Top Banner
14. VALIDASI MODEL 1
18

14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

Mar 31, 2019

Download

Documents

lamkhanh
Welcome message from author
This document is posted to help you gain knowledge. Please leave a comment to let me know what you think about it! Share it to your friends and learn new things together.
Transcript
Page 1: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

14. VALIDASI MODEL

1

Page 2: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL

Fungsi sejumlah variabel yang secara

eksplisit dimasukkan kedalam struktur model

dan ketepatan nilai yang berkaitan dengan

setiap variabel

2

Page 3: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

Ketepatan model

Biaya model

Banyaknya informasi yang dapat

dikumpulkan untuk menjawab persoalan

yang timbul

Tingkat tersedianya data yang diamati bagi

pengujian dan pembuktian kebenaran model

3

Page 4: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

GAMBAR HUBUNGAN ANTARA KE-KOMPLEKS-AN MODEL,

KETEPATAN MODEL, DAN BIAYA MODEL

Ketepatan/Biaya

Ketepatan

Biaya

Ke-kompleks-an

4

Page 5: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

2. PENGUJIAN DAN PEMBUKTIAN KEBENARAN

Pengujian adalah suatu rangkaian data yang

dipakai untuk menyesuaikan struktur dan

koefisien intern model sehingganilai

performansi sistem yang diperkirakan oleh

model berada pada daerah penerimaan data

yang berhubungan dengan nilai yang diamati

5

Page 6: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

SUMBER KESALAHAN UTAMA

1. Ketidaktepatan data masukan

2. Ketidaktepatan koefisien intern

3. Ketidakcukupan struktur model

6

Page 7: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

PERSOALAN UTAMA

Pertama : Tidak cukupnya data terutama

serangkaian data bebas

Kedua : spesifikasi batas yang dapat

diterima demi ketepatan model

7

Page 8: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

3. KONSEP VALIDASI MODEL

Tidak ada model yang secara absolut benar

Tidak ada korespondensi satu-satu antara

model dengan referensi sistemnya

Maka model harus diuji

8

Page 9: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

PROSES VERIFIKASI DAN VALIDASI MODEL

Permasalahan Sistem

Model Konseptual

Model Formal

Solusi Model

Validasi

Operasional

Verifikasi

Model

Konseptual

Validasi

Logis

Validasi

Data

Validasi

Empirik

•Penilaian Model

•Parameterisasi

•Rekomendasi

•Implementasi

•Cara Pandangan

•Pendekatan Sistem

•Asumsi-asumsi

•Model Building

(formal)

9

Page 10: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

PROSES VALIDASI

1. Validasi eksperimental, mengestimasi parameter model

dengan data dan pengujian signifikansi parameter model.

Setara dengan menguji nilai solusi dan ketepatannya

dalam menjawab masalah

2. Validasi operasional. Pengukur kualitasa dan kemampuan

penerapan solusi, menyangkut pemeriksaan saran jika

model siterapkan untuk menyelesaikan persoa;an dan

membandingkan hasil yang didapat dengan yang

sebenarnya terjadi

3. Validasi data, menyangkut pengecekan penyebaran,

ketepatan, kecukupan, dan ketersediaan data yang

diperlukan untuk penyelesaian masalah, dilakukan dengan

memakai data yang lalu (eksperimental) atau mencoba

model tersebut dalam praktek (operasional) untuk melihat

kesesuaian dengan realitas 10

Page 11: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

TAHAPAN

Adalah tahapan untuk memeriksa diterima atau

tidak diterimanya suatu model sebelum model

diterapkan.

Model diterima bila :

a. Model kebenaran model tidak dapat dibantah

(dilihat dari hasil output)

b. Model dapat dimengerti oleh pengambil keputusan

Implikasinya : Asumsi harus diperketat atau asumsi

harus diperlonggar

11

Page 12: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

VERIFIKASI

Memeriksa sintesa sistem dengan logika dan

atau analitik secara teoritik

a. Verifikasi model konseptual, pengujian

relevansi asumsi dan teori yang dipegang

pengambil keputusan analisa point-of-view

situasi masalah

b. Verifikasi logis, tahap memeriksa dilibatkan

atau diabaikannya suatu variabel atau

hubungan

12

Page 13: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

VALIDASI

Merupakan tahap terakgir untuk memeriksa model

dengan meninjau apakah keluaran model sesuai

dengan sistem nyata dengan melihat konsistensi

internal, korespondensi, dan representasi

Menurut Zeigler (1976)derajat validasi model :

1. Valid replikatif, bila sesuai dengan data masa

lampau yang di dapatkan dari sistem yang ada

2. Valid prediktif, hasil dari model tersebut sesuai

dengan data yang belum dikumpulkan dari sistem

nyata

3. Valid struktur, bila model tersebut tidak

menghasilkan ulang perilaku sistem nyata 13

Page 14: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

TERGANTUNG PADA

1. Model cukup beralasan (benar) dalam menampilkan

referensi (acuan) sistem dalam “konteks lingkungan

operasional”

2. Solusi model “memenuhi kriteria” yang ditetapkan

Untuk menjawab :

1. Apakah model konsisten terhadap realita yang

digambarkan ?

2. Apakah model konsisten dengan tujuan kegunaan dan hal

yang dipermasalahkan ?

Proses pembandingan :

1. Membandingkan dengan solusi yang lalu dari referensi

sistem

2. Membandingkan dengan solusi yang akan datang atau

solusi model lain

Membandingkan dengan simulasi

14

Page 15: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

LANDASAN PEMIKIRAN

1. Rasionalisme, proses penggunaan akal (logika) untuk

memberikan suatu dasar pembenaran pada suatu

persoalan

2. Empirisme, penekanan pada bukti empirik melihat obyek

permasalahan dan lingkungannya

3. Positivisme, memberikan manfaat yang positif atau tidak

terhadap pemecahan masalah

Perkembangannya :

1. Substansi masalah yang bisa mengalami perubahan

2. Alat-alat analisis yang mengalami perkembangan

3. Perkembangan peran dari model dan keterbatasannya

4. Memberikan alternatif, atau prediktif atau preskriptif

15

Page 16: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

ASPEK MAKRO VALIDASI MODEL

Pembuat Model

(Model Builder)

Pemakai Model

(Model User)Pengambil Keputusan

(Decision Maker)

MODEL

16

Page 17: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

DATA TIDAK TERSEDIA

1. Validasi konsep model, menguji apakah

asumsi, mekanisme logika model,

hubungan relasi kausal, dan persamaam

matematis yang digunakan sudah

tergambar dengan benara. Validasi penampakan (face validity)

b. Validasi penelusuran (trace validity)

c. Validasi rasionalisme (rational validity)

2. Verifikasi model komputer

17

Page 18: 14. Validasi Model - khamaludin.comkhamaludin.com/wp-content/.../Pemodelan-Sistem_14_Validasi-Model.pdf1. KE-KOMPLEKS-AN MODEL Fungsi sejumlah variabel yang secara eksplisit dimasukkan

terimakasih

18