Top Banner

of 53

Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

Feb 28, 2018

Download

Documents

Aldi Rahmad
Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.
Transcript
  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    1/53

    PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU (RIGID

    PAVEMENT)

    PADA TRASE JALAN LINTAS PETAPAHAN GARUDA SAKTI

    HALAMAN JUDUL

    TUGAS AKHIR

    OLEH

    MEFRIDAL

    NIM : 1122201121

    JURUSAN TEKNIK SIPIL

    FAKULTAS TEKNIK

    UNIVERSITAS LANCANG KUNING

    PEKANBARU

    JUNI 2016

    1

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    2/53

    HALAMAN PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT

    Skripsi ini adalah hasil karya saya sendiri / tidak plagiat,

    dan semua sumber baik yang dikutip maupun dirujuk

    telah saya nyatakan dengan benar.

    Jika ternyata tidak benar, saya bersedia untuk pembatalan gelar kesarjanaan

    yang telah saya peroleh.

    Nama : MefridalNIM : 11!11

    "anggal :

    "anda "angan :

    #Mefridal$

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    3/53

    LEMBAR PELAKSANAAN

    Judul : %eren&anaan "ebal %erkerasan 'aku #Rigid Pavement$

    %ada "rase Jalan (intas %etapahan ) *aruda Sakti

    Nama : Mefridal

    NIM : 11!11

    Jurusan : "eknik Sipil

    "elah berhasil dipertahankan dihadapan "im %enguji pada semester 1! "ahun

    +jaran !1/!1-.

    isetujui,

    "IM %N*0JI

    'etua Sekretaris

    Gu!"!#$ Y%"&$ ' S T 'M T H!")*$ R%+,%& ' S T'M T

    NIN. 1!1!-2!1 NIN. 1!13!-2!2

    +nggota%enguji +nggota%enguji

    -%$"u*$' S T' MT F%)*$.%# Lu/$ ' ST' MT

    NIN. 1!4!3-!! NIN. 1!!2353!1

    2

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    4/53

    LEMBAR PENGESAHAN

    Judul : %eren&anaan "ebal %erkerasan 'aku #Rigid Pavement$

    %ada "rase Jalan (intas %etapahan ) *aruda Sakti

    Nama : Mefridal

    NIM : 11!11

    Jurusan : "eknik Sipil

    "elah berhasil dipertahankan dihadapan "im %enguji dan diterima sebagai bagian

    persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Sarjana "eknik pada Jurusan"eknik Sipil, 6akultas "eknik 0n7ersitas (an&ang 'uning, sesuai dengan berita

    +&ara Nomor : 54/0nilak)2/8.1/!14

    isetujui,

    %embimbing I %embimbing II

    Gu!"!#$ Y%"&$ ' S T 'M T H!")*$ R%+,%& ' S T'M T

    NIN. 1!1!-2!1 NIN. 1!13!-2!2

    iketahui,

    ekan 'etua Jurusan

    H%,.%+' ST'MT'P+D

    NI'. 33 !1 14

    F%)*$.%# Lu/$ ' ST' MT

    NIN. 1!!2353!1

    5

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    5/53

    KATA PENGANTAR

    %uji dan Syukur penulis panjatkan kepada "uhan 9ang Maha sa, yang

    maha pengasih dan penyayang yang telah memberikan kesehatan dan kesempatan

    serta karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir yang berjudul

    %eren&anaan "ebal %erkerasan 'aku #Rigid Pavement$ %ada "rase Jalan (intas

    %etapahan ) *aruda Sakti; tepat pada alilintar, M.Si., selaku dekan 6akultas "eknik.

    . Ibu *usneli 9anti, S."., M."., selaku osen pembimbing I.

    2. =apak >endri ?ahmat, S."., M."., selaku osen pembimbing II.

    5. =apak @ainuri, S.".,M."., selaku osen %enguji II yang telah memberikan

    masukan, kritik dan saran)saran kepada penulis.

    4. =apak 6adriAal (ubis, S."., M."., selaku 'etua Jurusan dan osen %enguji I

    yang telah memberikan masukan, kritik dan saran)saran kepada penulis.

    . 'edua orang tua dan saudara yang telah memberikan moti7asi, doBa,

    dukungan, dan perhatian kepada penulis untuk menyelesaikan tugas akhir ini.

    -. Sahabat)sahabat penulis >ardinal >anber, S."., +ldi ?ahmad S."., @uldesson

    +.Md dan Joni ka %utra yang telah membantu dan memberi dukungan

    dalam penyelesaian tugas akhir ini.

    %enulis menyadari bah

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    6/53

    ABSTRAK

    M6?I+(. %eren&anaan "ebal %erkerasan 'aku #Rigid Pavement)%ada"rase Jalan (intas %etapahan ) *aruda Sakti. ibimbing oleh *0SN(I 9+N"I

    dan >N?I ?+>M+".

    %ada ruas jalan (intas %etapahan)*aruda Sakti antara 'M C!4 sampai

    'M 23C35 terjadi kerusakan struktur jalan dibeberapa lokasi.Seiring arus lalu

    lintas yang bertambah setiap tahun membuat perkerasan yang ada kurang efektif

    untuk menampung beban lalu lintas, untuk itu diperlukan solusi alternatif dengan

    perubahan perkerasan jalan yang diharapkan dapat memberikan pelayanan yang

    lebih optimal, yaitu dengan menggunakan perkerasan kaku. "ujuan %royek +khir

    ini untuk mengetahui berapa tebal lapisan perkerasan kaku dan tulangan yangakan digunakan untuk peren&anaan ruas jalan (intas %etapahan)*aruda Sakti #'M

    C!4 sampai 'M 23C35$. %eren&anaan tebal perkerasan kaku menggunakan

    metode =ina Marga berdasarkan pedoman peren&anaan perkerasan kaku #beton

    semen$ SNI %d ")15)!!2. >asil perhitungan repetisi beban untuk pertumbuhan

    lalu lintas sebesar ,5 D pada 'M C!3 sampai 'M 23C35 didapat tebal pelat

    sebesar 1! mm dengan total fatik yang men&apai 2 D, total erosi 1! D, dan

    tebal lapisan pondasi sebesar 14 mm. >asil perhitungan penulangan untuk

    perkerasan =eton =ersambung "anpa "ulangan #==""$ menggunakanDowelE

    mm, panjang 54! mm, jarak 2!! mm, Tie Barmenggunakan 1 mm,

    panjang -!! mm, jarak -4! mm. 0ntuk perkerasan =eton =ersambung engan

    "ulangan #=="$ menggunakan tulangan memanjang E mm dengan jarak !!mm dan tulangan melintang menggunakan E mm dengan jarak 4! mm. an

    untuk perkerasan =eton Menerus engan "ulangan #=M"$ menggunakan

    tulangan memanjang E 1 mm dengan jarak 1!! mm dan tulangan melintang

    menggunakan E 1 mm dengan jarak 4!! mm. iharapkan peren&anaan ini dapat

    mengatasi beban lalu lintas selama ! tahun umur ren&ana.

    'ata 'un&i: %eren&anaan, %erkerasan kaku, ?uas Jalan (intas %etapahan)*aruda

    Sakti, SNI %d ")15)!!2

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    7/53

    ABSTRACT

    M6?I+(. The Planning of the Rigid Pavement Thickness on LintasPetapahan - Garuda akti Trace Road. upervised !" *0SN(I 9+N"Iand

    >N?I ?+>M+".

    #n the road of Lintas Petapahan-Garuda akti !etween $% &'(*' until

    $% +,(,' occurred some damages at several locations. s traffic is growing

    ever" "ear/ the e0isting thickness is less effective to accommodate the traffic load/

    so it is necessar" to find alternative solution for the change in the pavement which

    hopefull" can give more optimal service/ namel" !" using rigid pavement. The

    Planning of Rigid Pavement Thicknessis !roadl" determined !" dail" traffic

    average calculation/ the 1BR of effective su! grade/ fatigue anal"sis/ and erosionanal"sis. The o!2ective of this final pro2ect was to determine the thickness of the

    rigid pavement which would !e used for the Lintas Petapahan-Garuda akti trace

    road planning 3$% &'(*' to $% +,(,'). The Planning of Rigid Pavement

    Thicknessused Bina %arga method !ased on the guideline of rigid pavement

    planning 3concrete cement) 45 Pd T-6-&+. Based on the result of load

    repetition calculation for traffic growth of 7/ 8 on $% &'(,' until $%

    +,(,'/ it was o!tained plate thickness of 67 mm with total fatigue of &+ 8/

    total erosion of 6 8/ and su! !ase thickness of 6&* mm. The 2oint used was

    Dowel 9 &7 mm/ which had * mm length/ and + mm range. The tie !ar used

    was D 6' mm/ which had : mm length/ and :* mm range. ;opefull"/ this

    planning can overcome the traffic load during the design life of & "ears.

