarta: Erlangga,

1999.

Ghozali, Imam, Apliksi Analis Multi Vaiate Dengan Program SPSS, Semarang:

BPFE UNDIP, 2001.

Hanafi, Mamduh dan Abdul Halim, Analis Laporan Keuangan, Edisi Ketiga,

Yogjakarta: UPP STIM YKPN, 2007.

Husnan, Suad, Manajemen Keuangan (Teori Dan Penerapan,) Edisi 4,

Yogyakarta: BPFE, 1998.

Mahfuedz, Pengaruh Krismon Pada Efisiensi Perusahaan Yang Go Public Di

BEJ, Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Indonesia Vol. 15 No. 3 Oktober 2001.

Munawir, S., Analis Laporan Keuangan, Yogyakarta: Liberty, 1999.

Prastowo, Dwi, Analisis Laporan Keuangan, edisi pertama, Yogyakarta: AMP

YKPN, 1995.

Riyanto, Bambang, Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan, edisi 4, Yogyakarta:

BFE UGM, 1995.

Samsudin, Lukman, Manajemen Keuangan Perusahaan: Konsep Aplikasi, Edisi

Pertama, Yogyakarta: 1995.

Sudarsono, Heri, Bank Dan Lembaga Keuangan Syari’ah. Edisi Kedua,

Yogyakarta: EKONISIA FE-UII, 1995.

Sugiono, Statistika Untuk Penelitian, Bandung: Al Faeta, 1999.

Page 80: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Sumitro, Warkum, Asas-Asas Perbankan Islam Dan Lembaga-Lembaga Terkait

(Bamui, Takaful Dan Pasar Modal Syari’ah) Di Indonesia, Edisi revisi,

cet 4, Jakarta: PT Raja G rafindo Persada, 2004.

Supranto, J., Statstik Teori Dan Aplikasi, Edisi Ke Enam, Jakarta: Erlangga, 2001.

Syahatah, Husein dan Fayyat, Athiyah, Bursa Efek (Tuntunan Islam Dalam

Transaksi Di Pasar Modal), Edisi Pertama, Surabaya: Pustaka Progresif,

2004.

BIODATA MAHASISWI

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama Lengkap : Lutfiyati Latifah

Tempat Tanggal Lahir : Kendal, 29 Mei 1986

Jenis Kelamin : Perempuan

Agama : Islam

Status : Belum Menikah

Alamat : Ds. Gondang RT 05 RW 05 Cepiring Kendal

Nama Orang Tua

Ayah : Sofiyan

Ibu : Musrifah

Alamat : Ds. Gondang RT 05 RW 05 Cepiring Kendal

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan

sebagaimana mestinya.

Semarang, November 2009

Penulis

Page 81: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Lutfiyati Latifah NIM. 052411153

Page 82: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama Lengkap : Lutfiyati Latifah

Tempat Tanggal Lahir : Kendal, 29 Mei 1986

Jenis Kelamin : Perempuan

Agama : Islam

Status : Belum Menikah

Alamat : Ds. Gondang RT 05 RW 05 Cepiring Kendal

Jenjang Pendidikan

1. TK Mardisiwi Lulus Tahun 1993

2. SDN Gondang 02 Lulus Tahun 1999

3. MTS NU Karangsuno Lulus Tahun 2002

4. SMA Pondok Modern Selamat Kendal Lulus Tahun 2005

5. Fakultas Syari'ah IAIN Walisongo Semarang

Demikian daftar riwayat hidup ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat

dipergunakan sebagaimana mestinya.

Semarang, November 2009

Penulis

Lutfiyati Latifah NIM. 052411153

Page 83: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Lampiran 1

Daftar Saham Komponen Jakarta Islamic Index

Periode Januari 2005 – Juni 2005

No Kode Nama Perusahaan 1 AALI Astra Agro Lestari Tbk 2 ADHI Adhi Karya Tbk 3 ANTM Aneka Tambang Tbk 4 BNBR Bakrie & Brothers Tbk 5 BRPT Barito Pacific Tbk 6 BUMI Bumi Resources Tbk 7 CTRS Ciputra Surya Tbk 8 ENRG Energi Mega Persada Tbk 9 GJTL Gajah Tunggal Tbk 10 INCO International Tbk 11 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk 12 INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 13 INTP Indocement Tunggal Tbk 14 ISAT Indosat Tbk 15 KIJA Kawasan Industri Tbk 16 KLBF Kalbe Farma Tbk 17 LMAS Limas Stokhomindo Tbk 18 LSIP PP London Sumatera Tbk 19 MEDC Medco Energi Internasional Tbk 20 MLPL Multipolar Tbk 21 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk 22 PTBA Tambang Batubara Tbk 23 SMCB Semen Cibinong Tbk 24 SMGR Semen Gresik Tbk 25 TINS Timah Tbk 26 TKIM Pabrik Kertas Tjiwi Tbk 27 TLKM Telekomunikasi Tbk 28 TSPC Tempo Scan Pacific Tbk 29 UNTR United Tractors Tbk 30 UNVR Unilever Indonesia Tbk

Sumber : JSX Value Line

Page 84: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Daftar Saham Komponen Jakarta Islamic Index

Periode Juli 2005 – Agustus 2005

No Kode Nama Perusahaan 1 AALI Astra Agro Lestari Tbk 2 ADHI Adhi Karya Tbk 3 ANTM Aneka Tambang Tbk 4 ASII Astra International Tbk 5 BLTA Berlian Laju Tanker Tbk 6 BNBR Bakrie & Brothers Tbk 7 BRPT Barito Pacific Tbk 8 BUMI Bumi Resources Tbk 9 CMNP Citra Marga Tbk 10 CTRS Ciputra Surya Tbk 11 ENRG Energi Mega Persada Tbk 12 GJTL Gajah Tunggal Tbk 13 INCO International Tbk 14 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk 15 INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 16 INTP Indocement Tunggal Tbk 17 ISAT Indosat Tbk 18 KIJA Kawasan Industri Tbk 19 KLBF Kalbe Farma Tbk 20 LSIP PP London Sumatera Tbk 21 MEDC Medco Energi Internasional Tbk 22 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk 23 PTBA Tambang Batubara Tbk 24 SMCB Semen Cibinong Tbk 25 SMRA Summarecon Agung Tbk 26 TINS Timah Tbk 27 TKIM Pabrik Kertas Tjiwi Tbk 28 TLKM Telekomunikasi Tbk 29 UNTR United Tractors Tbk 30 UNVR Unilever Indonesia Tbk

