Top Banner
Juklak GW Sahasta 2013 BAB I PENDAHULUAN A. DASAR PEMIKIRAN 1.Pramuka Penegak merupakan anggota gerakan pramuka yang dalam proses pembinaanya disiapkan ke arah pengabdian langsung kemasyarakat serta mempersiapkan diri menjadi kader pembangunan yang kompeten, bertanggungjawab, serta memiliki rasa cinta tanah air, yang dibentuk melalui proses bina diri, bina satuan, dan bina masyarakat. 2.Salah satu wadah pembinaan anggota Pramuka Penegak untuk membentuk kader pembangunan adalah dengan cara membekali anggota muda dengan pengetahuan dan keterampilan potensial yang selaras dengan kebutuhan generasi muda saat ini. 3.Dalam usaha mencapai tujuan Gerakan Pramuka dan tujuan pembangunan, maka dipandang perlu untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang menarik dan menyenangkan, edukatif dan inovatif dengan metode perkemahan berbentuk giat prestasi yang sehat, terarah praktis dan teratur sebagai pembinaan terhadap Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. 4.Bahwa dalam kurun waktu lima tahun, dipandang perlu untuk mengevaluasi dan melihat kualitas Pramuka Penegak di Wilayah Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal sehingga perlu diadakan wadah kegiatan yang hasilnya akan menjadi representasi serta tolak ukur keberhasilan pembinaan dan pendidikan serta pengabdian Pramuka Penegak di wilayah Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal kepada masyarakat. B. DASAR PENYELENGGARAAN 1.Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tentang Gerakan Pramuka; 2.Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 024 Tahun 2009 Tentang Anggaran Dasar Gerakan Pramuka; 3.Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 203 Tahun 2009 Tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka; 4.Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Tentang Pola dan Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega; 5.Hasil Muspanitera Cabang Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal 2010; 6.Program Kerja Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal Tahun 2013; C. MAKSUD DAN TUJUAN Maksud disusunnya Petunjuk Pelaksanaan Gladi Widya Satria Hasta Brata (GW SAHASTA) Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal Tahun 2013 ini adalah sebagai acuan pedoman pelaksanaan baik bagi pihak penyelenggara maupun pihak pelaksana dalam menjalankan tugas, fungsi dan wewenangnya serta merupakan panduan bagi Pimpinan Kontingen dan Pembina Pendamping dalam menyiapkan Kontingen Gladi Widya Satria Hasta Brata di Tahun 2013. Tujuan penyusunan Petunjuk Pelaksanaan Gladi Widya Satria Hasta Brata (GW SAHASTA) Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal Tahun 2013 ini adalah agar persiapan dan pelaksanaan Gladi Widya Satria Hasta Brata Tahun 2013 dapat berjalan dengan baik, teratur dan terarah. DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 1
29

Juklak Gw_sahasta 2013

Dec 13, 2014

Download

Documents

Maulidar Arief
Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.
Transcript
Page 1: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

BAB IPENDAHULUAN

A. DASAR PEMIKIRAN

1. Pramuka Penegak merupakan anggota gerakan pramuka yang dalam proses pembinaanya disiapkan ke arah pengabdian langsung kemasyarakat serta mempersiapkan diri menjadi kader pembangunan yang kompeten, bertanggungjawab, serta memiliki rasa cinta tanah air, yang dibentuk melalui proses bina diri, bina satuan, dan bina masyarakat.

2. Salah satu wadah pembinaan anggota Pramuka Penegak untuk membentuk kader pembangunan adalah dengan cara membekali anggota muda dengan pengetahuan dan keterampilan potensial yang selaras dengan kebutuhan generasi muda saat ini.

3. Dalam usaha mencapai tujuan Gerakan Pramuka dan tujuan pembangunan, maka dipandang perlu untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang menarik dan menyenangkan, edukatif dan inovatif dengan metode perkemahan berbentuk giat prestasi yang sehat, terarah praktis dan teratur sebagai pembinaan terhadap Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.

4. Bahwa dalam kurun waktu lima tahun, dipandang perlu untuk mengevaluasi dan melihat kualitas Pramuka Penegak di Wilayah Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal sehingga perlu diadakan wadah kegiatan yang hasilnya akan menjadi representasi serta tolak ukur keberhasilan pembinaan dan pendidikan serta pengabdian Pramuka Penegak di wilayah Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal kepada masyarakat.

B. DASAR PENYELENGGARAAN

1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tentang Gerakan Pramuka; 2. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 024 Tahun 2009 Tentang Anggaran Dasar

Gerakan Pramuka; 3. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 203 Tahun 2009 Tentang Anggaran Rumah

Tangga Gerakan Pramuka; 4. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Tentang Pola dan Mekanisme Pembinaan

Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega; 5. Hasil Muspanitera Cabang Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal 2010; 6. Program Kerja Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartir Cabang 11.35

Kota Tegal Tahun 2013;

C. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud disusunnya Petunjuk Pelaksanaan Gladi Widya Satria Hasta Brata (GW SAHASTA) Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal Tahun 2013 ini adalah sebagai acuan pedoman pelaksanaan baik bagi pihak penyelenggara maupun pihak pelaksana dalam menjalankan tugas, fungsi dan wewenangnya serta merupakan panduan bagi Pimpinan Kontingen dan Pembina Pendamping dalam menyiapkan Kontingen Gladi Widya Satria Hasta Brata di Tahun 2013.

Tujuan penyusunan Petunjuk Pelaksanaan Gladi Widya Satria Hasta Brata (GW SAHASTA) Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal Tahun 2013 ini adalah agar persiapan dan pelaksanaan Gladi Widya Satria Hasta Brata Tahun 2013 dapat berjalan dengan baik, teratur dan terarah.

D. RUANG LINGKUP

1. Pendahuluan 2. Penyelenggaraan 3. Tahap-tahap Penyelenggaraan 4. Organisasi Penyelenggara 5. Administrasi 6. Kegiatan 7. Pemerintahan 8. Sarana Penunjang 9. Pengawasan, Evaluasi dan Penelitian 10. Penutup 11. Lampiran-lampiran

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 1

Page 2: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

BAB IIPENYELENGGARAAN

D. NAMA KEGIATAN

Gladi Widya Satria Hasta Brata Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal Tahun 2013 selanjutnya disebut GW SAHASTA Tahun 2013.

E. SASARAN

1. Meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Meningkatkan rasa tanggung jawab dan rasa cinta terhadap tanah air. 3. Memperkuat tali persaudaraan. 4. Meningkatkan kepedulian dan rasa pengabdian anggota Gerakan Pramuka terhadap masyarakat,

Bangsa dan Negara. 5. Memperoleh pengalaman dan keterampilan baru.

