Top Banner
REPRODUKSI SEL. ANGGOTA KELOMPOK: NURUL YAKIN. ADAM. AKHMAD INDRA NUR HUDA. ROBERT PHILIP BERTOLOMEUS.
16

Reproduksi sel

Aug 08, 2015

Download

Education

Robert_philip
Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.
Transcript
Page 1: Reproduksi sel

REPRODUKSI SEL.ANGGOTA KELOMPOK:

NURUL YAKIN.

ADAM.

AKHMAD INDRA NUR HUDA.

ROBERT PHILIP BERTOLOMEUS.

Page 2: Reproduksi sel

BAGAIMANA CARA REPRODUKSI SEL?

REPRODUKSI SEL MELALUI DUA CARA:

AMITOSIS.

ORGANISME MELAKUKAN REPRODUKSI SEL DENGAN CARA MEMBELAH DIRI DARI SATU MENJADI DUA, DUA MENJADI EMPAT, DAN SETERUSNYA.

MITOSIS

MEMPERBANYAK DIRI SECARA TIDAK LANGSUNG DENGAN MELALUI BEBERAPA TAHAPAN YAITU PROFASE, METAFASE ,ANAFASE , TELOFASE , DAN INTERFASE.

Page 3: Reproduksi sel

REPRODUKSI PADA ORGANISME BERSEL SATU.

REPRODUKSI SEL PADA ORGANISME BERSEL SATU BERBEDA DENGAN REPRODUKSI PADA ORGANISME BERSEL BANYAK. PADA ORGANISME BERSEL SATU PROSESNYA LEBIH CEPAT DAN FASENYA LEBIH SEDIKIT.

PADA ORGANISME BERSEL BANYAK PROSESNYA LEBIH LAMA DAN FASENYA LEBIH BANYAK.

CONTOH ORGANISME BERSEL SATU ADALAH SEL BAKTERI, AMOEBA, DAN JAMUR SEPERTI RAGI. PADA ORGANISME BERSEL BANYAK MISALNYA HEWAN DAN TUMBUHAN.

Page 4: Reproduksi sel

REPRODUKSI PADA ORGANISME

• REPRODUKSI PADA ORGANISME.

SECARA MITOSIS PEMBELAHAN SELALU MENGHASILKAN DUA SEL ANAK, YANG MASING-MASING MEMILIKI SIFAT YANG SAMA DENGAN INDUKNYA.

ADA BEBERAPA FASE DALAM TAHAP MITOSIS :

1. PROFASE.

TAHAP INI MERUPAKAN TAHAP AWAL PEMBELAHAN. PADA TAHAP INI MEMBRAN INTI SEL MENGHILANG DAN BENANG KROMATIN MENGALAMI PENEBALAN MEMBENTUK KROMOSOM. KROMOSOM MEMBENTUK PASANGAN DARI HASIL DUPLIKASINYA MEMBENTUK KROMATID.

Page 5: Reproduksi sel

2. METAFASEPADA TAHAP METAFASE, PASANGAN KROMATID BERGERAK KE ARAH BIDANGPEMBELAHAN. KROMATID TERBENTUK BERGERAK KE ARAH KUTUB YANG BERLAWANAN,NAMUN TETAP BERIKATAN PADA BENANG SPINDEL. KROMATID AKAN MEMBENTUKGARIS HITAM DI SEPANJANG BIDANG PEMBELAHAN. SETELAH KROMATID TIBA DI BIDANGPEMBELAHAN, KINETOKOR AKAN MEMISAH.

3. ANAFASEPADA TAHAP ANAFASE, SENTROMER MULAI BERPISAH DAN BERGERAK KE ARAHBERLAWANAN MENUJU KUTUB MASING-MASING. BENANG SPINDEL MENGGERAKANKEDUA KROMOSOM YANG BERPISAH INI MENUJU KUTUB BERLAWANAN MENINGGALKANBIDANG PEMBELAHAN. TAHAP INI DIAKHIRI JIKA SETIAP KROMOSOM YANG BERPISAHTELAH MENCAPAI KUTUB MASING-MASING.

Page 6: Reproduksi sel

INI HANYA DAPAT DILIHAT DENGAN MENGUNAKAN MIKROSKOP CAHAYA. MEMBRAN INTI YANG MENGHILANG AKAN DIIKUTI DENGAN TERBENTUKNYA BENANGGELENDONG YANG BERASAL DARI MIKROTUBULA DI SITOPLASMA.