Sumber : JSX Value Line

Page 85: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Daftar Saham Komponen Jakarta Islamic Index

Periode Januari 2006 – Juni 2006

No Kode Nama Perusahaan 1 AALI Astra Agro Lestari Tbk 2 ADHI Adhi Karya Tbk 3 ANTM Aneka Tambang Tbk 4 ASII Astra International Tbk 5 BLTA Berlian Laju Tanker Tbk 6 BNBR Bakrie & Brothers Tbk 7 BUMI Bumi Resources Tbk 8 CMNP Citra Marga Tbk 9 DOID Delta Dunia Tbk 10 ENRG Energi Mega Persada Tbk 11 GJTL Gajah Tunggal Tbk 12 INCO International Tbk 13 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk 14 INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 15 INTP Indocement Tunggal Tbk 16 ISAT Indosat Tbk 17 KIJA Kawasan Industri Tbk 18 KLBF Kalbe Farma Tbk 19 LSIP PP London Sumatera Tbk 20 MEDC Medco Energi Internasional Tbk 21 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk 22 PLAS Palm Asia Corpora Tbk 23 PTBA Tambang Batubara Tbk 24 SMCB Semen Cibinong Tbk 25 SMRA Summarecon Agung Tbk 26 TKIM Pabrik Kertas Tjiwi Tbk 27 TLKM Telekomunikasi Tbk 28 UNSP Bakrie Sumatra Tbk 29 UNTR United Tractors Tbk 30 UNVR Unilever Indonesia Tbk

Sumber : JSX Value Line

Page 86: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Daftar Saham Komponen Jakarta Islamic Index

Periode Juli 2006 – Agustus 2006

No Kode Nama Perusahaan 1 ADHI Adhi Karya Tbk 2 ANTM Aneka Tambang Tbk 3 ASII Astra International Tbk 4 BLTA Berlian Laju Tanker Tbk 5 BNBR Bakrie & Brothers Tbk 6 BTEL Bakrie Telecom Tbk 7 BUMI Bumi Resources Tbk 8 CTRA Ciputra Development Tbk 9 CTRS Ciputra Surya Tbk 10 ENRG Energi Mega Persada Tbk 11 GJTL Gajah Tunggal Tbk 12 INCO International Tbk 13 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk 14 INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 15 INTP Indocement Tunggal Tbk 16 ISAT Indosat Tbk 17 KIJA Kawasan Industri Tbk 18 KLBF Kalbe Farma Tbk 19 LPKR Lippo Karawaci Tbk 20 LSIP PP London Sumatera Tbk 21 MEDC Medco Energi Internasional Tbk 22 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk 23 PLAS Palm Asia Corpora Tbk 24 PTBA Tambang Batubara Tbk 25 SMCB Semen Cibinong Tbk 26 TKIM Pabrik Kertas Tjiwi Tbk 27 TLKM Telekomunikasi Tbk 28 UNSP Bakrie Sumatra Tbk 29 UNTR United Tractors Tbk 30 UNVR Unilever Indonesia Tbk

Sumber : JSX Value Line

Page 87: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Daftar Saham Komponen Jakarta Islamic Index

Periode Januari 2007 – Juni 2007

No Kode Nama Perusahaan 1 AALI Astra Agro Lestari Tbk 2 ADHI Adhi Karya Tbk 3 ANTM Aneka Tambang Tbk 4 ASII Astra International Tbk 5 BLTA Berlian Laju Tanker Tbk 6 BNBR Bakrie & Brothers Tbk 7 BTEL Bakrie Telecom Tbk 8 BUMI Bumi Resources Tbk 9 CMNP Citra Marga Tbk 10 CTRA Ciputra Development Tbk 11 CTRS Ciputra Surya Tbk 12 GJTL Gajah Tunggal Tbk 13 INCO International Tbk 14 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk 15 INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 16 INTP Indocement Tunggal Tbk 17 ISAT Indosat Tbk 18 KLBF Kalbe Farma Tbk 19 LPKR Lippo Karawaci Tbk 20 LSIP PP London Sumatera Tbk 21 MEDC Medco Energi Internasional Tbk 22 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk 23 PTBA Tambang Batubara Tbk 24 SMCB Semen Cibinong Tbk 25 SULI Sumalindo Lestari Tbk 26 TLKM Telekomunikasi Tbk 27 TOTL Total Bangun Tbk 28 UNSP Bakrie Sumatra Tbk 29 UNTR United Tractors Tbk 30 UNVR Unilever Indonesia Tbk

Sumber : JSX Value Line

Page 88: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Daftar Saham Komponen Jakarta Islamic Index

Periode Juli 2007 – Agustus 2007

No Kode Nama Perusahaan 1 AALI Astra Agro Lestari Tbk 2 ANTM Aneka Tambang Tbk 3 APEX Apexindo Pratama Tbk 4 ASII Astra International Tbk 5 BLTA Berlian Laju Tanker Tbk 6 BNBR Bakrie & Brothers Tbk 7 BTEL Bakrie Telecom Tbk 8 BUMI Bumi Resources Tbk 9 CPRO Central Tbk 10 CTRA Ciputra Development Tbk 11 FREN Mobile-8 Telecom Tbk 12 INCO International Tbk 13 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk 14 INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 15 INTP Indocement Tunggal Tbk 16 ISAT Indosat Tbk 17 KLBF Kalbe Farma Tbk 18 LPKR Lippo Karawaci Tbk 19 LSIP PP London Sumatera Tbk 20 MEDC Medco Energi Internasional Tbk 21 PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk 22 PTBA Tambang Batubara Tbk 23 SMAR SMART Tbk 24 SMCB Semen Cibinong Tbk 25 SMGR Semen Gresik Tbk 26 TINS Timah Tbk 27 TLKM Telekomunikasi Tbk 28 TRUB Truba Alam Tbk 29 UNTR United Tractors Tbk 30 UNVR Unilever Indonesia Tbk