F. WAKTU

GW SAHASTA Tahun 2013 dilaksanakan pada tanggal 1 – 4 Juli 2013

G. TEMPAT

Wilayah Kota Tegal dengan kepastian lokasi akan diberitahukan saat temu pinkon.

H. MOTTO

“Satyaku kudharmakan, Dharmaku kubaktikan”

I. TEMA

“Bina Diri,Bina Satuan,Bina Masyarakat”

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 2

Page 3: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

BAB IIIORGANISASI PENYELENGGARA

E. STRUKTUR ORGANISASI

1. Penyelenggara Gladi Widya Satria Hasta BrataTahun 2013 (GW SAHASTA 2013) adalah Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal Susunan Panitia Penyelenggara terdiri dari : Penanggungjawab Umum Penasehat Pengawas dan Pendukung Penanggungjawab Teknis Ketua Umum Sekretaris I Sekretaris II Bendahara I Bidang Administrasi Bidang Kegiatan Bidang Sarana Pendukung Bidang Waslitev Bidang Pemerintahan

2. Organisasi Panitia Pelaksana/Sangga Kerja pelaksana GW SAHASTA Tahun 2013 terdiri dari anggota Dewan Kerja Cabang dan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Se-Kwartir Cabang Kota Tegal. Susunan Sangga Kerja terdiri dari: Penanggung Jawab Teknis I Penanggung Jawab Teknis II Kecamatana. Camat b. Bendahara c. Ketua Bidang Administrasi d. Ketua Seksi Kesekretariatan e. Staf Kesekretariatan f. Ketua Seksi Hubungan Masyarakat g. Staf Seksi Hubungan Masyarakat h. Ketua Bidang Kegiatan i. Seksi Giat Umum j. Seksi Giat Rutin k.Seksi Giat Prestasi l. Seksi Giat Kesakaan m. Seksi Giat Wawasan n. Seksi Giat Pinkon dan Bindamping o. Ketua Bidang Sarana Prasarana p. Seksi Perlengkapan q. Seksi Konsumsi r. Seksi Sarana s.Seksi Keamanan t. Seksi Kesehatan

Kelurahana. Lurah b. Staf Lurah

Wasliteva. Ketua Bidang Pengawasan, Penelitian dan Evaluasi b. Staf Bidang Pengawasan,Penelitian dan Evaluasi

3. Dewan Juri GW SAHASTA Tahun 2013 terdiri dari Andalan dan Dewan Kerja Cabang Kota Tegal, serta pihak lain sesuai dengan kompetensi dan keahlian yang dimiliki sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal Tentang Susunan Dewan Juri GW SAHASTA Tahun 2013.

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 3

Page 4: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

BAB IVADMINISTRASI DAN PERSYARATAN

J. PERSYARATAN PESERTA

1. Peserta Umum a) Pramuka Penegak di wilayah Kwartir Cabang Kota Tegal b) Aktif di gugus depan c) Minimal Pramuka Penegak Bantara d) Sehat Jasmani dan Rohani e) Berusia antara 16-20 Tahun pada tanggal 13 April 2013 f) Mempunyai semangat dan disiplin tinggi g) Sanggup mematuhi tata tertib perkemahan

Administratif a) Menyerahkan Fotocopy KTA yang masih berlaku b) Menyerahkan Fotocopy Akta keahiran c) Menyerahkan Fotocopy asuransi jiwa yang masih berlaku d) Menyerahkan surat keterangan sehat e) Menyerahkan Pas Photo berseragam Pramuka berukuran 3x4 sebanyak 3 (Tiga) lembar

(salah satu ditempelkan di biodata peserta). f) Menyerahkan biodata peserta g) Menyerahkan Camp fee sebesar Rp 15.000,00 per orang yang akan dikembalikan dalam

bentuk Piagam, buku kegiatan, dan co card peserta kegiatan.

Perlengkapan Berkemah a) Membawa perlengkapan perkemahan b) Membawa perlengkapan memasak c) Membawa perlengkapan untuk penjelajahan d) Membawa pakaian lapangan/olahraga/pribadi e) Membwa obat-obatan pribadi f) Membawa buku tulis 10 buah, buku dongeng 10 buah, dan 10 buah bolpoint.

2. Pimpinan Kontingen a) Pradana Dewan Ambalan b) Menyerahkan Surat Mandat dari Gugus Depan c) Menyerahkan Fotocopy KTA yang masih berlaku d) Menyerahkan Fotocopy Asuransi Kesehatan yang masih berlaku e) Menyerahkan Surat Keterangan Sehat f) Menyerahkan Pas Photo berseragam Pramuka berukuran 3x4 sebanyak 2 (dua) lembar

(salah satu ditempelkan di biodata). g) Membawa perlengkapan pribadi yang diperlukan h) Membawa perlengkapan perkemahan i) Membawa obat-obatan pribadi j) Menyerahkan Camp fee sebesar Rp 15.000,00 per orang Piagam, buku kegiatan, dan co card

peserta kegiatan

3. Pembina Pendamping a) Pembina Gugus Depan yang mendapat mandat dari Gugus Depan.b) Menyerahkan Surat Mandat dari Gugus Depan c) Menyerahkan fotocopy KTA yang masih berlaku d) Menyerahkan fotocopy Asuransi Kesehatan yang masih berlaku e) Surat Keterangan Sehatf) Menyerahkan Pas Photo berseragam Pramuka berukuran 3x4 sebanyak 2 (dua) lembar

(salah satu ditempelkan di biodata).g) Membawa perlengkapan pribadi yang diperlukanh) Membawa perlengkapan perkemahani) Membawa obat-obatan pribadij) Menyerahkan Camp fee sebesar Rp 15.000,00

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 4

Page 5: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

K. KOMPOSISI KONTINGEN

Peserta Pinkon BindampingJumlah

Pa Pi Pa Pi Pa Pi

10 10 1 1 1 1 24

1. Setiap pangkalan hanya boleh mengirimkan maksimal 1 sangga putra dan 1 sangga putri. 2. Dewan Kerja Cabang membatasi maksimal jumlah peserta kegiatan 40 kontingen.

