Top Banner

Click here to load reader

Pedoman Analisis Data

Jun 15, 2015

ReportDownload

Documents

hatipenala

Pedoman Analisis Data

Daftar akronim, istilah, singkatanAd-hoc Akademik Analisis Asfiksia BBLR Bumil Bulin Bufas Data Deduktif Denominator Diare Disabilitas DTPS Efektif Efektivitas Eklamsia Emerjensi Empirik Fatalitas HIV/AIDS Hipotermia HSP Ibu maternal Immpact Induktif Infeksi Inferensial Sementara; jangka pendek Ilmiah; terkait dengan penelitian sebagai proses menemukan pengetahuan Proses sistematik penyimpulan dari data dengan menggunakan logika/ teori tertentu Gangguan suplai oksigen sehingga terjadi kesulitan bernafas Bayi berat lahir rendah Ibu hamil Ibu bersalin Ibu nifas; kurun waktu dalam 40 hari setelah persalinan Sekumpulan nilai pengamatan/ pengukuran pada sampel Penyimpulan dari hal umum ke hal yang lebih spesifik Populasi sasaran; dalam rate atau persentase, pembilang disebut numerator dan penyebut disebut denominator Mencret; buang air besar lebih dari 3 kali per hari dengan feses cair atau lembek Tidak mampu melakukan kegiatan fisik yang normal District Team Problem Solving; Pendekatan Tim dalam pemecahan masalah di tingkat kabupaten; sebagai alat bantu dalam proses perencanaan kesehatan Berhasil guna; suatu program disebut efektif apabila program tersebut mencapai tujuan yang telah ditetapkan Keberhasilan suatu program Komplikasi kehamilan/ persalinan/ nifas yang ditandai dengan hipertensi (tekanan darah tinggi), edema (pembengkakan) tungkai, dan kejang Gawat-darurat; situasi yang mengancam jiwa Pengalaman; berdasar fakta atau data Kematian kasus; angka fatalitas kasus (case fatality rate) penyakit D adalah jumlah kematian di antara jumlah kasus penyakit D. Human Immuno Defficiency Virus adalah virus perusak sistem kekebalan tubuh, sedangkan Acquired Immuno Defficiency Syndroms adalah penyakit akibat hilangnya kekebalan tubuh Keadaan dengan temperatur tubuh kurang dari 37 Celsius Health Services Program; Program kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak yang tahun 2005-2008 yang didanai USAID Ibu hamil, bersalin dan nifas Organisasi internasional penelitian kematian ibu yang berkedudukan di University of Abeerden, United Kingdom Penyimpulan dari hal-hal yang spesifik menjadi suatu hal yang lebih umum Masuknya kuman dalam tubuh manusia Estimasi terhadap nilai dalam populasi (parameter) berdasarkan nilai dalam sampel (statistik atau data)i

Informasi Infra-struktur Insidensi

Institusi Ispa Kelembagaan K1 K4 KB KIA KIBBLA KN1 Konfiden Kontrasepsi Kos-efektivitas Kredibilitas Juklak Juknis Legal Logistik Mampu-laksana Misi Morbiditas MS-Excell Nakes Neonatal Numerator Obstetri Operasi Cesar Opsi Optimal Parameter Perinatal PONED PONEK Populasi