Sumber : JSX Value Line

Page 89: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Daftar Saham Komponen Jakarta Islamic Index

Periode Januari 2008 – Juni 2008

No Kode Nama Perusahaan 1 AALI Astra Agro Lestari Tbk 2 ANTM Aneka Tambang Tbk 3 APEX Apexindo Pratama Tbk 4 BMTR Global Mediacom Tbk 5 BNBR Bakrie & Brothers Tbk 6 BTEL Bakrie TelecomTbk 7 BUMI Bumi Resources Tbk 8 CMNP Citra Marga Tbk 9 CTRA Ciputra Development Tbk

10 ELTY Bakrieland Tbk 11 FREN Mobile -8 Telecom Tbk 12 HITS Humpus Intermoda Tbk 13 INCO International Tbk 14 INTP Indocement Tunggal Pakarsa Tbk 15 JPRT Jaya Real Propery Tbk 16 KIJA Kawasan Industri Tbk 17 KLBF Kalbe Farma Tbk 18 MPPA Matahari Putera Tbk 19 PLIN Plaza Indonesia Tbk 20 PTBA Tambang Batubara Tbk 21 RALS Ramayana Lestari 22 SMAR Smart Tbk 23 SMGR Semen Gresik Tbk 24 SMRA Summarecon Agung Tbk 25 TINS Timah Tbk 26 TLKM Telekomunikasi Tbk 27 TRUB Truba Alam Tbk 28 TSPC Tempo Scan Pacific Tbk 29 UNTR United Tractors Tbk 30 UNVR Unilever Indonesia Tbk

Sumber : JSX Value Line

Page 90: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Daftar Saham Komponen Jakarta Islamic Index

Periode Juli 2008 – Agustus 2008

No Kode Nama Perusahaan

1 AALI Astra Agro Lestari Tbk 2 ACES Ace Hardware Tbk 3 ANTM Aneka Tambang Tbk 4 APEX Apexindo Pratama 5 ASII Astra Internasional 6 BISI Bisi Internsional 7 BMTR Global Mediacom Tbk 8 Brpt Barito pacific Tbk 9 BUMI Bumi Recources tbk 10 CTRP Ciputra Property 11 ELSA Elnusa tbk 12 IIKP Inti Agri Recources 13 INCO International 14 INDY Indika energy tbk 15 INTP Inducement Tunggal Perkasa 16 ITMG Indo Tambang Raya 17 KLBF Kalbe Farma tbk 18 LSIP PP London Sumatera 19 MIRA Mitra Rajasa tbk 20 MNCN Media Nusantara 21 MPPA Matahari Putera 22 PTBA Tambang Batu Bara 23 SGRO Sampoerna Agro tbk 24 SMGR Semen Gresik 25 TBLA Tunas Baru Lampung 26 TINS Timah tbk 27 TLKM Telekomunikasi 28 UNSP Bakrie Sumatera 29 UNVR Unilever Indonesia 30 WIKA Wijaya Karya

Sumber : JSX Value Line

Page 91: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Lampiran 2

PUBLIKASI NO PERUSAHAAN 2005 2006 2007 2008

1 ANTM 24-03-06 26-03-07 10-03-08 25-03-09 2 ASII 24-03-06 28-03-07 29-02-08 02-03-09 3 BUMI 04-04-06 05-04-07 01-04-08 20-04-09 4 AALI 21-03-06 27-02-07 28-02-08 16-03-09 5 INTP 28-03-06 22-03-07 18-03-08 23-03-09 6 LSIP 31-03-06 30-03-07 13-03-08 16-03-09 7 PGAS 28-03-06 30-03-07 28-03-08 30-04-09 8 PTBA 29-03-06 30-03-07 10-03-08 16-03-09 9 UNTR 24-03-06 01-03-07 28-02-08 27-02-09 10 UNVR 29-03-06 29-03-07 26-03-08 13-04-09

(Sumber: Diolah dari Data Jakarta Islamic Index, Pojok Bursa Efek Indonesia UNDIP)

Page 92: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Lampiran 3 Laporan Arus Kas dari aktivitas Operasi (AKOp), Arus Kas dari aktivitas

Investasi (AKIn), dan Arus Kas dari aktivitas Pendanaan (AKPn)