BENANG SPINDEL INIAKAN MEMBENTANG DARI KUTUB-KUTUB PEMBELAHAN SEL DAN MEMEGANG SENTROMER DARI SETIAP KROMOSOM. BAGIAN SENTROMER YANG BERIKATAN DENGAN SPINDEL INIDINAMAKAN KINETOKOR YANG MERUPAKAN BAGIAN DARI PROTEIN SENTROMER. BENANGSPINDEL AKAN BERUSAHA UNTUK MENARIK KROMOSOM MENUJU BIDANG PEMBELAHAN(BIDANG EKUATOR).

Page 7: Reproduksi sel

• 4. TELOFASETAHAP TELOFASE DIAWALI DENGAN BERHENTINYA GERAKAN KROMOSOM MENUJUKUTUB PEMBELAHAN. PADA TAHAP INI, KEADAAN SEL KEMBALI NORMAL. MEMBRANINTI KEMBALI TERBENTUK DAN BENANG SPINDEL AKAN MENGHILANG MENJADIMIKROTUBULA BIASA. PADA BIDANG PEMBELAHAN AKAN TERJADI PENEBALAN PLASMAYANG DILANJUTKAN DENGAN PROSES SITOKINESIS ATAU PEMBELAHAN SITOPLASMASEL.

• SITOKINESIS ADALAH PROSES PEMISAHAN SITOPLASMA YANG MENGHASILKAN DUASEL ANAK DENGAN TERBENTUKNYA MEMBRAN BARU. DI DALAM PROSES SITOKINESISTERMASUK PULA PEMBAGIAN ORGANEL-ORGANEL SEL. DUA SEL ANAK HASIL MITOSISAKAN MEMILIKI SIFAT YANG SAMA (IDENTIK) DENGAN INDUK DAN DENGAN SATU SAMALAINNYA. MENGAPA?PADA SEKITAR BIDANG PEMBELAHAN TERDAPAT MIKROTUBULA YANG KEADAANNYATIDAK TERORGANISIR DAN BERCAMPUR DENGAN GELEMBUNG YANG DISEBUT MID BODY(LAPISAN PEMISAH). LAPISAN INI AKAN MEMBENTUK MEMBRAN SEL BARU. MEKANISMEPEMBELAHAN SITOPLASMA INI TERJADI PADA PEMBELAHAN (CLEAVAGE) SEL HEWAN.PADA SEL TUMBUHAN TIDAK TERDAPAT MID BODY, TETAPI TERDAPAT FRAGMOPLAS YANGMENGANDUNG APARATUS GOLGI. FRAGMOPLAS BERFUNGSI MEMBENTUK LEMPENGSEL (CELL PLATE) YANG AKAN MENJADI DINDING SEL.SUMBER: HTTP://DESINTABIOHOLIC.WORDPRESS.COM/TAG/PROFASE/

Page 8: Reproduksi sel

5. INTERFASE.

MERUPAKAN TAHAP ISTIRAHAT, AKAN TETAPI PADA TAHAP INI SEL MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK MELAKUKAN PEMBELAHAN LAGI DENGAN MENGUMPULKAN MATERI DAN ENERGI. KROMOSOM PADA TAHAP INI TIDAK TAMPAK.

Page 9: Reproduksi sel

C. DINAMIKA KEHIDUPAN SEL.

WAKTU POSISI DAN PENEMPATAN SEL

PADA DASARNYA KUMPULAN SEL MENJADI SUATU JARINGAN . JARINGAN INI MEMBENTUK KEGUNAAN KHUSUS PADA MAKHLUK HIDUP, KHUSUSNYA MANUSIA.

ANEHNYA SEL SEL TERSEBUT DAPAT MENEMUKAN JALAN YANG TEPAT, WAKTU DAN TEMPAT YANG TEPAT UNTUK MEMBENTUK SUATU JARINGAN DAN SELANJUTNYA MEMBENTUK ORGAN. HINGGA SAAT INI MASIH MENJADI MISTERI, BAGAIMANA SUATU SEL DAPAT MENEMPATKAN DIRINYA BEGITU RUPA DAN PADA POSISI YANG TEPAT.

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI SEL

KEMAJUAN TEKNOLOGI PADA PENELITIAN SEL MENGALAMI KEMAJUAN YANG SEDEMIKIAN PESAT, KETIKA DI TEMUKAN MIKROSKOP ELECTRON CAHAYA. DENGAN MIKROSKOP ELEKTRON CAHAYA SUATU SEL DAPAT DI PERBESAR HINGGA 200.000 KALI.