    $e" words< Planning/ rigid pavement/ Lintas Petapahan-Garuda akti road/45

    Pd T-6-&+

    DAFTAR ISI

    -

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    8/53

    >+(+M+N J00(........................................................................................i

    >+(+M+N %?N9+"++N "I+' %(+*I+"..........................................ii

    (M=+? %(+'S+N++N........................................................................iii

    (M=+? %N*S+>+N...........................................................................i7

    '+"+ %N*+N"+?......................................................................................7

    +=S"?+'.....................................................................................................7i

    BTR1T....................................................................................................7ii

    +6"+? ISI................................................................................................7iii

    +6"+? *+M=+?....................................................................................Fii

    +6"+? NG"+SI.......................................................................................Fi7

    +6"+? (+M%I?+N................................................................................F7i

    =+= I %N+>0(0+N..............................................................................1

    1.1 (atar =elakang....................................................................................1

    1. Identifikasi Masalah............................................................................

    1.2 =atasan Masalah.................................................................................2

    1.5 ?umusan Masalah...............................................................................2

    1.4 "ujuan.................................................................................................2

    1. Manfaat...............................................................................................2

    =+= II "INJ+0+N %0S"+'+....................................................................4

    .1 %endahuluan........................................................................................4

    . Jenis)jenis %erkerasan 'aku...............................................................4

    .2 %enyaluran =eban %erkerasan Jalan...................................................

    .5 'etentuan / %ersyaratan esain..........................................................3

    .4 (alu lintas...........................................................................................3

    .4.1 (ajur ren&ana dan koefisien distribusi....................................1!.4. 0mur ren&ana....................................................................................11

    .4.2 %ertumbuhan lalu H lintas..................................................................11

    .4.5 (alu lintas ren&ana............................................................................1

    .4.4 6aktor keamanan beban....................................................................1

    . "anah dasar.......................................................................................1

    ..1 %ondasi ba

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    9/53

    . Sambungan.......................................................................................14

    ..1 Sambungan memanjang dengan batang pengikat #tie !ars$.............1

    .. Sambungan melintang dengan ruji #dowel$......................................1

    .3 %rosedur %eren&anaan.......................................................................1-

    .3.1 %eren&anaan tebal pelat.....................................................................1-

    .3. %eren&anaan tulangan.......................................................................2

    .1! %enelitian "erdahulu.........................................................................4

    =+= III M"G %N(I"I+N..............................................................-

    2.1 (okasi %enelitian..............................................................................-

    2. %engumpulan ata............................................................................-

    2..1 Sur7ei pendahuluan..........................................................................-

    2.. %engumpulan data primer.................................................................2!

    2.. %engumpulan data sekunder.............................................................21

    2.2 Metode +nalisis ata........................................................................24

    2.2.1 +nalisis lalu lintas harian rata)rata #(>?$........................................2

    2.2. +nalisis nilai 8=?............................................................................2

    2.2.2 +nalisis faktor pertumbuhan lalu)lintas............................................2

    2.2.5 +nalisis jumlah sumbu kendaraan niaga selama umur ren&ana......2

    2.2.4 +nalisis nilai kuat tarik lentur dan kuat tekan beton semen pada

    umur hari #f&f$....................................................................................................23

    2.2. +nalisis data lalulintas dengan menentukan literatur keamanan lalu

    lintas #6kb$. 23

    2.2.- +nalisis tebal pondasi ba

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    10/53

    2.2.12 +nalisis 6aktor ?asio "egangan #6?"$ dan faktor erosi #6$.5

    2.2.15 +nalisis sambungan melintang dengan do+S+N................................................41

    5.1 +nalisis ata 8=? 9ang Me

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    11/53

    DAFTAR TABEL

    "abel .1 Jumlah lajur berdasarkan lebar perkerasan dan koefisien

    distribusi #8$ kendaraan niaga pada lajur ren&ana.................................................11

    "abel . 6aktor pertumbuhan lalu lintas # ? $..............................................11

    "abel .2 6aktor keamanan beban.................................................................1

    "abel .5 Nilai koefisien gesekan #)...........................................................15

    "abel .4 iameter ruji dengan tebal perkerasan / pelat beton.....................1

    "abel . "egangan eki7alen dan faktor erosi untuk perkerasan tanpa

    bahu beton 1

    (anjutan "abel . "egangan eki7alen dan faktor erosi untuk perkerasan

    tanpa bahu beton....................................................................................................13

    (anjutan "abel . "egangan ki7alen dan 6aktor rosi untuk

    %erkerasan "anpa =ahu =eton #lanjutan$...............................................................!

    "abel .- 0kuran dan berat tulangan polos anyaman las..............................5

    "abel 2.1 (okasi dan kondisi kerusakan jalan...............................................

    "abel 2. ata jenis kerusakan dan dokumentasi..........................................3

    "abel 2.2 ata in7entaris jalan......................................................................21

    "abel 2.5 (aju pertumbuhan lalu lintas di %ro7insi ?iau..............................21

    "abel 2.4 ata 8urah >ujan >arian ?ata)?ata.............................................2

    "abel 2. ata geometrik jalan.....................................................................22

    "abel 2.- ata 7olume kendaraan.................................................................25

    "abel 2. %engujian 8=? dengan 8%.........................................................25

    "abel 2.3 (angkah)langkah peren&anaan tebal perkerasan beton semen......5

    "abel 5.1 %enentuan 8=? esain.................................................................41

    "abel 5. %erhitungan jumlah sumbu berdasarkan jenis dan bebannya........42

    "abel 5.2 %erhitungan repetisi sumbu ren&ana..............................................44

    "abel 5.5 +nalisa fatik dan erosi tebal 1! mm...........................................-

    DAFTAR GAMBAR

    11

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    12/53

    *ambar .1 %erkerasan beton bersambung tanpa tulangan #==""$............4

    *ambar . %erkerasan beton bersambung dengan tulangan #=="$........

    *ambar .2 %erkerasan beton menerus dengan tulangan #=M"$.............

    *ambar .5 %erkerasan beton prategang......................................................-

    *ambar .4 "ipikal struktur perkerasan beton semen..................................

    *ambar . %enyebaran beban perkerasan lentur dan perkerasan kaku......3

    *ambar .- =entuk dan konfigurasi beban kendaraan..............................1!

    *ambar . "ebal minimum pondasi ba

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    13/53

    *ambar 5.5 "egangan eki7alen #"$ dan faktor erosi #6$ untuk

    perkerasan tanpa bahu beton.............................................................43

    *ambar 5.4 +nalisis fatik dan beban repitisi ijin berdasarkan rasio

    tegangan, tanpa bahu beton untuk S"?"..........................................1

    *ambar 5. +nalisis fatik dan beban repitisi ijin berdasarkan rasio

    tegangan, tanpa bahu beton untuk S"?*.........................................

    *ambar 5.- +nalisis fatik dan beban repitisi ijin berdasarkan rasio

    tegangan, tanpa bahu beton untuk S"d?*.......................................2

    *ambar 5. +nalisis fatik dan beban repitisi ijin berdasarkan faktor erosi,

    tanpa bahu beton untuk S"?"...........................................................5

    *ambar 5.3 +nalisis fatik dan beban repitisi ijin berdasarkan faktor erosi,

    tanpa bahu beton untuk S"?*..........................................................4

    *ambar 5.1! +nalisis erosi dan beban repitisi ijin berdasarkan faktor

    erosi, tanpa bahu beton untuk S"d?*..............................................

    *ambar 5.11 (apisan %erkerasan ==""....................................................

    *ambar 5.1 "ampak +tas ==""..............................................................3

    *ambar 5.12 (apisan %erkerasan =="...................................................-!

    *ambar 5.15 "ampak +tas =="............................................................-1

    *ambar 5.14 (apisan %erkerasan =M".................................................-2

    *ambar 5.1 "ampak +tas =M"............................................................-5

    12

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    14/53

    DAFTAR NOTASI

    +s luas penampang tulangan baja per meter lebar pelat.

    +t luas penampang tulangan per meter panjang sambungan.

    8 koefisien distribusi lajur kendaraan.

    8t koefisien yang menyatakan kondisi pelat lama.

    tebal perkerasan.

    & modulus elastisitas beton.

    s modulus elastisitas baja.

    6k faktor kon7ersi lapisan perkerasan lama #yang ada$.

    ' konstanta, koefisien antara kuat tekan dan kuat tarik lentur

    beton.

    ( jarak antara sambungan yang tidak diikat dan/atau tepi bebas

    pelat.

    (p lebar perkerasan.

    (&r jarak teoritis antara retakan.

    M berat pelat beton per satuan 7olume.

    %s persentase luas tulangan memanjang yang dibutuhkan terhadap

    luas penampang beton.

    ? pertumbuhan kumulatif yang besarnya tergantung dari

    pertumbuhan lalu lintas tahunan dan umur ren&ana.

    " tebal perlu berdasarkan beban ren&ana dan atau daya dukung

    tanah dasar dan atau lapis pondasi ba

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    15/53

    0?m

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    16/53

    DAFTAR LAMPIRAN

    1

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    17/53

    BAB I

    PENDAHULUAN

    11 L%&%* B!#%%"

    Salah satu peranan penting dari prasarana transportasi adalah untuk

    menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan, baik

    pendistribusian barang maupun jasa. "ersedianya prasarana yang baik sangat

    berpengaruh terhadap tingkat pelayanan transportasi yang dapat dilihat dari

    tingkat keamanan dan kenyamanan berkendara, namun seiring semakin tingginya

    tingkat pertumbuhan lalulintas mengakibatkan tingkat kenyamanan berkendara

    semakin berkurang. Gleh karena itu dibutuhkan adanya peningkatan kualitas dan

    kuantitas prasarana transportasi.

    Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang paling banyak digunakan

    oleh masyarakat untuk melakukan mobilitas keseharian dibandingkan dengan

    transportasi air dan udara, sehingga 7olume kendaraan yang mele

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    18/53

    Jalan (intas %etapahan H *aruda Sakti sepanjang lebih kurang 51,14!

    kilometer merupakan salah satu jalan yang difungsikan sebagai jalan kolektor

    primer di %ropinsi ?iau dimana ruas jalan ini merupakan akses jalan dari

    'abupaten 'ampar menuju 'abupaten ?okan >ulu dan 'abupaten Siak serta ke

    'ota %ekanbaru. Jalan ini juga sangat dibutuhkan sebagai penghubung dari

    %ropinsi ?iau menuju %ropinsi Sumatera 0tara dan %ropinsi Sumatera =arat. ?uas

    jalan ini juga sangat penting untuk memobilisasi orang dan barang berupa hasil

    perkebunan seperti kelapa sa

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    19/53

    5. =agaimana peren&anaan tebal perkerasan kaku #rigid pavement$ pada jalan

    yang mengalami kerusakan di ruas jalan (intas %etapahan H *aruda Sakti'M

    C!4 ) 'M 23C35 K

    13 B%&%%" M%%#%+

    "idak semua masalah yang diidentifikasi di atas akan dibahas pada

    penelitian ini. %enelitian ini membatasi masalah pada peren&anaan tebal

    perkerasan kaku #rigid pavement$ pada jalan yang mengalami kerusakan di ruas

    jalan (intas %etapahan H *aruda Sakti'M C!4 ) 'M 23C35.

    14 Ru,u%" M%%#%+

    =erdasarkan batasan masalah diatas, maka rumusan masalah pada penelitian

    ini adalah bagaimana meren&anakan tebal perkerasan kaku #rigid pavement$ pada

    jalan yang mengalami kerusakan di ruas jalan (intas %etapahan H *aruda Sakti

    'M C!4 ) 'M 23C35;.

    15 Tuu%"

    "ujuan dari penelitian ini adalah untuk meren&anakan tebal pelat dan

    tulangan perkerasan kaku #rigid pavement$ pada jalan yang mengalami kerusakan

    di ruas jalan (intas %etapahan H *aruda Sakti'M C!4 ) 'M 23C35 yang

    efektif, aman dan efisien.

    16 M%"%%&

    Manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

    1. apat memberikan sumbangan pemikiran se&ara ilmiah bagi pemerintah

    %ro7insi ?iau dalam mengatasi kerusakan jalan di %ro7insi ?iau, khususnya

    pada jalan yang mengalami kerusakan di ruas jalan (intas %etapahan H *aruda

    Sakti 'M. C!4 ) 'M 23C35.

    . apat menekan biaya mobilisasi orang dan barang seoptimal mungkin,

    sehingga masyarakat %ro7insi ?iau khususnya 'abupaten 'ampar dapat

    semakin makmur dan sejahtera.

    2. apat memberikan suatu e7aluasi serta masukan bagi pihak)pihak yang terkait

    atas kondisi dari perkerasan jalan raya agar dapat meren&anakan sistem

    2

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    20/53

    perkerasan jalan terutama tentang perkerasan kaku #rigid pavement$ yang

    efektif, aman dan efisien.

    5

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    21/53

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    21 P!")%+u#u%"

    Menurut +ri Surya

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    22/53

    *ambar .1 %erkerasan beton bersambung tanpa tulangan #==""$

    #Sumber : http://

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    23/53

    *ambar .2 %erkerasan beton menerus dengan tulangan #=M"$

    #Sumber : http://

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    24/53

    %elat beton semen mempunyai sifat yang &ukup kaku serta dapat

    menyebarkan beban pada bidang yang luas dan menghasilkan tegangan yang

    rendah pada lapisan)lapisan diba

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    25/53

    beban lalu)lintas ke lapis diba

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    26/53

    #1$. S"?" #$ S"?*

    #2$. S"d?* #5$ S"r?*

    dinyatakan dalam jumlah sumbu kendaraan niaga #commercial vehicle$,

    sesuai dengan konfigurasi sumbu pada lajur ren&ana selama umur ren&ana. (alu

    lintas dianalisis berdasarkan hasil perhitungan 7olume lalu lintas dan

    konfigurasi sumbu, menggunakan data terakhir atau tahun terakhir.

    'endaraan yang ditinjau untuk peren&anaan perkerasan beton semen adalah

    yang mempunyai berat total minimum 4 ton.

    'onfigurasi sumbu untuk peren&anaan terdiri atas 5 jenis kelompok

    sumbu, yaitu:

    1. Sumbu tunggal roda tunggal #S"?"$

    . Sumbu tunggal roda ganda #S"?*$

    2. Sumbu tandem roda ganda #S"d?*$

    5. Sumbu tridem roda ganda #S"r?*$

    =entuk dan konfigurasi beban kendaraan tersebut dapat dilihat pada gambar

    dibaanber, 133-$

    251 L%u* *!"%"% )%" ;!$$!" )$&*$/u$

    (ajur ren&ana merupakan salah satu lajur lalu lintas dari suatu ruas jalan

    raya yang menampung lalu ) lintas kendaraan niaga terbesar. Jika jalan tidak

    memiliki tanda batas lajur, maka jumlah lajur dan koefsien distribusi #8$

    kendaraan niaga dapat ditentukan dari lebar perkerasan sesuai tabel .1.

    1!

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    27/53

    "abel .1 Jumlah lajur berdasarkan lebar perkerasan dan koefisien

    distribusi #8$ kendaraan niaga pada lajur ren&ana

    (ebar %erkerasan #(p$Jumlah (ajur

    #n$

    'oefisien istribusi #8$

    1 +rah +rah

    (p 4,4! m 1 lajur 1 1

    4,4! m (p ,4 m lajur !,-! !,4!

    ,4 m (p 11,4 m 2 lajur !,4! !,5-4

    11,4 m (p 14,!! m 5 lajur ) !,54

    14,!! m (p 1,-4 m 4 lajur ) !,54

    1,-4 m (p ,!! m lajur ) !,5!

    #Sumber : SNI %d ")15)!!2$

    252 U,u* *!"%"%0mur ren&ana perkerasan jalan ditentukan atas pertimbangan klasifikasi

    fungsional jalan, pola lalu ) lintas serta nilai ekonomi jalan yang bersangkutan,

    yang dapat ditentukan antara lain dengan metodeBenefit 1ost Ratio/ 5nternal

    Rate

    of Return, kombinasi dari metode tersebut atau &ara lain yang tidak terlepas dari

    pola pengembangan

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    28/53

    254 L%#u #$"&% *!"%"%

    (alu lintas ren&ana adalah jumlah kumulatif sumbu kendaraan niaga pada

    lajur ren&ana selama umur ren&ana, meliputi proporsi sumbu serta distribusi beban

    pada setiap jenis sumbu kendaraan. =eban pada suatu jenis sumbu se&ara tipikal

    dikelompokkan dalam inter7al 1! kN #1 ton$ bila diambil dari sur7ai beban

    #epartemen %ermukiman dan %rasarana Lilayah !!2$.

    255 F%&;* !%,%"%" /!/%"

    Menurut epartemen %ermukiman dan %rasarana Lilayah #!!2$, pada

    penentuan beban ren&ana, beban sumbu dikalikan dengan faktor keamanan beban

    #6'=$. 6aktor keamanan beban ini digunakan berkaitan adanya berbagai tingkat

    realibilitas peren&anaan seperti terlihat pada tabel .2.

    "abel .2 6aktor keamanan beban

    No. %eranan Jalan Nilai 6'=

    1. Jalan bebas hambatan utama #ma2or freewa"$ dan jalan

    berlajur banyak, yang aliran lalu lintasnya tidak terhambat

    serta 7olume kendaraan niaga yang tinggi.

    =ila menggunakan data lalu)lintas dari hasil sur7ai beban

    #weight-in-motion$ dan adanya kemungkinan route alternatif,maka nilai faktor keamanan beban dapat dikurangi menjadi

    1,14.

    1,

    . Jalan bebas hambatan #freewa"$ dan jalan arteri dengan

    7olume kendaraan niaga menengah.

    1,1

    2. Jalan dengan 7olume kendaraan niaga rendah 1,!

    #Sumber : SNI %d ")15)!!2$

    26 T%"%+ )%%*

    aya dukung tanah dasar ditentukan dengan pengujian 8=? insitu

    sesuai dengan SNI !2)1-21)133 atau 8=? laboratorium sesuai dengan SNI

    !2)1-55)133. +pabila tanah dasar mempunyai nilai 8=? lebih ke&il dari D,

    maka harus dipasang pondasi ba

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    29/53

    pondasi ba

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    30/53

    *ambar .3 8=? "anah asar fektif

    #Sumber: SNI %d ")15)!!2$

    1 %ondasi ba

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    31/53

    strength$ umur hari, yang didapat dari hasil pengujian balok dengan

    pembebanan tigatitik #+S"M 8)-$ yang besarnya se&ara tipikal sekitar 2H4 M%a

    #2!)4! kg/&m$, demikian menurut epartemen %ermukiman dan %rasarana

    Lilayah #!!2$. 'uat tarik lentur beton yang diperkuat dengan bahan serat

    penguat seperti serat baja, aramit atau serat karbon, harus men&apai kuat tarik

    lentur 4H4,4 M%a #4!)44 kg/&m$. 'ekuatan ren&ana harus dinyatakan dengan

    kuat tarik lentur karakteristik yang dibulatkan hingga !,4 M%a #,4 kg/&m$

    terdekat.