No Kode Tahun AKOp AKIn AKPn 1 ANTM 2005 790652690000,00 -1616796493000,00 -470956498000,002 2006 1711300253000,00 -190652524000,00 -962567950000,003 2007 4835907373000,00 -262350439000,00 -1113989181000,004 2008 1137316193000,00 -359230649000,00 2361531312000,005 ASII 2005 2482997000000,00 -2744693000000,00 -1181334000000,006 2006 8945292000000,00 -2460100000000,00 -5589088000000,007 2007 11244269000000,00 -3030042000000,00 -6817284000000,008 2008 10585000000000,00 -7195000000000,00 -1238000000000,009 BUMI 2005 1611457000000,00 -678410000000,00 -1279181000000,0010 2006 896671597360,00 -5257623980840,00 4307562814060,0011 2007 1789228963774,00 6345759044363,00 -7264159034961,0012 2008 9591944580000,00 -1688459574000,00 757516842000,0013 ALII 2005 799515000000,00 -589759000000,00 -874735000000,0014 2006 1029222000000,00 -639325000000,00 -495875000000,0015 2007 2596413000000,00 -822966000000,00 -958151000000,0016 2008 20874290000000,00 -741123000000,00 -1576961000000,0017 INTP 2005 1360803881943,00 -130442638826,00 -44494499743,0018 2006 1212866434084,00 -279544335153,00 -770041786344,0019 2007 1403488344089,00 63878307435,00 -1226030451280,0020 2008 1619202132220,00 -232837442184,00 -893021913491,0021 LSIP 2005 295596000000,00 -154894000000,00 -203547000000,0022 2006 276633000000,00 -124802000000,00 -47069000000,0023 2007 690408000000,00 -310806000000,00 -78297000000,0024 2008 1123958000000,00 -608267000000,00 -39707000000,0025 PGAS 2005 1605088333101,00 -763163287127,00 -296309723283,0026 2006 2341911321863,00 -4763378909446,00 -596014882582,0027 2007 2926542619715,00 2525454997813,00 123029022057,0028 2008 3778938944245,00 -1231966356497,00 -525056707501,0029 PTBA 2005 341062000000,00 -16364000000,00 -91280000000,0030 2006 337497000000,00 -31407000000,00 -242870000000,0031 2007 1367801000000,00 -182106000000,00 -256549000000,0032 2008 1367801000000,00 -429212000000,00 -380104000000,0033 UNTR 2005 1048518000000,00 -1595945000000,00 329038000000,0034 2006 1623777000000,00 542252000000,00 -702501000000,0035 2007 2657778000000,00 1026525000000,00 -1453973000000,0036 2008 4253895000000,00 -4951114000000,00 2852523000000,0037 UNVR 2005 1665735000000,00 -212869000000,00 -1529850000000,0038 2006 2174808000000,00 -338127000000,00 -1522856000000,0039 2007 2250013000000,00 -1191516000000,00 -1637785000000,0040 2008 2785785000000,00 -509114000000,00 -1994516000000,00

Sumber: Laporan keuangan diolah

Page 93: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Lampiran 4 Jumlah Saham Harian Perusahaan yang Diperdagangkan 5 Hari Sebelum

Publikasi Laporan Keuangan Tahun 2006 No KODE -5 -4 -3 2 -1 Rata-rata

1 ANTM 5.990.500 3.783.500 3.657.000 10.530.500 5.006.000 5.793.5002 ASII 30.684.000 26.780.000 12.455.000 6.690.000 4.641.000 16.250.0003 BUMI 146.874.000 75.623.000 165.136.500 85.965.500 59.722.500 106.664.3004 ALII 896.000 856.000 146.000 431.500 226.000 511.1005 INTP 5.331.000 1.938.500 2.643.000 1.191.000 840.500 2.388.8006 LSIP 1.600.000 1.201.500 581.500 1.846.500 2.047.000 1.455.3007 PGAS 19.581.000 8.277.500 6.440.000 5.160.000 698.500 8.031.4008 PTBA 17.131.000 9.914.000 16.823.000 2.200.500 16.061.500 12.426.0009 UNTR 15.468.500 8.761.500 6.025.500 4.579.000 2.434.000 7.453.700

10 UNVR 896.000 856.000 146.000 431.500 226.000 511.100

Jumlah Saham Harian Perusahaan yang Diperdagangkan 5 Hari Sebelum publikasi Laporan Keuangan Tahun 2007

No KODE -5 -4 -3 -2 -1 Rata-rata

1 ANTM 29.754.500 23.678.500 8.915.500 13.734.500 12.958.000 17.808.2002 ASII 10.233.000 8.881.500 14.274.000 5.353.500 9.695.000 9.687.4003 BUMI 180.688.500 233.896.500 167.044.000 88.660.500 66.736.500 147.405.2004 ALII 46.075.500 110.564.000 30.835.500 25.913.500 46.259.500 51.929.6005 INTP 5.314.000 1.652.000 140.000 408.000 1.814.500 1.865.7006 LSIP 1.663.000 1.407.500 991.500 1.528.500 4.371.500 1.992.4007 PGAS 13.103.000 3.224.000 6.413.500 4.712.000 19.244.000 9.339.3008 PTBA 4.468.000 5.721.500 28.971.500 60.229.000 39.723.500 27.822.7009 UNTR 1.631.000 7.229.000 2.911.000 3.669.500 1.411.500 3.370.400

10 UNVR 480.500 671.000 776.500 724.500 201.000 570.700

Page 94: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Jumlah Saham Harian Perusahaan yang Diperdagangkan 5 hari sebelum publikasi Laporan Keuangan Tahun 2008 No KODE -5 -4 -3 -2 -1 rata-rata

1 ANTM 154.889.000 59.198.000 80.181.500 40.772.500 43.308.500 75.669.9002 ASII 7.032.000 3.975.000 4.114.000 2.167.000 3.139.500 4.085.5003 BUMI 137.541.500 92.127.500 63.447.000 193.859.500 132.554.500 123.906.0004 ALII 8.849.500 8.024.000 2.668.000 7.833.000 13.623.500 8.199.6005 INTP 1.981.000 2.213.500 2.035.500 2.491.000 3.436.500 2.431.5006 LSIP 4.993.500 3.695.000 5.488.500 6.271.000 3.522.500 4.794.1007 PGAS 8.944.000 12.456.000 7.928.500 10.727.500 16.978.500 11.406.9008 PTBA 23.054.000 19.118.500 15.607.500 11.393.500 15.173.000 16.869.3009 UNTR 9.721.000 3.379.000 6.164.000 6.959.500 3.444.500 5.933.600

10 UNVR 1.045.000 1.980.500 1.738.000 1.699.500 1.654.000 1.623.400

Jumlah Saham Harian Perusahaan yang Diperdagangkan Sebelum Publikasi Laporan Keuangan Tahun 2009 No KODE -5 -4 -3 -2 -1 Rata-rata

