Top Banner

Click here to load reader

tugas pak aan

Jun 29, 2015

ReportDownload

Documents

8 PENENTUAN KARAKTERISTIK DENGAN QFD

Qpabrikasi.

FD adalah suatu cara untuk meningkatkan kualitas barang atau jasa dengan memahami kebutuhan konsumen kemudian

menghubungkannya dengan ketentuan teknis untuk menghasilkan suatu barang atau jasa pada setiap tahap pembuatan barang atau jasa

yang dihasilkan. Penyebaran fungsi mutu (Quality Function Deployment) adalah alat perencanaan yang digunakan untuk membantu bisnis memusatkan perhatian pada kebutuhan para pelanggan mereka ketika menyusun spesifikasi desain dan

QFD pertama kali dikembangkan di Jepang pada tahun 1972 oleh Mitsubishi untuk digunakan digalangan kapalnya di Kobe. Pada tahun 1978 Yoji Akao dan Shigeru Mizuno menyusun konsep ini dan mempublikasikanya. Sejak itu proses dikembangkan oleh Toyota dan pemasoknya yang telah menggunakannya dalam rancangan mobil. Kini teknik itu digunakan secara luas di jepang dan telah mulai digunakan di Amerika dan eropa oleh perusahaan -perusahaan seperti DEC, Hewlett Packard, AT&T, Texas Instrument, ITT, Ford, Chrysler, General Motors, Procter & Gamble, Polaroid dan Deere & Company. Di Jepang alat ini telah digunakan dan telah berhasil mengendalikan rancangan dan pembuatan suatu jajaran produk yang luas termasuk barang-barang elektronik, mobil, barang-barang rumah tangga, rangkaian elektronik terpadu (IC), pakaian, dan rancangan untuk kenyamanan setempat, penjualan eceran, dan perumahan. 8.1 Manfaat QFD Perusahaan-perusahaan pada dasarnya segan membicarakan tentang bagaimana mereka memanfaatkan QFD di dalam praktiknya karena kepekaan komersial (Commercial Sensitivity) disekitar daur pengembangan produk. QFD digunakan

untuk memastikan bahwa sebuah perusahaan memusatkan perhatiannya terhadap kebutuhan pelanggan sebelum setiap pekerjaan perancangan dilakukan. Ini memungkinkan memperpanjang tahap perencanaan desain proyek, akan tetapi secara umum mengurangi baik jumlah waktu secara keseluruhan yang diperlukan untuk tahap perancangan maupun jumlah perubahan-perubahan rancangan setelah diluncurkan. Manfaat-manfaat utama QFD adalah sebagai berikut: 1) Memusatkan rancangan produk dan jasa baru pada kebutuhan pelanggan. Memastikan bahwa kebutuhan pelanggan dipahami dan proses desain didorong oleh kebutuhan pelanggan yang objektif dari teknologi. 2) Mengutamakan kegiatan-kegiatan desain. Hal ini memastikan bahwa proses desain dipusatkan pada kebutuhan pelanggan yangpaling berarti. 3) Menganalisis kinerja produk perusahaan yang utama untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan utama. 4) Dengan berfokus pada upaya rancangan, hal tersebut akan me ngurangi lamanya waktu yang diperlukan untuk daur rancangan secara keseluruhan sehingga dapat mengurangi waktu untuk memasarkan produk-produk baru. Perkiraan-perkiraan terbaru memperlihatkan adanya penghematan antara sepertiga sampai setengah dibandingkan sebelum dilakukan QFD. 5) Mengurangi banyaknya perubahan desain setelah dikeluarkan dengan memastikan upaya yang difokuskan pada tahap perenca naan. Hal yang penting ini mengurangi biaya mengenalkan desain baru. 6) Mendorong terselenggaranya tim kerja dan menghancurkan rintangan antar bagian dengan melibatkan pemasaran, rekayasa teknik, dan pabrikasi sejak awal proyek. Masing-masing anggota tim kerja sama pentingnya dan memiliki sesuatu untuk disumbangkan kepada proses. 7) Menyediakan suatu cara untuk membuat dokumentasi proses dan menyediakan suatu dasar yang kukuh untuk mengambil keputusan rancangan. Hal ini sangat membantu menjaga proyek terhadap perubahan-perubahan personalia yang tidak dapat diperkirakan lebih dulu.

QFD memerlukan komitmen baik dari tim proyek maupun manajemen untuk dapat berhasil. Faktor-faktor kunci yang membantu perusahaan memastikan bahwa QFD memberi hasil-hasil yang penuh arti disusun seperti di bawah ini:1) Yang paling penting, proyek harus mendapatkan dukungan manajemen yang

ditunjuk dan aktif. QFD merupakan kegiatan yang cukup menyita waktu. QFD dapat menjadi inti strategi rancangan yang efektif dan dengan demikian penamaan sumberdaya dapat benar-benar membuahkan hasil. 2) Tim ini memerlukan waktu untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan, menandai parameter-parameter kunci, dan melukiskan matrik Rumah Mutu (House of Quality). Sebuah tim yang berpengalaman pertama bila semua informasi ini tidak tersedia, proyek itu akan membutuhkan waktu lebih lama untuk melengkapi dan menyelesaikannya. Tim-tim yang berpengalaman dapat memilih untuk membuat matriks itu dalam lokakarya dua hari. Hal ini mungkin perlu di mana anggota-anggota tim ditempatkan beberapa jauh terpisah dan semua informasi dapat dibuat tersedia disatu lokasi. Bila tidak ada masalah jarak, tim-tim ini cenderung melaksanakan suatu pertemuan yang masing-masing memakan waktu dua jam. Setiap pertemuan memungkinkan satu bagian matrik terselesaikan, meskipun bagitu satu pertemuan dapat di perpanjang ketika akan memutuskan matriks terakhir. Pendekatan ini memberikan waktu kepada para anggota tim untuk memikirkan masingmasing bagian matriks, dan untuk mengumpulkan informasi tambahan sementara Rumah Mutu dibangun. 3) Para anggota tim harus dipilih secara hati-hati. Seorang wakil harus diambil dari fungsi-fungsi pemasaran, rekayasa, pembuatan produk, dan mutu. Mereka juga harus dipilih karena kemampuan mereka menyumbangkan pikiran kepadatim proyek serta kemampuan mereka mencari pendekatan kepada gagasan-gagasan baru dengan pikiran yang terbuka. 4) Wawasan proyek dan tujuan tim harus secara jelas dirumuskan sejak dari permulaan.