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 5

Page 6: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

BAB VSISTEM PELAYANAN ADMINISTRASI

A. ADMINISTRASI PELAYANAN

Pelayanan administrasi ditujukan untuk mendukung pelaksanaan GW SAHASTA Tahun 2013 di bidang administrasi meliputi : 1. Panitia Penyelenggara 2. Panitia Pelaksana 3. Panitia Pendukung 4. Kontingen

B. KODEFIKASI ADMINISTRASI C.01/ GWSHB /2013 : Kesediaan Gugus Depan mengikuti GW SAHASTA C.02/ GWSHB /2013 : Rekomendasi dari Kwartir Ranting C.03/ GWSHB /2013 : Daftar Nama Kontingen GW SAHASTA Tahun 2013 C.04/ GWSHB /2013 : Daftar Rincian Peserta Giat Prestasi GW SAHASTA Tahun 2013 C.05/ GWSHB /2013 : Biodata PesertaC.06/ GWSHB /2013 : Biodata Pinkon dan Bindamping

C. ADMINISTRASI PENDAFTARAN

1. Panitia Pelaksana GW SAHASTA Tahun 2013 tidak akan menerima pendaftaran kecuali melalui Kontingen Gugus Depan dengan menggunakan formulir yang telah ditentukan.

2. Penyelesaian administrasi pendaftaran yang berkaitan dengan keuangan dilaksanakan melalui rekening bank atau langsung di Sanggar Bakti Pramuka Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal Jln. Hang Tuah. 23 Tegal.

3. Hak-hak peserta berupa perlengkapan peserta dan lain-lain diserahkan melalui Pimpinan Kontingen

4. Alat tukar untuk menerima segala perlengkapan kontingen berupa resi dan kwitansi yang diberikan oleh Panitia Pelaksana.

D. TAHAP PENDAFTARAN

1. Tahap I Tahap pertama pendaftaran dilakukan dengan cara mengumpulkan Formulir Kesediaan Gugus Depan (C.01/GWSHB/2013) melalui Pos ke Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal Jln. Hang Tuah. 23 Tegal., atau melalui email Ketua Pelaksanan [email protected] paling lambat tanggal 20 Mei 2013

2. Tahap II Menyerahkan Formulir selambat-lambatnya tanggal 27 Mei 2013 pukul 14.00 WIB bertepatan dengan temu Pinkon, terdiri dari : C.02/GWKK/2013 : Rekomendasi dari Kwartir Ranting C.03/GWKK/2013 : Daftar Nama Kontingen GWKK Tahun 2013 C.04/GWKK/2013 : Daftar Rincian Peserta Giat Prestasi GWKK Tahun 2013 C.05/GWKK/2013 : Biodata PesertaC.06/GWKK/2013 : Biodata Pinkon dan Bindamping

Pembayaran administrasi keuangan dapat dilakukan langsung di Sanggar Bakti Pramuka Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal Jln. Hang Tuah. 23 Tegal atau dapat ditransfer selambat-lambatnya tanggal 2 Juni 2013 atau dapat pula diserahkan saat Temu Pimpinan Kontingen. Pembayaran via Transfer dapat melalui :

Rekening Sangga Kerja GW SAHASTA Tahun 2013 a.n Iqbal Abdillah (Ketua DKC Kota Tegal) BANK BRI Syariah Cabang Tegal Nomor Rekening 1009-13-6505Bukti resi pembayaran dibawa saat temu pinkon

3. Tahap III Menyerahkan persyaratan administratif Peserta, Pinkon dan Bindamping kepada Panitia Penyelenggara maksimal tanggal 10 juni 2013 Peserta yang secara administrasi tidak sesuai pada poin Usia, harus diganti dengan peserta lain.

4. Tahap IV

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 6

Page 7: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

Pendaftaran ulang di lokasi kegiatan GWSAHASTA Tahun 2013 melalui Pimpinan Kontingen Cabang. Pimpinan Kontingen akan menyerahkan : 1. Revisi atau konfirmasi form-form terdahulu (apabila ada) 2. Perlengkapan yang harus dikumpulkan Selanjutnya Pimpinan Kontingen akan menerima kelengkapan peserta, kelengkapan kontingen dan administrasi kegiatan peserta.

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 7

Page 8: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

BAB VIKEGIATAN

F. UMUM

Kegiatan GWSAHASTA Tahun 2013 secara keseluruhan merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka dan tujuan pembangunan yang lebih menarik, inovatif, berbasis masyarakat, dan memberikan edukasi yang baik kepada anggota Gerakan Pramuka. Sebagai bentuk pemantauan dan evaluasi untuk melihat seberapa jauh dan menilai tingkat keberhasilan pencapaian tujuan dari Gerakan Pramuka khususnya pramuka penegak sangat perlu dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat Cabang sampai tingkat Daerah dalam bentuk Perkemahan dengan giat prestasi yang sehat dan terarah dengan sisipan berbagai kegiatan yang berbasis lingkungan, pengabdian masyarakat, dan wawasan.

G. PELAKSANAAN KEGIATAN

Untuk mencapai sasaran dan tujuan GWSAHASTA Tahun 2013 dengan maksimal, maka pelaksanaan kegiatan disusun sebagai berikut : 1. Kegiatan di Tingkat Kecamatan diikuti oleh seluruh Warga Perkemahan secara bersama-sama

dan diselenggarakan oleh Pimpinan Perkemahan. 2. Kegiatan di tingkat Kelurahan, RW dan RT diikuti oleh peserta sesuai dengan wilayah

kependudukannya masing-masing dan dilaksanakan secara terpisah antara putera dan puteri. 3. Kegiatan rotasi diikuti oleh peserta sesuai dengan jadwal.

H. JENIS KEGIATAN

Kegiatan GWSAHASTA Tahun 2013 meliputi :1. Giat Umum

a) Upacara Pembukaan dan Adat Satria Hasta Bratab) Upacara Penutupan dan Adat Satria Hasta Bratac) Satria Night d) Kunjungan Stand Pameran e) Anjangsana

2. Giat Rutin a) Korve b) Ibadah c) Olahraga d) Apel Pagi e) Apel Sore

3. Giat Prestasi a) Kemampuan Umum

1) Karya Tulis Ilmiah2) Teknologi Tepat Guna3) News Presenter

b) Kemampuan Kepramukaan/Scouting skills1) Scouting Skill Semboyan2) Scouting Skill Perpetaan3) Lomba Cepat Tepat Pramuka

c) Kedisiplinan1) K3 perkemahan 2) Tertib Administrasi

d) Sosial Budaya 1) Ngadi Salira Busana

4. Giat Pinkon dan Bindamping a) Outbond b) Diskusi/karangpamitran c) Welcoming Night

5. Giat Wawasana) Penyuluhan Tertib Lalu-Lintasb) Diskusi T/D c) Penyuluhan Perikanan dan Kelautand) Pelatihan Pemadaman Kebakarane) Apresiasi Film