1 ANTM 8.319.500 17.447.500 52.883.500 53.883.500 70.943.000 40.695.4002 ASII 2.369.500 1.804.000 6.435.000 3.946.500 5.519.000 4.014.8003 BUMI 454.063.000 545.332.000 523.601.000 605.462.500 795.314.000 584.754.5004 ALII 3.103.500 1.468.500 2.513.000 2.123.000 2.401.500 2.321.9005 INTP 188.500 3.149.000 249.500 419.500 1.466.000 1.094.5006 LSIP 876.500 5.021.500 5.372.000 2.552.500 2.323.500 3.229.2007 PGAS 29.095.500 22.070.000 14.818.500 18.171.500 18.984.000 20.627.9008 PTBA 6.766.000 3.196.500 2.927.500 4.776.000 9.516.500 5.436.5009 UNTR 4.706.000 3.990.500 5.521.500 4.268.000 3.807.000 4.458.600

10 UNVR 8.235.000 2.152.000 3.054.000 936.500 2.256.500 3.326.800 Sumber : Data saham harian pojok bursa UNDIP

Page 95: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Lampiran 5

Jumlah Saham Harian Perusahaan yang Diperdagangkan Setelah Publikasi Laporan Keuangan Tahun 2009 No KODE 1 2 3 4 5 Rata-rata

1 ANTM 1.977.500 2.190.500 724.000 6.088.500 13.808.000 4.957.7002 ASII 1.115.500 14.191.500 2.967.000 4.324.000 4.850.000 5.489.6003 BUMI 67.094.500 40.184.500 122.297.000 93.882.000 44.649.000 73.621.4004 ALII 4.777.000 2.017.000 2.720.000 1.033.000 1.507.500 2.410.9005 INTP 10.979.000 3.833.000 3.192.000 5.413.500 7.177.500 6.119.0006 LSIP 3.477.500 372.500 6.164.500 8.208.000 15.606.000 6.765.7007 PGAS 9.389.500 8.780.500 5.692.000 4.508.000 9.577.000 7.589.4008 PTBA 14.522.000 3.999.500 5.560.000 38.288.000 18.118.500 16.097.6009 UNTR 2.140.000 16.367.500 10.456.500 11.552.000 7.834.500 9.670.100

10 UNVR 4.777.000 2.017.000 2.720.000 1.033.000 1.507.500 2.410.900

Jumlah Saham Harian Perusahaan yang Diperdagangkan Setelah Publikasi Laporan Keuangan Tahun 2009

No KODE 1 2 3 4 5 Rata-rata

1 ANTM 24.566.500 16.950.000 22.317.000 16.978.000 12.972.000 18.756.7002 ASII 13.203.500 12.369.500 10.222.000 16.152.000 23.097.500 15.008.9003 BUMI 21.864.000 18.321.500 63.889.000 164.827.500 65.846.000 66.949.6004 ALII 91.892.500 39.597.000 20.517.000 19.028.000 64.020.000 47.010.9005 INTP 4.609.000 2.791.000 1.546.500 5.809.500 9.195.000 4.790.2006 LSIP 6.032.000 3.520.000 6.570.500 687.500 808.500 3.523.7007 PGAS 6.876.500 30.456.000 77.317.000 25.831.500 17.638.000 31.623.8008 PTBA 25.445.000 29.379.000 135.905.500 26.860.500 10.723.000 45.662.6009 UNTR 4.411.500 3.320.000 10.137.500 13.106.000 8.656.000 7.926.200

10 UNVR 435.000 1.612.500 2.902.000 3.935.000 503.500 1.877.600

Page 96: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Jumlah Saham Harian Perusahaan yang Diperdagangkan Setelah Publikasi Laporan Keuangan Tahun 2009 No KODE 1 2 3 4 5 Rata-rata

1 ANTM 117.208.000 58.460.000 66.338.500 52.198.500 62.951.000 71.431.2002 ASII 4.736.500 6.425.500 5.156.000 3.843.500 10.208.000 6.073.9003 BUMI 282.577.000 451.129.500 271.978.000 251.990.500 202.486.000 292.032.2004 ALII 13.158.500 10.541.500 14.949.500 22.264.500 12.260.500 14.634.9005 INTP 2.478.500 779.500 2.866.500 1.447.000 757.000 1.665.7006 LSIP 4.044.500 10.253.000 12.149.000 14.812.000 10.508.500 10.353.4007 PGAS 7.160.500 10.149.500 24.308.000 11.086.500 7.136.000 11.968.1008 PTBA 29.567.500 19.212.000 18.143.000 11.938.500 11.554.000 18.083.0009 UNTR 2.547.000 2.599.500 7.699.500 3.730.500 3.874.500 4.090.200

10 UNVR 1.607.500 233.500 2.163.500 3.141.000 1.083.500 1.645.800

Jumlah Saham Harian Perusahaan yang Diperdagangkan Setelah Publikasi Laporan Keuangan Tahun 2009 No KODE 1 2 3 4 5 Rata-rata

1 ANTM 20.102.000 18.248.000 16.251.000 23.602.500 67.469.500 29.134.6002 ASII 3.156.500 2.885.000 4.242.000 2.711.000 2.747.000 3.148.3003 BUMI 1.372.333.000 1.137.705.000 689.076.000 594.909.000 332.479.000 825.300.4004 ALII 1.136.500 1.758.000 1.580.500 2.094.000 1.168.000 1.547.4005 INTP 4.723.500 1.806.000 1.570.500 1.384.000 2.999.000 2.496.6006 LSIP 2.845.500 5.533.000 4.742.500 5.514.000 4.344.000 4.595.8007 PGAS 53.688.000 81.510.000 95.540.000 127.435.000 111.601.000 93.954.8008 PTBA 10.027.500 11.887.500 19.755.000 17.293.000 24.392.000 16.671.0009 UNTR 6.206.500 8.158.500 5.465.000 6.419.500 2.690.500 5.788.000

10 UNVR 2.462.000 3.411.500 6.587.500 4.225.000 2.219.500 3.781.100 Sumber : Data saham harian pojok bursa UNDIP

Page 97: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Lampiran 6 Volume Perdagangan Saham

