Top Banner

of 49

Postural Drainase

Oct 15, 2015

ReportDownload

Documents

FT pulomonal
materi kuliah semester 4
D III Fisioterapi Universitas Abdurrab Pekanbaru

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    1/49

    FISIOTERAPI PADAKONDISI GANGGUAN

    RESPIRASI

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    2/49

    PERMASALAHAN FISIOTERAPI

    PADA KASUS RESPIRASI

    penurunan volume paru

    peningkatan beban kerja pernapasan

    penurunan mobilitas torakpola pernapasan yang abnormal

    gangguan pertukaran gas

    hambatan arus udara dalam saluran napas

    penurunan toleransi aktivitas

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    3/49

    Modalitas fisioterapi pada kasus respirasi telahdikenal sejak awal abad ke 20, yaitu dengan

    dipublikasikannya hasil penelitian yang dilakukanoleh Ewart pada tahun 1901 dan Pasteur padatahun 1908

    Winifred Linton seorang perawat yg memberiperhatian pd problem respirasi selama PD I

    Pasca PD I masuk sekolah fisioterapi lulus th1921

    1934bekerja di RS BROMPTON di London Localized BE

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    4/49

    Indikasi ;semua penyakit paru

    yang disertai sesak & nafas pendek - cepat.

    Tidak ada kontra indikasi.

    Tujuan Breathing Control :Membentuk pola nafas normal

    Meminimalkan tenaga untuk bernafasMenghilangkan nafas yang pendek dan cepat

    Meningkatkan ventilasi

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    5/49

    Breathing control in sitting Breathing control

    in high side lying

    Relaxed sitting

    Forward lean sitting

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    6/49

    Relaxed standing Forward lean sitting Forward kneeling

    Seperti merasakan nafas normal1. Tarik nafas pelan, teratur dan relaks

    melalui hidung atau mulut2. Kemudian pelan dangentledihembuskan

    melalui mulut.3. Ekspirasi dilakukan secara pasif dantidak memanjang.

    4. Hindari memakai otot-otot dadaberlebihan

    5. Bila penderita kesulitan melakukansendiri bisa dibantu fisioterapis

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    7/49

    MODALITAS FISIOTERAPI UNTUK

    MEMBERSIHKAN JALAN NAPAS

    Pembersihan jalan napas dari mukus/seresi penting, karena mukus yang terakumulasi dapat

    menyebabkan beberapa hal berikut:

    Infeksi paruMajor AtelectasisImpaired gas exchange( gg

    pertukaran gas)Airflow limitation ( penurunan

    arus udara)

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    8/49

    MODALITAS FISIOTERAPI UNTUK

    MEMBERSIHKAN JALAN NAPAS

    CHEST PHYSIOTHERAPY

    = Bronchial toilet

    = Bronchial Hygiene

    Postural Drainage

    Perkusi/tapotement

    Breathing Exc

    Latihan batuk

    =

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    9/49

    1. Bernafas dengan tehnik diafragmatic breathing2. Posisi duduk, atau berbaring dengan fleksi lutut3. Dapat dilakukan bersamaan dengan postural

    drainage

    4 Bila bagian tertentu dari paru yang ingin dilakukanekspansi, dapat dilakukan dengan meletakkan tanganpada bagian yang diharapkan sebagai stimuliproprioseptif. Atau memakai belt untuk bagianposterior karena tidak bisa terjangkau tangan.

    Tehnik ini disebut dengan segmental breathing5. Selalu dilakukan pengamatan bahwa gerakan rongga

    dada adalah simetris

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    10/49

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    11/49

    Bilateral lateral costal expansion

    Lateral costal expansion

    Right apical expansion

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    12/49

    FORCED EXPIRATION TECHNIQUE (FET)

    Gosselink (1989) mendefinisikan FET sebagai suatu tehnikuntuk membersihkan jalan napas yg merupakan kombinasi antara:

    Postural Drainage

    Breathing exercise (SMI)

    Batuk efektif

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    13/49

    Salah satu bagian yg penting dr FET adalah periodeistirahat yg diisi dg breathing controlmencegah

    obstruksi jalan napas lebih lanjut.

