Top Banner

of 10

Presus Cpd

Jul 08, 2018

Download

Documents

yada_90
Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.
Transcript
  • 8/19/2019 Presus Cpd

    1/24

    Presentasi Kasus

    CPD

    Pembimbing :

    dr. Hary Purwoko SpOG,KFE 

    Disusun O!e" :

    #e!issa $%$&''$&($

    KEP)*+E))* K-+*+K +-# KE/+D)*)* D)* K)*D*G)*

    F)K-)S KEDOKE)* P* 0EE)* 1)K))

    SD )#/))2)

    PE+ODE &% 1)*)+ '&$3 4 $5 #)E '&$3

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    2/24

    -E#/) PE*GES)H)* KOOD+*)O KEP)*+E))*

    +-# KE/+D)*)* D)* K)*D*G)*

    Presentasi Kasus Dengan Judul :

    CPD

    Disusun untuk Memenuhi Syarat Mengikuti Ujian Kepaniteraan Klinik di Bagian Ilmu

    Kebidanan dan Kandungan

    Rumah Sakit Umum Daerah Ambaraa

    Disusun O!e" :

    #E-+SS) $%$&''$&($

    e!a" disetu6ui dan disa"kan o!e" pembimbing :

    *ama pembimbing

    Dr. Hary Purwoko, Sp.OG,KFE

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    3/24

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    4/24

    'euk(rrhea : 618

    Men(pause : 618

    Siklus : +3 hari

    'ama : - hari

    iwayat Perkawinan:

    Menikah . kali pada usia ++ tahun& selama .# tahun"

    iwayat Ke"ami!an iwayat Ke"ami!an dan Ke!a"iran

    Anak 

    ke

    Umur 

    Kehamilan

    %ahun

    Persalinan

    Jenis

    PersalinanPen(l(ng Jenis Kelamin

    9idup

    Mati

    Berat

    'ahir 

    . * bulan +))/ Se0ti(n

    0aesaria

    d(kter perempuan 9idup +,))gr  

    + * blulan 9amil ini

    iwayat Ke"ami!an Sekarang:

    9P9% : .) Juni +).$

    9P' : .- Maret +)./

    iwayat Kontrasepsi:

    Pil KB

    %erakhir k(ntrasepsi : +).#

    iwayat )ntenata! Care:

    Rutin di bidan& dan US4 #; di d(kter 

    iwayat Penyakit Da"u!u

    • %idak pernah menderita penyakit jantung& darah tinggi& ken0ing manis& asma dan

    alergi"

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    5/24

    iwayat Penyakit Ke!uarga

    %idak ada angg(ta keluarga yang menderita penyakit jantung& darah tinggi& ken0ing

    manis& asma dan alergi"

    / PE#E+KS))* F+S+K 

    Pemeriksaan mum

    Keadaan umum : Baik  

    Kesadaran : =(mp(s mentis

    %ekanan darah : .+)-) mm9g

     !adi : 3+;menit 6kuat angkat& reguler8Perna5asan : ++;menit 6abd(min(1t(rakal8

    Suhu : #/&/(=

    %inggi Badan : .#* 0m

    Berat : /$ kg

    Ku!it

    2arna kuning langsat& turg(r kulit baik& ikterus618&

    Kepa!a

     !(rm(0ephali& Rambut hitam& distribusi merata

    #ata

    Pupil is(k(r > #mm& re5leks 0ahaya 6778& k(njungti?a pu0at 6118& sklera ikterik 6118&

    edema palpebra 6118

    e!inga

    Selaput pendengaran utuh& serumen 618& perdarahan 618

    Hidung

    Sekret 618& de?iasi septum 618& pernapasan 0uping hidung 618& epistaksis 618

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    6/24

    #u!ut

    'idah dalam batas n(rmal& muk(sa bu0al merah muda"

    -e"er

    %idak terdapat pembesaran %ir(id dan K4B& De?iasi tra0hea 6@8& 9ipertr(5i (t(t

     pernapasan tambahan 6@8& Retraksi suprasternal 6@8

    Dada

    Paru7paru 8Pu!mo9

    Inspeksi : arna kuning langsat& sela iga tidak melebar& retraksi 618& pergerakan

    simetris pada saat statis dan dinamis& pernapasan abd(min(t(rakal"

