Top Banner
31

Materi Pauli

Jul 14, 2016

Download

Documents

Melia Fortunela

Pauli
Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.
Transcript
  • Sejarah Tes PauliTes Pauli diciptakan oleh : Richard PauliTes Pauli merupakan penyempurnaan dari tes Kraeplin Prinsip utama dari tes Pauli adalah tiap manusia itu mampu belajar dan berlatihMeskipun tes Pauli banyak mengukur sikap kerja namun tes Pauli tetap digolongkan tes kepribadian karena unsur yang paling kuat dalam tes Pauli adalah kemauan. Mau merupakan unsur dari watak/ karakter/ kepribadian seseorang. Dan masalah kepribadian tidak lain adalah merupakan masalah dinamika motif

  • Mengapa Tes Pauli Diciptakan?Mengacu pada teori konvergensi dari William Stern bahwa Kepribadian sesungguhnya terbentuk dari bakat dan lingkungan. Tes bisa diciptakan juga bisa disimulasi karena tes merupakan simulasi dari lingkunganDalam tes Pauli yang dilihat adalah hasil karyanya yaitu :Performance = ability x motivation

  • Tes Pauli bertujuan untuk melihat hasil kerja yang dipengaruhi oleh: daya tahan, ketekunan, dan ketelitian. Hasil kerja merupakan fungsi dari motivasi dan kemampuan. Motivasi merupakan hasil dari niat dan kemauan. Kemampuan merupakan kekuatan tindakan yang responsif berupa gerakan motorik, kegiatan intelektual, pengendalian diri secara umum, dan kemampuan untuk membedakan hal yang penting.

  • Dalam konteks tes Pauli, kepribadian memiliki ciri-ciri sebagai berikut :1. Mampu belajar/ dilatih2. Bisa terangsang/ tergerakkan/ tertarik3. Bisa capai/ jenuh

    Seseorang bisa mencapai/ menghasilkan sesuatu dengan melakukan kegiatan-kegiatan/ bekerja

    Dalam suatu kerja selain dibutuhkan kemauan juga harus didukung oleh faktor stabilitas emosi dan ketahanan dalam bekerja. Oleh karena itu tes Pauli juga melihat hal-hal di atas.

  • Ciri Tes PauliPenjumlahan 2 angka berdekatan terus-menerus dari atas ke bawahYang ditulis angka satuanHasil penjumlahan itu tidak dijumlahkan dengan angka berikutnyaPada waktu-waktu tertentu dibubuhkan tanda coret di bawah hasil penjumlahanKalau salah dibetulkan dengan cara mencoret angka/hasil yang salah, lalu menulis angka yang benar di samping angka yang salahKalau satu lajur terlewat, tidak perlu dihiraukan,lanjutkan pada lajur berikutnya, alasannya agar tidak mengacaukan pencatatan

  • Ada 2 unsur dalam PauliUnsur sasaran kerja/ tujuan hasil kerja. Dilihat dari kualitas dan kuantitasUnsur jalan yang ditempuh untuk mencapai hasil kerja tsb. Dilihat dari simpangan/ fluktuasi, tanjakan dan titik puncak

  • Adapun enam aspek dari tes Pauli untuk mengungkap potensi kerja yang digunakan yaitu: 1. Energi Psikis (Jml) Energi psikis mengungkap besarnya potensi energi kerja, terutama ketika dibawah tekanan. 2. Ketelitian dan Tanggungjawab (Be) Ketelitian dan tanggungjawab menunjukkan adanya kesediaan bertanggungjawab, teliti, kepedulian, akan tetapi dapat berarti pula mudah dipengaruhi, labil, kurang waspada. 3. Kehati-hatian (Sa) Kehati-hatian menunjukkan adanya kecermatan, hati-hati, konsentrasi, kesiagaan dan kemantapan kerja terhadap pengaruh tekanan.

  • 4. Pengendalian Perasaan (Si) Pengendalian perasaan menunjukkan adanya ketenangan, penyesuaian diri, keseimbangan dan sebaliknya dapat berarti menggambarkan penuh temperamen, mudah terangsang, dan cenderung egosentris. 5. Dorongan Berprestasi (Ti) Dorongan berprestasi menggambarkan kesediaan dan kemampuan berprestasi, serta kemauan untuk mengembangkan diri. 6. Vitalitas dan Perencanaan (TP) Vitalitas dan perencanaan menunjukkan ambisi untuk mengarahkan diri, dan mengatur kemampuan dalam mengatur tempo dan irama kerja.