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 8

Page 9: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

6. Giat Kesakaan a) Pengenalan Satuan Karya Bhayangkarab) Pengenalan Satuan Karya Baharic) Pengenalan Satuan Karya Wirakartikad) Pengenalan Satuan Karya Bakti Husada

D. TEKNIS UMUM KEGIATAN

1. Giat Umum a. Upacara Pembukaan dan Adat Satria Hasta Brata

Tujuan : Sebagai tanda dimulainya pertemuan Pramuka Penegak dalam kegiatan GWSAHASTA Tahun 2013 secara adat Tempat : Menyesuaikan

b. Upacara Penutupan dan Adat Satria Hasta BrataTujuan : Sebagai tanda berakhirnya pertemuan Pramuka Penegak dalam kegiatan

GWSAHASTA Tahun 2013 secara resmiTempat : Menyesuaikan

c. Satria Spesial NightTujuan : Sebagai wahana mempererat persaudaraan Pramuka Penegak se-Kota TegalTempat : Menyesuaikan

d. Kunjungan Stand PameranTujuan : Sebagai sarana informasi potensi Satuan Karya di wilayah Kota TegalTempat : Sekitar area perkemahan

e. AnjangsanaTujuan : Mempererat persaudaraan secara langsung antar anggoa Gerakan Pramuka di

Kota TegalTempat : Area Perkemahan

3. Giat Rutin a. Korve

Tujuan : Untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan dalam perkemahanTempat : Lingkungan Perkemahan

b. IbadahTujuan : Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha EsaTempat : Mushola

c. Olahraga Tujuan : Menjaga kebugaran dan kesehatan peserta GWSAHASTA Tahun 2013 Tempat : Lapangan Utama Pusat Kegiatan

d. Apel Pagi Tujuan : Meningkatkan kedisiplinan serta sebagai wahana penginformasian kegiatan

GWSAHASTA Tahun 2013 per hariTempat : Lapangan Utama Pusat Kegiatan kelurahan masing – masing. (sekitar areal

kelurahan masing-masing)

e. Apel SoreTujuan : Meningkatkan kedisiplinan serta sebagai wadah evaluasi kegiatan per hariTempat : Lapangan Utama Pusat Kegiatan dan kelurahan masing – masing. (sekitar areal

kelurahan masing-masing)

3. Giat Prestasi

a. Karya Tulis Ilmiah

Peserta : 1 orang per sanggaTema : Pramuka dalam dunia KewirausahaanTeknis Lomba :

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 9

Page 10: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

1) Pengumpulan Makalah Makalah diterima maksimal 23 juni 2013 di Kwartir Cabang Kota Tegal Penulisan menggunakan ketentuan penulisan karya ilmiah Dikumpulkan sebanyak 3 rangkap Diambil 10 Makalah terbaik yang akan dipresentasikan.

2) Presentasi Makalah Alokasi waktu presentasi adalah 10 menit (7 menit presentasi dan 3 menit Tanya

jawab) Alat bantu disediakan peserta (panitia hanya menyediakan laptop, Lcd dan

whiteboard) Selama presentasi berlangsung semua peserta diwajibkan untuk berada dalam

ruangan presentasi Kriteria Penilaian1) Pengumpulan Makalah

Administrasi (ketepatan waktu pengumpulan makalah) Standar penulisan makalah (tata bahasa, font, margin, type kertas, spasi dan jumlah

halaman) Format makalah (sistematika makalah) Kreativitas gagasan

2) Presentasi Makalah Topik yang dikemukakan Penyajian (penampilan dan Tanya jawab)

3) Rentang NilaiRentang penilaian adalah 50-90

b. Teknologi Tepat Guna (TTG)KetentuanPeserta : 2 orang per sanggaTema : teknologi alternatif pemanfaatan limbah ramah lingkunganTeknis Lomba :1 Pengumpulan Makalah o Makalah diterima maksimal tanggal 23 juni 2013 di Kwartir Cabang Kota Tegal o Penulisan menggunakan ketentuan penulisan karya tulis ilmiah o Dikumpulkan sebanyak 3 (tiga) rangkap o Diambil 10 Makalah terbaik yang akan dipresentasikan.

2 Peragaan o Peragaan dan cara penggunaan dilaksanakan dengan alokasi waktu maksimal 30 menit

secara bersamaan o Tiap sangga membawa 1 bahan jadi dan 50 % jadi untuk diperagakan o Setelah peragaan dilaksanakan Tanya jawab

Kriteria Penilaian4. Pengumpulan Makalah o Administrasi (ketepatan pengumpulan waktu makalah) o Standar penulisan makalah (tata bahasa, font, margin, type kertas, spasi dan jumlah

halaman) o Format makalah (sistematika makalah)

5. Peragaan o Peragaan (keterampilan merangkai dan keberhasilan alat peraga) o Penampilan (penguasaan materi) o Nilai manfaat (tingkat kebutuhan masyarakat dan nilai jual)

Rentang PenilaianRentang penilaian adalah 50-90

c. Scouting SkillsPeserta : 5 orang per sanggaTeknis Kegiatan :1) Peserta akan melakukan rute penjelajahan 2) Peserta akan melewati 3 pos penilaian 3) 3 pos penilaian :

Kemampuan membaca semboyan (semaphore, morse dan sandi) Kemampuan perpetaan (peta pita, peta lapangan dan peta panorama) Kemampuan pioneering

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 10

Page 11: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

Kriteria Penilaian1) Kemampuan membaca semboyan (ketepatan jawaban, kecepatan) 2) Rentang penilaian 0-100 3) Kemampuan perpetaan (teknis dan alat) 4) Rentang penilaian 50-90 5) Kemampuan pioneering (ketepatan penggunaan simpul dan ikatan, kekuatan dan

ketepatan waktu) 6) Rentang penilaian 50-90

d. Lomba Cepat Tepat PramukaPeserta : 3 orang per sangga Teknis Kegiatan :1) Penyisihan : peserta menjawab soal tertulis secara berkelompok kemudian akan diambil

6 terbaik untuk masuk final 2) Final :

Tahapan soal terdiri dari : Soal wajib Soal lemparan Soal rebutan

Kriteria PenilaianJenis soal yaitu Pengetahuan umum kepramukaan dan teknik kepramukaan (80%) Dan pengetahuan umum (20%)

e. Ngadi Salira BusanaPeserta : 1 orang per sanggaTeknis Kegiatan :1) Ketentuan peserta berbusana jawi jangkep klasik Surakarta atau Yogya