    =eton dapat diperkuat dengan serat baja #steel-fi!re$ untuk meningkatkan

    kuat tarik lenturnya dan mengendalikan retak pada pelat khususnya untuk bentuk

    tidak laAim. Serat baja dapat digunakan pada &ampuran beton, untuk jalan plaAa

    tol, putaran dan perhentian bus.

    %anjang serat baja antara 14 mm dan 4! mm yang bagian ujungnya melebar

    sebagai angker dan/atau sekrup penguat untuk meningkatkan ikatan. Se&ara tipikal

    serat dengan panjang antara 14 dan 4! mm dapat ditambahkan ke dalam adukan

    beton, masing)masing sebanyak -4 dan 54 kg/mO. Semen yang akan digunakan

    untuk pekerjaan beton harus dipilih dan sesuai dengan lingkungan dimana

    perkerasan akan dilaksanakan.

    2> S%,/u"%"

    Menurut epartemen %ermukiman dan %rasarana Lilayah #!!2$

    sambungan pada perkerasan beton semen ditujukan untuk :

    1 Membatasi tegangan dan pengendalian retak yang disebabkan oleh

    penyusutan, pengaruh lenting serta beban lalu ) lintas.

    Memudahkan pelaksanaan.

    2 Mengakomodasi gerakan pelat.

    %ada perkerasan beton semen terdapat beberapa jenis sambungan antara

    lain:

    1 Sambungan memanjang

    Sambungan melintang

    2 Sambungan isolasi

    Semua sambungan harus ditutup dengan bahan penutup #2oint sealer$,

    ke&uali pada sambungan isolasi terlebih dahulu harus diberi bahan pengisi #2oint

    filler$.

    14

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    32/53

    2>1 S%,/u"%" ,!,%"%" )!"%" /%&%" ?!"$%& (tie bars@

    %emasangan sambungan memanjang ditujukan untuk mengendalikan

    terjadinya retak memanjang. Jarak antar sambungan memanjang sekitar 2 ) 5 m.

    Sambungan memanjang harus dilengkapi dengan batang ulir dengan mutu

    minimum =J"0 ) 5 dan berdiameter 1 mm, demikian menurut epartemen

    %ermukiman dan %rasarana Lilayah #!!2$.

    2>2 S%,/u"%" ,!#$"&%" )!"%" *u$ (dowel@

    'edalaman sambungan kurang lebih men&apai seperempat dari tebal pelat

    untuk perkerasan dengan lapis pondasi berbutir atau sepertiga dari tebal pelat

    untuk lapis pondasi stabilisasi semen. Jarak sambungan susut melintang untuk

    perkerasan beton bersambung tanpa tulangan sekitar 5 ) 4 m, sedangkan untuk

    perkerasan beton bersambung dengan tulangan ) 14 m dan untuk sambungan

    perkerasan beton menerus dengan tulangan sesuai dengan kemampuan

    pelaksanaan #epartemen %ermukiman dan %rasarana Lilayah !!2$.

    Sambungan ini harus dilengkapi dengan ruji polos panjang 54 &m, jarak

    antara ruji 2! &m, lurus dan bebas dari tonjolan tajam yang akan mempengaruhigerakan bebas pada saat pelat beton menyusut. Setengah panjang ruji polos harus

    di&at atau dilumuri dengan bahan anti lengket untuk menjamin tidak ada ikatan

    dengan beton.

    "abel .4 iameter ruji dengan tebal perkerasan / pelat beton

    No. "ebal pelat beton, h#mm$ iameter ruji #mm$

    1 14h15! !

    15!h1! 5

    2 1!h13!

    5 13!h! 224 !h4! 2

    #Sumber : SNI %d ")15)!!2$

    2 P*;!)u* P!*!"%"%%"

    Menurut epartemen %ermukiman dan %rasarana Lilayah #!!2$ prosedur

    peren&anaan perkerasan beton semen didasarkan atas dua model kerusakan yaitu :

    1. ?etak fatik #lelah$ tarik lentur pada pelat.

    . rosi pada pondasi ba

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    33/53

    bahu beton. %erkerasan beton semen menerus dengan tulangan dianggap sebagai

    perkerasan bersambung yang dipasang ruji.

    ata lalu ) lintas yang diperlukan adalah jenis sumbu dan distribusi beban

    serta jumlah repetisi masing)masing jenis sumbu/kombinasi beban yang

    diperkirakan selama umur ren&ana.

    21 P!*!"%"%%" &!/%# ?!#%&

    Menurut epartemen %ermukiman dan %rasarana Lilayah #!!2$ tebal pelat

    taksiran dipilih dan total fatik serta kerusakan erosi dihitung berdasarkan

    komposisi lalu ) lintas selama umur ren&ana. Jika kerusakan fatik atau erosi lebih

    dari 1!!D, tebal taksiran dinaikan dan proses peren&anaan diulangi.

    "ebal ren&ana adalah tebal taksiran yang paling ke&il yang mempunyai total

    fatik dan atau total kerusakan erosi lebih ke&il atau sama dengan 1!!D. 0ntuk

    menentukan nilai tegangan eki7alen dan faktor erosi, digunakan tabel ..

    "abel . "egangan eki7alen dan faktor erosi untuk perkerasan tanpa bahu beton"ebal

    %elat

    #mm$

    8=?

    ff #D$

    "egangan ki7alen6aktor rosi

    "anpa ?uji engan ?uji

    S"?" S"?* S"d?* S"r?* S"?" S"?* S"d?* S"r?* S"?" S"?* S"d?* S"r?*

    14! 4 1,- ,- ,4 1, , 2,5 2,4 2,44 , 2,1 2,2 2,2-

    14! 1! 1, ,4 ,!3 1,4 ,-3 2,23 2,5 2,4 ,43 2, 2, 2,2

    14! 14 1,43 ,5 ,!1 1,42 ,- 2,2 2,55 2,5- ,43 2, 2,- 2,2

    14! ! 1,4 ,52 1,3- 1,41 ,-- 2,2- 2,52 2,5 ,43 2,13 2, 2,3

    14! 4 1,45 ,2- 1,3 1,5 ,-- 2,2- 2,5 2,55 ,43 2,13 2,4 2,

    14! 24 1,53 , 1, 1,52 ,- 2,2 2,23 2,5 ,4 2,1 2,2 2,4

    14! 4! 1,52 ,14 1,-2 1,5 ,-5 2,25 2,2 2,2- ,4- 2,1- 2,1 2,

    14! -4 1,2 ,! 1,5 1,2 ,- 2,2 2,22 2,2 ,4 2,1 2,13 2,13

    1! 4 1,45 ,53 ,! 1,44 ,- 2,2 2,52 2,5- ,4 2,1 2, 2,2

    1! 1! 1,5- ,25 1,3 1,55 ,-1 2,21 2,23 2,52 ,41 2,11 2, 2,

    1-

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    34/53

    1! 14 1,55 , 1,5 1,23 ,- 2,2 2,2- 2,51 ,1 2,11 2,13 2,5

    1! ! 1,51 , 1, 1,2- ,3 2,3 2,2 2,5 ,4 2,1 2,1 2,2

    1! 4 1,23 ,1- 1,- 1,25 ,3 2,3 2,24 2,2 ,4 2,1 2,1- 2,1

    1! 24 1,25 ,!- 1,- 1,3 , 2, 2,2 2,25 ,53 2,!3 2,14 2,1

    1! 4! 1,2 1,3 1,4 1,4 , 2, 2, 2,2 ,53 2,!3 2,12 2,14

    1! -4 1,5 1,4 1,53 1,2 ,5 2,5 2, 2,4 ,5 2,! 2,1 2,1

    1-! 4 1,51 ,- 1,32 1,55 ,5 2,5 2,2- 2,52 ,55 2,!5 2,14 2,5

    1-! 1! 1,25 ,15 1,- 1,22 , 2, 2,22 2,2 ,52 2,!2 2,12 2,

    1-! 14 1,21 ,!- 1,-1 1, , 2, 2,21 2,24 ,52 2,!2 2,1 2,1

    1-! ! 1,3 ,!2 1,- 1, ,1 2,1 2,2 2,25 ,5 2,! 2,11 2,1-

    1-! 4 1,- 1,33 1,2 1,2 ,1 2,1 2, 2,2 ,5 2,! 2,1 2,14

    1-! 24 1,2 1,3 1,45 1,1 , 2, 2,4 2, ,51 2,!1 2,! 2,1

    1-! 4! 1,13 1,1 1,5 1,15 ,4 2,1 2, 2,5 ,5 2,!1 2,! 2,!

    1-! -4 1,15 1,- 1,2- 1,1 ,4- 2,1- 2,13 2,13 ,5 2 2,!5 2,!4

    1! 4 1,3 ,1 1,1 1,24 ,4- 2,1- 2,22 2,2- ,2 ,3- 2,!3 2,

    1! 1! 1,2 1,3 1, 1,5 ,44 2,14 2, 2,2 ,24 ,3 2,!- 2,14

    1! 14 1, 1,3 1,43 1,13 ,44 2,14 2,4 2,3 ,24 ,3 2,!4 2,1

    1! ! 1,1 1, 1,44 1,1- ,45 2,15 2,5 2, ,24 ,34 2,!5 2,11

    1! 4 1,1 1,5 1,41 1,15 ,45 2,15 2,2 2, ,24 ,34 2,!2 2,!3

    1! 24 1,1 1,- 1,52 1,!3 ,42 2,12 2, 2, ,25 ,35 2,!1 2,!