Hasil pengolahan data menjadi fakta yang relevan dengan kebutuhan Sarana dan pra-sarana Insidensi suatu penyakit didefinisikan sebagai jumlah kasus baru penyakit tersebut dalam suatu kurun waktu tertentu. Rate insidensi merupakan insidensi per population at risk-nya, yaitu jumlah lama waktu "sehat" dalam tahun yang dijalani bersama oleh semua anggota penduduk dari awal sampai akhir kurun waktu pengamatan. Dalam praktek, population at risk diperkirakan dengan jumlah penduduk tengah-kurun waktu. (lihat : Kelembagaan) Infeksi Saluran Pernafasan Akut; penyakit/infeksi pada saluran nafas karena bakteri dengan gejala batuk, demam, dan sesak nafas Institusi; sistem; menyangku banyak sistem; hubungan antar sistem Kunjungan pelayanan antenatal minimal sekali triwulan pertama Kunjungan pelayanan antenatal minimal sekali triwulan pertama, minimal sekali triwulan kedua, dan minimal dua kali triwulan ketiga Keluarga Berencana Kesehatan Ibu dan Anak Kesehatan Ibu, Bayu baru lahir, dan Anak Kunjungan pelayanan neonatal yang pertama Yakin; percaya diri Pencegahan konsepsi/ kehamilan hasil yang diperoleh sepadan dengan biaya yang dikeluarkan Dapat dipercaya Petunjuk pelaksanaan Petunjuk teknis Resmi, mempunyai dasar hukum perbekalan Dapat dilaksanakan dalam situasi nyata Tugas strategik yang harus dikerjakan untuk mencapai visi Data kesakitan Microsoft excel untuk mengolah data Tenaga kesehatan Bayi baru lahir umur 0 sampai dengan 28 hari pembilang Ilmu kebidanan Persalinan dengan pembedahan Pilihan Maksimal dalam konteks keterbatasan ukuran Masa dari janin usia 28 minggu sampai bayi baru lahir umur 1 minggu Pelayanan obstetri neonatal emerjensi dasar Pelayanan obstetri neonatal emerjensi komprehensif Jumlah dan struktur penduduk

ii

Praktis Pre-eklamsi Premis mayor Premis minor Prevalensi

Mudah atau dapat diukur sesuai dengan keterbatasan sumber daya yang ada (tidak meninggalkan unsur penting yang legal).

Tanda awal keracunan kehamilan Pernyataan pokok yang dianggap benar Pernyataan turunan yang dianggap benar Prevalensi "point" merupakan suatu ukuran sensus atau survei, yaitu frekuensi suatu penyakit pada suatu saat tertentu. Rate prevalen "point" suatu penyakit merupakan proporsi penduduk yang pada saat itu menderita penyakit. Pembilang adalah semua orang yang menderita penyakit tanpa memandang kapan penyakit dimulai, dan penyebut adalah semua penduduk baik yang menderita maupun yang tidak menderita penyakit. Prevalensi "period" merupakan suatu ukuran yang menunjukkan jumlah kasus penyakit baik lama maupun baru selama kurun waktu tertentu. Prevalensi "period" merupakan jumlah antara prevalensi "point" (jumlah kasus saat awal kurun waktu) dan insidensi (jumlah kasus baru selam kurun waktu tersebut).

Pro-empirik Pro-fenomenologis Proporsi Puska-UI PWS-KIA Rate Realistik Relevan Reliabel Sampel SDKI SKDN

Silogismus SP2RS SK SP2TP Sistem Stakeholder Statistik Susenas Strategik Surveilans

Mengandalkan pada data/ angka Mengandalkan pada sifat Besaran bagian yang diukur terhadap keseluruhannya. Pusat penelitian kesejahteraan keluarga Universitas Indonesia Pemantauan Wilayah Setempat-Kesehatan Ibu dan Anak Perbandingan suatu keadaan dengan konstanta tertentu Sesuai dengan dunia nyata cocok Konsisten, hasil pengukuran tidak berbeda walaupun dikerjakan oleh orang lain atau pada waktu yang berbeda Jenis dan jumlah tertentu yang mewakili suatu populasi Survei Demografi Kesehatan Indonesia Indikator yang dipakai untuk program Peningkatan Gizi Masyarakat: S=jumlah seluruh Balita; K=jumlah KMS yang diberikan pada balita; D=jumlah balita yang datang untuk ditimbang dalam bulan bersangkutan; N=jumlah balita yang naik berat badannya dalam bulan bersangkutan. Pola berfikir dalam penalaran deduktif Sistem Pencatatan dan Pelaporan Rumah Sakit Surat Keputusan Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas Suatu mekanisme proses mengolah input menjadi output Pemangku Kebijakan Data pada sampel Survei Sosial Ekonomi Nasional Efektif dan dapat dilaksanakan dalam situasi nyata Pengamatan yang menggunakan kaidah epidemiologi untuk mendeteksi perubahan yang terjadi

