Top Banner
PERTOLONGAN PERTAMA PADA PERTOLONGAN PERTAMA PADA TRAUMA THORAKS TRAUMA THORAKS
12

PertoLongan PerTama Trauma DadA

Jul 24, 2015

Download

Documents

Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.
Transcript
Page 1: PertoLongan PerTama Trauma DadA

PERTOLONGAN PERTAMA PADAPERTOLONGAN PERTAMA PADA

TRAUMA THORAKSTRAUMA THORAKS

Page 2: PertoLongan PerTama Trauma DadA

22

Pendahuluan

Rongga thorak berisi organ vital yang sering mengalami kerusakan akibat trauma

Angka kematian trauma thorak ± 20% – 25% dari seluruh trauma

Banyak meninggal sebelum mendapatkan pertolongan fasilitas medis

Awalnya korban tampak baik, tetapi tiba-tiba syok, gangguan respirasi, henti jantung atau henti pernafasan.

Umumnya kematian akibat gangguan respirasi paradoksal yang dapat ditolong dengan tindakan thoracocentesis, intercostal nerve block, tracheostomy.

Page 3: PertoLongan PerTama Trauma DadA

33

Berdasarkan penyebab, trauma thoraks dibagi menjadi1. Trauma Tumpul 55% karena kecelakaan

2. Trauma tembus

Jenis-jenis trauma tumpul1. Trauma langsung

Biasanya lokal akibat benturan benda bergerak, kelainan pada lokasi benturan

2. Trauma tipe kompresi

Rongga dada & perut tiba-tiba mendapat tekanan, misal tertimbun tanah cervico-facial static cyanosis (kulit leher, muka dan bahu berwarna merah kebiruan serta perdarahan konjungtiva)

3. Trauma tipe laserasi

Umumnya akibat kecelakaan dg kendaraan berkecepatan tinggi, dada tertekan sedangkan isi rongga msh bergerak robekan hilus, kontusi dan laserasi organ intra torakal

Page 4: PertoLongan PerTama Trauma DadA

44

LUKA TUSUK DI DADALUKA TUSUK DI DADA

Dapat mengenai jantung dan atau paru-paruDapat mengenai jantung dan atau paru-paru

Dampaknya adalah perdarahan dan udara Dampaknya adalah perdarahan dan udara akan masuk ke rongga paru-paruakan masuk ke rongga paru-paru paru-paru paru-paru akan mengempisakan mengempis

Tanda klinis, penderita akan kesakitan saat Tanda klinis, penderita akan kesakitan saat bernafas dan mendadak menjadi sesak dan bernafas dan mendadak menjadi sesak dan gerakan iga berkuranggerakan iga berkurang

Page 5: PertoLongan PerTama Trauma DadA

55

DiagnosisDiagnosis

Segera nilai ventilasi dan sirkulasi

Gangguan ventilasi cek kualitas pernafasan, gerakan dada, pernafasan paradoksal, pernafasan tdk simetris

Gangguan sirkulasi perdarahan masif intra torakal, cardiac tamponade

Page 6: PertoLongan PerTama Trauma DadA

66

MEMERIKSA JALAN NAFAS

LOOK, LISTEN AND FEEL

Page 7: PertoLongan PerTama Trauma DadA

77

1. Empisema Sub Kutis

Udara masuk scr paksa ke jaringan subkutis yg disebabkan oleh

1. Robekan pleura otot interkostalis pd “pneumothorak” dg tulangnya yang patah

2. Robekan broncus di mediastinum atau pneumothoraks dgn robekan pleura mediastinalis

3. Jarang- berasa dari udara luar yang masuk melalui luka

Penanganan ditujukan pada penyebabnya

Udara yang masuk ke jaringan akan diserap oleh jaringan

Page 8: PertoLongan PerTama Trauma DadA

88

2. Patah tulang

Fraktur iga menimbulkan masalah yg serius dgn meningkatnya Usia korban, tulang rongga dada yg kaku, mudah patah karena trauma ringan, mudah terjadi atelektasis & pneumonia krn keterlambatan respirasiIga ke V – IX merupakan lokasi terseringTrauma yg keras & terlokalisir merusak pleura dan paru-paru dibawahnyaAda 3 jenis fraktur iga

1. Simple fraktur iga tanpa kerusakan jaringan yg berarti2. Compound bila merobek pleura atau kulit diatasnya3. Complicated bila merusak organ intrathorakal

Fraktur iga yg multiple dan lebih dari satu bidang mengganggu stabilitas dinding dada (flail chest) yg ditandai dengan

1. Dada sakit untk bernafas, batuk atau bersin2. Nyeri tekan3. Nyeri sumbu, nyeri bila ditekan dari tulang belakang

Page 9: PertoLongan PerTama Trauma DadA

99

Pertolongan

Iga yg fraktur difiksasi dg plaster biasa (strapping) pada seluruh iga

Prosedur pembidaian1. Bersihkan dada dg air atau alkohol lalu keringkan2. Anjurkan korban tarik nafas, lalu mengeluarkannya dan tahan untuk

beberapa saat3. Pasang plaster sejajar dg iga dari tulang belakang sampai ke

sternum4. Strapping dimulai dari iga yang paling bawah terus ke atas5. Plaster yang kedua menindi plaster yang pertama

Pemakaian strapping tidak boleh terlalu lama karena :1. Membatasi ekspansi rongga dada2. Mengganggu pemeriksaan pada dada3. Dermatitis4. Tidak cukp menjamin immobilisasi kecuali iga yg terbawah

Page 10: PertoLongan PerTama Trauma DadA

1010

Teknik StrappingTeknik Strapping

Page 11: PertoLongan PerTama Trauma DadA

1111

3.Defek dinding dada (Sucking chest wound)

Terjadi equiblrium antara rongga dada dg dunia luar 1. Gangguan pengembangan paru-paru2. Geteran pd mediastinum 3. Menurunkan efisiensi venus return

Pertolongan

Tutup luka dengan kassa steril yg dibasahi dg cairan sterilBalut luka dengan plaster dan balutan harus dibuat kedap udaraBersihkan saluran pernafasan dari kotoran, lendir atau darah, karena

penderita tidak berani batukBila ada nyeri berikan analgetik yang masih direspon

Page 12: PertoLongan PerTama Trauma DadA

1212Kal

Terimakasih kawan !!!