    1! 4! 1,!3 1,- 1,24 1,!4 ,41 2,11 2,1- 2,13 ,22 ,32 ,33 2,!

    1! -4 1,!2 1,4- 1, 1,!1 ,53 2,1 2,12 2,15 ,2 ,3 ,3- ,33

    13! 4 1,13 1,34 1,3 1,- ,4 2,11 2, 2,2 ,3 , 2,!2 2,14

    13! 1! 1,12 1,5 1,44 1,1 ,5 2,!3 2,2 2,- , ,3 2 2,1

    13! 14 1,1 1,- 1,53 1,11 ,5 2,! 2, 2,5 , , ,3 2,!-

    13! ! 1,!3 1,-4 1,54 1,!3 ,5- 2,!- 2,13 2,2 ,- , ,3 2,!

    13! 4 1,!- 1,-1 1,51 1,! ,5- 2,!- 2,1- 2,1 ,- , ,3- 2,!5

    13! 24 1,!2 1,2 1,22 1,!1 ,5 2,! 2,15 2,1- , ,- ,34 2

    13! 4! 1 1,44 1, !,3- ,55 2,!5 2,1 2,15 , , ,32 ,3-

    13! -4 !,3 1,5 1,1- !,31 ,52 2,!2 2,!- 2,!3 ,4 ,4 ,31 ,32

    !! 4 1,1 1,1 1, 1, ,55 2,!5 2,2 2,- ,2 ,2 ,3- 2,1

    !! 1! 1,!4 1,- 1,5 1,1 ,5 2,! 2,1 2, , , ,34 2,!4

    !! 14 1,! 1,4 1,5 1,!4 ,5 2,! 2,14 2,13 , , ,32 2,!

    !! ! 1,!1 1, 1,2 1,! ,51 2,!1 2,15 2,1 ,1 ,1 ,3 2,!1!! 4 !,33 1,43 1,22 !,33 ,5 2,!1 2,1 2,1 ,1 ,1 ,31 ,33

    !! 24 !,3 1,4 1,4 !,35 ,23 2 2,!3 2,1 , , ,3 ,34

    !! 4! !,3 1,55 1,1 !,3 ,2 ,3 2,! 2,!3 ,13 ,-3 ,- ,3

    !! -4 !,3 1,2 1,1 !,5 ,2 ,3 2 2,!5 ,1 ,- ,4 ,

    1! 4 1,! 1,3 1,4 1,15 ,2 ,33 2,1 2,2 ,1- ,-- ,3 2,!

    1! 1! !,3- 1,43 1,2 1,!5 ,2 ,3- 2,12 2,1 ,1 ,- ,3 2,!1

    1! 14 !,35 1,45 1,2 !,33 ,2 ,3 2,1 2,14 ,14 ,-4 ,- ,3

    1! ! !,32 1,41 1, !,3 ,24 ,34 2,!3 2,12 ,15 ,-4 ,- ,3

    1! 4 !,3 1,5 1,4 !,32 ,25 ,34 2,!- 2,11 ,15 ,-4 , ,35

    1! 24 !,3 1,51 1,1 !, ,22 ,35 2,!5 2,!- ,12 ,-5 ,5 ,3

    1! 4! !, 1,24 1,11 !,2 ,2 ,3 2,!1 2,!5 ,12 ,-2 ,1 ,

    1! -4 !, 1,- 1,!2 !,- ,2 ,3 ,34 ,3 ,1 ,- ,-3 ,2

    #Sumber : SNI %d ")15)!!2$

    (anjutan "abel . "egangan eki7alen dan faktor erosi untuk perkerasan tanpa

    bahu beton"ebal

    %elat

    #mm$

    8=?

    ff

    #D$

    "egangan ki7alen6aktor rosi

    "anpa ?uji engan ?uji

    S"?" S"?* S"d?* S"r?* S"?" S"?* S"d?* S"r?* S"?" S"?* S"d?* S"r?*

    ! 4 !,35 1,4 1,5 1,! ,22 ,32 2,15 2,13 ,11 ,-1 ,- 2,!

    ! 1! !,3 1,53 1,2 !,3 ,21 ,31 2,!3 2,12 ,1 ,- ,5 ,3

    ! 14 !, 1,55 1,4 !,32 ,2 ,3 2,! 2,1 ,!3 ,3 , ,32

    ! ! !,- 1,5 1, !,31 ,3 ,3 2,!4 2,!3 ,! ,3 ,1 ,3

    ! 4 !,4 1,23 1,1 !, ,3 ,3 2,!2 2,!- ,! ,3 , ,3

    ! 24 !, 1,22 1,11 !,2 , , ,33 2,!2 ,!- , ,- ,

    ! 4! !,-3 1,- 1,!5 !,-3 , , ,3 2 ,!- ,- ,- ,2

    ! -4 !,- 1,13 !,3- !,-2 ,5 ,4 ,3 ,34 ,! , ,- ,-

    2! 4 !, 1,53 1,24 1,!2 , , 2,1 2,15 ,!4 ,4 , ,3

    2! 1! !,5 1,51 1,5 !,35 , , 2,!4 2,!3 ,!5 ,5 ,-3 ,3

    1

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    35/53

    2! 14 !, 1,2 1,13 !,3 ,4 ,4 2,! 2,! ,!2 ,5 ,-- ,3

    2! ! !,1 1,25 1,1 !,- ,5 ,5 2 2,!4 ,!2 ,2 ,- ,

    2! 4 !, 1,21 1,1 !,5 ,2 ,2 ,3 2,!2 ,!2 ,2 ,-4 ,

    2! 24 !,-- 1,4 1,!4 !,- ,1 ,1 ,35 ,33 ,! , ,-2 ,

    2! 4! !,-5 1,13 !,33 !,-5 , , ,31 ,34 ,!1 ,1 ,- ,-

    2! -4 !,-1 1,1 !,31 !,- ,13 ,-3 , ,31 , , ,-5

    5! 4 !, 1,5 1,3 !,3 ,2 ,2 2,! 2,11 1,33 , ,- ,35

    5! 1! !,-3 1,2 1,1 !,3 ,1 ,1 2,!1 2,!4 1,3 ,43 ,-5 ,

    5! 14 !,-- 1, 1,12 !,4 , , ,3 2,! 1,3 ,4 ,- ,4

    5! ! !,- 1, 1,1 !,2 ,13 ,-3 ,3 2,!1 1,3- ,4- ,- ,5

    5! 4 !,-4 1,2 1,! !, ,1 ,- ,35 ,33 1,3- ,4- ,-1 ,

    5! 24 !,- 1,1- !,33 !,-5 ,1- ,- ,3 ,34 1,3 ,4 ,3 ,-

    5! 4! !,3 1,1 !,35 !,- ,14 ,-4 , ,31 1,34 ,44 , ,-5

    5! -4 !,- 1,!4 !, !, ,12 ,-5 ,2 , 1,35 ,45 ,2 ,3

    4! 4 !,-- 1,22 1,2 !,35 ,1 ,- 2,! 2,!- 1,35 ,45 ,-2 ,3

    4! 1! !,-5 1,4 1,1 !, ,1 ,- ,3- 2,!1 1,32 ,42 ,- ,4

    4! 14 !,- 1,1 1,!- !,1 ,14 ,-4 ,35 ,3 1,32 ,42 , ,

    4! ! !,-1 1,1 1,!5 !,-3 ,15 ,-5 ,32 ,3- 1,3 ,4 ,- ,

    4! 4 !,- 1,1 1,!1 !,- ,12 ,-2 ,31 ,34 1,3 ,4 , ,-

    4! 24 !, 1,11 !,34 !,-1 ,1 ,-1 ,- ,31 1,31 ,41 ,5 ,-5

    4! 4! !,4 1,! !,3 !,- ,1 ,- ,2 , 1,3 ,4 ,1 ,-4! -4 !,2 !,33 !, !,1 ,! ,3 ,-3 ,2 1,3 ,53 ,43 ,4

    ! 4 !,-2 1, 1,1 !,3 ,12 ,-2 ,33 2,!2 1,3 ,53 ,3 ,-

    ! 1! !,- 1,1 1,! !, ,11 ,-1 ,32 ,3 1, ,5 , ,1

    ! 14 !, 1,14 1,!2 !,- ,1 ,- ,3 ,34 1, ,5 ,5 ,-

    ! ! !,- 1,1 1 !,-4 ,!3 ,3 ,3 ,32 1,- ,5- ,2 ,-

    ! 4 !, 1,1 !,3- !,-2 ,! ,3 ,- ,31 1,- ,5- , ,-5

    ! 24 !,5 1,!4 !,31 !, ,!- , ,2 ,- 1, ,5 ,43 ,-

    ! 4! !,1 1 !,4 !,5 ,!4 ,4 , ,5 1,4 ,54 ,4 ,-

    ! -4 !,43 !,34 !,- !,4 ,!2 ,5 ,-4 ,- 1,5 ,55 ,45 ,1

    -! 4 !, 1,13 1,12 !,- ,!3 ,3 ,34 2 1,5 ,55 ,4 ,2

    -! 1! !, 1,1 1,!2 !,-3 ,!- ,- ,3 ,35 1,2 ,52 , ,-

    -! 14 !,5 1,!3 !,3 !,-4 ,! , ,- ,31 1,2 ,52 , ,-4

    -! ! !,2 1,! !,3 !,- ,!4 ,4 ,4 ,3 1, ,5 ,43 ,-2-! 4 !, 1,!5 !,32 !,- ,!5 ,5 ,2 , 1, ,5 ,4 ,-1