Page 10: Reproduksi sel

• USIA SEL

SEL MEMILIKI KETERBATASAN. PEMBELAHAN SEL SECARA BERLANJUT SELALU DI LAKUKAN, AGAR PERMINTAAN SEL PADA JARINGAN SELALU TERCUKUPI. SEL DAPAT TERGANGGU PERTUMBUHAN BILA PROSES PERBANYAKANNYA JUGA TERGANGGU. SEL YANG TERMASUK BERUMUR PANJANG ADALAH SEL DARAH PUTIH YANG BERUMUR 13 HARI, UNTUK SEL DARAH MERAH UMURNYA LEBIH PANJANG YAITU HINGGA 120 HARI.

D. SEL DAN DNA

DALAM BIOLOGI, SEL ADALAH KUMPULAN MATERI PALING SEDERHANA YANG DAPAT HIDUP DAN MERUPAKAN UNIT PENYUSUN SEMUA MAKHLUK HIDUP. SEL MAMPU MELAKUKAN SEMUA AKTIVITAS KEHIDUPAN DAN SEBAGIAN BESAR REAKSI KIMIA UNTUK WAKTU POSISI DAN PENEMPATAN SEL.

Page 11: Reproduksi sel

PADA DASARNYA KUMPULAN SEL MENJADI SUATU JARINGAN. JARINGAN INI MEMBENTUK KEGUNAAN PADA MAKHLUK HIDUP, KHUSUSNYA MANUSIA. ANEHNYA SEL-SEL TERSEBUT DAPAT MENEMUKAN JALAN YANG TEPAT, WAKTU DAN TEMPAT YANG TEPAT UNTUK MEMBENTUK SUATU JARINGAN DAN SELANJUTNYA MEMBENTUK ORGAN. HINGGA SAAT INI MASIH MENJADI MISTERI, BAGAIMANA SUATU SEL DAPAT MENEMPATKAN DIRINYA BEGITU RUPA DAN PADA POSISI YANG TEPAT.

SEL PADA ORGANISME MULTISELULER TIDAK AKAN BERTAHAN LAMA JIKA MASING-MASING BERDIRI SENDIRI. SEL YANG SAMA DIKELOMPOKKAN MENJADI JARINGAN, YANG MEMBANGUN ORGAN DAN KEMUDIAN SISTEM ORGAN YANG MEMBENTUK TUBUH ORGANISME TERSEBUT. CONTOHNYA, SEL OTOT JANTUNG MEMBENTUK JARINGAN OTOT JANTUNG PADA ORGAN JANTUNG YANG MERUPAKAN BAGIAN DARI SISTEM ORGAN PEREDARAN DARAH PADA TUBUH MANUSIA. SEMENTARA ITU, SEL SENDIRI TERSUSUN ATAS KOMPONEN-KOMPONEN YANG DISEBUT ORGANEL.

Page 12: Reproduksi sel

SEL TERKECIL YANG DIKENAL MANUSIA IALAH BAKTERI MYCOPLASMA DENGAN DIAMETER 0,0001 SAMPAI 0,001 MM, SEDANGKAN SALAH SATU SEL TUNGGAL YANG BISA DILIHAT DENGAN MATA TELANJANG IALAH TELUR AYAM YANG BELUM DIBUAHI. AKAN TETAPI, SEBAGIAN BESAR SEL BERDIAMETER ANTARA 1 SAMPAI 100 ΜM (0,001–0,1 MM) SEHINGGA HANYA BISA DILIHAT DENGAN MIKROSKOP. PENEMUAN DAN KAJIAN AWAL TENTANG SEL MEMPEROLEH KEMAJUAN SEJALAN DENGAN PENEMUAN DAN PENYEMPURNAAN MIKROSKOP PADA ABAD KE-17. ROBERT HOOKE PERTAMA KALI MENDESKRIPSIKAN DAN MENAMAI SEL PADA TAHUN 1665 KETIKA IA MENGAMATI SUATU IRISAN GABUS (KULIT BATANG POHON EK) DENGAN MIKROSKOP YANG MEMILIKI PERBESARAN 30 KALI. NAMUN DEMIKIAN, TEORI SEL SEBAGAI UNIT KEHIDUPAN BARU DIRUMUSKAN HAMPIR DUA ABAD SETELAH ITU OLEH MATTHIAS SCHLEIDEN DAN THEODOR SCHWANN.

