Top Banner
Kuliah Rancangan Percobaan By Miftahul Khair Kadim, Spi. MP. JURUSAN TEKNOLOGI PERIKANAN UNG, 2012 Rancangan Acak Lengkap (RAL)
14

Kuliah Rancangan Percobaan (RAL)

Sep 26, 2015

Download

Documents

Khair Kadim

rancangan acak lengkap
Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.
Transcript

Slide 1

Kuliah Rancangan PercobaanBy Miftahul Khair Kadim, Spi. MP.

JURUSAN TEKNOLOGI PERIKANAN UNG, 2012

Rancangan Acak Lengkap (RAL)RENCANA PENELITIANPENDAHULUAN (rumusan masalah dan tujuan penelitian)TINJAUAN PUSTAKAHIPOTESISMETODE PENELITIANHASIL DAN PEMBAHASANKESIMPULAN DAN SARANSource by : Mulyanto_FPIK UBRaancangan PercobaanRAL Merupakan rancangan yg paling sederhana terdiri dari perlakukan dan ulangan. Berguna dalam :1.Percobaan dalam laboratorium2.Rumah kaca3.Percobaan beberapa jenis bahan percobaan tertentu yg mempunyai sifat relatif homogen.Source by Syamsuddin_Jur Tek Perikanan UNGRAL (RancanganAcakLengkap)

Desain dimana perlakuan dikenakan sepenuhnya secara acak kepada unit-unit eksperimen. Desain ini dapat digunakan bila unit eksperimen bersifat homogen.Keuntungan Penggunaan RAL : Denah perancangan percobaan lebih mudahAnalisis statistik terhadap subjek, percobaan sangat sederhana;Fleksibel dalam penggunaan jumlah perlakuan dan jumlah ulanganKehilangan informasi relatif sedikit dalam hal data hilang dibandingkan rancangan lainSangat tepat dalam kasus (a) bila bahan percobaan homogen atau relatif homogen, (b) bila jumlah perlakukan terbatas.Source by Syamsuddin_Jur Tek Perikanan UNGSuatu penelitian mengenai pengeruh pemberian pupuk urin sapi dalam konsentrasi yg berbeda (mg) terhadap kelimpahan fitoplankton dlm air. 4 perlakukan + 1 kontrol dengan pengulangan 3 kali, sehingga jumlah bak 15 unit. Data Kelimpahan Fitoplankton yang Ditemukan Berdasarkan pada Masing-Masing Perlakuan Tabel 1.

Contoh : Penerapan RAL.1. Rancangan Percobaan.4 perlakukan + 1 kontrol dengan pengulangan 3 kali = 15 unit.Kontrol (A); 12.5 mg (B); 25 mg (C); 37.5 mg (D); 50 mg (E)A1D3C2E3B2D1E1A2B1C3C1A3E2B3D2Perlakuan (t)Ulangan (r)JumlahRata-rataIIIIIIA60.150.053.5163.654.5B118.1113.9115.2347.1115.7C119.1108.7120.1347.9116.0D188.9168.6179.5536.9179.0E168.8154.3162.4485.5161.8Total (Y)1881.02. Data.2. Uji Normalitas (exp. Uji Kolmogorof-Smirnov by SPSS).3. PerhitunganTentukan derajat bebas (db) untuk sumber keragaman :db total = total banyaknya pengamatan 1 = 15 1 = 14db perlakuan = total banyaknya perlakuan 1 = 5 1 = 4Db galat = db total db perlakuan = 14 4 = 10 2. Menentukan Faktor Koreksi (FK)Faktor koreksi (FK) = Faktor koreksi (FK) = Y2 = (1881)2 n 153. Penentuan JK Total JK Total (JKT) = ( Yij)2 - FK Jk Total= {(60.1)2+(50)2+(53.5) 2+(118.1) 2..+(162.4)2} (FK)= 264595.7-235877.4= 28718.34Lanjutan4. Penentuan JK Perlakuan y12 + + yt2 JK Perakuan = ------------------- - FK rJk Perlakuan= {(163.6)2+(347.1)2+..+(485.5)2/3} - (FK) = 264083.2-235877.4= 28205.85. Penentuan JK Acak atau JK GalatJK Galat (JKG) = JK Total - JK PerlakuanJk Acak= Jk Total-Jk Perlakuan= 28718.34-28205.8= 512.56. analisis ragam JK Perlakuan 28205.8KT Perlakuan (KTP) = ---------------------- = ------------- = 7051.45 t - 1 4 JK Galat 512.5KT Galat (KTA) = ---------------- = ------------- = 51.25 t (r - 1) 10

10Daftar analisis ragam SKDbJKKTFhitF 5%Perlakuan428205.87051.45137.6*4.96Acak10512.551.25Total1428718.34LanjutanPerhitungan Beda Nyata Terkecil (BNT).SED = 2 KT acak n = 2x51.25 3 = 5.8

BNT 5% = t 5% x SED = 2.228 x 5.8 = 12.9F hitung > F tabel 5% (137.5 > 4.96), hal ini menandakan bahwa kelimpahan fitoplankton terhadap perlakuan-perlakuan pupuk adalah berpengaruh nyata.7. uji BNT (Beda Nyata Terkecil) untuk mengetahui perlakuan mana saja yang berbeda Rata-rata Kelimpahan/ PerlakuanA = 54.5B = 115.7C = 116.0E = 161.8D = 179.0NotasiA = 54.5aB = 115.761.2*bC = 116.061.5*0.3nsbE = 161.8107.3*46.1*45.8*cD = 179.0124.5*63.3*63*17.2*dUji BNT (Beda Nyata Terkecil) dengan menggunakan taraf 5%Maka :kelimpahan fitoplankton antara perlakuan B dan perlakuan C adalah tidak berbeda nyata (non significant) karena nilai selisih lebih kecil dari nilai BNT 5% (0.3 < 12.9), sedangakan antara perlakuan-perlakuan yang lain menunjukkan perberbedaan yang nyata dengan taraf 5%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa selain perlakuan B dan C, semua perlakuan memiliki pengaruh yang berbeda terhadap kelimpahan fitoplankton.Kesimpulan.

Perlakuan pemberian pupuk dengan menggunakan urin sapi dengan perlakuan yang berbeda memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap peningkatan kelimpahan fitoplankton.Perlakuan terbaik adalah perlakuan D (37.5 mg) dengan rata-rata kelimpahan tertinggi 179.0 individu/ml.

SekianTerimakasih