    -! 24 !, !,33 !,- !,4 ,! ,2 ,-3 ,5 1,1 ,51 ,44 ,-

    -! 4! !,4 !,34 !,1 !,1 ,1 ,- , 1, ,5 ,4 ,2

    -! -4 !,4 !,3 !,-5 !,4- 1,33 ,43 ,- ,-4 1,-3 ,23 ,4 ,4

    ! 4 !,4 1,12 1,! !,2 ,!4 ,4 ,3 ,3- 1, ,5 , ,

    ! 1! !, 1,! !,33 !,-4 ,!2 ,2 , ,31 1,-3 ,23 ,4 ,-5

    ! 14 !, 1,!2 !,35 !,- ,!1 , ,2 , 1,- ,2 ,4 ,-1

    ! ! !, 1,!1 !,3 !,3 ,1 , ,- 1,-- ,2- ,44 ,-

    ! 4 !,43 !,33 !,3 !,- 1,33 , , ,4 1,-- ,2- ,45 ,

    ! 24 !,4- !,35 !,2 !, 1,3- ,4 ,- ,1 1,- ,2 ,41 ,5

    ! 4! !,44 !,3 !,- !,43 1,3 ,4 ,- ,-- 1,-4 ,24 ,5 ,

    ! -4 !,42 !, !,-1 !,42 1,35 ,44 , ,- 1,-5 ,25 ,5 ,44

    #Sumber : SNI %d ")15)!!2$

    13

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    36/53

    (anjutan "abel . "egangan ki7alen dan 6aktor rosi untuk %erkerasan "anpa

    =ahu =eton #lanjutan$"ebal

    %elat

    #mm$

    8=?

    ff

    #D$

    "egangan ki7alen6aktor rosi

    "anpa ?uji engan ?uji

    S"?" S"?* S"d?* S"r?* S"?" S"?* S"d?* S"r?* S"?" S"?* S"d?* S"r?*

    3! 4 !,1 1,! 1,!5 !, ,!1 ,1 ,3 ,32 1,-4 ,24 ,4 ,--3! 1! !,43 1,!1 !,34 !,-2 1,33 ,43 ,2 , 1,-5 ,25 ,45 ,-13! 14 !,4 !,3 !,3 !,- 1,3- ,4 , ,4 1,-5 ,25 ,4 ,3! ! ! 4- ! 3 ! ! - 1 3 4 -3 2 1 -2 22 41 -3! 4 !,4 !,35 !,4 !,4 1,34 ,4 ,-- ,1 1,-2 ,22 ,4 ,43! 24 !,45 !,3 !, !, 1,32 ,45 ,-2 ,-- 1,- ,2 ,5- ,13! 4! !,4 !, !,-4 !,4 1,3 ,4 ,3 ,-5 1,-1 ,21 ,55 ,43! -4 !,4 !,1 !, !,4 1,3 ,4 ,5 , 1,- ,2 ,5 ,41

    2!! 4 !,4 1,!2 1 !,-- 1,3- ,4- , ,3 1,-1 ,21 ,44 ,-52!! 1! !,4 !,3- !,31 !,- 1,34 ,44 , ,4 1,- ,2 ,41 ,2!! 14 !,44 !,35 !,- !,- 1,32 ,45 ,-- , 1,3 ,2 ,53 ,42!! ! ! 45 ! 3 ! 4 ! 4 1 3 42 - 1 3 5 52!! 4 ! 42 ! 3 ! ! 2 1 31 4 -5 - 1 3 5 2!! 24 !,41 !, !,-- !,4 1,3 ,4 ,- ,-5 1,- , ,52 ,42!! 4! !,53 !, !,- !,45 1, ,5 , ,- 1, , ,51 ,422!! -4 !,5- !,- !,4 !,4 1, ,5 ,1 ,4 1,4 , ,2- ,5

    21! 4 !,44 !,3 !,3- !,-5 1,35 ,45 ,2 , 1,- ,- ,41 ,-121! 1! !,42 !,3 !,3 !, 1,31 ,41 ,-- , 1, , ,5- ,421! 14 ! 4 ! 3 ! 5 ! 4 1 3 53 4 -3 1 4 4 54 21! ! ! 41 ! ! ! 2 1 3 53 5 -- 1 5 5 55 121! 4 ! 4 ! ! -3 ! 1 5 5 -4 1 5 5 52 4321! 24 !,53 !, !,-5 !,44 1, ,5 ,2 ,-1 1,2 ,2 ,5 ,4421! 4! !,5- !,- !,3 !,41 1,5 ,55 , ,- 1, , ,2- ,421! -4 !,54 !,-5 !,2 !,5 1, ,5 ,4 , 1,1 ,1 ,25 ,54

    2! 4 !,42 !,35 !,32 !,-1 1,3 ,4 , ,4 1,2 ,2 ,5 ,32! 1! !,41 !, !,4 !,4 1,- ,5 ,-5 ,-3 1, , ,55 ,22! 14 ! 4 ! 4 ! 1 ! 1 4 5 -1 - 1 1 1 5 2! ! ! 53 ! 5 ! -3 ! 1 4 54 - -5 1 51 42! 4 !,5 !, !,- !,4 1,5 ,55 , ,- 1, , ,5 ,42! 24 !,5 !,- !,-1 !,45 1, ,5 ,5 , 1,43 ,13 ,2- ,42! 4! !,55 !,-4 !,- !,41 1, ,5 , ,5 1,4 ,1 ,22 ,5-2! -4 !,52 !,-1 !,1 !,54 1,- ,2 ,44 ,43 1,4- ,1- ,21 ,5

    22! 4 !,4 !,3 !,3 !,3 1,- ,5- ,- , 1,43 ,13 ,54 ,22! 1! !,5 !,4 !, !,2 1,5 ,55 ,- ,- 1,4 ,1 ,51 ,22! 14 ! 5- ! ! -3 ! 1 5 3 -2 1 4- 1- 23 4-22! ! ! 5 ! ! - ! 4 1 1 5 - - 1 4 1 2 4422! 4 !,5 !,- !,-5 !,4 1, ,51 ,4 ,- 1,4 ,1 ,2 ,4222! 24 !,54 !,-5 !,3 !,4 1,- ,23 ,1 , 1,44 ,14 ,22 ,5322! 4! !,5 !,-1 !,5 !,5 1,- ,2 ,4- , 1,45 ,15 ,2 ,5422! -4 !,51 !, !,43 !,54 1,-5 ,24 ,4 ,4- 1,42 ,12 , ,5

    25! 4 !,5 !, !,- !,4 1,5 ,55 ,-4 ,-3 1,44 ,14 ,5 ,225! 1! !,5 !, !,-3 !,1 1,1 ,51 ,3 ,-5 1,45 ,15 ,2 ,4-25! 14 ! 54 ! - ! - ! 4 1 -3 23 -1 1 42 15 2 4525! ! ! 55 ! -- ! -2 ! 4- 1 - 2 5 3 1 4 12 24 425! 4 !,55 !,-4 !,-1 !,44 1,-- ,2- , ,- 1,4 ,1 ,22 ,425! 24 !,52 !,- !, !,41 1,-4 ,24 ,4 ,2 1,41 ,11 ,2 ,525! 4! !,5 !, !, !,5- 1,-2 ,22 ,45 ,43 1,4 ,1 ,- ,5

    25! -4 !,23 !,4 !,4 !,52 1,-1 ,21 ,53 ,45 1,53 ,!3 ,5 ,2-

    24! 4 !,5 !,2 !,4 !,2 1, ,51 ,- ,-- 1,41 ,11 ,23 ,124! 1! ! 55 ! - ! -- ! 43 1 -- 2 - -1 1 4 1 24 4424! 14 ! 52 ! -4 ! -5 ! 4 1 -4 2 5 1 4 1 22 424! ! ! 5 ! -5 ! -1 ! 44 1 -4 24 1 53 !3 2 424! 4 !,5 !,- !,3 !,42 1,-5 ,25 , ,5 1,53 ,!3 ,2 ,524! 24 !,51 !,3 !,5 !,53 1,- ,2 ,4 , 1,5 ,! ,- ,5524! 4! !,23 !,4 !, !,5 1,3 ,3 ,4 ,4 1,5 ,!- ,5 ,2324! -4 !,2- !, !,45 !,5 1,- , ,5- ,41 1,5 ,! ,1 ,25

    #Sumber: SNI %d ")15)!!2$

    !

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    37/53

    ?epetisi beban ijin dapat diperoleh dengan menggunakan nomogram seperti

    pada gambar .1! dan .11.

    1

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    38/53

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    39/53

    22 P!*!"%"%%" &u#%"%"

    "ujuan utama penulangan menurut epartemen %ermukiman dan %rasarana

    Lilayah #!!2$ adalah untuk :

    1. Membatasi lebar retakan, agar kekuatan pelat tetap dapat dipertahankan

    . Memungkinkan penggunaan pelat yang lebih panjang agar dapat mengurangi

    jumlah sambungan melintang sehingga dapat meningkatkan kenyamanan

    2. Mengurangi biaya pemeliharaan

    Jumlah tulangan yang diperlukan dipengaruhi oleh jarak sambungan susut,

    sedangkan dalam hal beton bertulang menerus, diperlukan jumlah tulangan yang

    &ukup untuk mengurangi sambungan susut.