    Lamanya waktu istirahat tergantung pd kondisi pasien

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    14/49

    POSTURAL DRAINAGE

    Merupakan suatu upaya pengaturan posisi pasien yang bertujuan untukmengalirkan mukus dari berbagai segmen dalam paru menuju ke saluran

    napas yang lebih besar dengan bantuan gravitasi maka mukus akanmudah diekspektorasikan dengan bantuan batuk (Pavia, 1990)

    1. memposisikan / meletakkan Px pada posisi gravitasi untukmemudahkan pengeluaran sekret / mengalirkan sekret daridaerah khusus di paru-paru.

    2. Penting pengetahuan anatomi dari bronchial tree.3. Prinsipnya adalah seperti menuang air dalam botol. Apabila air

    dituang dalam posisi tegak, air tidak dapat keluar, namun biladimiringkan air akan lebih mudah keluar.

    4. sebelum postural drainage dipastikan dengan auskultasi lobus

    paru mana yang banyak sekretnya.5. Dilakukan sebanyak 2 -4 kali / hari @ 30 menit6. Dihentikan bila ada keluhan takhikardi, palpitasi,sesak, nyeri

    dada

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    15/49

    Kontra Indikasi postural drainage1. Hemoptysis

    2. Severe Hypertension

    3. Edema Cerebri4. Aneurysma Aorta

    5. Aneurysma Cerebral

    6. Aritmia

    7. Edema Pulmonum

    Prosedur postural drainage:

    1. Jangan diberikan setelah makan

    2. Waktu yang tepat dilakukan adalah pagi hari, karena

    saat tidur terjadi penimbunan sekret

    3. Dapat dilakukan menjelang tidur (sore hari) agar

    saluran nafas bersih, sehingga penderita bisa tidur

    nyaman

    4. Untuk terapi dilakukan 24 kali sehari, sedang untuk

    mencegah penimbunan sekret dilakukan 12 kali.

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    16/49

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    17/49

    Segmen apical, lobus atas Segmen medial, lobus tengah

    Segmen basal anterior dan medial ,lobus bawah

    Segmen lateral , lobus tengah

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    18/49

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    19/49

    Segmen apical, lobus atas

    Segmen superior, lobus bawah

    Segmen basal posterior, lobus bawah

    Segmen inferior, lobus lingula

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    20/49

    PERKUSI MANUAL

    Perkusi manual atau clapping dilakukan oleh fisioterapidengan kedua tangan membentuk seperti mangkokdengan gerakan fleksi dan ekstensi dari sendipergelangan tangan secara ritmis pada permukaan

    dinding dada pasien yang meliputi seluruh segmen paru(Webber, 1998).

    melepaskan mukus

    stimulasi aktivitas mucocilliary

    transport

    TUJUAN

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    21/49

    Wollmer dkk (1985) melakukan penelitian pd 10pasien bronkitis kronik eksaserbasi akut Penambahan Perkusi pada PD dan latihan batuktidak memberikan manfaat pd pasien tsb.

    8 pasien dg jumlah sputum yg sedikit

    2 pasien dg jumlah sputum banyak (100 ml &130 ml per hari)

    Ternyata pd pasien yg sputumnya banyakpenambahan perkusi dapat mengeluarkan sputum

    lebih banyak dibandingkan tanpa perkusi

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    22/49

    Demikian pula pd penelitiannyaGallon (1991) seperti yg dapatdilihat pd figure disamping bahwapenambahan perkusi padapemberian PD, DBE dan FET dapatmeningkatkan jumlah sputum ygdikeluarkan secara significant (p

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    23/49

    REKOMENDASI UNTUK KLINISI

    Hanya diberikan pada pasien dg jumlah sputum yg banyak danTIDAK diberikan pada pasien yg jumlah sputumnya sedikit atau tidakada sputumDiberikan bersamaan dengan PD dan FET seperti ygdirekomendasikan dari The Bromptom Hospital Guide to ChestPhysiotherapy Webber, 1988)TIDAK diberikan secara rutin pd pasien dengan ventilator dan pasienpasca pembedahan. Jika terpaksa harus digunakan, maka SaO2 harusdimonitor dg cermat dan pemberian anagesia yg adequatPerkusi mungkin juga bermanfaat untuk pasien yg tidak dapat napasdalam atau batuk.