No Tahun Kode X - X + Y

1 2006 ANTM 5.793.500 4.957.700 -835.800 2 2007 17.808.200 18.756.700 948.500 3 2008 75.669.900 71.431.200 -4.238.700 4 2009 40.695.400 29.134.600 -11.560.800 5 2006 ASII 16.250.000 5.489.600 -10.760.400 6 2007 9.687.400 15.008.900 5.321.500 7 2008 4.085.500 6.073.900 1.988.400 8 2009 4.014.800 3.148.300 -866.500 9 2006 BUMI 106.664.300 73.621.400 -33.042.900 10 2007 147.405.200 66.949.600 -80.455.600 11 2008 123.906.000 292.032.200 168.126.200 12 2009 584.754.500 825.300.400 240.545.900 13 2006 INKP 511.100 2.410.900 1.899.800 14 2007 51.929.600 47.010.900 -4.918.700 15 2008 8.199.600 292.032.200 6.435.300 16 2009 2.321.900 825.300.400 -774.500 17 2006 INTP 2.388.800 6.119.000 3.730.200 18 2007 1.865.700 4.790.200 2924.500 19 2008 2.431.500 1.665.700 6.435.300 20 2009 1.094.500 2.496.600 -774.500 21 2006 LSIP 1.455.300 6.765.700 5.310.400 22 2007 1.992.400 3.523.700 1.531.300 23 2008 4.794.100 10.353.400 5.559.300 24 2009 3.229.200 4.595.800 1.366.600 25 2006 PGAS 8.031.400 7.589.400 -442.000 26 2007 9.339.300 31.623.800 22.284.500 27 2008 11.406.900 11.968.100 561.200 28 2009 20.627.900 93.954.800 73.326.900 29 2006 PTBA 12.426.000 16.097.600 3.671.600 30 2007 27.822.700 45.662.600 17.839.900 31 2008 16.869.300 18.083.000 1.213.700 32 2009 5.436.500 16.671.000 11.234.500 33 2006 UNTR 7.453.700 9.670.100 2.216.400 34 2007 3.370.400 7.926.200 4.555.800

Page 98: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

35 2008 5.933.600 4.090.200 -1.843.400 36 2009 4.458.600 5.788.000 1.329.400 37 2006 UNVR 511.100 2.410.900 1.899.800 38 2007 570.700 1.877.600 1.306.900 39 2008 1.623.400 1.645.800 22.400 40 2009 3.326.800 3.781.100 454.300

Sumber: Hasil Olahan Laporan Publikasi Saham Perusahaan yang terdaftar di JII

Page 99: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Lampiran 7 Regression

Descriptive Statistics

Mean Std. Deviation N

Volume Perdagangan Saham 1.1046E7 4.95252E7 40

AKOp 3.0358E12 3.99023E12 40

AKIn -8.9576E11 2.15303E12 40

AKPn -8.4057E11 2.05330E12 40

Correlations

Volume

Perdagangan Saham AKOp AKIn AKPn

Volume Perdagangan Saham 1.000 .200 .314 -.278

AKOp .200 1.000 -.297 -.320

AKIn .314 -.297 1.000 -.334

Pearson Correlation

AKPn -.278 -.320 -.334 1.000

Volume Perdagangan Saham . .108 .024 .041

AKOp .108 . .031 .022

AKIn .024 .031 . .018

Sig. (1-tailed)

AKPn .041 .022 .018 .

Volume Perdagangan Saham 40 40 40 40

AKOp 40 40 40 40

AKIn 40 40 40 40

N

AKPn 40 40 40 40

Page 100: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Variables Entered/Removedb

Model Variables Entered

Variables

Removed Method

1 AKPn, AKOp,

AKIna . Enter

a. All requested variables entered.