Putra : merias diri, memakai blangkon, beskap, keris dan sandal slop Putri : merias diri, memakai sanggul, jarik wiru dan tidak berjilbab

2) Peserta dibantu oleh Pimpinan Kontingen masing-masing sangga 3) Lomba terdiri dari 2 (dua) tahap menggunakan sistem gugur 4) Tahap pertama berupa ketepatan busana dan rias 5) Tahap kedua berupa wawancara (10 besar) Kriteria Penilaian 1) Tahap Pertama (peragaan busana) :

Keterampilan merias (kerapian busana, keserasian busana dan aksesoris, dan keelokan riasan)

Ketepatan busana (jenis pakaian jawa, sanggul jawa, jarik wiru panjang, beskap dan blangkon)

2) Tahap Kedua (wawancara) Ketepatan jawaban Tata Krama (sopan santun, kepercayaan diri dan ekspresi) Tata bahasa

Rentang PenilaianRentang penilaian adalah 60-90

f. News Presenter (Menggunakan Bahasa Inggris) Peserta : 1 orang per sanggaTeknis Kegiatan :1) Peserta mengambil undian topik yang telah dipersiapkan pada saat pelaksanaan

kegiatan 2) Setelah mengambil undian peserta diberikan kesempatan untuk menyusun konsep

materi selama 5 menit 3) Waktu maksimal penampilan adalah 5 menit setiap peserta Kriteria Penilaian1) Keluwesan dalam berbicara dan pengucapan kata 2) Kesesuaian dengan topik 3) Performance (penampilan) 4) Pengembangan gagasan dan improvisasi materi Rentang Penilaian Rentang penilaian adalah 60-90

g. K3 PerkemahanPeserta : seluruh kontingenTeknis Kegiatan : penilaian dilakukan sewaktu-waktu dan selama kegiatanKriteria Penilaian :

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 11

Page 12: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

4. Tata atur perkemahan 5. Pengelompokan sampah 6. Administrasi pendukung 7. Kerapian dan kebersihan tenda 8. Ketertiban dan keikutsertaan peserta dalam menjaga keamanan serta ketertiban selama

kegiatan berlangsung

I. Tertib Administrasi Peserta : Pimpinan KontingenTeknis Kegiatan :Bertujuan untuk mngevaluasi ketertiban dan kelengkapan persyaratan administrasi masing-masing kontingenKriteria Penilaian :1) Ketepatan waktu pengumpulan 2) Kerapian dokumen

C. Giat Pinkon dan Bindamping a. Outbound

Tujuan : Mempererat silahturahmi dan tali persaudaraan antar Pinkon danBindamping

Tempat : Lapangan Kegiatan

b. Diskusi/KarangpamitranTujuan : Membahas dan sebagai media informasi berbagai hal baru di

pramukaTempat : Menyesuaikan

c. Welocoming NightTujuan : Menyambut Pinkon dan Bindamping serta silahturahmi dengan pihak

Kwartir CabangTempat : Menyesuaikan

5. Giat Wawasana. Penyuluhan Tertib Lalu-Lintas

Tujuan : Menginformasikan segala hal yang berkaitan dengan Tertib Lalu-Lintas

Tempat : MenyesuaikanPeserta : 2 Orang/Sangga

b. Diskusi T/DTujuan : Menggali permasalahan yang seringkali dialami Dewan Ambalan

dan mencari solusi bersamaTempat : MenyesuaikanPeserta : 2 Orang/Sangga

c. Penyuluhan Perikanan dan KelautanTujuan : Memberikan informasi tentang Perikanan dan Kelautan Tempat : MenyesuaikanPeserta : 2 Orang/Sangga

d. Pelatihan Pemadaman KebakaranTujuan : Memberikan pengetahuan pemadaman kebakaran sederhanaTempat : MenyesuaikanPeserta : 2 Orang/Sangga

e. Apresiasi FilmTujuan : Memberikan wawasan melalui film indonesiaTempat : Lapangan UtamaPeserta : 5 Orang/Sangga

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 12

Page 13: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

6. Giat Kesakaan

a. Pengenalan Satuan Karya BhayangkaraTujuan : Memperkenalkan Satuan Karya BhayangkaraTempat : MenyesuaikanPeserta : 2 Orang/Sangga

b. Pengenalan Satuan Karya BahariTujuan : Memperkenalkan Satuan Karya BahariTempat : MenyesuaikanPeserta : 2 Orang/Sangga

c. Pengenalan Satuan Karya WirakartikaTujuan : Memperkenalkan Satuan WirakartikaTempat : MenyesuaikanPeserta : 2 Orang/Sangga

d. Pengenalan Satuan Karya Bakti HusadaTujuan : Memperkenalkan WanabaktiTempat : MenyesuaikanPeserta : 2 Orang/Sangga

E. KETENTUAN JUARA UMUM

Juara umum adalah pengumpul poin terbanyak pada seluruh Giat Prestasi GWSAHASTA Tahun 2013. Ketentuan poin sebagai berikut : Juara 1 : 9 poin Juara 2 : 7 poin Juara 3 : 5 poin Juara Harapan 1 : 3 poin Juara Harapan 2 : 2 poin Juara Harapan 3 : 1 poin

Juara umum akan terbagi menjadi juara umum putra dan juara umum puri. Juara umum GWSAHASTA akan mewakili Kwartir Cabang Kota Tegal di Gladi Widya Cakra Adhi Birawa (GWCAB) tingkat Kwartir Daerah.

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 13

Page 14: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

BAB VIIPERKEMAHAN

A. KEHIDUPAN PERKEMAHAN

Tatanan pemerintahan sebagai landasan kehidupan Peserta GWSAHASTA Tahun 2013 diperlukan untuk menciptakan kehidupan yang harmonis selama pelaksanaan GWSAHASTA Tahun 2013. Tata kehidupan perkemahan dituangkan dalam satu sistem pemerintahan seperti layaknya kehidupan masyarakat di Banyumas. Warga GWSAHASTA Tahun 2013 diibaratkan sebagai penduduk Kecamatan yang seluruh pola kehidupannya disesuaikan dengan aspirasi warganya. Dikelola oleh Camat Perkemahan dibantu oleh para Aparat Pemerintahan mulai tingkat Kelurahan hingga ke tingkat Rukun Tetangga (RT) serta berkoordinasi dengan Panitia Pelaksana.