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    24/49

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    25/49

    1. Hemoptysis

    2. Acute pleuritic pain

    3. TBC aktif

    4. Metastase5. Severe osteoporosis

    6. Flail Chest

    7. Abses paru

    8. Acute severe asthma

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    26/49

    Gerakan cepat yg dilakukan pada dinding dada Dapat dilakukan manual / dgn alat vibrator

    Diberikan saat exhalasi / ekspirasi

    Tujuannya sama dengan perkusi; melepaskan

    muskus & stimulasi activasi muscculary transport Tehnik :

    1. Nafas dalam, tahan beberapa detik, vibrasidiberikan saat ekspirasi

    2. Satu session latihan, hendaknya diberikan setelah5 6 nafas dalam.

    3. Setelah tindakan vibrasi dapat dilakukan posturaldrainage.

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    27/49

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    28/49

    LATIHAN BATUK EFEKTIF

    Batuk adalah merupakan mekanisme pertahanantubuh yang berfungsi untuk mengeluarkan bendaasing atau sekresi:

    Reflex

    Aktivitas yg disadari (Voluntary)

    Batuk yang disadari, dimulai dengan mengkontraksikan otot-

    otot inspirasi

    diikuti oleh penutupan glotis

    kontraksidari otot-otot ekspirasi meningkatnya tekanan

    intrathoracic yang tinggi yang dapat mencapai 200mmHg

    glottis dibuka terjadi arus ekspirasi yang sangat tinggi

    yang dapat mencapai 70 mill per jam (Starr, 1992).

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    29/49

    Fisioterapi melatih pasien untuk batuk efektif denganmemberikan petunjuk kepada pasien untuk tarik napasmaksimal dan mengeluarkannya sekuat mungkin tidak lebih dari

    dua kali tiap siklusnyaEfektivitas dari latihan batuk efektif dalam membersihkanmukus dari saluran napas telah ditunjukkan pada beberapaliteratur (Bateman et al., 1981; de Boeck & Zinman, 1984).

    Bateman dkk (1981) melakukan penelitian pada 6 org ygdidiagnosis bronkitis kronik dan bronkiektasis dengan rata-2jumlah sputum perharinya 160 ml Latihan batuk efektif

    untuk membersihkan mukus dari saluran napas pusat,sedangkan peran latihan batuk untuk membersihkan mukusdari saluran napas perifer masih perlu dilakukan penelitianlebih lanjut (Bateman et al., 1981) .

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    30/49

    Pada pasien pasca pembedahan, adanya nyeri incisidapat menghambat inspirasi maksimal dan penurunankekuatan otot-2 ekspirasi untuk berkontraksi yang akanmenghambat efektivitas batuk (Stiller & Munday,1992).

    Untuk itu pemberian splint pada area incisi biasanyabermanfaat. Disamping itu untuk lebih mengoptimalkanmanfaat batuk pada pasien pasca pembedahan perlunya

    diberikan analgesia yg adequat dan pengaturan posisi ygtepat (Humberstone, 1990; Starr, 1992).

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    31/49

    Tarik nafas pelan & dalam denganpernafasan diafragma

    Tahan nafas 2 detik atau hitung sampai 2hitungan

    Batukkan 2 kali dengan mulut sedikitterbuka. Batuk pertama akan melepaskanseret atau mucus dari tempatnya danbatuk kedua akan mendorong keluar mucustersebut. Batuk yang efektif adalah yangbersuara hollow . Sebagian penderitaharus didorong untuk berani batuk. Sugestidapat diberikan dengan cara terapis batukmendahului penderita

    Pause / tahan Tarik nafas pelan dengan dengusan ringan

    (sniffing gently). Perlu diingat bahwamenarik nafas keras sesudah batuk dapatmenyebabkan batuk kembali dan ini justrumendorong mucus masuk kedalam paru paru lagi

    Istirahat

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    32/49

    LATIHAN NAPAS DALAM(Deep Breathing Exercise)

    Latihan napas dalam adalah merupakan bagian daritehnik latihan pernapasan (breathing exercise) yangmenekankan pada inspirasi maksimun yang panjang yang

    dimulai dari akhir ekspirasi tenang.

