Top Banner

Click here to load reader

of 16

DHF anak awibitung

Nov 10, 2015

Download

Documents

kesehatan
Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.
Transcript

SERI PENYULUHAN RBAI DEMAM BERDARAH DENGUE

( DBD )dr. Lia Marlia K, Sp.ASERI PENYULUHAN RBAI

DEMAM BERDARAH DENGUE

SEJARAHDi Indonesia penyakit DBD pertama kali terjadi di Surabaya1969 : Di Jakarta1972 : Di Bandung dan Jogjakarta1972 : Di Sumbar dan Lampung1974 : Di Kalsel dan NTB1994 : Seluruh provinsi

JUMLAH KASUS DBDIndonesia urutan kedua setelah ThailandAngka kesakitan cenderung meningkatAngka kematian menurun dari 41,3 % ( 1968 ) menjadi 3 % ( 1991 sd sekarang )Menyerang semua golongan umurTidak terdapat perbedaan jenis kelamin penderita : laki-laki = perempuan

PENYEBABVirus Dengue tipe 1,2,3,4Vektor : Nyamuk Aedes Aegypti, Aedes Albopictus

PENULARAN

SIFAT NYAMUK AEDESNyamuk aedes aegypti berkembang biak pada tempat penampungan air bersih seperti : Bak mandi/WC, minuman burung, air gentong / tempayan, kaleng, ban bekas dan ain-lain.Hanya nyamuk betina yang menggigit dan menghisap darah.Umur nyamuk Aedes Aegypti betina antara 2 mg sd 3 bulan, rata-rata 1,5 bulan.Kemampuan terbang 40-100 m

SIFAT NYAMUK AEDESTempat istirahat yang disukainya :Benda-benda tergantung yang ada didalam rumah, seperti gorden, kelambu, baju/pakaian yang tergantung.

GEJALADemam mendadak tinggi 2- 7 hari ( Suhu biasanya 39CFacial flash ( muka kemerahan )Mual muntahSakit kepalaNyeri tulang / ototDengan / tanpa tanda-tanda perdarahan ( perdarahan hidung, gusi atau saluran cerna )Jumlah trombosit menurun

GEJALAHATI-HATI / WASPADA BILA :Pada fase akhir demam, terjadi :Keringat banyakAnak tampak gelisahUjung-ujung jari kaki dan tangan dinginNadi teraba kecil / halus

STRATEGI PENCEGAHANI. Kewaspadaan dini terhadap penyakit DBD :GERAKAN 3 M :Penyuluhan intensifKerja BaktiKunjungan rumah pemantauan jentik

STRATEGI PENCEGAHANII. Pemberantasan VektorFogging ( penyemprotan ) pada lokasi ditemukan kasusPenyuluhan lintas program dan lintas sektorKerja bakti melakukan kegiatan 3 MPemantauan jentik berkala ( PJB ) dilakuan setiap tiga bulan di rumah dan tempat-tempat umuPJB dilakukan pemeriksaan sebanyak 100 rumah sampel untuk setiap desa / kelurahan

PESAN UNTUK ORANG TUAPASIEN TERSANGKA DBD YANG DIRAWAT JALAN1. Kontrol setiap hari ke RS / Puskesmas2. Berikan obat penurun demam bila diperlukan3. Berikan minum 4-6 gelas perhari, disamping air putih dapat diberikan teh manis, sirup, jus buah atau oralit.

PESAN UNTUK ORANG TUAPASIEN TERSANGKA DBD YANG DIRAWAT JALAN 4. Apabila sewaktu-waktu dijumpai tanda-tanda kegawatan yaitu :Anak tampak lemasBadan dingin terutama tangan dan kakiMuntah terus menerusKejangMimisanPerdarahan lainSEGERA DIBAWA KE RUMAH SAKIT

PROPORSI KASUS DBD MENURUT UMURKELOMPOK UMUR< 1 Thn1-4 Thn5-14 Thn> 15 Thn19930,715,860,023,519941,713,958,126,319950,412,357,030,219963,218,344,434,119972,815,646,135,5Proporsi Kasus DBD per kelompok umur tertinggi pada usia sekolah ( 5 -14 thn )15Atas segala perhatiannya kami ucapkanTERIMA KASIH

16