B. PEMUKIMAN PESERTA

Pemukiman peserta berupa tapak perkemahan yang dibagi menjadi beberapa tingkatan terdiri dari Kecamatan, Kelurahan, RW dan RT.

1. Kecamatan a. Warga perkemahan bermukim dalam sebuah lingkungan Kecamatan yang bernama “Ki

Gede Sebayu” b. Kecamatan dipimpin oleh seorang Camat yang berasal dari anggota Dewan Kerja Cabang

dibantu oleh seorang Sekretaris Camat dan beberapa orang staf Kecamatan serta dibantu oleh Ketua Bidang Administrasi, Ketua Bidang Kegiatan, Ketua Bidang Sarana Prasarana serta Ketua Bidang Pengawasan, Penelitian dan Evaluasi.

c. Kecamatan Kendalisada dibagi menjadi 2 Kelurahan yaitu Kelurahan Martoloyo dan Kardinah.

2. Kelurahan a. Kelurahan dipimpin oleh seorang Lurah, yang berasal dari Anggota Dewan Kerja Ranting. b. Lurah dibantu oleh seorang Sekretaris Lurah dan beberapa staf c. Masing-masing Kelurahan dibagi menjadi RW.

3. Rukun Warga (RW) a. RW dipimpin oleh seorang Ketua RW yang dipilih dari pimpinan Kontingen. b. Masing-masing RW membawahi RT.

4. Rukun Tetangga (RT) a. RT dipimpin oleh seorang Ketua RT yang dipilih diantara pemimpin sangga dalam satu RW. b. Masing-masing RT membawahi sangga.

5. Sangga a. Sangga dipimpin oleh seorang pemimpin sangga (pinsa) b. Sangga adalah satuan terkecil peserta GWSAHASTA Tahun 2013 yang terdiri dari 10 orang

Pramuka Penegak, terpisah antara peserta putera dan peserta puteri dan merupakan utusan dari Kontingen Gugus Depan se- Kota Tegal.

L. TATA TERTIB PERKEMAHAN

1. Tata Adat a. Umum

GWSAHASTA Tahun 2013 adalah suatu pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam wadah Perkemahan yang didalamnya memuat kegiatan prestasi. Berdasarkan latar belakang budaya yang berbeda, maka dibuatlah norma-norma yang akan menjiwai tata aturan kehidupan keseharian dan aturan lain yang diperlukan dalam penyelenggaraan GWSAHASTA Tahun 2013. Aturan ini wajib dijunjung tinggi oleh segenap Warga Perkemahan.

b. Dewan Adat 1. Dewan Adat Agung merupakan Lembaga Adat yang berkedudukan di tingkat Kecamatan

yang dipimpin oleh Pemangku Adat Agung yang dijabat oleh Ketua Dewan Kerja Cabang Kota Tegal dan difasilitasi oleh Camat Perkemahan.

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 14

Page 15: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

2. Dewan Adat Tinggi merupakan Lembaga Adat yang berkedudukan di tingkat Kelurahan dipimpin Pemangku Tinggi yang dijabat oleh Lurah Perkemahan beranggotakan Pimpinan Kontingen Gugus Depan yang didampingi oleh Dewan Adat Agung.

3. Pemangku Adat adalah pelaksana pengawas ketentuan adat perkemahan. Terdiri dari atas Anggota Dewan Kerja Cabang Kota Tegal dan seluruh Pimpinan Kontingen Gugus Depan.

c. Dalam melaksanakan tugas pengawasan pelaksanaan ketentuan adat perkemahan, Pemangku Adat membentuk dan membagi tugas melalui musyawarah Dewan Adat.

2. Perangkat dan Pelaksana Adat Perkemahan a. Umum

1. GWSAHASTA Tahun 2013 adalah suatu Pertemuan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal Jawa Tengah dalam upaya untuk menggalang persaudaraan, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, menambah pengalaman, keterampilan dan wawasan tentang kepramukaan, serta digunakan sebagai sarana evaluasi pembinaan kecakapan Pramuka Penegak Kwartir Cabang 11.35 Kota Tegal dalam kurun waktu satu masa bakti.

2. Berdasarkan keragaman latar belakang budaya, disusunlah norma-norma yang menjiwai tata aturan pergaulan sehari-hari dan aturan lain yang diperlukan dalam penyelenggaraan GWSAHASTA Tahun 2013.

3. Aturan ini bersifat mengikat dan wajib dijunjung tinggi serta ditaati oleh segenap Warga Perkemahan. Aturan ini dalam bentuk tertulis dan tidak tertulis.

4. Dari fungsi diatas maka ketentuan tersebut akan diundangkan sebagai tata tertib perkemahan yang keberadaannya ditangani oleh Dewan Adat yang bersifat kolegial yang para anggota disebut Pemangku Adat.

b. Perangkat dan Pelaksana Adat Perkemahan 1. Dewan Adat

a. Dewan Adat adalah tempat berkumpulnya Pemangku Adat selaku penyelenggara dan pengawas pelaksanaan ketentuan adat perkemahan.

b. Dewan Adat bertanggungjawab atas kelancaran dan ketertiban pelaksanaan GWSAHASTA Tahun 2013 secara umum serta menyelesaikan masalah kehormatan perorangan/Kontingen Peserta yang tidak dapat diselesaikan oleh Seksi Keamanan.

c. Dewan Adat memiliki tugas dan wewenang memutuskan sanksi dari berbagai jenis pelanggaran yang dilakukan oleh Warga Perkemahan selama mengikuti GWSAHASTA Tahun 2013.

d. Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Adat dibantu unsur petugas keamanan dan unsur Aparat Pemerintahan.

e. Fungsi dan Tugas Pokok Dewan Adat : - Mengatur stabilitas keamanan Perkemahan - Membantu Tim Waslitev dalam proses pengawasan, penelitian dan evaluasi

perkemahan. - Sebagai Perangkat Hukum dan Eksekutor peraturan perkemahan.

2. Pemangku Adat adalah personal pelaksana pengawasan ketentuan/tata tertib, terdiri dari Anggota Dewan Kerja Cabang Kota Tegal, Pimpinan Kontingen Gugus Depan dan Pimpinan Pemerintahan Sangga Kerja GWSAHASTA Tahun 2013.

3. Dewan Kehormatan terdiri dari Pimpinan Panitia Penyelenggara, Pendamping Sangga Kerja dan Pembina Pendamping Kontingen Gudep GWSAHASTA Tahun 2013.