    Palpasi : sela iga tidak melebar& pergerakan simetris pada saat statis dan

    dinamis& ?(kal 5remitus simetris kanan dan kiri"

    Perkusi : s(n(r 77

    Auskultasi : ?esikuler 77& rh(nki 11& heeing 11

    1antung 8Cor9

    Inspeksi : i0tus 0(rdis tidak tampak 

    Palpasi : i0tus 0(rdis teraba pada sela iga & + 0m medial dari linea

    mid0la?i0ularis sinistra

    Perkusi :

    Batas atas : pada sela iga II garis parasternal kiri

    Batas kiri : pada sela iga & + 0m medial dari garis mid0la?i0ularis

    sinistra

    Batas kanan : pada sela iga & pada garis parasternal sinistra

    Auskultasi : bunyi jantung I1II reguler& tidak terdengar murmur dan gall(p pada ke ,

    katup jantung

    Perut 8)bdomen9

    Inspeksi : membun0it membujur& ada luka bekas (perasi"

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    7/24

    Palpasi : nyeri tekan 6 1 8& massa 6 1 8& de5ans muskuler 618

      9ati : tidak teraba

      'impa : tidak teraba

    Perkusi : timpani

    Auskultasi : bising usus 678

    )nggota gerak   : %angan Cdema 11& kaki edema 11& sian(sis 11& 0lubbing 5inger 11

    Ke!en6ar geta" bening

    Submandibula : tidak ditemukan pembesaran

    Suprakla?ikula : tidak ditemukan pembesaran

    'ipat paha : tidak ditemukan pembesaran

    'eher : tidak ditemukan pembesaran

    Ketiak : tidak ditemukan pembesaran

    C PE#E+KS))* O/SE+KS

    Pemeriksaan 'uar 

    Inspeksi

    2ajah : 0hl(asma gra?idarum 618

    Payudara : pembesaran 678& puting susu men(nj(l& 0airan dari puting 618

    Abd(men : membun0it memanjang

    linea nigra 678& striae li?ide 618& striae albi0ans 618

     bekas (perasi 618

    Palpasi

    %U : #. 0m

    'e(p(ld I : %eraba bulat& lunak& dan tidak melenting 6b(k(ng8"

    'e(p(ld II : %eraba bagian memanjang dan keras di sebelah kiri 6PUKI8

    'e(p(ld III : %eraba bagian bulat& melenting& dan keras 6kepala8

    'e(p(ld I : K(n?ergen $$ 6Kepala belum masuk PAP8

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    8/24

    DJJ : .,) Emenit

    9is : 678 +; dalam .) menit selama +) detik"

    PP : 618

    Pemeriksaan dalam:

    aginal %(u0her :

    > . 0m& KK 678& e55a0ement +$F

     bagian baah janin kepala& h(dge I

    D PE#E+KS))* PE**1)*G

    Darah rutin

    9em(gl(bin ..&, gd' ' 6!: ..&- G .$&$8

    'euk(sit .+&/3 ribu 9 6!: #"/)) G ..")))8

    C(sin(5ilF +&3) F 6!: .1#8

    Bas(5ilF )&+ F 6!: )1.8

     !eutr(5il F -,&+) F 9 6!: $)1-)8

    'im5(sitF ./",) F ' 6!: +$1,)8

    M(n(sitF /&,) F 6!: +138

    M= 3/ 5' 6!: 3)1.))8

    M=9 +* pg 6!: +/1#,8

    M=9= ## g F 6!: #+1#/8

    9emat(krit #,&,) F ' 6!: #)1,#8

    %r(mb(sit +,*"))) 6!: .$)")))1,,)")))8

    Critr(sit ,&) juta 6!: #&3 G $&+8

    RD2 .$&, F 9 6!: ..&$ 1 .,&$8

    PD2 .+&3 5l 6!: .)1.38

    MP ..&) Hm# 6!: /&3 G .)8

    4(l(ngan darahRh B7

    9bSAg n(n reakti5  

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    9/24

    E +*GK)S)* 8ES#E9

    2anita #$ tahun& 4+P.A) hamil #3 minggu& datang dengan keluhan perut ken0ang $ jam