b. Dependent Variable: Volume Perdagangan Saham

Model Summaryb

Change Statistics

Model R

R

Square

Adjusted R

Square

Std. Error of the

Estimate R Square

Change

F

Change df1 df2

Sig. F

Change

Durbin-

Watson

1 .441a .195 .127 4.62620E7 .195 2.899 3 36 .048 1.669

a. Predictors: (Constant), AKPn, AKOp, AKIn

b. Dependent Variable: Volume Perdagangan

Saham

ANOVAb

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

Regression 1.861E16 3 6.204E15 2.899 .048a

Residual 7.705E16 36 2.140E15 1

Total 9.566E16 39

a. Predictors: (Constant), AKPn, AKOp, AKIn

b. Dependent Variable: Volume Perdagangan Saham

Page 101: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Coefficientsa

Unstandardized

Coefficients

Standardized

Coefficients Correlations

Collinearity

Statistics

Model B Std. Error Beta t Sig. Zero-order Partial Part Tolerance VIF

(Constant) 6.674E6 9.622E6 .694 .492

AKOp 3.670E-6 .000 .296 1.670 .104 .200 .268 .250 .714 1.401

AKIn 8.810E-6 .000 .383 2.152 .038 .314 .338 .322 .707 1.415

1

AKPn -1.336E-6 .000 -.055 -.309 .759 -.278 -.051 -.046 .696 1.438

a. Dependent Variable: Volume Perdagangan

Saham

Collinearity Diagnosticsa

Variance Proportions

Model

Dimensi

on Eigenvalue Condition Index (Constant) AKOp AKIn AKPn

1 2.163 1.000 .09 .08 .04 .04

2 1.136 1.380 .00 .00 .27 .26

3 .424 2.258 .91 .18 .12 .11

1

4 .277 2.796 .00 .74 .57 .59

a. Dependent Variable: Volume Perdagangan Saham

Casewise Diagnosticsa

Case

Number Std. Residual

Volume

Perdagangan

Saham Predicted Value Residual

1 .069 -835800.00 -4.0395E6 3.20367E6

2 -.251 948500.00 1.2560E7 -1.16118E7

3 -.602 -4238700.00 2.3598E7 -2.78365E7

4 -.348 -11560800.00 4.5269E6 -1.60877E7

5 -.085 -10760400.00 -6.8163E6 -3.94408E6

Page 102: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

6 -.432 5321500.00 2.5296E7 -1.99749E7

7 -.613 1988400.00 3.0353E7 -2.83649E7

8 .332 -866500.00 -1.6215E7 1.53482E7

9 -.894 -33042900.00 8.3199E6 -4.13628E7

10 -.829 -80455600.00 -4.2111E7 -3.83443E7

11 1.930 1.68E8 7.8852E7 8.92738E7

12 4.638 2.41E8 2.5987E7 2.14559E8

13 -.080 1899800.00 5.5808E6 -3.68096E6

14 -.225 -4918700.00 5.4808E6 -1.03995E7

15 -.082 6435300.00 1.0232E7 -3.79669E6

16 -1.721 -774500.00 7.8857E7 -7.96310E7

17 -.148 3730200.00 1.0578E7 -6.84753E6

18 -.146 2924500.00 9.6908E6 -6.76627E6

19 -.320 -765800.00 1.4025E7 -1.47910E7

20 -.224 1402100.00 1.1758E7 -1.03557E7

21 -.029 5310400.00 6.6657E6 -1.35532E6

22 -.111 1531300.00 6.6521E6 -5.12084E6

23 -.022 5559300.00 6.5737E6 -1.01437E6

24 -.089 1366600.00 5.4925E6 -4.12593E6

25 -.144 -442000.00 6.2365E6 -6.67846E6

26 1.042 22284500.00 -2.5901E7 4.81853E7

27 -.842 561200.00 3.9498E7 -3.89370E7

28 1.360 73326900.00 1.0390E7 6.29373E7

29 -.091 3671600.00 7.9030E6 -4.23140E6

30 .214 17839900.00 7.9600E6 9.87995E6

31 -.199 1213700.00 1.0432E7 -9.21791E6

32 .061 11234500.00 8.4197E6 2.81477E6

33 .134 2216400.00 -3.9785E6 6.19486E6

34 -.298 4555800.00 1.8348E7 -1.37927E7

35 -.632 -1834400.00 2.7414E7 -2.92481E7

36 .572 1329400.00 -2.5146E7 2.64756E7

37 -.239 1899800.00 1.2955E7 -1.10556E7

38 -.268 1306900.00 1.3711E7 -1.24039E7

39 -.143 22400.00 6.6220E6 -6.59963E6

Page 103: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

40 -.244 3781100.00 1.5077E7 -1.12957E7

a. Dependent Variable: Volume Perdagangan Saham

Residuals Statisticsa

Minimum Maximum Mean Std. Deviation N

Predicted Value -4.2111E7 7.8857E7 1.1046E7 2.18449E7 40

Std. Predicted Value -2.433 3.104 .000 1.000 40

Standard Error of Predicted

Value 7.405E6 3.879E7 1.265E7 7434542.594 40

Adjusted Predicted Value -3.4124E7 2.6747E8 1.3735E7 4.45161E7 40

Residual -7.96310E7 2.14559E8 .00000 4.44471E7 40

Std. Residual -1.721 4.638 .000 .961 40

Stud. Residual -3.159 5.069 -.017 1.144 40

Deleted Residual -2.68243E8 2.56313E8 -2.68953E6 6.86767E7 40

Stud. Deleted Residual -3.664 9.343 .086 1.733 40

Mahal. Distance .024 26.447 2.925 5.385 40

Cook's Distance .000 5.910 .219 .963 40

Centered Leverage Value .001 .678 .075 .138 40

a. Dependent Variable: Volume Perdagangan Saham

Casewise Diagnosticsb

Case

Number Std. Residual

Volume

Perdagangan

Saham Predicted Value Residual Status

1 -.631 -835800.00 3.1363E6 -3.97213E6

2 -.203 948500.00 2.2267E6 -1.27824E6

3 -.846 -4238700.00 1.0866E6 -5.32533E6

4 -1.863 -11560800.00 167443.1343 -1.17282E7

5 -2.289 -10760400.00 3.6475E6 -1.44079E7

6 .213 5321500.00 3.9794E6 1.34214E6

7 -.362 1988400.00 4.2677E6 -2.27930E6

8 -.629 -866500.00 3.0903E6 -3.95679E6

9 . . . . Ma

Page 104: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

10 . . . . Ma

11 . . . . Ma

12 . . . . Ma

13 -.141 1899800.00 2.7881E6 -8.88311E5

14 -1.171 -4918700.00 2.4500E6 -7.36869E6

15 .665 6435300.00 2.2487E6 4.18656E6

16 .659 -774500.00 -4.9239E6 4.14940E6

17 .327 3730200.00 1.6713E6 2.05886E6

18 .091 2924500.00 2.3491E6 5.75374E5

19 -.501 -765800.00 2.3869E6 -3.15266E6

20 -.133 1402100.00 2.2408E6 -8.38669E5

21 .487 5310400.00 2.2425E6 3.06790E6

22 -.093 1531300.00 2.1187E6 -5.87367E5

23 .552 5559300.00 2.0851E6 3.47419E6

24 -.110 1366600.00 2.0620E6 -6.95375E5

25 -.411 -442000.00 2.1441E6 -2.58607E6

26 2.820 22284500.00 4.5336E6 1.77509E7

27 .207 561200.00 -743408.3375 1.30461E6

28 . . . . Ma

29 .257 3671600.00 2.0567E6 1.61485E6

30 2.488 17839900.00 2.1771E6 1.56628E7

31 -.102 1213700.00 1.8536E6 -6.39942E5

32 1.452 11234500.00 2.0960E6 9.13851E6

33 -.035 2216400.00 2.4387E6 -2.22295E5

34 .466 4555800.00 1.6211E6 2.93473E6

35 -.520 -1834400.00 1.4358E6 -3.27015E6

36 -.006 1329400.00 1.3668E6 -3.74373E4

37 -.122 1899800.00 2.6692E6 -7.69391E5

38 -.194 1306900.00 2.5309E6 -1.22403E6

39 -.491 22400.00 3.1115E6 -3.08909E6

40 .168 3781100.00 2.7246E6 1.05652E6

a. Missing Case

b. Dependent Variable: Volume Perdagangan Saham

Page 105: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

Charts

Page 106: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

UJI ASUMSI KLASIK 1. Uji Normalitas Data

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized

Residual

N 35

Mean .0000000Normal Parametersa

Std. Deviation 6.01067840E6

Absolute .157

Positive .157

Most Extreme Differences

Negative -.140

Kolmogorov-Smirnov Z .931

Asymp. Sig. (2-tailed) .352

a. Test distribution is Normal.