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    33/49

    Latihan napas dalam apalagi ditambahkan denganpenahanan pada akhir inspirasi (SMI)

    Merangsang terbukanya sistem collateral

    Meningkatkan distribusi ventilasi

    Meningkatkan volume paru

    Sehingga akan memfasilitasi pembersihan jalan napas

    (Tucker & Jenkins, 1996)

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    34/49

    Diaphragmatic breathing

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    35/49

    PEP-Mask

    (Positive Expiratory Pressure)

    Merupakan suatu tehnik yang bertujuan untuk membantu

    membersihkan jalan napas dengan ekspirasi melawantahanan diharapkan dapat merangsang terbukanya sistimcollateral masuknya udara dibelakang mukus memudahkan untuk mengeluarkan mukus

    Alat ini dikembangkan pertamakali di Scandinavia oleh MrAndersen Berupa suatu masker pada pintu ekspirasinyaterdapat tahanan variabel yang mengatur besarnya tahananekspirasi

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    36/49

    Dengan alat ini diharapkan:Pada saat ekspirasi sal napas tetap terbuka

    Merangsang terbukanya sistim collateral

    Memperbaiki distribusi ventilasi

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    37/49

    Biasanya diberikan pd posisi duduk tegak dg siku disupport, pasienmemegang PEP-Mask yg ditempelkan didaerah hidung & mulut secarameratatarik napas dalam keluarkan scr aktif tetapi tidakdengan tenaga kuat/paksa.

    Tahanan diatur sedemikian rupa pasien dapat bernapas 10-15kali scr nyaman/comfortable

    Indikasi

    bermanfaat pd kasus COPD (Christensen et al, 1990)Pada kasus dimana ada wheezing TIDAK DIANJURKANmenggunakan alat ini

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    38/49

    Mobilisasi

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    39/49

    Chest mobilitation during inspirationad expiration

    A stretchis applied to the pectoralis musclesduring inspiration (A), and the patient brings

    the elbow together to facilitate expiration

    (A) Chest expansion is increased with

    bilateral movement of the arms overhead

    during inspiration (B) Expiration is then

    reinforced by reaching the arms toward the

    floor

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    40/49

    Pulmonary Rehabilitation adalah program untukpenderita dg gangguan fungsi paru kronik yang

    meliputi penanganan medikamentosa, edukasi,psikologik, latihan fisik, pernafasan, sertakonseling nutrisi.

    What is Pulmonary Rehabilitation ?

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    41/49

    Rehabilitasi paru bertujuan untuk membantupenderita secara menyeluruh agar mampu

    bertahan hidup dengan keterbatasannya,sehingga bisa menikmati hidupnya dengannyaman, serta bila memungkinkanmeningkatkan kapasitas fungsional dalam

    aktifitas sehari-hari.

    Tujuan secara umum :

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    42/49

    Apa goal nya ?Cont

    Mengurangi keluhan dan mencegahkomplikasiMengurangi ketergantunganMeningkatkan kesegaran jasmani.Meningkatkan rasa nyaman

    Mengurangi frekuensi perawatandi rumah sakit

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    43/49

    Emphysema

    Chronic bronchitis

    Bronchiectasis

    Asthma bronchial

    Interstitial lung

    disease.

    Chest walldiseases

    Neuromuscular

    disorders

    Ventilator dependency

    Before and after surgery

    for transplantation

    Volume reduction

    Cancer, etc

    KONDISI

    R i t d f ti

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    44/49

    Respiratory dysfunction

    Restr ict ive type

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    45/49

    Obs truc t ive type :

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    46/49

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    47/49

    The merican Thoracic Society

    :Physical therapyExercise conditioningRespiratory therapy

    EducationGeneral

    Major components of Pulmonary Rehabilitation

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    48/49

    Physical Therapy :

    Postural drainage

    Breathing exercise :

    Pursed-lip breathing

    Diaphragm breathing

    Coughing

    Relaxation

  • 5/26/2018 Postural Drainase

    49/49

Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.