    SMRS" Belum keluar apa1apa dari jalan lahir" 4erakan janin akti5 dan masih dirasakan"

    Pasien tidak mengeluh mual& muntah& pusing& mata berkunang& dan mata tidak kabur"

    Buang air besar dan buang air ke0il lan0ar" Pasien mengatakan rutin memeriksakan

    kehamilannya setiap bulan ke bidan" Pasien tidak memiliki riayat tekanan darah tinggi&

     baik sebelum dan selama kehamilan" Riayat (perasi se0ti( 0aesaria .) tahun yang lalu"

    9P9% : .) Juni +).$

    9P' : .- Maret +)./

    PCMCRIKSAA! ISIK 

    Keadaan umum : Baik  

    Kesadaran : =(mp(s mentis

    %ekanan darah : .+)-) mm9g

     !adi : 3+;menit 6kuat angkat& reguler8

    Perna5asan : ++;menit 6abd(min(1t(rakal8

    Suhu : #/&/(=

    %inggi Badan : .#* 0m

    Berat : /$ kg

    PCMCRIKSAA!

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    10/24

    'e(p(ld I : %eraba bulat& lunak& dan tidak melenting 6b(k(ng8"

    'e(p(ld II : %eraba bagian memanjang dan keras di sebelah kiri 6PUKI8

    'e(p(ld III : %eraba bagian bulat& melenting& dan keras 6kepala8

    'e(p(ld I : K(n?ergen $$ 6Kepala belum masuk PAP8

    DJJ : .,);menit

    9is : 678 +; dalam .) menit selama +) detik"

    PP : 618

    Pemeriksaan dalam:

    aginal %(u0her :

    > . 0m& KK 678& e55a0ement +$F

     bagian baah janin kepala& h(dge I

     

    Pemeriksaan lab(rat(rium : DB!

    F D+)G*OS+S

    Diagnosis ker6a :

    4+P.A) Umur #$ tahun& hamil #3 minggu

    Anak I& hidup intrauterine&presentasi kepalaInpartu kala I 5ase laten

    =ephal(pel?i0 Disp(rp(ti(n

    Pemeriksaan yang dian6urkanPemeriksaan US4 untuk melihat keadaan 0airan ketuban

    G PE*))-)KS)*))*

    • Pengaasan .)

    • ID R'D$ $))00 +) tetes per menit

    • Am(ksisilin + gram I

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    11/24

    • %irah baring

    • Persiapan Se0ti( =aesarea: puasa& 0ukur rambut pubis& pemasangan D=

    H POG*OS+S

    Passage : dubia ad malam

    Passenger : ad b(namP(er : ad b(nam

    /)/ ++

    +*1))* PS)K)

    DEF+*+S+

    Dispr(p(rsi se5al(pel?ik adalah keadaan yang menggambarkan ketidaksesuaian antara kepala

     janin dan panggul ibu sehingga janin tidak dapat keluar melalui ?agina" Dispr(p(rsi se5al(pel?ik 

    disebabkan (leh panggul sempit& janin yang besar ataupun k(mbinasi keduanya" .

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    12/24

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    13/24

     berukuran ..&$ 0m" Diameter sagital p(steri(r& jarak antara sa0rum dengan garis diameter 

    interspinarum berukuran ,&$ 0m" .1#

    1 Pintu Baah Panggul

    Pintu baah panggul bukanlah suatu bidang datar namun terdiri dari dua segitiga dengan

    dasar yang sama yaitu garis yang menghubungkan tuber is0iadikum kiri dan kanan" Pintu

     baah panggul yang dapat diper(leh melalui pengukuran klinis adalah jarak antara kedua

    tuber(sitas is0ii atau distansia tuberum 6.)&$ 0m8& jarak dari ujung sa0rum ke tengah1

    tengah distensia tuberum atau diameter sagitalis p(steri(r 6-&$ 0m8& dan jarak antara

     pinggir baah simpisis ke ujung sa0rum 6..&$ 0m8" .1#

    Istilah cephalopelvic disproportion  mulai digunakan pada abad +) untuk menggambarkan

    adanya hambatan persalinan akibat ketidakseimbangan ukuran kepala bayi dengan pel?is ibu"

    E+O-OG+

    Penyebab dari cephalopelvic disproportion:

    . Janin yang besar 

    + Kelainan p(sisi dan presentasi

    # Panggul sempit .

    1)*+* )*G /ES) 

    Janin yang besar ialah janin yang beratnya lebih dari ,))) gram"

    Penyebab anak besar yaitu:

    • Diabetes mellitus

    • 9erediter 

    • Multiparitas .