iii

SWOT

Template TT1 TT2 TT3 Transformasi Tupoksi UNFPA Valid Visi

Strengths, weaknesses, opportunities, threats; analisis yang menilai kekuatan dan kelemahan dari penyelenggaraan pelayanan dan peluang dan tantangan yang ada di dalam masyarakat penerima pelayanan Model petunjuk sebagai acuan Pemberian tetanus toxoid pertama Pemberian tetanus toxoid kedua Pemberian tetanus toxoid ketiga Perubahan bentuk Tugas pokok dan fungsi United Nations Funds for Population Activities; Dana persatuan bangsa-bangsa untuk program kependudukan Sahih Gambaran keadaan yang ingin dicapai

iv

Daftar Isihalaman

Daftar Akronim/ istilah/ singkatan Kata Pengantar Pendahuluan 0.1 Latar belakang 0.2 Tujuan 0.3 Sasaran 0.4 Lingkup Bagian 1. Konsep dasar 1.1 Data sebagai fondasi kebijakan Pengertian data Cara pengumpulan/ sumber data Pengolahan data Penyajian data Indikator Memilih Indikator Keterbatasan Indikator Analisis Data Cara analisis Analisis kuantitatif Analisis kualitatif 1.2 Memahami fungsi pokok Organisasi Kesehatan Fungsi pokok 1 : Asesmen Fungsi pokok 2 : Pengembangan kebijakan Fungsi pokok 3 : Jaminan kualitas pelaksanaan kebijakan Bagian 2. Analisis Data dalam Kontks Kebijakan 2.1 Identifikasi masalah prioritas Pengertian masalah prioritas Masalah Kesehatan Ibu Masalah Kesehatan Bayi Baru Lahir Masalah Kesehatan Bayi dan Anak Masalah Program KB Parameter masalah prioritas Metode identifikasi masalah prioritas Analisis situasi Analisis besaran dan tren masalah kesehatan Analisis diferensial masalah kesehatan 2.2 Pengembangan solusi Efektifitas suatu solusi Analisis masalah Kemampu-laksanaan suatu solusi 2.3 Pelaksanaan solusi Jaminan kualitas pelaksanaan

1 1 2 2 2 3 3 3 5 6 7 7 8 9 9 9 9 10 11 12 13 13 14 14 14 15 15 16 16 16 17 17 18 20 21 21 22 25 25 25v

Monitoring dan evaluasi Bagian 3. Contoh analisis data Contoh analisis besaran : Cakupan pemeriksaan ibu hamil dan persalinan Contoh analisis besaran dan tren : Penolong dan tempat persalinan Contoh analisis besaran dan diferensial : Perilaku menyusui Contoh analisis besaran dan diferensial : akses pelayanan KIA dan perilaku mencuci tangan pakai sabun Contoh analisis besaran, tren dan diferensial: akses pelayanan obstetri emerjensi Contoh analisis diferensial : distribusi bidan di desa Daftar tabel 1.1 Rumusan indikator 1.2 Kriteria pemilihan inikator : akademik vs praktis 1.3 Kekuatan dankelemahan analisis kuantitatif 2.1 Contoh masalah prioritas dalam program KIA-KB 2.2 Pertanyaan pokok dalam analisis situasi 2.3 Template analisis besaran dan tren status KIA 2.4 Template analisis besaran dan tren akses dan kualitas pelayanan KIA 2.5 Template analisis besaran dan tren akses pelayanan gizi 2.6 Template analisis besaran dan tren akses dan kualitas pelayanan KB 2.7 Template analisis diferensial 2.8 Solusi efektif masalah kematian ibu menurut bukti hasil kajian 2.9 Solusi efektif masalah kematian bayi baru lahir menurut bukti hasil kajian 3.1 Menyusui dan pemberian dini makanan kepada bayi menurut propinsi 3.2 Akses pelayanan KIA menurut kota-desa dan pendidikan

26 27 28 29 30 31 32 33 8 9 10 15 18 19 19 20 20 21 22 22 30 30

Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.