Top Banner
Disusun Untuk Melengkapi Tugas Mata Kuliah KONSEP DASAR IPA 2 Dosen Pembimbing : Mintohari, M.Pd. Oleh : FEBRYNA WIDOWATI (101644225) UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR 2011
18

Tugas Pak Mintohari

Jul 24, 2015

ReportDownload

Documents

Disusun Untuk Melengkapi Tugas Mata Kuliah KONSEP DASAR IPA 2 Dosen Pembimbing : Mintohari, M.Pd.

Oleh :

FEBRYNA WIDOWATI

(101644225)

KELAS C 2010

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR 2011

1. Jelaskan persamaan dan perbedaan morfologi antara hewan porifera, coelenterata, cacaing, molusca, arthropoda, dan echinodermata! 2. Jelaskan persamaan dan perbedaan struktur anatomi hewan porifera, coelenterata, cacaing, molusca, athropoda, dan echinodermata! 3. Jelaskan persamaan dan perbedaan proses pencernaan makanan antara hewan porifera, coelenterata, cacaing, molusca, athropoda, dan

echinodermata! 4. Jelaskan persamaan dan perbedaan proses respirasi antara hewan porifera, coelenterata, cacaing, molusca, athropoda, dan echinodermata! 5. Jelaskan persamaan dan perbedaan proses peredaran darah antara hewan porifera, coelenterata, cacaing, molusca, athropoda, dan echinodermata!

1.

A.Persamaan morfologi antara hewan porifera, coelenterata, cacing, molusca, arthropoda, dan echinodermata: Sama-sama mempunyai bentuk tubuh yang berbeda Sama-sama tidak mempunyai tulang belakang Sama-sama lapisan tubuhnya tersusun dari lapisan sel Sama-sama mempunyai organ tubuh Sama-sama mempunyai bidang belahan tubuh Sama-sama mempunyai alat gerak Sama-sama mempunyai struktur tubuh yang berbeda

B. Perbedaan morfologi antara hewan porifera, coelenterata, cacaing, molusca, athropoda, dan echinodermata

No 1 2 3

Ketegori Bentuk Tubuh Lapisan Sel Tubuh Bidang Belahan

Porifera Tidak beruasruas Triploblastik Simetri radial

Coelenterata Tidak beruas-ruas Diplobastik Simetri radial

Cacing Beruas-ruas Triploblasti k Simetris bilateral

Molusca Tidak beruasruas Triploblastik Simetri bilateral

Arthropoda Beruas-ruas Triploblastik Simetri bilateral

Echinodermata Tidak beruasruas Triploblastik Selomata Larva: Simetris

Tubuh

4 5 6

Alat Gerak Kepala Permukaan Tubuh

Tidak ada Tidak ada Terdapat banyak pori

Tentakel Tidak ada Licin

Tubuh Ada Licin

Kaki Ada Licin dan kasar

Kaki Ada Licin dan kasar

bilateral Dewasa: Radial simetris Kaki Tabung Tidak ada Kasar

Penjelasan data perbedaan tersebut adalah sebagai berikut: Porifera mempunyai bentuk tubuh yang tidak beruas-ruas, Lapisan sel tubuh yang triploblastik (ektoderma, mesoglea, dan

endoderma), bidang belahan tubuh yang simetri radial, tidak mempunyai alat gerak (hidupnya menetap) dan tidak mempunyai kepala, dan permukaan tubuhnya terdapat banyak pori. Coelenterata mempunyai bentuk tubuh yang tidak beruas-ruas, lapisan sel tubuh diploblastik, bidang belahan tubuh simetri radial, alat geraknya berupa tentakel, tetapi tidak mempunyai kepala, serta permukaan tubuhnya licin. Cacing mempunyai bentuk tubuh yang beruas-ruas, lapisan sel tubuh yang triploblastik, bidang belahan tubuh yang simetris bilateral, alat gerak berupa permukaan tubuhnya, mempunyai kepala, dan permukaan tubuhnya licin. Molusca mempunyai bentuk tubuh yang tidak beruas-ruas, lapisan sel tubuh triploblastik, bidang belahan tubuh simetri bilateral, alat geraknya berupa kaki, mempunyai kepala serta permukaan tubuhnya ada yang licin dan ada yang kasar. Arhropoda mempunyai bentuk tubuh yang beruas-ruas, lapisan sel tubuh yang triploblastik, bidang belahan tubuhnya adalah simetris blateral, alat geraknya berupa kaki, mempunyai kepala serta permukaan tubuhnya ada yang licin dan ada yang kasar. Echinodermata mempunyai bentuk tubuh yang tidak beruas-ruas, lapisan sel tubuhnya adalah triploblastik selomata, bidang belahan tubuhnya ketika menjadi larva adalah simetris bilateral, sedangkan

pada saat menjadi dewasa adalah simetris radial, alat geraknya berupa kaki tabung, tidak mempunyai kepala dan permukaan tubuhnya kasar karena permukaan tubuhnya dipenuhi duri.