  • ADMINISTRASI TESPERSIAPANMeja yang rataPensil HB (bersegi enam, 2 pensil)Pencahayaan, ventilasi, tenangStopwatchMenulis contoh Pauli di papan tulisMembagikan lembar tes dengan isian identitas di sebelah atas

  • INSTRUKSIKepada saudara telah dibagikan lembar tes. Ambillah lembar tersebut dan isilah dengan bolpen: nomor pemeriksaan, nama, tgl lahir dan tgl pemeriksaan, jamJika sudah selesai.letakkan alat tulis saudara dan perhatikan ke depan. Kita lihat lembar tes ini penuh tercetak angka-angka (tunjukkan lembar jawaban)Tugas saudara adalah sangat sederhana, yaitu menjumlah! Namun cara menjumlahnya istimewa, yang nanti akan saya tunjukkan di papan tulis.

  • Jumlahkan setiap angka dengan angka di bawahnya, dan hasilnya harus dituliskan di sebelah kanan di antara kedua angka yang saudara jumlahkan itu.Angka puluhan HARUS DIBUANG. Lihatlah ke papan tulis (contohkan)Pada saat saudara menjumlahkan angka-angka ini, pada waktu-waktu tertentu akan terdengar aba-aba GARIS! Pada setiap aba-aba GARIS, maka saudara harus memberi garis di bawah angka hasil penjumlahan terakhir yang pada waktu itu sedang saudara tulis, dan meneruskan penjumlahan saudara sampai terdengar aba-aba BERHENTI!Andaikan saudara sampai pada akhir lembar ini.(tunjukkan akhir lembar depan)maka masih tersedia angka-angka di lembar belakangnya.Lembar ini dicetak istimewa, sehingga cara membaliknya juga istimewa seperti ini (contohkan)

  • Pekerjaan ini harus dilakukan secepat-cepatnya.Untuk pekerjaan ini sebaiknya jangan ada benda-benda yang menghalangi di meja saudara, dan aturlah cara duduk saudara agar merasa nyaman.Apakah ada pertanyaanJika tidak ada, sekali lagi kami ingatkan untuk melakukan pekerjaan ini secepat-cepatnya.Ambillah pensil saudara. Letakkan pensil saudara di antara dua angka pertama. SIAP.MULAI

  • Mencari ParitGunakan bolpen merahCari kolom yang terlewat dan buat coretan ke bawah sepanjang kolom tersebutParit tidak dimasukkan dalam menghitung jumlah

  • Menghitung GarisGunakan bolpen merahCari 20 buah garis yang dibuat subjek (jumlah garis harus 20, termasuk garis berhenti)Buat coretan di dekat tiap garis (garis subjek jangan ditimpa)Jika ada penjumlahan yang terlewat di dekat garis berilah tanda

  • Menghitung jumlahGunakan bolpen biruJumlahkan seluruh kolom yang telah selesai penuh terlebih dahulu (tiap kolom= 50), kemudian tambahkan jumlah pada kolom paling akhir (yang tidak terselesaikan penuh)Jumlah di atas dikurangi:Parit (tiap parit mengurangi 50)Jumlah penjumlahan yang terlewat (biasanya sekitar garis)Tulis jumlah akhir pada kolom Jumlah (penempatannya sesuai norma yang digunakan)

  • JumlahSalahDibetulkanPenyimpanganTinggiT.Puncak>3000< 0,6%< 0,7%3,1-4%47-5816,17,182350-30000,6% -1,5%0,7% - 2%2,6-3%36-4613,14,15 2%> 2%< 2,5%< 36< 13

  • Menghitung jumlah tiap 3 menitGunakan bolpen biruJumlah 3 menit pertamaHitung jumlah kolom kelipatan 50 pada kolom sebelum garis ke-1. Tulis jumlah tersebut pada kotak pertama (di bawah kotak yang diarsir)Hitung jumlah yang berada di atas garis ke-1, tulis hasilnya pada kotak di bawah kotak pertama tadi