4. Penyelesaian suatu masalah diselesaikan dalam Sidang Dewan Adat Tinggi di Tingkat Kelurahan yang dilaksakan secara terbatas dan hanya dihadiri oleh Pemangku Adat Tinggi dan Warga Perkemahan yang tersangkut, dengan didampingi Dewan Adat Agung.

5. Dewan Adat Agung di Tingkat Kecamatan dipimpin oleh Ketua Dewan Kerja Cabang Kota Tegal, melaksanakan sidangnya bila permasalahan yang timbul menyangkut hajat hidup Warga Perkemahan secara umum atau menyelesaikan permasalahan pelik yang tidak dapat diselesaikan oleh Dewan Adat Tinggi.

6. Permasalahan Adat Perkemahan pada GWSAHASTA Tahun 2013 dikelompokkan menjadi 3 (tiga) jenis permasalahan, yaitu :- Permasalahan Warga Perkemahan (Peserta dengan Peserta, Peserta dengan Aparat

Perkemahan/Sangga Kerja);- Permasalahan Penduduk dengan Aparat Perkemahan/Sangga Kerja;

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 15

Page 16: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

- Permasalahan Peserta/Sangga Kerja dengan penduduk setempat. 7. Penyelesaian permasalahan /perkara adat perkemahan dilakukan secara bertahap, yaitu

penyelesaian di Tingkat RW, apabila tidak dapat diselesaikan di Tingkat RW maka dibawa ke Tingkat Kelurahan, kemudian pada Tingkat kelurahan selanjutnya sampai pada Tingkat Kecamatan.

6. Sanksi Adat 1. Sanksi terhadap pelanggaran ketentuan adat perkemahan dijatuhkan melalui Sidang

Dewan Adat yang dihadiri oleh Pemangku Adat di tingkatnya dan dapat dinyatakan terbuka atau tertutup oleh Pimpinan Sidang Adat.

2. Sanksi yang dijatuhkan harus memperhtikan aspek pendidikan dan kebudayaan. 3. Bentuk sanksi dapat berupa peringatan, pembatalan pemberian Tanda Ikut Serta

Kegiatan dan pengusiran dari Arena GWSAHASTA Tahun 2013. 4. Pimpinan Sidang Dewan Adat berkewajiban meminta saran pertimbangan dari Dewan

Kehormatan Adat sebelum menyatakan sanksinya.

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 16

Page 17: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

BAB VIIISARANA PRASARANA

A. UMUM

Suksesnya GWSAHASTA Tahun 2013 antara lain bergantung kepada daya guna dan hasil guna pengadaan, pengaturan dan penggunaan sarana dan prasarana yang telah ditetapkan oleh sangga kerja.

Pelaksanaan tugas Bidang Sarana Prasarana akan berhasil dengan baik, bilamana tercipta saling pengertian dan hubungan baik antara sangga kerja, panitia penyelenggara dan peserta GWSAHASTA Tahun 2013.

Untuk menunjang hal tersebut diperlukan adanya Petunjuk Pelaksanaan Bidang Sarana Prasarana yang disusun dengan teliti, lengkap dan baik.

B. MAKSUD

Petunjuk Pelaksanaan Bidang Sarana Prasarana ini dimaksudkan sebagai pedoman kerja, sarana koordinasi Bidang Sarana Prasarana dengan bidang lain dalam Sangga Kerja serta pedoman fasilitas akomodasi seluruh warga GWSAHASTA Tahun 2013.

C. FASILITAS TEMPAT

1 Areal Lapangan Perkemahan 2 Kantor Kecamatan Ki Gede Sebayu 3 Lapangan Utama 4 Tribun Panggung Utama 5 Tenda Kelurahan 6 Rumah Sakit Mini 7 Lapangan Parkir 8 Scout Center

D. FASILITAS PELAYANAN

1 Kesehatan 2 Listrik dan Penerangan Umum 3 Komunikasi dan Informasi 4 Transportasi dan Parkir 5 Keamanan 6 Air Bersih dan MCK 7 Sanitasi dan Pengolahan Sampah 8 Lost and Found (pengaduan kehilangan dan penemuan)

E. ORGANISASI PENYELENGGARA

1 Ketua Bidang Sarana Prasaranaa. Bertanggung jawab atas tugas pokok Penyelenggara Bidang Sarpras b. Memberi petunjuk dan pengarahan pada Penyelenggara Bidang Sarpras c. Mengkoordinasi pelaksanaan tugas pokok Penyelenggara Bidang Sarpras d. Melaporkan segala hal yang berhubungan dengan Sarpras kepada Ketua Sangga Kerja

2 Seksi Perlengkapana. Mengkoordinasikan segala hal yang berhubungan dengan perlengkapan dalam

GWSAHASTA Tahun 2013b. Melaporkan hasil kerja kepada Ketua Bidang Sarpras

3 Seksi Konsumsi a. Mengkoordinasikan segala hal mengenai konsumsi dalam kegiatan GWSAHASTA Tahun

2013 b. Membantu Ketua Seksi Perlengkapan dalam tugas pokok bidang perlengkapan dalam hal

konsumsi

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 17

Page 18: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

4 Seksi Sarana a. Bertanggung jawab atas pemenuhan sarana GWSAHASTA Tahun 2013 b. Mengkoordinasikan segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan sarana dalam

GWSAHASTA Tahun 2013 c. Melaporkan hasil kerja kepada Ketua Bidang Sarpras

5 Ketua Seksi Keamanan a. Mengkoordinasikan segala hal tentang pelayanan keamanan dalam GWSAHASTA Tahun

2013 b. Membantu Ketua Seksi Sarana dalam melaksanakan tugas pokok sarana

6 Ketua Seksi Kesehatan a. Mengkoordinasikan segala hal tentang pelayanan kesehatan dalam kegiatan GWSAHASTA

Tahun 2013 b. Membantu Ketua Seksi Sarana dalam melaksanakan tugas pokok sarana

F. FASILITAS TEMPAT

1. Areal Perkemahan a. Sangga Kerja menyiapkan Areal Perkemahan dengan dua wilayah Kelurahan dan dengan

sistem satuan terpisah b. Sangga Kerja menyiapkan tapak perkemahan untuk masing-masing sangga dengan prinsip

satuan terpisah bagi Kontingen Cabang c. Peserta bertanggung jawab penuh atas pengaturan tapak kemah dan selalu menjaga

kebersihan, ketertiban dan keamanan masing-masing tapak kemah

2. Kompleks Kecamatan Kendalisada a. Merupakan Kantor Pelayanan Pusat Administrasi dan informasi peserta GWSAHASTA Tahun

2013 b. Terdapat Kompleks Perkantoran Sangga Kerja dalam pelaksanaan GWSAHASTA Tahun