Dari seluruh perbedaan tersebut, ada persamaan yang mencolok yaitu hewan-hewan tersebut tidak mempunyai tulang belakang.

PORIFERA

MOLUSCA

ARTHROPODA

COELENTERATA

ECHINODERMATA

VERMES

3. A.Persamaan pencernaan makanan antara hewan porifera, coelenterata, cacing, molusca, arthropoda, dan echinodermata: Sama-sama mempunyai system pencernaan makanan walaupun berbeda-beda Sama-sama mempunyai organ pencernaan walaupun berbeda-beda Sama-sama memproses makanan di dalam tubuh Sama-sama mengeluarkan hasil sisa pencernaan makanan dari dalam tubuh

B.

Perbedaan sistem

pencernaan

makanan

antara

hewan porifera,

coelenterata, cacaing, molusca, athropoda, dan echinodermata No 1 Ketegori Sistem Pencernaan Makanan Porifera Intraseluler Coelenterata Ekstraseluler Cacing Platyhelmi nthes: Gastroveas kuler Nematyhel minthes: Intraseluler Annelida: Intraseluler Sari-sari makanan Molusca Intraseluler Arthropoda Intraseluler Echinodermata Intraseluler

2

Makanan

Plankton (organorgan kecil )

Udangudangan

Bivalvia: Hewanhewan kecil (protozoa) Cephalopoda : Kepiting atau invertebrata lain Scaphopoda:

Crustacea: bangkai hewanhewan kecil dan tunbuhan Arachnida : alat dan makanan disesuaikan

Hewan yang telah mati atau organisme kecil lainnya

3 4 5 6 7

Mulut Kerongkong an Perut Usus Anus

Ada Ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada

Ada

Ada Ada Ada Ada Ada

Mikroorganis me Ada Ada Ada Ada Ada

Ada Ada Ada Ada Ada

Ada Ada Ada Ada Ada, asteroidean tidak memiliki anus Gigi

Ada Tidak ada

8

Alat mengunyah

Tidak ada

Tidak ada

Gigi

Radula dan Gigi

Rahang lateral

Penjelasan data perbedaan tersebut adalah sebagai berikut: Porifera mempunyai Sistem pencernaan makanan yang

intraseluler, makanannya berupa plankton atau mikroorganisme kecil lainnya, alat pencernaan makanannya adalahmulut dan leher/kerongkongan saja. Porifera tidak mempunyai

lambung/perut, usus, dan anus serta tidak memilki alat pengunyah makanan. Coelenterata mempunyai system pencernaan makanan

ekstraseluler, makanannya berupa udang-udangan, alat pencernaan makanannya adalah mulut, usus, serta anus. Coelenterata tidak memiliki alat pengunyah makanan. Cacing mempunyai system pencernaan makanan yang berbedabeda, misalnya: Platyhelminthes mempunyai system pencernaan makanan berupa Gastrovaskuler; Nematyhelminthes mempunyai system pencernaan makanan Intraseluler; dan Annelida

mempunyai system pencernaan makanan Intraseluler. Karena hidupnya bersifat parasit, maka makanan cacing berupa sari-sari makanan. Alat pencernaan makanan cacng berupa mulut, kerongkongan, perut/lambung, usus, serta anus. Alat pengunyah makanan adalah gigi.

Molusca mempunyai system pencernaan makanan intraseluler. Makanan molusca berbeda-beda, misalnya bivalvia makanannya adalah hewan-hewan kecil (protozoa); Cephalopoda makanannya berupa kepiting atau hewan invertebrate lainnya; Scaphopoda makanannya berupa mikroorganisme. Alat pencernaan makanan berupa mulut, kerongkongan, lambung/perut, usus, dan anus. Alat pengunyah makanan Molusca berupa radula dan gigi. Arhropoda mempunyai system pencernaan makanan intraseluler. Makanan arthropoda berbeda-beda, misalnya Crustacea

makanannya berupa bangkai hewan-hewan kecil atau tumbuhan, Sedangkan makanan arachnida disesuaikan dengan alat dan makanannya. Alat pencernaan makanan arthropoda berupa mulut, kerongkongan, lambung/perut, usus, serta anus. Alat pengunyah makanan berupa rahang lateral. Echinodermata mempunyai system pencernaan makanan

intraseluler. Makanan echinodermata berupa hewan kecil atau mikroorganisme lainnya. Alat pencernaan makanan berupa mulut, kerongkongan, lambung atau perut serta anus, namun asteroidean tidak memilki anus. Alat pengunyah makanan berupa gigi.