    Kesukaran yang ditimbulkan dalam persalinan karena besarnya kepala atau besarnya bahu"Karena regangan dinding rahim (leh anak yang sangat besar& dapat timbul inersia uteri dan

    kemungkinan perdarahan p(stpartum akibat at(nia uteri juga lebih besar"

    Jika panggul n(rmal biasanya diusahakan persalinan per?aginam karena penentuan besarnya

    anak dengan palpasi 'e(p(ld sangat sulit" Pemeriksaan US4 dapat membantu diagn(sis bila

    anak letak kepala dan kepala belum masuk pintu atas panggul" .

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    14/24

    KE-)+*)* POS+S+ D)* PESE*)S+

    . Presentasi muka

    Presentasi muka adalah presentasi kepala dengan de5leksi maksimal hingga (ksiput

    mengenai punggung& muka terarah ke baah 6kaudal terhadap ibu8& dan dagu menjadi

     bagian presentasinya" akt(r predisp(sisi presentasi muka: #1$

    a Mal5(rmasi janin b Berat badan lahir .$)) g

    0 P(lihidramni(n

    d P(stmaturitas

    e Multiparitas

    Pada pemeriksaan dalam& dengan pembukaan yang 0ukup besar& akan teraba pinggir 

    (rbita& hidung& tulang pipi& mulut& dan dagu"

    4ambar + Presentasi Muka #

    Mekanisme persalinan presentasi muka serupa dengan persalinan presentasi belakang

    kepala" Se0ara berurutan akan terjadi pr(ses kepala mengalami penurunan 6descent 8&

    r(tasi internal& 5leksi& ekstensi dan r(tasi eksternal" Sebelum masuk panggul biasanya

    kepala janin belum dalam sikap ekstensi maksimal& sehingga masih presentasi dahi"

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    15/24

    Ketika terjadi penurunan kepala& tahanan dari panggul akan menyebabkan kepala lebih

    ekstensi sehingga terjadi perubahan menjadi presentasi muka" Ketika masuk pintu atas

     panggul dagu dalam p(sisi trans?ersal atau (blik"

    Pada pintu tengah panggul& r(tasi internal terjadi" %ujuan r(tasi internal adalah membuat

    kepala agar dapat semakin memasuki panggul dengan 0ara mengubah p(sisi dagu ke arah

    anteri(r" Apabila dagu berputar ke arah p(steri(r& maka kepala akan tertahan (leh sakrum

    sehingga kepala tidak mungkin turun lebih lanjut& dan terjadilah persalinan ma0et"

    Perputaran dagu ke arah anteri(r akan membuat kepala dapat memasuki pintu tengah

     panggul dan dagu serta mulut mun0ul di ?ul?a" #1$

    Penanganan presentasi muka:

    P(sisi dagu di anteri(r merupakan syarat yang haru dipenuhi apabila janin presentasi

    muka hendak dilahirkan ?aginal"

    Kala I: Bila tidak ada gaat janin& (bser?asi hingga pembukaan lengkap"

    Kala II: Pada pembukaan lengkap bila dagu berada di anteri(r& persalinan ?aginal

    dilanjutkan seperti persalinan presentasi belakang kepala"

    Bedah sesar dilakukan apabila setelah pembukaan lengkap p(sisi dagu masih p(steri(r&

    didapatkan tanda1tanda dispr(p(rsi& atau indikasi (bstetri lainnya" #1$

    + Presentasi DahiPresentasi dahi adalah presentasi kepala dengan de5leksi yang sedang" Cti(l(ginya

    hampir sama dengan presentasi muka" Biasanya merupakan keadaan sementara dan

    sering berubah menjadi presentasi muka atau belakang kepala" Bila menetap& janin

    dengan presentasi ini tidak dapat dilahirkan (leh karena besarnya diaeter (ksipit(mental

    yang harus melalui panggul" Janin dengan ukuran ke0il dan punggungnya berada di

     p(steri(r atau ukuran panggul yang sedemikian luas mungkin masih dapat dilahirkan

     per?aginam" #1$

    Biasanya presentasi dahi baru didiagn(sis saat persalinan yaitu dengan pemeriksaan

    dalam" Pada pembukaan yang 0ukup besar& akan teraba sutura 5r(ntalis& ubun1ubun besar&

     pinggir (rbita& dan pangkal hidung& tetapi tidak teraba dagu atau mulut janin"