Page 13: Reproduksi sel

DNA.

DNA ATAU DEOXYRIBONUKLEIC ACID ADALAH SEJENIS ASAM NUKLEAT YANG MENJADI "CETAK BIRU" SEBUAH ORGANISME YANG TERSUSUN DARI GUGUS FOSFAT, GULA DEOKSIRIBOSA, DAN BASA NITROGEN YANG TERDIRI DARI ADENIN, TIMIN, GUANIN, DAN SITOSIN. KOMBINASI DARI SELURUH ELEMEN DI ATAS MEMBENTUK SERANGKAIAN KROMOSOM YANG TERLETAK DALAM INTI SEL.

DNA PERTAMA KALI DI EKSTRAK OLEH SEORANG ILMUWAN SWISS YANG BERNAMA FRIEDRICH MIESCHER PADA TAHUN 1868. HINGGA KINI PENELITIAN MENGENAI DNA MASIH TERUS DILAKUKAN OLEH PARA AHLI DI SELURUH DUNIA.

Page 14: Reproduksi sel

BERIKUT INI FAKTA UNIK MENGENAI DNA :

DNA BERUKURAN MIKROSKOPIK DAN MEMILIKI BERAT HANYA SATU PER 200 MILIAR GRAM DAN LEBAR HANYA 1/500.000 MILIMETER UNTUK SETIAP SEL NAMUN JIKA DIRENGGANGKAN, AKAN MEMILIKI PANJANG SEKITAR TIGA METER. SEBUAH SEL TERNYATA MENYIMPAN SEMUA INFORMASI LENGKAP TENTANG ORGANISME.

KARENA DNA MENYIMPAN SEMUA INFORMASI TENTANG ORGANISME, MAKA SECARA TEORI SEMUA SEL ITU SAMA DAN DAPAT MENGGANTIKAN KERJA SEL LAINNYA. MISALNYA DNA PADA SEL SYARAF MEMILIKI DNA YANG JUGA SAMA DENGAN SEL KULIT OLEH KARENA ITU SEHARUSNYA SEL KULIT DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENG-IMPLAN JARINGAN SYARAF YANG RUSAK. NAMUN TEKNOLOGI KITA BELUM MEMUNGKINKAN HAL TERSEBUT.

SEANDAINYA SETIAP ORANG DI DUNIA MENYUMBANG SATU SEL BERISI DNA DAN DIKUMPULKAN, MAKA UKURAN DNA KESELURUHAN TIDAK LEBIH DARI UKURAN SEBUTIR BERAS.

Page 15: Reproduksi sel

RISET MENEMUKAN BAHWA INFORMASI DALAM DNA YANG MENYERUPAI ENSIKLOPEDIA BESAR INI, DIPERKIRAKAN MENGANDUNG 5 MILIAR POTONGAN INFORMASI YANG BERBEDA. JIKA SATU POTONG INFORMASI YANG ADA DI DALAM GEN MANUSIA AKAN DIBACA SETIAP DETIK TANPA HENTI SEPANJANG WAKTU, MAKA DIBUTUHKAN 100 TAHUN UNTUK MENYELESAIKAN PROSESNYA. INI BERLAKU UNTUK SATU SEL SAJA.

DNA DAPAT DIANALISA MELALUI PENGGUNAAN PRECURSOR DNA YANG BERTANDA RADIOAKTIF. UNTUK MENDUPLIKASI DNA KITA MENGGUNAKAN METODE BIOKIMIA DAN RADIOAUTOGRAFIK. INI TERJADI PADA INTERFASE SAAT MITOSIS.

E. SEL, PERMULAAN PADA MANUSIA.

MANUSIA TERBENTUK DARI PERTEMUAN ANTARA SEL SPERMA DAN SEL TELUR. SEL-SEL ITU KEMUDIAN MELAKUKAN PEMBELAHAN YANG CEPAT DAN BERULANG KALI. SEL AKAN MEMBENTUK JARINGAN KEMUDIAN JARINGAN MENJADI ORGAN. ADA BEBERAPA KONDISI , DI MANA PROSESNYA MEMILIKI KETERLAMBATAN. INI KARENA SETIAP INDIVINDU MEMILIKI KERUMITAN TERSENDIRI DALAM PEMBENTUKANNYA.

Page 16: Reproduksi sel

“TERIMA KASIH”.