PORIFERA

MOLUSCA

INSECTA

ECHINODERMATA

VERMES

COELENTERATA

4. A.Persamaan Sistem respirasi antara hewan porifera, coelenterata, cacing, molusca, arthropoda, dan echinodermata: Sama-sama berlangsung di dalam tubuh Sama-sama membutuhkan oksigen Sama-sama mengeluarkan karbondioksida

Sama-sama mempunyai system respirasi, walaupun berbeda-beda Sama-sama mempunyai alat pernafasan.

B. Perbedaan sistem respirasi antara hewan porifera, coelenterata, cacaing, molusca, athropoda, dan echinodermata No 1 2 Kategori Sistem respirasi Alat Pernafasan Porifera Absorpsi Sel-sel koanosit Coelenterata Difusi Lekukanlekukan gastrodermae Cacing Difusi Platyhelm inthes: Tidak memilki alat respirasi Nematyhe lminthes: Kulit Annelida: Kulit dan indang Molusca Arthropoda Echinodermata

Gastropoda: Paru-paru Cephalopoda: Insang

Crustacea: Insang Malacostrac a: Insang Diplopoda: Trakea Insecta: Trakea Arachnoidea : Trakea, Paru-paru terbuka atau insang buku

Paru-paru kulit atau derma branchiae.

Penjelasan data perbedaan tersebut adalah sebagai berikut: Porifera mempunyai Sistem respirasi secara absorpsi. Alat respirasi cacing berupa sel-sel koanosit yang tersebar diseluruh tubuh. Mekanisme system pernafasan adalah sebagai berikut: Oksigen diserap secara absorpsi langsung dari air dan karbondioksida dikeluarkan melalui sel-sel koanosit pada seluruh permukaan tubuhnya. Coelenterata mempunyai system respirasi secara difusi. Alat respirasi berupa lekukan-lekukan gastroderma yang berada di bawah mulut. Sehingga udara pernafasan dipertukarkan langsung oleh sel-sel permukaan tubuh. Secara difusi yaitu oksigen masuk ke dalam tubuh secara difusi, demikian pula pengeluaran zat karbondioksida dan zat sisa dari dalam tubuh.

Cacing mempunyai system repirasi secara difusi. Sedangkan alat respirasi cacing berbeda-beda, sebagai berikut: Platyhelminthes tidak memiliki alat respirasi Nematyhelminthes alat respirasi berupa kulit Annelida alat respirasi berupa insang dan kulit Molusca mempunyai system respirasi secara Alat respirasi molusca berbeda-beda, Gastropoda alat respirasinya adalah paruparu, sedangkan Cephalopoda alat respirasinya berupa insang. Arthropoda mempunyai system respirasi secara Alat respirasi Arthropda berbeda-beda misalnya Crustacea: berupa insang, Malacostraca berupa Insang, Diplopoda berupa Trakea, Insecta berupa trakea, dan arachnoidea berupa trakea atau paru-paru buku Echinodermata mempunyai system respirasi secara Alat respirasi echinodermata berupa pru-paru kulit atau dermal branchiae, dan bernafas dengan kaki tabung

MOLUSCA

PORIFERA

ARTHROPODA

COELENTERATA

ECHINODERMATA MOLUSCA

5. A.Persamaan system peredaran darah antara hewan porifera, coelenterata, cacing, molusca, arthropoda, dan echinodermata: Sama-sama mempunyai system peredaran darah, walaupun berbeda Sama-sama mengalirkan darah Sama-sama terjadi di dalam tubuh Sama-sama memilki alat peredaran darah

B. Perbedaan sistem peredaran darah antara hewan porifera, coelenterata, cacaing, molusca, arthropoda, dan echinodermata No 1 Ketegori Sistem peredaran darah Porifera Coelenterata Cacing Molusca Arthropoda Tertutup: Terbuka Cephalopoda Terbuka: Gastropoda, Palecypoda, Amphineura Jantung Jantung sistemik, aorta, dan arteri Tak berwarna Biru Echinodermata Tereduksi, sukar diamati

2

Alat peredaran darah Warna darah

Pembuluh darah dan pembuluh radial

3

Penjelasan perbedaan system peredaran darah Porifera, Coelenterata, Cacing, Molusca, Arthropoda, dan echinodermata: a. Molusca mempunyai system peredaran darah yang tertutup untuk Cephalopoda, sedangkan untuk Gastropoda, Palecypoda mempuyani system peredaran darah yang terbuka. Alat peredaran darah pada Molusca antara lain yantu Jantung sistemik, aorta, dan arteri. Warna darah pada Molusca adalah tak berwarna. b. Arthropoda mempuyai system peredaran darah yang terbuka. Alat peredaran darah berupa jantung, warna darahnya adalah biru. c. Echinodermata mempunyai system peredaran darah yang sukar diamati atau tereduksi. Alat peredaran darahnya yaitu pembuluh darah dan pembuluh radial. Sedangkan untuk warn adarahnya belum diketahui.

Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.