    1 %erkerasan beton semen bersambung tanpa tulangan

    Menurut epartemen %ermukiman dan %rasarana Lilayah #!!2$ pada

    perkerasan beton semen bersambung tanpa tulangan, ada kemungkinan

    penulangan perlu dipasang guna mengendalikan retak. =agian)bagian pelat

    yang diperkirakan akan mengalami retak akibat konsentrasi tegangan yang

    tidak dapatdihindari dengan pengaturan pola sambungan, maka pelat harus

    diberi tulangan. %enerapan tulangan umumnya dilaksanakan pada :

    a. %elat dengan bentuk tak laAim #odd-shaped sla!s$

    %elat disebut tidak laAim bila perbadingan antara panjang dengan lebar

    lebih besar dari 1,4, atau bila pola sambungan pada pelat tidak benar)

    benar berbentuk bujur sangkar atau empat persegi panjang.

    b. %elat dengan sambungan tidak sejalur #mismatched 2oints$

    &. %elat berlubang #pits or structures$

    %erkerasan beton semen bersambung dengan tulangan

    Menurut epartemen %ermukiman dan %rasarana Lilayah #!!2$ luas

    penampang tulangan dapat dihitung dengan persamaan. (uas penampang

    tulangan berbentuk anyaman empat persegi panjang dan bujur sangkar

    ditunjukkan pada tabel .-.

    2

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    40/53

    "abel .- 0kuran dan berat tulangan polos anyaman lasTulangan

    Memanjang"ulangan melintang Luas Penampang

    TulanganBeratper

    Satuan

    Luas(kg/m

    2)Diamet

    er(mm)

    arak(mm)

    Diameter

    (mm)

    arak(mm)

    Memanjang

    (mm2/m)

    Melintang

    (mm2/m)mpat persegi panjang

    1,4

    11,

    1!

    1!!

    1!!

    1!!

    !!

    !!

    !!

    1-

    3

    -4

    41

    41

    41

    11,!

    3,-!-

    ,12

    3

    -,1

    1!!

    1!!

    1!!

    !!

    !!

    !!

    2

    4!2

    23

    41

    41

    41

    ,3-

    4,313

    4,!313

    !!

    !!

    4!

    4!

    21

    41

    !1

    !1

    5,!-

    2,44

    =ujur sangkar

    1!

    3

    1!!

    !!

    !!

    !!

    1!

    3

    1!!

    !!

    !!

    !!

    4!2

    232

    21

    41

    4!2

    232

    21

    41

    -,3

    ,14

    5,335

    2,35

    -,1

    ,2

    4

    5

    !!

    !!

    !!

    !!

    -,1

    ,2

    4

    5

    !!

    !!

    !!

    !!

    13

    14

    3

    2

    13

    14

    3

    2

    2,1!

    ,55-

    1,45

    !,3-

    #Sumber : SNI %d ")15)!!2$

    2 %enulangan memanjang

    Menurut epartemen %ermukiman dan %rasarana Lilayah #!!2$ tulangan

    memanjang yang dibutuhkan pada perkerasan beton semen bertulang menerus

    dengan tulangan dihitung dari persamaan.

    "abel .1! >ubungan kuat tekan beton dan angka eki7alen baja dan beton #n$

    !"#(kg/#m2) n

    1-4 ) 4

    24 ) 4

    3! ) ke atas

    1!

    #Sumber : SNI %d ")15)!!2$

    %ersentase minimum dari tulangan memanjang pada perkerasan beton

    menerus adalah !,D luas penampang beton. Jumlah optimum tulangan

    tulangan memanjang pada perkerasan beton memanjang, perlu dipasang agar

    jarak dan lebar retakan dapat dikendalikan. 0ntuk menjamin agar didapat

    retakan)retakan yang halus dan jarak antara retakan yang optimum, maka :

    a. %ersentase tulangan dan perbandingan antara keliling dan luas tulangan

    5

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    41/53

    harus besar.

    b. %erlu menggunakan tulangan ulir #deformed !ars$ untuk memperoleh

    tegangan lekat yang lebih tinggi.

    5 %enulangan melintang

    "ulangan melintang yang direkomendasikan menurut epartemen

    %ermukiman dan %rasarana Lilayah #!!2$ adalah sebagai berikut:

    a. iameter batang ulir tidak lebih ke&il dari 1 mm.

    b. Jarak maksimum tulangan dari sumbu)ke)sumbu -4 &m.

    4 %enempatan tulangan

    %enulangan melintang pada perkerasan beton semen harus ditempatkan pada

    kedalaman lebih besar dari 4 mm dari permukaan untuk tebal pelat ! &m

    dan maksimum sampai sepertiga tebal pelat untuk tebal pelat P ! &m.

    "ulangan arah memanjang dipasang di atas tulangan arah melintang, demikianmenurut epartemen %ermukiman dan %rasarana Lilayah #!!2$.

    210 P!"!#$&$%" T!*)%+u#u

    %enelitian ini dilakukan tidak terlepas dari hasil penelitian)penelitian

    terdahulu yang pernah dilakukan sebagai bahan perbandingan dan kajian. +dapun

    hasil)hasil penelitian yang dijadikan perbandingan tidak terlepas dari topik

    penelitian yaitu mengenai peren&anaan tebal perkerasan kaku metode SNI %d ")

    15)!!2.

    =erdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh +inun Nikmah #!12$

    dengan judul %eren&anaan "ebal %erkerasan 'aku #Rigid Pavement$ Jalan

    %urasil penelitiannya adalah peren&anaan perkerasan kaku #rigid pavement$

    menggunakan jenis perkerasan beton semen bersambung dengan tulangan, beton

    yang digunakan untuk struktur atas adalah ')2!! dengan ketebalan 13 &m

    menyesuaikan dengan perhitungan peren&anaan tebal perkerasan, pondasi ba

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    42/53

    &m menyesuaikan dengan kondisi e0istingjalan, tulangan memanjang diameter 12

    mm jarak !! mm, tulangan melintang menggunakan diameter 12 mm jarak 5!!

    mm dan do

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    43/53

    pendahuluan untuk penelitian ini adalah sur7ei kondisi eksisting jalan dan sur7ey

    7olume lalu lintas. %engumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode

    obser7asi yang bertujuan memperoleh data dari sumber pertama dengan

    mengamati objek se&ara langsung di lapangan . %engumpulan data pada ruas Jalan

    (intas %etapahan H *aruda Sakti 'M C!4 H 'M 23C35 dilakukan se&ara

    langsung maupun tidak langsung. ata tidak langsung mengenai penanganan jalan

    ini diperoleh melalui informasi dari inas =ina Marga %ro7insi ?iau.

    Studi literatur juga dilakukan untuk memperoleh gambaran se&ara keilmuan

    tentang fenomena yang ditemukan di lapangan. "erkadang fenomena yang

    ditemukan di lapangan tidak ditemukan pada konsep teori yang ada. >al ini

    mengindikasikan adanya suatu penyimpangan antara teori dengan aplikasi di

    lapangan. Studi literatur tersebut dipakai untuk menganalisis data)data yang

    berhasil dikumpulkan.ari sur7ei pendahuluan diperoleh hasil sebagai berikut sebagai berikut :

    1. ari sur7ey eksisting jalan diperoleh lokasi jalan yang mengalami kerusakan

    dapat dilihat pada tabel berikut :

    "abel 2.1 (okasi dan kondisi kerusakan jalan

    No (okasi 'erusakan Jalan'ondisi 'erusakan

    Jalan%anjang #mB$

    1 'M C!3 sampai 'M C3 'erusakan ringan 5!

    'M C- sampai 'M -C521 'erusakan ringan 4

    2 'M 2!C125 sampai 'M 2!C5 'erusakan berat 415

    5 'M 25C!-1 sampai 'M 25C24 'erusakan berat 4

    4 'M 25C45 sampai 'M 25C1 'erusakan berat 2-

    'M 25C-1 sampai 'M 24C13 'erusakan ringan 24

    - 'M 2C-1 sampai 'M 23C35 'erusakan berat 1.4

    "otal %anjang 2.531

    #Sumber : Sur7ey (apangan, !1$.

    'eterangan :

    a. Jalan dengan kondisi rusak ringan adalah jalan dengan permukaan

    perkerasan sudah mulai bergelombang, mulai ada kerusakan permukaan

    dan penambalan # !D dari luas jalan yang ditinjau$.b. Jalan dengan kondisi rusak berat adalah jalan dengan permukaan

    perkerasan sudah banyak kerusakan seperti bergelombang, retak)retak

    buaya, dan terkelupas yang &ukup besar # !)!D dari luas jalan yang

    ditinjau $, disertai dengan kerusakan lapis pondasi seperti ambles, sungkur,

    dan sebagainya.

    +dapun jenis kerusakan yang terdapat pada jalan ini dapat dilihat pada tabel

    berikut :

    "abel 2. ata jenis kerusakan dan dokumentasi

    -

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    44/53

    No Jenis 'erusakan okumentasi

    #1$ #$ #2$

    1. ?etak 'ulit =uaya#alligator crack$

    Istilah lain adalah chickenwire

    cracks/ alligator cracks/

    pol"gonal cracks/ dan cra>ing.