5) Pemimpin tim yang ditunjuk haruslah orang yang memahami proyek itu dan dapat memimpin sebuah tim. la bertanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap anggota tim menyumbangkan tenaga dan pikirannya, dan proyek tersebut mencapai tujuannya. 6) Seorang penyedia sarana yang memaklumi proses QFD dapat membantu tim tersebut menggunakan pendekatan Rumah Mutu. 7) Sebuah proyek yang relatif mudah harus dipilih bagi matriks yang pertama sehingga tim tersebut dapat mempelajari bagaimana menggunakan Rumah Mutu. Sebuah proyek yang melibatkan perancangan kembali suku cadang yang ada mungkin merupakan satu titik awal yang bagus. 8) Tim itu harus membuat penyajian resmi tentang kesimpulan mereka kepada manajemen. Satu keputusan yang beralasan untuk menerima atau menolak kesimpulan-kesimpulan itu kemudian harus dibuat secepatnya. QFD mengumpulkan secara bersama-sama keahlian dari pemasaran, rekayasa teknik, dan pabrikasi sejak proyek pertama kali dipikirkan dan memastikan bahwa produk-produk yang dirancang mencerminkan kebutuhan dari pelanggan. Alat pokok yang digunakan di dalam QFD adalah Rumah Mutu (House of Quality). Rumah Mutu adalah sebuah matriks yang menunjukkan hubungan antara kebutuhan-kebutuhan pelanggan dan sifat-sifat rekayasa teknik. Suatu kerangka Rumah Mutu dilukiskan dalam gambar di atas. Dengan menggunakan alat ini, perusahaan akan mampu menyesuaikan kebutuhan para pelanggan dengan desain dan kendala-kendala pabrikasi. Contoh itu sangat luwes dan memberi kemungkinan bagi sebuah perusahaan untuk menyadari bagaimana pentingnya setiap karakteristik terhadap para pelanggannya dan bagaimana sulitnya mengadakan perubahan. Hal ini memungkinkan tukar menukar antara karakteristik untuk dilakukan atas dasar kriteria yang objektif. Dalam penentuan spesifikasi produk, konflik dan kesalahpahaman kadangkala muncul antar bidang pemasaran dan anggota rekayasa dari tim desain. Ini terutama karena terfokus ada intervensi dari apa yang harus dispesifikasikan.

Manajer dan peneliti cenderung mengkonsentrasikan beberapa atribut yang telah dispesifikasikan dari produk baru (umumnya dari sudut pandang konsumen atau kebutuhan klien), sementara para perancang dan insinyur memusatkan perhatian pada karakteristik perekayasaan (umumnya dalam pengertian sifat fisiknya). Hubungan antara karakteristik dan atribut adalah dalam kenyataan yang saling berhubungan dan kebingungan ini dapatdihindari jika hubungannya dapat dipahami dengan jelas. Perancang juga telah mengambil keputusan tentang sifat fisik produk dengan demikian akan menentukan karakteristik perekayasaannya. Tetapi karakteristik ini akan menentukan atribut produk yang dalam hal ini akan dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan. Dengan demikian perancang rekayasa dapat memilih chasing logam tertentu sehingga penentuan karakteristik seperti berat, kekakuan dan tekstur; karakteristik mana yang akan menentukan atribut produk seperti portabilitas, daya tahan dan penampilan. Dengan meningkatnya persaingan di dalam pasar produk, maka sangat penting untuk memastikan bahwa hubungan antara karakteristik rekayasa dan atribut produk sudah dapat dipahami. Terutama sekali, sangat penting memahami apa yang dibutuhkan oleh pelanggan dalam pengertian atribut produk dan untuk memastikan bahwa ada terjemahan yang cermat ke dalam spesifikasi karak teristik rekayasa yang sesuai. Sikap terhadap rancangan produk ini adalah didasarkan atas filsafat karakteristik rekayasa yang sesuai. Sikap terhadap rancangan produk ini adalah didasarkan atas filsafat mendengar kepada suara pelanggan dan direfleksikan dalam peningkatan konsentrasi terhadap kualitas produk. Rancangan kualitas diakui sebagai faktor utama dalam penentuan keberhasilan produk secara komersial. Metode komprehensif untuk penyesuaian kebutuhan pelanggan bagi karakteristik rekayasa adalah pengembangan fungsi kualitas. Pemanfatan fungsi kualitas ini adalah terjemahan langsungdari karak-ter jepang Hin Shitsu, Ki No, Ten Kai, di Jepang dengan frasa yang berarti menyerupai susunan strategi seluruh

aspek produk (fungsi) dari karakteristik yang sesuai (kualitas) sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Metode QFD ini mengakui bahwa seseorang yang membeli atau sebagian besar yang mempengaruhi keputusan pembelian untuk produkadalah orang penting dalam penentuan keberhasilan komersial dari sebuah produk. Jika pelanggan tidak membelinya, maka produk tersebut bagaimanapun rancangan akan mengalam

Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.