2013 c. Terdapat Kantor Kecamatan, Kantor Giat, Gudang Sarana Prasarana,dll

3. Areal Giat a. Lapangan utama merupakan area utama kegiatan peserta yang ada di dalam wilayah

perkemahan b. Terdapat Tenda Giat, Tribun utama, aula kegiatan yang sepenuhnya digunakan untuk

kegiatan yang dilaksanakan di dalam wilayah perkemahan

4. Tenda Kelurahan a. Merupakan pusat pelayanan informasi dan pengaturan kehidupan perkemahan yang terletak

di wilayah Kelurahan

5. Rumah Sakit Mini a. Merupakan Pusat Pelayanan Kesehatan bagi seluruh Warga Perkemahan GWSAHASTA

Tahun 2013 b. Terdapat anggota saka Bakti Husada c. Warga Perkemahan diharapkan menyiapkan perlengkapan kesehatan ringan d. Apabila Rumah Sakit Mini tidak mampu menangani pasien maka akan dirujuk ke Puskesmas

rujukan terdekat e. Tersedia ambulance di areal perkemahan

6. Pasar dan Kedai Di sekitar wilayah perkemahan terdapat pasar tradisional yang menyediakan kebutuhan

masyarakat sehari-hari

7. Scout CenterDalam area perkemahan GWSAHASTA Tahun 2013 terdapat Scout Center. Scout Center merupakan wilayah yang dapat digunakan untuk berkumpul, berbagi informasi dan silaturahmi bagi seluruh anggota Pramuka.

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 18

Page 19: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

G. FASILITAS PELAYANAN

1. Listrik dan Penerangan Umum a. Penerangan yang akan dipenuhi adalah Kompleks Perkantoran, tempat kegiatan, penerangan

jalan dan posko-posko pelayanan b. Peserta dilarang menyambung listrik di jaringan yang digunakan Sangga Kerja

2. Kebersihan a. Peserta diharapkan dapat menjaga kebersihan di seluruh area perkemahan b. Pengolahan sampah akan dibedakan menjadi sampah organik dan anorganik c. Peserta membawa polybag (kantong sampah) yang berguna untuk membungkus sampah

sebelum dibuang ke TPA

3. Keamanan dan Siaga a. Posko Keamanan merupakan fasilitas pelayanan keamanan yang diberikan kepada seluruh

Warga Perkemahan GWSAHASTA Tahun 2013 b. Pelayanan Keamanan dan Siaga dilaksanakan selama 24 jam selama kegiatan

GWSAHASTA Tahun 2013 berlangsung

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 19

Page 20: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

BAB IXWASLITEV

( PENGAWASAN, PENELITIAN DAN EVALUASI )

A. UMUM Bidang Pengawasan, penelitian dan Evaluasi GWSAHASTA Tahun 2013 bertugas melakukan fungsi pengawasan, penelitian dan evaluasi pada pelaksanaan kegiatan.

B. MAKSUD DAN TUJUAN Maksud penyusunan Petunjuk Pelaksanaan Bidang Pengawasan, Penelitian dan Evaluasi GWSAHASTA Tahun 2013 adalah sebagai pedoman dan pegangan dalam menjalankan tugas, fungsi dan wewenang Bidang Pengawasan, Penelitian dan Evaluasi pada Kegiatan GWSAHASTA Tahun 2013 adalah agar pengukuran pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik, teratur dan terarah sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

C. KEGIATAN 1 Pengelolaan kegiatan Bidang Pengawasan, Penelitian dan Evaluasi GWSAHASTA Tahun 2013

adalah sebagai berikut:a. Pengawasan dan Evaluasib. Penelitian

2 Uraian Kegiatan a. Pengawasan dan Evaluasi

Penjelasan : Kegiatan yang berkenan dengan pengawasan dan evaluasikegiatan

Tujuan : Melakukan pemantauan kesesuaian rencana dan pelaksanaankegiatan

Sasaran : Bidang administrasi, logistik dan operasionalTarget : Diperoleh data evaluasi kegiatan yang jelas dan akuratPelaksana : Tim PemantauMetode : Observasi (pengamatan) kegiatan setiap hariTeknis Kegiatan : Tim Pemantau menyusun panduan observasi kegiatan (cek

list) yang digunakan sebagai pedoman dalam mengawasikegiatan bidang administrasi, logistik dan operasional setiapharinya. Hasil pemantauan kemudian dilaporkan secara rutindalam rapat evaluasi kegiatan

b. PenelitianPenjelasan : Kegiatan yang berkenaan dengan penelitian kegiatanTujuan : Melakukan kegiatan penelitian pelaksanaan kegiatanSasaran : Sangga Kerja, Pendamping, Pimpinan Kontingen dan PesertaTarget : Diperolah data evaluasi kegiatan yang jelas dan akuratPelaksana : Tim PenelitiMetode : Wawancara dengan instrument kuesioner tertutupTeknis Kegiatan : Tim Peneliti membuat panduan penelitian yang digunakan

sebagai pedoman penelitian sangga kerja dan peserta berupakuesioner. Hasil penelitian kemudian diolah dan dilaporkanpada akhir kegiatan

D. TEKNIS BIDANG PENGAWASAN DAN EVALUASI Agar mendapatkan gambaran pelaksanaan GWSAHASTA Tahun 2013 secara tepat, maka disusun aspek-aspek dari masing-masing objek pengawasan, meliputi : 1. Bidang Administrasi2. Bidang Sarana Prasarana3. Bidang Kegiatan

a. Giat Umumb. Giat Rutinc. Giat Prestasid. Giat Pinkon dan Bindampinge. Wawasanf. Kesakaan

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 20

Page 21: Juklak Gw_sahasta 2013

Juklak GW Sahasta 2013

BAB XPENUTUP

Demikian Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan GWSAHASTA Tahun 2013 ini dibuat sebagai acuan dan pedoman dalam menentukan kebijakan-kebijakan penyelenggaraan selanjutnya. Kesuksesan besar yang melatarbelakangi penyelenggaraan kegiatan ini harus didukung baik secara moril maupun materiil dan semua pihak dalam pelaksanaannya.

Tegal, Mei 2013Kwartir Cabang 11.35 Kota TegalKetua,

Drs. HM. KHAERUL HUDA. M.Si

DKC 11.35 KOTA TEGAL ”Satria Hasta Brata” 21