    (ebar &elah retak Q 2 mm dan

    saling berangkai membentuk

    serangkaian kotak)kotak ke&il

    yang menyerupai kulit buaya atau

    ka

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    45/53

    5 +mblas #grade depression$

    +dalah penurunan yang terjadi

    setempat/tertentu dengan atau

    tanpa retak, terdeteksi dengan

    adanya air yangtergenang.+mblas disebabkan oleh beban

    kendaraan yang melebihi apa

    yang diren&anakan, pelaksanaan

    yang kurang baik, atau

    penurunan bagian perkerasan

    dikarenakan tanah dasar

    mengalamisettlement

    #epartemen %0,13$.

    #Sumber : Sur7ey (apangan,!1$

    . ari sur7ey pendahuluan 7olume lalu lintas , diperoleh kondisi arus lalu lintas

    pada jam)jam sibuk sebagai berikut :

    a. %agi hari, pukul !.!! H !.!! LI=

    b. Siang hari, pukul 11.2! H 12.2! LI=

    &. Sore hari, pukul 1.!! H 1.!! LI=

    322 P!"u,?u#%" )%&% ?*$,!*

    ata %rimer merupakan data)data yang diperoleh dari sumber pertama

    atau indi7idu seperti hasil

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    46/53

    ata Sekunder merupakan sekumpulan data yang telah mengalami

    pengolahan lebih lanjut yang biasanya ditampilkan lebih sederhana dalam bentuk

    tabel atau diagram. ata)data sekunder yang dikumpulkan berupa :

    1. ata in7entaris jalan

    ata in7entaris jalan dapat dilihat pada tabel berikut :

    "abel 2.2 ata in7entaris jalan

    No ata in7entaris >asil ata

    1

    2

    5

    6ungsi jalan

    'elas jalan

    "ipe medan

    'emiringan (ereng

    'olektor %rimer

    III +

    atar

    ! H D

    #Sumber : ?"?L %ro7. ?iau #!!-$ dan ?"?L 'ab. 'ampar #!11$

    . ata pertumbuhan lalulintasata pertumbuhan lalu lintas - tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut :

    "abel 2.5 (aju pertumbuhan lalu lintas di %ro7insi ?iau.

    No.

    1

    2

    5

    4

    -

    #Sumber : =%S Indonesia dan 'orlantas %olri, !1$.

    2. ata &urah hujan

    ata &urah hujan 4 tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut :

    "abel 2.4 ata 8urah >ujan >arian ?ata)?ata

    No "ahun 8urah >ujan >arian ?ata)rata

    1 !11 13.52

    !1 13.4

    2 !12 4!.21

    5 !15 134.21

    4 !14 1-!.3

    Jumlah 2.3

    ?ata)rata per tahun 1-.-5

    #Sumber : =M* 'ota %ekanbaru, !1$.

    2!

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    47/53

    Sebagian besar data dikumpulkan langsung di lapangan dengan melakukan

    obser7asi langsung. ata)data sekunder diperoleh dari pihak)pihak yang terkait

    seperti inas =ina Marga %ro7insi ?iau, =adan %usat Statistik dan =adan

    Meotorologi dan *eofisika.

    ata)data yang dibutuhkan dalam penelitian ini dikumpulkan dari beberapa

    sumber. Sumber data penelitian antara lain &atatan obser7asi, berkas inas =ina

    Marga %ro7insi ?iau, kontraktor pelaksana, konsultan pengaasil sur7ey, !1$.

    21

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    48/53

    *ambar 2. ksisting badan jalan yang rusak

    #Sumber : >asil sur7ey, !1$

    ata 7olume lalu lintas

    ata ini diambil se&ara manual berdasarkan "ata 8ara %elaksanaan Sur7ei

    perhitungan (alu (intas No. !1/"/=N'"/133! yang diterbitkan oleh

    irektorat %embinaan Jalan 'ota irektorat Jendral =ina Marga, dimana

    sur7ey lapangan dilakukan selama dua hari dengan pertimbangan bah

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    49/53

    #!!$ dengan menggunakan alat d"namic conepenetrometer # 8%$.Jumlah

    pengujian diren&anakan 14 titik di sepanjang trase jalan. >asil pengujian 8=?

    tanah dapat dilihat pada tabel berikut.

    "abel 2. %engujian 8=? dengan 8%

    No 'm8=? ?ata)rata

    #D$

    #1$ #$ #2$

    1 C!4

    -C!!!

    2 C!!!

    5 3C!!!

    4 2!C!!! -

    21C!!!

    (anjutan "abel 2. %engujian 8=? dengan 8%

    #1$ #$ #2$

    - 2C!!!

    22C!!!

    3 25C!!! -

    1! 24C!!! -

    11 2C!!! -

    1 2-C!!! -12 2C!!! -

    15 23C!!! -

    14 23C!!

    #Sumber : >asil sur7ey, !1$

    5 okumentasi

    0ntuk memudahkan dalam penelitian ini maka diperlukan dokumentasi,

    dokumentasi diambil menggunakan kamera saku. Salah satu foto dokumentasi

    dapat dilihat pada gambar 2.2 berikut. 0ntuk melihat dokumentasi lebih

    lengkap dapat dilihat pada lampiran.

    22

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    50/53

    *ambar 2.2 okumentasi pengukuran geometrik badan jalan

    #Sumber : >asil sur7ey, !1$

    33 M!&;)! A"%#$$ D%&%

    ata)data yang berhasil dikumpulkan dari lapangan disusun sedemikian

    rupa dan dikelompokkan pada masing)masing kelompok dengan kriteria tertentu.

    >asil pen&atatan di lapangan dikumpulkan dan dibagi menurut pengelompokkan

    yang telah dilakukan.

    =erdasarkan data yang telah disusun tersebut dilakukan serangkaian

    perhitungan dengan memakai rumus)rumus tertentu yang disesuaikan dengan

    kondisi di lapangan untuk memperoleh tebal perkerasan dan tulangan yang ideal

    bagi situasi dan kondisi jalan yang dimaksud.

    331 A"%#$$ #%#u #$"&% +%*$%" *%&%7*%&% (LHR@

    Nilai lalu lintas harian rata)rata #(>?$ menurut Sil7ia Sukirman #1335$

    ditentukan berdasarkan rumus sebagai berikut :

    (>? Jumlah lalu lintas selama pengamatan

    Lamanya pengamatan.................................#2.1$

    332 A"%#$$ "$#%$ CBRNilai 8=? di&ari dengan menggunakan gambar grafik atau hitungan

    formula hubungan nilai 8% dengan 8=? dengan &ara menarik nilai ke&epatan

    penetrasi pada sumbu horiAontal ke atas sehingga memotong garis tebal untuk

    sudut konus ! atau garis putus)putus untuk sudut konus 2!. (aju tarik garis

    dari titik potong tersebut ke arah kiri sehingga nilai 8=? dapat diketahui.

    25

    http://repository.unej.ac.id/http://repository.unej.ac.id/
  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    51/53

    *ambar 2.5 *rafik hubungan Nilai 8% dengan 8=?

    #Sumber : %edoman =ahan 'onstruksi =angunan dan ?ekayasa Sipil

    epartemen %ekerjaan 0mum,!!$

    Nilai 8=? untuk 8% 'onus 2!T dapat dihitung dengan menggunakan

    rumus sebagai berikut :

    (og1!#8=?$ 1,24 H 1,14 (og1! #&m/tumbukan$ .............................#2.$

    Nilai 8=? untuk 8% 'onus !T dapat juga dihitung dengan menggunakan

    rumus sebagai berikut :

    (og1!#8=?$ ,124 H 1,212 (og1! #mm/tumbukan$ ..........................#2.2$

    Setelah diketahui nilai 8=? tanah dasar dari alatD1Pmaka dihitung nilai

    persentase 8=? tanah dasar dengan &ara sebagai berikut :

    1 0rutkan nilai 8=? pembulatan dari data lapangan mulai dari yang terke&il

    sampai dengan yang terbesar .

    >itung kumulatif nilai 8=? dari jumlah terbesar sampai terke&il

    2 >itung persentase nilai 8=? dari jumlah 8=? yang sama atau lebih besar

    dengan rumus sebagai berikut :

    %ersentase 8=? sama atau lebih besar

    24

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    52/53

    2

    jumlah yang sama atau lebih besar

    jumlah CBRx 100% ...........#2.5$

    (angkah selanjutnya setelah diketahui nilai persentase 8=? tanah dasar

    adalah menghitung nilai 8=? desain 3!D dengan menggunakan grafik . 8ara

    penggunaannya dapat dilihat pada gambar berikut :

    *ambar 2.4 8ara menentukan 8=? esain 3! D

    #Sumber : >asil %erhitungan, !1$

    8ara memba&a gafik 8=? desain 3! D adalah sebagai berikut :

    1. Masukan nilai persentasi 8=? yang didapat pada grafik, lalu hubungkan

    semua titik hingga membentuk sebuah garis.

    . "arik garis ke kanan horisontal pada nilai grafik 3! D hingga menyentuh garis

    persentase 8=?.

    2. +rahkan garis menyiku ke ba

  • 7/25/2019 Bab i Sd Bab v Oke Revisi IV Pak Hendri (Repaired) Jam 1905 Ok

    53/53