  • Menghitung jumlah tiap 3 menit (lanjutan)Jumlah 3 menit ke-2Hitung jumlah yang berada di BAWAH garis ke-1dengan cara mengurangi jumlah kolom itu dengan jumlah kolom itu dengan jumlah yang ada di atas garis ke-1, tulis pada kotak pertama berikutnyaLanjutkan menghitung jumlah yang penuh pada kolom-kolom sebelum garis ke-2Hitung jumlah yang ada di atas garis ke-2 dan tulis pada kotak ke-2 berikutnya

  • Menghitung jumlah tiap 3 menit (lanjutan)Jumlah 3 menit ke-3 dstHitung sisa pada kolom (jumlah yang ada di BAWAH garis ke-2), tulis hasilnya pada kotak pertama berikutnyaLanjutkan dengan langkah yang sama sampai pada garis ke-20

  • Membuat GrafikDibuat dengan pensilSesuai kisaran jumlah tiap 3 menit, tulis bilangan kelipatan 10 pada ordinat grafik dengan bolpen biruBuat grafik berdasar jumlah 3 menitan (1-20)

  • Menghitung TinggiGunakan bolpen biruCari jumlah tiap tiga menit yang tertinggi, beri tanda di bawahnyaCari jumlah tiap tiga menit yang terendah, beri tanda di bawahnyaKurangkan jumlah tertinggi dengan jumlah terendah, tulis hasilnya pada kolom tinggi sesuai norma

  • Menentukan tempat puncakGunakan bolpen biruJumlah tiga menit tertinggi merupakan puncak prestasiCarilah pada 3 menit yang keberapa puncak itu terjadi (lihat angka 1-20 di atas grafik)Tulis puncak itu pada kolom tempat puncak sesuai normaJika terdapat lebih dari 1 puncak, semua puncak harus dituliskan pada tempatnya sesuai norma

  • Menghitung kesalahanGunakan bolpen biruYang dihitung adalah kesalahan yang terjadi pada kolom ke-13 sampai ke-20Rumus: salahSa = --------- X 100%400Tulis hasilnya pada kolom kesalahan sesuai normaJika jumlah prestasi 4000 hitung juga kesalahan pada kolom 39 & 40Rumus salahSa = --------- X 100% 100

  • Menghitung pembetulan (Be)Gunakan bolpen biruYang dihitung hanya pembetulan yang dilakukan pada kolom ke-13 sampai ke-20Rumus dibetulkanDib = ---------------- X 100% 400Tulis hasilnya di kolom pembetulan sesuai norma

  • INTERPRETASI/DIAGNOSISTES PAULI (lanjutan)Energi kerja : jumlah keseluruhanKetelitian : jumlah kesalahan jumlah pembetulanKonsentrasi : jumlah keseluruhan jumlah kesalahan & pembetulanKemauan : jumlah keseluruhan jalannya grafik ketinggian (kalo hasilnya dibawah)Pengarahan energi kerja : titik akhir harus lebih tinggi dari titik awal

  • Pedoman Menafsirkan Tes PauliMula-mula tetapkan dulu taraf Pauli (jumlah dan grafiknya)Kemudian interpretasikan dari grafik, bergerak dari kiri ke kananSetelah itu mulai dari aspek yang menonjol dari subjek atau ciri khas subjek

  • MENETAPKAN TARAF PAULITaraf Pauli dilihat dari jumlah total dan bentuk grafikJumlah menunjukkan kesediaan kerja dan potensi yang dimilikiGrafik menunjukkan kualitas kerja, yaitu bgmn penyebaran tenaganya (daya tahan) terlihat dari menanjak atau tidaknya pada kurun waktu selanjutnya

  • TARAF PAULI ATAU TARAF KESELURUHANBaik (++)Jumlah besar (rata-rata ke atas)Grafik menanjakBuruk (--)Jumlah kecil di bawah rata-rataGrafik lebih banyak menurun atau campuran (cenderung ke arah buruk)(+-) dan (-+)Bila grafik atau jumlahnya negatif, maka diinterpretasikan secara terpisah antara jumlah dan grafik. Hati-hati terhadap kontraindikasi!

  • C-USelamat & SUKSES !!!