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    16/24

    Pada presentasi dahi yang bersi5at sementara& anak dapat lahir sp(ntan sebagai presentasi

     belakang kepala atau muka" Jika presentasi dahi menetap& maka akan erjadi m(lase yang

    hebat sehingga diameter (ksipit(mental akan berkurang dan terbentuk caput 

     succedaneum di daerah dahi" #1$

    4ambar #" Presentasi Dahi #

    Sebagian besar presentasi dahi memerlukan pert(l(ngan persalinan se0ara bedah sesar 

    untuk menghindari manipulasi ?aginal yang sangat meningkatkan m(rtalitas perinatal"Jika dibandingkan presentasi belakang kepala& persalinan ?aginal pada presentasi dahi

    akan meningkatkan pr(laps tali pusat 6$ kali8& ruptura uteri 6.- kali8& trans5usi darah 6#

    kali8& in5eksi pas0apersalinan 6$ kali8& dan kematian perinatal 6+ kali8"

    Pemberian stimulasi (ksit(sin pada k(ntraksi uterus yang lemah harus dilakukan dengan

    sangat hati1hati dan tidak b(leh dilakukan bila tidak terjadi penurunan kepala atau

    di0urigai adanya dispr(p(rsi kepala1panggul" Presentasi dahi yang menetap atau dengan

    selaput ketuban yang sudah pe0ah sebaiknya dilakukan bedah sesar untuk melahirkannya"

    Jangan melahirkan menggunakan bantuan ekstraksi ?akum& 5(rseps& atau simpisi(t(mi

    karena hanya akan meningkatkan m(rdibitas dan m(rtalitas"

    # Kelainan P(sisi 6 Positio Occipito Posterior Persistent 8

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    17/24

    Keadaan  Positio Occipito Posterior Persistent atau presentasi ubun1ubun ke0il di

     belakang adalah suatu keadaan yang disebabkan kegagalan r(tasi interna" Cti(l(ginya

    yaitu kelainan panggul& kesempitan panggul tengah& KPD& 5leksi kepala kurang serta

    inersia uteri"

    Adakalanya (ksiput berputar ke belakang dan anak lahir dengan muka di baah sim5isis"

    Ini terutama terjadi bila 5leksi kepala kurang" Untuk menghindari rupture perinei t(talis&

    episi(t(mi harus dibuat lebih lebar karena dalam hal ini perineum diregang (leh

    sirkum5erensia (ksipit( 5r(ntalis" 9anya sebagian ke0il 6,F8 dari p(sisi (ksipit( p(steri(r 

    yang memerlukan pert(l(ngan pembedahan"

    Penyulit yang timbul dalam persalinan yaitu kala II yang lebih panjang" Umumnya dapat

    lahir sp(ntan& namun bila ada indikasi dapat dipilih antara ?akum atau 5(r0eps" #1$

    P)*GG- )*G SE#P+

    Panggul dengan ukuran n(rmal tidak akan mengalami kesukaran kelahiran per?aginam pada

     janin dengan berat badan yang n(rmal" Ukuran panggul dapat menjadi lebih ke0il karena

     pengaruh gii& lingkungan atau hal lain sehingga menimbulkan kesulitan pada persalinan

     per?aginam" Panggul sempit yang penting pada (bstetri bukan sempit se0ara anat(mis namun

     panggul sempit se0ara 5ungsi(nal artinya perbandingan antara kepala dan panggul" Selain

     panggul sempit dengan ukuran yang kurang dari n(rmal& juga terdapat panggul sempit lainnya" $&/

    Klasi5ikasi panggul sempit :