2. Uji Multikolinieritas

Coefficientsa

Unstandardized

Coefficients

Standardized

Coefficients Correlations

Collinearity

Statistics

Model B Std. Error Beta t Sig. Zero-order Partial Part Tolerance VIF

(Constant) 6.674E6 9.622E6 .694 .492

AKOp 3.670E-6 .000 .296 1.670 .104 .200 .268 .250 .714 1.401

AKIn 8.810E-6 .000 .383 2.152 .038 .314 .338 .322 .707 1.415

1

AKPn -1.336E-6 .000 -.055 -.309 .759 -.278 -.051 -.046 .696 1.438

a. Dependent Variable: Volume Perdagangan

Saham

Page 107: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

3. Uji Hekteroskedastisitas

4. Uji Autokorelasi

Model Durbin-Watson 1 1.669

Page 108: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG

MEMPENGARUHI DEVIDEN PAYOUT RATIO PADA

PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI JAKARTA

ISLAMIC INDEX (JII)

TAHUN 2003-2007

ABSTRAK

Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi

deviden payout rasio (DPR) pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic

Index (JII). SPSS merupakan model analisis yang digunakan untuk menguji

seluruh variabel secara parsial maupun silmutan yang diduga mempengaruhi

deviden payout rasio, yaitu profitabilitas, cash position, financial leverage,

growth potential, earning pershare dan deviden payout rasio.

Sampel dalam studi ini menggunakan 14 perusahaan yang merupakan

perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index selama periode 2003-

2007.Hasil analisis menunjukkan hanya profitabilitas dan growth potential yang

memiliki pengaruh signifikan terhadap deviden payout rasio, Sedangkan earning

(merupakan proksi dari klasifikasi dari rugi laba) memiliki pengaruh yang kurang

signifikan.

Kata Kunci :SPSS, Deviden Payout Rasio, Profitabilitas, Cash Position,

Financialve Lerage, Growth Potential, Earning Pershare.

Page 109: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

PENDAHULUAN

Hadirnya pasar modal syariah akan menjadi tonggak sejarah baru, seperti

saat Bank Muamalat Indonesia pertama kali dibuka satu dasawarsa lalu. Tepat

tanggal 14 maret 2003, pasar modal syariah diresmikan oleh Menkeu Boediono.

Bapepam dan MUI secara resmi meluncurkan pasar modal syariah. Sebelumnya

pada tahun 2000 PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) bekerjasama dengan PT Danareksa

Investment Management (DIM) telah meluncurkan Jakarta Islamic Index (JII).

Sementara itu Reksadana syariah pertama sudah ada pada tahun 1997, serta

diterbitkannya obligasi syariah Mudharabah Indosat pada tahun 2002.

Jakarta Islamic Index merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh Bursa

Efek Indonesia untuk merespon kebutuhan informasi yang berkaitan dengan

investasi syariah. Langkah ini diambil berkaitan dengan semakin merebaknya

pengembangan ekonomi Islam terutama ditanah air yang dikelola berdasarkan

prinsip-prinsip Syari’ah

Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

penting, sebab melibatkan dua pihak yaitu pemegang saham dan manajemen

perusahaan yang dapat mempunyai kepentingan yang berbeda. Kebijakan deviden

adalah kebijakan yang berkaitan dengan pembayaran deviden dan besarnya laba

yang ditahan untuk kepentingan perusahaan. Tujuan investor menanamkan

modalnya dalam bentuk saham adalah untuk memaksimumkan kekayaan yang

diperoleh baik melalui deviden yang akan dibagikan maupun melalui capital

again pada saat saham tersebut dijual. Deviden adalah bagian laba yang diberikan

perusahaan kepada para pemegang saham atas laba yang diperolehnya. Sedangkan

capital gain adalah keuntungan yang didapatkan oleh Investor dari selisih antara

harga beli dengan harga jual suatu saham. Tingkat keuntungan yang diharapkan

haruslah lebih besar daripada apabila investor menanamkan dananya pada obligasi

pemerintah ataupun tingkat bunga deposito.1

Suatu perusahaan harus terus tumbuh agar dapat memberikan kemakmuran

yang lebih tinggi bagi pemilik saham. Untuk tumbuh, perusahaan memerlukan

1 Prihantoro, Estimasi Pengaruh Deviden Payout Rasio Pada Perusahaan Publik

Indonesia, Jurnal Ekonomi Dan Bisnis No. 1 Jilid 3 2003

Page 110: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEVIDEN …library.walisongo.ac.id/digilib/files/disk1/99/jtptiain-gdl... · Kebijakan deviden pada perusahaan merupakan kebijakan yang sangat

dana lebih besar untuk mendanai perluasan investasinya. Dana tersebut dapat

diperoleh dari berbagai sumber, baik dari sumber internal maupun sumber

eksternal. Sumber internal berasal dari laba ditahan. Sumber dana eksternal dapat

berupa pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya, menjual obligasi atau

menjual saham baru. Apabila perusahaan membiayai investasinya dari sumber

internal maka konsekuensinya deviden yang dibayarkan berkurang, bagi investor

yang mempunyai tujuan semata-mata membeli saham untuk investasi, maka para

pemegang saham menginginkan deviden yang besar. Berbeda apabila investor

tersebut tidak mempunyai tujuan investasi maka akan cenderung meraih

keuntungan dari capital gain. Sebaliknya bila perusahaan menggunakan sumber

dana eksternal maka ada cenderung membagikan deviden dalam jumlah yang

lebih besar. Oleh karena itu diperlukan kebijakan deviden yang memenuhi

harapan investor akan deviden dan yang tidak menghambat pertumbuhan

perusahaan.


Related Documents