    • Kesempitan pintu atas panggul

    • Kesempitan bidang tengah

    • Kesempitan pintu baah panggul

    Kriteria diagn(sis :

    a Kesempitan pintu atas pangul

    Panggul sempit relati5 : Jika k(njugata ?era 3&$1.) 0m

    Panggul sempit abs(lut : Jika k(njugata ?era 3&$ 0m

     b Kesempitan panggul tengah

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    18/24

    Bidang tengah panggul terbentang antara pinggir baah sim5isis dan spina (s is0hii dan

    mem(t(ng sa0rum kira1kira pada pertemuan ruas sa0ral ke1, dan ke1$"

    Ukuran yang terpenting dari bidang ini ialah:

    . Diameter trans?ersa 6diameter antara kedua spina8 G .)&$ 0m"

    + Diameter anter(p(steri(r dari pinggir baah sim5isis ke pertemuan ruas sakral ke1,

    dan ke1$ G ..&$ 0m"

    # Diameter sagitalis p(steri(r dari pertengahan garis antara kedua spina ke pertemuan

    sa0ral ke1, dan ke1$ G $ 0m"

    Dikatakan baha bidang tengah panggul itu sempit jika :

    . Jumlah diameter trans?ersa dan diameter sagitalis p(steri(r .#&$ 0m atau kurang

    6.)&$ 0m 7 $ 0m .$&$ 0m8"

    + Diameter antara spina kurang dari * 0m "

    Ukuran1ukuran bidang tengah panggul tidak dapat diper(leh se0ara klinis harus

    diukur se0ara r(ntgen(l(gis& tetapi jika dapat juga menduga adanya kesempitan

     bidang tengah panggul jika:

    . Spina is0hiadi0a sangat men(nj(l"

    + Dinding samping panggul k(n?ergen"

    # Diameter antara tuber is0hii 3&$ 0m atau kurang"

    0 Kesempitan pintu baah panggul

    Bila jarak antara tuber (s is0hii 3 0m atau kurang" $&/

    Persangkaan panggul sempit G Sese(rang harus ingat akan kemungkinan panggul sempit jika:

    a Pada primipara& kepala anak belum turun setelah minggu ke #/"

     b Pada primipara ada perut menggantung"

    0 Pada multipara& persalinan yang dulu1dulu sulit"

    d Ada kelainan letak pada hamil tua"

    e %erdapat kelainan bentuk badan ibu 60eb(l& sk(li(sis& pin0ang& dll"8

    5 %anda

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    19/24

    + Kepala janin dipegang (leh tangan kiri pemeriksa"

    # Dua jari lainnya di atas sim5isus& permukaan jari berada pada permukaan anteri(r dari

    sim5isis"

    , %entukan derajat tumpang tindih ketika kepala janin ditekan ke baah dan ke belakang"

    Interpretasi perasat

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    20/24

    4ambar ," Abd(men Pendulum dengan Kehamilan"#

    Pengaruh pada persalinan:

    . Persalinan lebih lama dari biasanya& karena gangguan pembukaan ataupun banyaknya

    aktu yang diperlukan untuk m(ulage kepala anak" Kelainan pembukaan dapat terjadi

    karena ketuban belum pe0ah sebelum aktunya karena bagian depan kurang menutup

     pintu atas panggul& selanjutnya setelah ketuban pe0ah kepala tidak dapat menekan pada

    ser?iks karena tertahan pada pintu atas panggul"

    + Sering terjadi kelainan presentasi atau p(sisi

    # Ruptur uteri& jika his menjadi telalu kuat dalam usaha mengatasi rintangan yang

    ditimbulkan panggul sempit"

    , Sebaliknya& jika (t(t rahim menjadi lelah karena rintangan (leh pangul sempit& dapat

    terjadi in5eksi intrapartum"

    $ istel ?esik(?aginal dan rekt(?aginal& akibat tekanan lama pada jaringan yang dapat

    menimbulkan iskemi yang menyebabkan nekr(sis"

    / Ruptur sim5isis& pasien merakan nyeri di daerah sim5isis dan tidak dapat mengangkat

    tungkainya"

    - Paresis kaki ibu akibat tekanan dari kepala pada urat1urat sara5 di dalam r(ngga panggul"

    Lang paling sering terjadi adalah kelumpuhan ner?us per(neus" $&/

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    21/24

    Pengaruh pada anak:

    . Kematian perinatal meningkat pada partus yang lama"+ Pr(lapsus 5(eni0uli

    # Perdarahan (tak karena m(ulage yang kuat& terutama jika diameter biparietal berkurang

    lebih dari )&$ 0m" $&/

    PE*))-)KS)*))*

    Penanganan pada dispr(p(rsi kepala panggul yaitu :

    $ Partus per;obaan

    Partus per0(baan adalah per0(baan untuk melakukan persalinan per ?aginam pada

    anita1anita dengan pangul relati5 sempit" Partus per0(baan hanya dilakukan pada letak 

     belakang kepala"

    Partus per0(baan dimulai pada permulaan persalinan dan berakhir setelah kita mendapat

    keyakinan baha persalinan tidak dapat berlangsung per ?aginam atau setelah anak lahir 

     per ?aginam" Partus per0(baan dikatakan berhasil jika anak lahir per ?aginam se0ara

    sp(ntan atau dibantu dengan ekstraksi 65(r0eps atau ?akum8 dan anak serta ibu dalam

    keadaan baik" .1#

    Partus per0(baan dihentikan:

    o Pembukaan tidak atau kurang sekali kemajuannya"

    o Keadaaan ibu atau anak menjadi kurang baik"

    o Adanya lingkaran retraksi yang pat(l(gis"

    o Setelah pembukaan lengkap dan ketuban pe0ah alaupun his 0ukup baik dan

    dilakukan pimpinan persalinan dengan baik& bagian kepala dengan diameter 

    terbesar dalam . jam tetap tidak mau meleati pintu atas panggul"

    o (rseps atau ?akum gagal"

    Dalam keadaanGkeadaan tersebut& dilakukan seksi( sesarea& Jika seksi( sesarea dilakukan

     pada saat pembukaan sudah lengkap dan atas indikasi sebab1sebab yang menetap6patus

     per0(baan lengkap dan gagal8& pada persalinan berikutnya tidak ada gunanya untuk 

    melakukan persalinan per0(baan lagi" .1#

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    22/24

    ' Seksio sesarea

    Seksi( sesarea elekti5 dilakukan pada kesempitan panggul berat dengan kehamilan aterm&

    atau dispr(p(rsi sephal(pel?ik yang nyata" Seksi( juga dapat dilakukan pada kesempitan

     panggul ringan apabila ada k(mplikasi seperti primigra?ida tua dan kelainan letak janin

    yang tak dapat diperbaiki"

    Seksi( sesarea sekunder 6sesudah persalinan selama beberapa aktu8 dilakukan karena

     peralinan per(baan dianggap gagal atau ada indikasi untuk menyelesaikan persalinan

    selekas mungkin sedangkan syarat persalinan per ?aginam belum dipenuhi

    Bila seksi( sesarea dilakukan pada saat pembukaan belum lengkap atas indikasi ibu atau

    anak yang kurang baik 6partus per0(baan belum lengkapgagal8& persalinan per0(baan

    yang dipersingkat dapat di0(ba lagi pada persalinan berikutnya" Dalam hal ini& pimpinan

     persalinan berikutnya mengikuti pr(t(0(l yang berlaku bagi persalinan pada bekas seksi(

    sesarea"

    Pada kesempitan bidang tengah panggul& dapat timbul gangguan putaran paksi jika

    diameter antara kedua spina * 0m sehingga kadang1kadang diperlukan seksi( sesarea"

    Jika persalinan terhenti karena kesempitan bidang tengah panggul& baiknya dipergunakan

    ekstrakt(r ?akum karena ekstraksi dengan 5(r0eps memperke0il ruangan jalan lahir"

    Upaya ini dapat dig(l(ngkan ekstraksi ?akum per0(baan& yang berarti tidak b(lah

    dipaksakan"

    Pintu baah panggul dikatakan sempit jika jarak antara tuber (s is0hii 3 0m" Jika jarak 

    ini berkurang& dengan sendirinya arkus pubis merun0ing"

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    23/24

    # Sim

  • 8/19/2019 Presus Cpd

    24/24

    D)F) PS)K)

    . =unningham 4& 4ant !& 'e?en( KJ& dkk"